ID180227

SELASA 27 FEBRUARI 2018

24

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/ama/18.

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Bank Bukopin Tbk tahun ini masih akan melakukan efisiensi dengan menur unkan biaya dana ( cost of fund ). Dengan menekan cost of fund , diharapkan margin bank akan tetap terjaga. Direktur BTN Budi Satria mengun- gkapkan, biaya dana sampai akhir tahun lalu tercatat masih cukup tinggi, yakni pada level 5,3%. Untuk itu, pi- haknya mematok cost of fund tahun ini bisa ditekan di bawah 5% untuk menjaga margin. Dia menambahkan, per akhir tahun lalu margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perseroan berada di angka 4,76%. Dengan melak- ukan efisiensi menurunkan biaya dana, pihaknya mengharapkan NIM tahun ini bisa meningkat menjadi sekitar 5%. Budi menjelaskan, perseroan telah memiliki strategi melalui perolehan dana murah ( current account sav- ing account /CASA), seperti dengan melakukan reprofiling deposito mahal kepada deposito yang lebih murah. Selain itu, pihaknya juga akan men- dorong peningkatan proporsi dana murah tahun ini. “Kami ingin meningkatkan CASA minimal menjadi 50% melalui berbagai program promosi yang bertujuan un- tuk mendorong tumbuhnya tabungan dan giro,” ungkap Budi kepada In- vestor Daily , Jumat (23/2). Di samping itu, Budi juga menyebut akan mendorong peningkatan core funding rata-rata per account melalui peningkatan transaksi electronic bank- ing . Sementara itu, Direktur Retail Bank Bukopin Heri Purwanto mengharap- kan akan meningkatkan komposisi CASA berada di atas 40% dari total dana pihak ketiga (DPK). Hingga JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyambut baik kerja sama antara pe- merintah dengan bank BUMN untuk penggunaan kartu kredit sebagai alat pelaksanaan anggaran kementerian dan lembaga (K/L). Hal tersebut dinilai bentuk komitmen kredibilitas, akuntabilitas, dan tanggung jawab pemerintah. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, apabila menggunakan sistem pembayaran menggunakan kartu kredit untuk pengeluaran jumlah tertentu, ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Menurut dia, dari GNNT tersebut yang utama diterima manfaatnya adalah akan diketahui jumlah belanja yang tepat. Pasalnya, kebijakan itu dinilai dapat meningkatkan tata kelola penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). “Kemudian tidak ada suatu kebocor- an-kebocoran dan kalau pun ada itu semua tercatat dengan baik, dan itu bagian dari transparansi dan akuntab- ilitas, jadi kami sambut baik. Jadi itu adalah bentuk komitmen kredibilitas, akuntabilitas, dan responsibility ,” jelas Agus di Jakarta, akhir pekan lalu. Sebelumnya, pencairan dana bisa melalui sistem real time gross settle- ment (RTGS) melalui sistem clearing . Namun, sekarang bisa menggunakan sistem kartu kredit jika sudah dit- erapkan. Menanggapi hal tersebut, Assist- ant Vice President of Marketing and Product Development Credit Card Division PT Bank Rakyat Indone- sia (Persero) Tbk (BRI) Wahyudi Darmawan menjelaskan, dampak dari adanya aturan tersebut ada dua sisi. Dari sisi Kementerian Keuangan, dengan adanya kartu kredit pemerin- tah ini, maka transparansi anggaran dan penggunaan APBN akan menjadi lebih efektif dan efisien. Akuntabilitas juga akan semakin meningkat dan mudah dikontrol, karena seluruh tran- saksi tercatat dengan baik di sistem perbankan. “BRI sangat mendukung inisiatif dari Kementerian Keuangan untuk menggunakan kartu kredit dalam transaksi keuangannya, terutama untukmenggantikan uang persediaan. Karena dengan menggunakan kartu kredit yang dalam hal ini berupa corporate card, maka transparansi penggunaan anggaran akan sangat mudah diimplementasikan dan juga

akhir tahun 2017, proporsi CASA perseroan baru sekitar 30%. Adapun, agar komposisi danamurah bisa meningkat, perseroan akan men- urunkan biaya danamenjadi level 6,4%. Saat ini cost of fund Bank Bukopin masih tinggi, yakni di angka 6,6%. “Yang sulit itu komposisi deposito kami cukup besar, walaupun suku bunga deposito sudah turun. Karena komposisi dana mahal tinggi berarti secara blended jadi jauh lebih tinggi, makanya kami harapkan CASA bisa lebih dari 40%,” kata Heri. Untuk menggenjot komposisi dana murah, Heri menjelaskan beberapa strategi yang dilakukan, diantaranya membuat produk yang ada agar lebih disukai nasabah. Misalnya, tabungan rencana Bank Bukopin yang diper- mudah. “Jadi dalam arti pendidikan, ada rencana vacancy , rencana wisata religi jadi umroh atau lainnya. Kami kerja sama dengan biro umroh, sehingga memastikan seat untuk nasabah, jadi tabungan ini mempermudah dari buka tabungan sampai dapat seat,” papar Heri. Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, perbankan harus bisa melakukan efisiensi seperti menekan biaya dana agar margin tetap terjaga. Dengan begitu, akan lebihmudah bagi bank dalam menurunkan suku bunga kredit atau bunga simpanan. Senada, Ketua UmumPerhimpunan Bank Nasional (Perbanas) yang juga sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wir- joatmodjo juga mengatakan, industri perbankan harus bisa menurunkan cost of fund tahun ini. “Memang kami di perbankan juga harus menurunkan cost of fund , agar penurunan cost of fund dan suku bunga kredit bisa seiring,” kata dia. (nid) sebagai dukungan terhadap inisiatif cashless society ,” terang Wahyudi ke- pada Investor Daily , Minggu (25/2). Dia menambahkan, kartu kredit untuk pemerintahan tersebut akan diimplementasikan ke seluruh satuan kerja (satker) kementerian dan lem- baga negara yang berjumlah 26 ribu di seluruh Indonesia. Kemudian, dari sisi perbankan, menurut Wahyudi hal tersebut akan membantu perbankan dalammengem- bangkan konsep cashless society. Se- bab, hal itu akan mendorong satker kementerian dan lembaga negara untuk tidak menggunakan uang tunai lagi dalam transaksi keuangannya. “Selain itu, membantu perbankan dalam mengurangi pengelolaan kas juga,” lanjut dia. Untuk tahun ini saja, pihaknya men- argetkan untuk menerbitkan 10.000 corporate card baru, khususnya untuk satker kementerian dan lembaga neg- ara. Sebagai salah satu bank penyedia kartu kredit pemerintah tersebut, perseroan sangat antusias. Sebagai langkah awal, perseroan telah bekerja sama dengan 130 satuan kerja sepanjang tahun 2017. BRI juga sudah menerbitkan lebih dari 460 kartu kredit untuk satuan kerja ke- menterian dan lembaga negara, salah satunya adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait waktu pelaksanaan peng- gunaan kartu kredit tersebut, Wahy- udi mengaku sudah melakukan uji coba sejak November tahun lalu sampai dengan Maret tahun ini. Dalam proses uji coba tersebut be- lum seluruh satuan kerja yang mulai menggunakan kar tu kredit, baru sebagian kecil yang ditunjuk oleh Kementerian Keuangan “Rencananya dikeluarkan dalam PeraturanMenteri Keuangan yang mengatur hal ini pada April nanti, sekarang masih tahap uji coba,” ungkap dia. Dia menjelaskan, rata-rata uang persediaan di satuan kerja seluruh Indonesia ada sekitar Rp 10 triliun per bulan. Itu akan masuk kartu kredit dari empat bank penyedia kartu kredit, yakni bank BUMN. Kar tu kredit pemerintah tidak akan dikenakan bunga, tapi ada satu kali biaya ber- gabung sebesar Rp 1,5 juta ditambah biaya bulanan yang kecil. Sebagai perbandingan, kartu kredit korporat biasanya mengenakan biaya tahunan, biaya bulanan dan bunga. (nid)

Grand Launching RISE Indonesia Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria (kiri), Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan HB X (kedua kiri) bersama istri GKR Hemas (ketiga kiri), Chairman Maybank Group dan Maybank Foundation Datuk Mohaiyani Shamsudin (kedua kanan) dan CEO Maybank Foundation Sharil Azuar Jimin (kanan) bersiap menekan tombol sirine saat Grand launching Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (RISE) Indonesia di Yogyakarta, Senin (26/2). Program RISE yang digagas Maybank Foundation dan PT Maybank Indonesia Tbk itu menjadi salah satu Corporate Social Responbility (CSR) Maybank Group terhadap penyandang disabilitas dalam bidang kewirausahaan dan keuangan.

juga menawarkan Bizchannel@CIMB, sebuah solusi internet banking yang menawarkan cara aman dan nyaman untukmelakukan transaksi perbankan bagi nasabah di segmen bisnis. Per 31 Desember 2017, 91,8% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti CIMB Clicks, Go Mobile, ATM, dan Rekening Ponsel. Di segmen perbankan syariah, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) men- capai Rp 16,7 triliun naik 63,5% (yoy) dengan DPK sebesar Rp 19,9 triliun, tumbuh 87,3% (yoy) per 31 Desember 2017. Bisnis syariah terus meraih momentum yang positif dengan kon- tribusi sebesar 8,7% terhadap total pembiayaan CIMB Niaga, meningkat dari 5,6% pada tahun sebelumnya. Sedangkan dari sisi rasio permod- alan atau capital adequacy ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 18,6% per akhir 2017, meningkat 64 bps (yoy). “Ke depan, kami fokus mem- perbesar bisnis konsumer dan UKM, menjaga pengelolaan biaya secara disiplin, meningkatkan CASA serta memperkuat platform digital, dengan lebih berhati-hati dan selektif dalam menyalurkan kredit untuk menjaga kualitas aset yang lebih baik. Dengan demikian, kami berharap rasio NPL kami semakin membaik, bergantung pada proyeksi ekonomi,” ungkap Tigor. dan pengelolaan pinjaman yang disa- lurkan. “Dengan kerja sama ini Bank Sampoerna akan dapat menyalurkan lebih banyak pinjaman kepada sektor UMKM,” ujar Ali. Adapun penyaluran kedit Bank Sampoerna sepanjang 2017 sekitar Rp 6 triliun, di mana untuk porsi kredit UMKM-nya mencapai 77,9% dari total portofolio kredit perseroan. Pada kurun waktu yang sama, kredit Bank Sampoerna pun dapat tumbuh sekitar 10% dengan rasio kredit bermasalah ( non performing loan /NPL) di bawah 3%. (ris)

Rp 35,0 triliun (19%). Wholesale banking menyumbang proporsi terbesar dari kredit yang dis- alurkan, dengan kredit korporasi se- besar Rp 69,6 triliun atau 38% dari total kredit yang disalurkan. Sedangkan kredit komersial yang disalurkan se- besar Rp 31,9 triliun atau sekitar 17% dari total kredit. “Strategi yang kami ambil, yakni fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR) maupun sektor UKM terus menampakkan hasil, dengan angka per tumbuhan masing-masing 12% dan 10,7% (yoy). Adapun kredit kor- porasi tumbuh 7,7% (yoy),” ungkap Tigor. Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) tercatat se- besar Rp 189,3 triliun per 31 Desember 2017. Nilai tersebut didorong oleh pertumbuhan dana murah ( current ac- count saving account /CASA) sebesar 8,4% (yoy), menghasilkan kenaikan rasio CASA CIMB Niaga sebesar 171 basis point (bps) menjadi 52,6%. “Kami telah meluncurkan versi terbaru Go Mobile, layanan mobile banking yang memberi kemudahan akses bagi nasabah ritel kapan saja dan dimana saja terhadap portofolio mereka di CIMBNiaga melalui ponsel pintar. Peningkatan versi Go Mobile diharapkan dapat memenuhi kebu- tuhan nasabah yang semakin beralih ke digital banking ,” tambah Tigor. Bagi nasabah nonritel, CIMB Niaga Sampoerna sepakat untuk bersinergi dalam pemberian dan pengelolaan pinjaman pada UMKM. BJB pun berkomitmen mendukung pembiayaan keUMKMyang dilakukan oleh Bank Sampoerna hingga men- capai Rp 1 triliun. “Kami bisa sediakan sampai Rp 1 triliun, intinya kami siap untukmembantuUMKMbekerja sama dengan Bank Sampoerna,” ujar Agus. Pada kesempatan yang sama, Direk- tur Utama Bank Sampoerna Ali Rukmi- jah menjelaskan, kerja sama BJB dan Bank Sampoerna ini terutama mencakup penyediaan pendanaan

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk sepanjang tahun lalu membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 3,0 triliun ( audited ), tumbuh 43,% secara tahunan ( year on year /yoy). Sementara itu, laba per saham yang dihasilkan ( earnings per share ) sebesar Rp 118,5.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor Siahaan mengatakan, pertum- buhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang meningkat 2,6% menjadi Rp 12,4 triliun. Selain itu, peningkatan dari pendapatan nonbunga atau non interest income sebesar 18,8% menjadi Rp 3,4 triliun, dan penurunan pada biaya pencadan- gan sebesar 18,0% (yoy). “Kami sampaikan kinerja keuan- gan CIMB Niaga terus mengalami kemajuan meskipun menghadapi lingkungan ekonomi yang menantang pada 2017. Pendapatan operasional naik 5,6% (yoy), sementara biaya dapat ditekan dan hanya naik sebesar 2,1% (yoy). Peningkatan progresif dalam pengelolaan kualitas aset berhasil menur unkan biaya pencadangan sebesar 18,0% (yoy). Hasilnya, laba bersih tumbuh 43,0% (yoy) menjadi Rp JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB)menargetkanpertumbuhankredit UMKM sampai dengan akhir tahun ini sebesar 36% secara tahunan ( year on year /yoy) atau mencapai Rp 6,5 triliun. Hingga akhir Desember 2017, BJB berhasil menyalurkan kredit UMKM sebesar 4,8 triliun, tumbuh 33% (yoy). Direktur Mikro BJB Agus Gunawan mengatakan, besaran patokan pertum- buhan kredit UMKM2018 tersebut sa- lah satunya berdasarkan capaian tahun sebelumnya yang jauh di atas target. Pada 2017 BJB menargetkan kredit

3,0 triliun,” papar Tigor dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Senin (26/2). Dia menjelaskan, perser oan mengedepankan prinsip kehati-hatian terkait pertumbuhan kredit sejalan dengan perekonomian Indonesia dengan tetap memperhatikan ku- alitas aset sebagai prioritas utama. Perseroan juga mencatat total aset mencapai Rp 266,3 triliun per 31 Desember 2017, naik sebesar 10,2% (yoy). CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar ke- lima di Indonesia dari sisi aset. Sementara itu, total kredit bruto yang disalurkan tumbuh 2,8% (yoy) mencapai Rp 185,1 triliun per akhir 2017. Dari total penyaluran kredit tersebut, kredit konsumer tercatat sebesar Rp 48,6 triliun, dengan porsi kredit 26%, dan kredit usaha mikro, ke- cil, danmenengah (UMKM) mencapai UMKM tumbuh sebesar 25% (yoy). “Kami targetkan kredit UMKM2018 tumbuh 36%, target tahun lalu 25% dengan realisasi 33% atau mencapai Rp 4,8 triliun,” kata Agus ditemui usai acara serah terima dokumen perjanjian kerja sama BJB dan Bank Sampoerna tentang pemberdayaan UMKM di Sampoer na Strategic Square, Jakarta, Senin (26/2). Dia mengatakan, salah satu upaya pencapaian target tersebut, BJB bekerja sama dengan Bank Sampo- erna melalui model kredit linkage . Dengan kerja sama itu, BJB dan Bank

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Berkedudukan di Jakarta Selatan (“Perseroan”) PEMBERITAHUAN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

Diberitahukan kepada Para Pemegang Saham Perseroan bahwa Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“Rapat”), di Jakarta pada hari Kamis, tanggal 5 April 2018. Panggilan dan acara Rapat tersebut akan diumumkan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia dan 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Inggris pada tanggal 14 Maret 2018. Yang berhak hadir dan memberikan suara dalam Rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 13 Maret 2018 sampai dengan pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat. Setiap usul dari Pemegang Saham akan dimasukkan dalam acara Rapat jika memenuhi persyaratan dalam pasal 21 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan harus diterima Direksi selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum tanggal Panggilan Rapat. Jakarta, 27 Februari 2018 Direksi Perseroan

Ukuran : 2 kolom x 100 mm

Made with FlippingBook - Online magazine maker