SP180323

Suara Pembaruan

28

Jumat, 23 Maret 2018

Jagorawi Tak Berlakukan SistemGanjil Genap

[BEKASI] Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera memperluas kebijak- an penanganan kemacetan ke Tol Jakarta Bogor-Ciawi (Jagorawi), seperti aturan yang diterapkan di Tol Jakarta-Cikampek. Hanya saja, khusus di Tol Jagorawi diberlakukan lajur khusus kendaraan umum (LKAU) atau khusus bus. Sistem ganjil genap tidak akan di- terapkan di Jagorawi. "Hanya diberlakukan la- jur khusus angkutan atau bus saja," ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Karlo Manik, Jumat (23/3). Dia menjelaskan, dua paket kebijakan lainnya yakni penerapan sistem ganjil-genap dan pembatas- an operasional truk golong- an III ke atas, tidak diberla- kukan di Tol Jagorawi. "Hanya menerapkan sa- tu paket kebijakan saja ka- rena kapasitas jalannya be- lum overload ," ujarnya. Dia mengatakan, sece- patnya penerapan LKAU atau khusus bus diterapkan di Tol Jagorawi. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan tidak akan memberlakukan kebi- jakan sistem ganjil-genap pada kendaraan pribadi di [JAKARTA] Penyidik Sub Direktorat Cyber Crime D i r e k t o r a t R e s e r s e Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, berhasil mem- bekuk AZ (20), tersangka pembobol rekening nasabah staf Bawaslu DKI Jakarta Andi Maulana, di Lebung Gajah, Tulung Selapan, Og a n Kome r i ng I l i r, Sumatera Selatan. Pelaku yang tidak lulus sekolah da- sar (SD) itu belajar melaku- kan tindak kejahatan peni- puan lewat telepon secara otodidak. Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Me t r o J a y a Komp o l Khairuddin mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari beredarnya re- kaman video yang dibuat korban Andi Maulana ter- kait kasus pembobolan re- keningnya. "Kasus penipuan ini berawal dari adanya video

memilih tarif bus tidak Rp 20.000 tetapi Rp 10.000. Pada kesempatan yang sama Budi juga meminta para pengusaha truk ter- dampak kebijakan pemba- tasan jam operasional truk di Tol Cikampek agar menggeser jam operasional. Lebih lanjut dia menga- takan dengan diberlakukan- nya tiga paket kebijakan penanganan kemacetan di Tol Jakarta - Cikampek se- jak 12 Maret lalu dapat mendorong masyarakat un- tuk berpindah dari transpor- tasi pribadi ke transportasi massal. Sebelumnya, dia menje- laskan sepekan sejak diim- plementasikannya tiga pa- ket tersebut, jumlah kepa- datan lalu lintas di ruas tol tersebut turun sebesar 36 persen. Sejalan dengan kebijak- an itu kecepatan kendaraan di ruas tol tersebut naik 22 persen. Data Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan menyebut kecepatan rata- r a t a d i To l Jaka r t a - Cikampek terutama di seg- men Bekasi arah Jakarta se- tiap Senin-Jumat pukul 06.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB dapat mencapai 60 kilometer per jam. [Ant/160] Menurutnya, pelaku berbagi peran dalam menja- lankan aksi. Tersangka AZ bertugas menelepon calon korban dengan mengaku se- bagai karyawan bank. "Ini perannya menele- pon ke korban. Temannya yang belanja di toko online . Jadi pelaku ini membeli pulsa (pakai rekening kor- ban) sebanyak-banyaknya dimasukkan ke HP mereka, kemudian mereka jual. Uangnya dipakai untuk ke- perluan hidup. Cukup ba- nyak korban yang menga- lami kerugian. Sementara kerugian yang terdeteksi sekitar Rp 37 juta," kata- nya. Menyoal mengapa para pelaku menggunakan tele- pon genggam lama atau ja- dul dalam menjalankan ak- sinya, Khairuddin mendu- ga, agar pelaku mudah menghilangkan barang buk- ti. [BAM/W-11]

ANTARA/Risky Andrianto Sejumlah bus Transjabodetabek Premium menunggu penumpang saat pemberlakuan waktu sistem ganjil-genap Gardu Tol Bekasi Barat, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/3).

ruas jalan arah pintu tol Jagorawi seperti yang dite- rapkan di pintu tol Bekasi arah Jakarta. Menhub beralasan ka- pasitas Tol Jagorawi belum melebihi seperti di Bekasi. "Tidak ada ganjil-genap di Tol Jagorawi, untuk tol Jagorawi itu hanya menam- b a h k a n j a l u r b u s . Kapasitasnya belum me- lampaui di ol Jagorawi cu- ma kita menambah tingkat pelayanan dengan membuat jalur khusus untuk bus. Dua pekanlah paling lama kita akan lakukan," kata Budi

saat ditemui di sela-sela pertemuan "1st India - Indonesia Infrastructure Forum". Selain tidak memberla- kukan kebijakan sistem ganjil-genap pada kendara- an pribadi di ruas jalan arah pintu tol Jagorawi, Menhub juga memastikan tidak akan memberlakukan pembatas- an operasional angkutan ba- rang golongan III, IV dan V di tol Jagorawi seperti yang diterapkan di pintu tol Bekasi. Di sisi lain Menhub akan memberlakukan tiga

paket kebijakan penangan- an kemacetan yang sama seperti yang di pintu Tol Bekasi untuk diberlakukan di Tol Tangerang. Terkait rencana ini Menhub memperkirakan akan memberlakukan kebi- jakan ini sebelum masa bulan puasa atau sekitar bulan Mei. "Yang kemungkinan ada ganjil-genap adalah yang di Tol Tangerang. Tangerang itu akan sama dengan yang ada di Bekasi, semuanya (kebijakan) ada, ada bus (jalur khusus), ada ganjil -genap, ada (pembatasan

o p e r a s i o n a l ) t r u k . Tangerang mungkin sebe- lum puasa jadi kita akan diskusi dulu karena kita ha- rus diskusi jalan arterinya mana," paparnya. Selain memberi kesem- patan untuk mencari jalan arteri alternatif, ia saat ini juga memberi kesempatan kepada pemangku kepen- tingan khususnya operator bus di Tangerang untuk me- nentukan tarif bus. Terkait hal ini, Budi me- nyebutkan pihaknya lebih "Tim melakukan penye- lidikan selama dua hari dan menangkap pelaku di sana. Kami tangkap satu tersang- ka. Sebenarnya, ada bebera- pa kelompok di sana yang melakukan pembobolan. Masih ada dua anggotanya lagi yang belum kami tang- kap," katanya. Ia mengungkapkan, pela- ku merupakan seorang peng- angguran yang tidak lulus SD. Ia belajar melakukan aksinya secara otodidak. "Dia tidak bekerja. Bukan mahasiswa, dia tidak tamat SD. Jadi mereka ini belajarnya secara otodidak. Jadi menurut pengakuan tersangka, dia sudah 8 bu- lan melakukan aksinya baik terhadap nasabah debit ma- upun kartu kredit. Jadi dia lakukan bersama-sama te- mannya dua orang yang be- lum kita tangkap," jelasnya. Kesempatan Otodidak

Pembobol Rekening Nasabah Staf Bawaslu Tidak Lulus SD

bayu marhaenjati Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Khairuddin memberikan kete- rangan pers terkait pembobolan rekening nasabah di Polda Metro Jaya, Kamis (22/3).

viral. Korban staf Bawaslu Provinsi DKI, mengalami penipuan atau pembobolan rekening. Pelakunya meng- aku sebagai karyawan salah satu bank," ujar Khairuddin, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/3). Dikatakan, pelaku de- ngan bujuk rayunya melalui

telepon, meminta kode one time password (OTP) reke- ning korban. Akhirnya, kor- ban memberikan kode ter- sebut kepada pelaku. "Pelaku menggunakan kode itu untuk membeli p u l s a l e w a t o n l i n e . Biasanya (toko online ) me- minta kode OTP untuk me-

lakukan transaksi," ungkap- nya. Ia menyampaikan, sete- lah melakukan penyelidik- an selama dua hari, tim pe- nyidik berhasil membekuk AZ, di Lebung Gajah, Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Made with FlippingBook Learn more on our blog