SP170729

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 8-9 Juli 2017

SistemSatu Arah di Depok Hari Pertama Relatif Lancar

[DEPOK] Pemberlakuan hari pertama Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nusantara Raya di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (29/7) pagi, re- latif berjalan lancar. Warga Kota Depok terlihat tertib mengikuti peraturan lalu lintas. Pantauan SP di lapangan, kendaraan dari arah Jalan Raya Sawangan yang me- masuki Jalan Dewi Sartika yang diberlakukan SSA terli- hat lancar. Laju kendaraan sempat tersendat dan cukup padat menjelang pintu rel ke- reta api. Rute perjalanan ke- reta api sendiri terbilang pa- dat, karena 5-10 menit kereta api melintas. Selanjutnya, di ruas Jalan Margond Raya, kendaraan yang akan mengarah ke Jalan Siliwangi dan Jalan Tole Iskandar dilarang ber- belok di perempatan traffic light seperti biasanya. Kendaraan dari Jalan Dewi Sartika bisa berbelok di pu- taran di depan Jalan Dahlia untuk menuju ke Jalan Tole Iskandar dan Jalan Siliwangi. Di ruas Jalan Arief Rahman Hakim menuju fly over tidak terlihat kepadat- an. Namun, setelah turun dari fly over dan menuju ke traffic light arah Jalan Nusantara dan menuju Beji, kepadatan sedikit terjadi. M e m a s u k i J a l a n Nusantara Raya yang diber- lakukan SSA, pengendara ti- dak bisa berbelok di Jalan Melati. Dinas Perhubungan Kota Depok mengalihkan belokan di jalan jalan beri- kutnya, misalnya di Jalan [JAKARTA] Menganti- sipasi maraknya perampokan dengan senjata api (senpi) hingga penyalahgunaan alat mematikan itu, Kapolda Polda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis mengintruksikan jajarannya untuk terus me- lancarkan razia. Idham me- minta anggotanya untuk me- nindak tegas pelaku di la- pangan dan membongkar modus penggunaan dan pen- jualan senpi. Terakhir, Polres Metro Tangerang Kota mengung- kap kasus perakitan dan perdagangan senpi ilegal

la maka akan lebih padat. Kami arahkan belokan ke Jalan Dahlia karena di jalan ini relatif lebih besar dan luas," papar Gandara. Adapun larangan belok ke Jalan Melati, lanjut Gandara, itu sengaja dilaku- kan untuk antisipasi agar ti- dak padat arus dari Jalan Raya Sawangan yang me- nuju Beji. Pengendara bisa berbelok di Jalan Irian Jaya dan juga Jalan Nangka. Total panjang jalan yang diberlakukan SSA sekitar 2 kilometer. Para petugas akan terus berjaga hingga sore nanti. "Petugas kami akan terus berjaga. Bergantian un- tuk mengawal pemberlakuan uji coba SSA pada hari ini," kata Gandara. Nasrudin, pengendara motor yang sudah merasa-

kan pemberlakuan SSA ini mengatakan, dengan ada- nya SSA ini membuat arus kendaraan relatif lancar meski ada hambatan kecil seperti menjelang pintu per- lintasan kereta api dan sete- lah fly over . "Semoga sih nanti siang hingga malam juga tetap lancar karena kendaaran di akhir pekan biasanya ra- mainya ya siang dan sore. Apalagi mobil pribadi. Biasanya baru keluar ya si- ang atau sore hingga malam hari," ujar Nasrudin. Dia mengapresiasi upa- ya Dinas Perhubungan Kota Depok untuk mengatasi ke- macetan di Depok. Namun, dia juga tetap khawatir ma- sih akan terjadi kemacetan meski sudah diterapkan SSA. [RIA/W-11]

BAKTI HARIANI Petugas Dinas Perhubungan Kota Depok terlihat mengatur arus lalu lintas di Jalan Dewi Sartika yang diberlakukan Sistem Satu Arah (SSA), Sabtu (29/7).

Irian Jaya dan Jalan Nangka. SSAdi Jalan Nusantara Raya relatif lancar. Kembali menuju perli- maan menuju Jalan Raya Sawangan dan Jalan Dewi Sartika serta arah menuju Jalan Pitara, arus lalu lintas terlihat lancar terkendali. Cukup banyak petugas Dishub yang berjaga meng- atur arus lalu lintas di perli- maan yang biasa disebut Perlimaan Sengon ini. Arus lalu lintas menga- rah ke Jalan Raya Sawangan dan Jalan Pitara terlihat lan- car terkendali. K e p a l a D i n a s Perhubungan Kota Depok Gandara Budiana mengata- kan, penerapan SSA pada hari ini berjalan lancar se- sua i yang d i ha r apkan Dishub. Guna mengatur arus lalu lintas penerapan SSA, Dishub mengerahkan 160 orang petugas. Mereka yang merupakan produksi rumahan melibatkan. Tiga pelaku yang dikenal seba- gai penadah dan spesialis pengrajin. Ketiga pelaku berinsial JA, IW dan ED a d a l a h w a r g a K o t a Tangerang dan Bogor. Ketiga tersangka dituduh memproduksi juga menju- al berbagai jenis senpi ile- gal itu dengan harga berva- riasi mulai dari Rp 1 juta- Rp 5 juta/unit. K a p o l r e s M e t r o Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan me- ngatakan, terungkapnya ka-

berjaga sejak pukul 05.00. "Tadi ada bebeapa pe- ngendara yang masih bi- ngung, tetapi kami jelaskan d a n k a m i a r a h k a n , Alhamdulillah berhasil dan lancar. Kami juga mendapat bantuan dari Polres Metro Depok untuk mengatur arus lalu lintas," ujar Gandara di Depok, Jawa Barat. Gandara menuturkan, penutupan jalan menuju Jalan Siliwangi atau Tole Iskandar memang sengaja dilakukan karena besarnya arus lalu lintas dari Jalan Dewi Sartika dan Jalan Kartini yang akan menuju ke sana. Di lain pihak, lebar ja- lan relatif sempit yang diya- kini dapat memicu hambatan yang bisa berdampak pada kendala arus lalu lintas dari Jalan Dewi Sartika yang bisa tersendat dan rentan menim- bulkan kemacetan. "Pada titik belokan ke sus perdagangan senpi ini berawal dari diringkusnya JA, d i Bua r an , Ko t a Tangerang. JA tertangkap basah membawa senpi tan- pa surat izin. Menurut Kapolres, ter- sangka JA diringkus melalui pengembangan di lapangan yang diawali dari tahapan pe- nyelidikan hingga penyidik- an. Penelusuran pembuatan atau perakitan senpi itu dia- wali dari menggrebek rumah tersangka IW, di wilayah Bogor. IW diduga penadah sekaligus pemilik hasil senpi rumahan karya JA. [G-5]

arah Jalan Siliwangi itu ti- dak boleh ada hambatan sa- ma sekali. Kalau ada kenda-

Kapolda Perintahkan Razia Senpi

Made with FlippingBook HTML5