SP170728

Metropolitan

Suara Pembaruan

27

Jumat, 28 Juli 2017

“Pak Ogah”Akan Diberi Kartu Identitas

344 Polisi Jaga Demo 287 Dirlantas Polda Metro Jaya mengerahkan 344 per- sonel untuk menjaga aksi demo 287 mulai dari Masjid Istiqlal ke Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (28/7) siang. Aksi itu memprotes terbit- nya Perppu 2 Tahun 2017 "Berdasarkan laporan yang kami terima, aksi itu akan diikuti sekitar 5.000 orang. Mereka siap berge- rak setelah melangsungkan salat Jumat di Masjid Istiqlal lalu berjalan kaki ke Patung Kuda untuk berkumpul di depan Gedung," ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Argo Yuwono kepada SP, Jumat pagi. Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, aparat kepolisi- an akan memberlakukan re- kayasa lalu lintas secara si- tuasional. Rekayasa pengalihan arus mulai diilakukan Jumat siang dari Jalan Medan Merdeka Timur ke Gedung MK. Kendaraan dari Jl Lapangan Banteng ke Jl Veteran dialihkan ke kanan menuju Jalan Pos. Warga di- imbau tetap waspada dan peserta aksi diminta tertib dan tidak terpancing aksi provokasi. [G-5] WNA Selandia Baru Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas I Bogor akan mendeportasi warga negara asing (WNA) JC (28) asal Selandia Baru yang ditemukan pingsan tanpa busana di area Kebun Raya Bogor (KRB), Kota Bogor, kemarin. Kasie Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Bogor Arif Hazairin Sutoto mengatakan, JC te- lah melanggar ketertiban umum dan pelanggaran ter- hadap keimigrasian. "Dokumen JC lengkap, tidak ada pelanggaran, teta- pi dia dipulangkan karena melanggar ketertiban umum, melompat pagar Kebun Raya Bogor," kata Sutoto, Jumat (28/7). Ditambahkan, dari hasil pemeriksaan, JC sudah di Indonesia sejak 11 Juli 2017 menggunakan visa wisata. "Izin visa tinggalnya ha- bis tanggal 30 Juli nanti. Tetapi akan tetap kita pu- langkan lebih awal. Berdasarkan pemeriksaan, alasan ke Indonesia karena ingin menenangkan diri se- usai kematian orang tua- nya," tambahnya. Seperti yang diketahui, JC (28) ditemukan petugas di Taman Bhineka area KRB, Selasa (25/7) pagi. JC masuk ke Kebun Raya Bogor dengan cara melopati pagar pembatas. JC mengaku mendapatkan bisikan untuk bermeditasi di sebuah pohon di area KRB dan berhalusinasi bisa ter- bang. [VEN/Y-4] tentang Organisasi Kemasyarakatan.

[JAKARTA] Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Panggara mengata- kan, keterlibatan masyara- kat atau sukarelawan meng- atur lalu lintas diatur dalam Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Ada di Pasal 256, bah- wa masyarakat bisa berpar- tisipasi, punya kewajiban, punya hak. Dan siapa saja itu ada di Pasal 257 UU 22 Tahun 2009, dia perorang- an, organisasi, badan hu- kum," ujar Halim, Kamis (27/7). Dikatakannya, Ditlantas Polda Metro Jaya berenca- na memberdayakan "Pak Ogah" atau warga yang ikut mengatur lalu lintas untuk menjadi sukarelawan peng- atur lalu lintas. Soal "Pak Ogah" disebut melanggar Peraturan Daerah, menurut Halim, apabila mereka me- minta uang dengan paksa, tentu melanggar peraturan. "Tapi, kalau kita sudah bina bukan penyakit masyara- kat. Kita lindungi," kata- nya. Ia menambahkan, ma- syarakat yang menjadi pengawasnya. Apabila me- reka melakukan pelanggar- an, segera laporkan agar dapat dievaluasi. “Pak Ogah" itu akan dilengkapi seragam, kaus, rompi, bah- kan kartu identitas. Mereka A dik Basuki Tjahaja Purnama, yakni Basuri Tjahaja Purnama mengaku senang dengan diluncurkannya buku tentang kakaknya berjudul #KamiAhok di Toko Buku Gramedia, “Menurut saya bagus. Kami senang dengan ba- nyak yang menulis berarti secara tidak langsung ba- nyak yang memperhatikan beliau,” ujar Basuri seusai peluncuran buku. Ia mengatakan, baik positif atau negatif tentang Basuki, katanya, buku ter- sebut ataupun buku-buku tentang Basuki lainnya bi- sa menumbuhkan Basuki- Basuki baru. “Jadi hierarki yang be- tul-betul, kalau kita bisa menemukan mimpi kita,” katanya. Ia mengatakan, keada- an Basuki saat ini yang se- dang menjadi pesakitan justru karena mantan Gubernur DKI Jakarta ter- sebut sedang dilatih Tuhan. “Abang saya ini Central Park, Jakarta Barat, Kamis (27/7).

SP/CARLOS ROY FAJARTA BARUS Dua pemuda menjadi "Pak Ogah" di ruas Jl Yos Sudarso, Jakarta Utara, baru-baru ini. Pihak kepolisian akan melibatkan mereka untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

akan didata, sehingga saat melakukan pelanggaran, akan mudah diberi sanksi karena sudah terdaftar. Menurutnya, sukarela- wan akan melakukan peng- aturan lalu lintas di jalan biasa bukan protokol. "Kalau protokol, kan polisi semua. Jadi kita ber- dayakan itu karena tidak terjangkau dengan tugas polisi, tidak sampai ke sana polisinya sehingga kita ber- dayakan karena keterbatas- an personel kita," tandas- nya. Ditambahkan, selama satu bulan ini polisi akan mendata siapa saja yang berminat, pendataan siapa orangnya, lokasi di mana, kalau memang di lokasi itu bukan pemain sinetron. Apa yang ada di hatinya, melihat ketidakbenaran dan ketidakadilan lang- sung (perbaiki),” katanya. Sikap Basuki tersebut, ujarnya, berbeda dari diri- nya. Basuki, katanya, tidak sembunyi dan dendam apapun jika melihat keti- dakadilan dan ketidakbe- naran. “Maka dia perbaiki. Tapi yang jadi masalah, dia tidak bisa pelan-pelan perbaikinya,” katanya. terbitkan Penerbit Gramedia Pustaka Utama dan ditulis 18 penulis yak- ni Abrijanto, A Bobby Pr, Aji “Chen” Bromokusumo, Amanda Setiorini, Anang YB, Asvi Warman Adam, Bondan Winarno, Bunga Mega, CB Kusmaryanto, Igantius Haryanto, Imelda Bachtiar, Margareta Astaman, Orchida Ramadhania, Riadi Ngasiran, Rizal Badudu, Simon Boyke Sinaga, Threes Emir, dan 18 Penulis Buku #KamiAhok di-

menambah macet, “Pak Ogah” itu akan dipindah- kan. Tidak ada jam kerja yang dipatok bagi sukarela- wan, termasuk hari kerja. Apabila kinerja mereka ti- dak baik akan ada evaluasi. "Kan sukarelawan, nama- nya juga sukarelawan. Kita ada evaluasi nanti bagaima- na kinerjanya," katanya. Ihwal bagaimana de- ngan kebiasaan "Pak Ogah" meminta imbalan kepada pengendara, Halim me- nyampaikan, nanti mereka akan mendapatkan upah da- r i Co r p o r a t e S o c i a l Responsibility (CSR) peru- sahaan di sekitar tempat melakukan pengaturan. Kalau tetap memaksa me- Salah satu penulis, Threes Emir mengatakan, ide membuat buku tersebut sudah digulirkan sejak Mei 2017 dalam grup yang ber- anggotakan para penulis di penerbit Kompas Gramedia. Buku itu, katanya, ditu- lis hanya dalam waktu tiga minggu sebagai hadiah ulang tahun untuk Basuki ke-51 pada 29 Juni 2017 lalu. “Kelompok penulis ini mencerminkan kebinekaan Indonesia karena datang dari macam-macam profe- si. Buku ini bukan sekadar puja-puji kepada Pak Basuki, tapi memberi gam- baran yang cukup adil ten- tang siapa Basuki yang di- tinjau dari beberapa sudut pandang berbeda,” kata- nya. Royalti dari penjualan buku rencananya akan di- sumbangnan kepada ke- lompok GPAnshor yang dianggap sebagai salah sa- tu pihak yang terus menja- ga kebinekaan di Indo- nesia. [D-14] Zuhairi Misrawi.

minta, akan ditertibkan. Nantinya, para sukare- lawan itu akan diberikan pelatihan dan pengetahuan tentang peraturan atau UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Halim mengatakan, pi- haknya sudah melakukan p e mb a h a s a n d e n g a n Pemerintah Provinsi DKI, Dinas Perhubungan, terkait wacana menggandeng "Pak Ogah" untuk membantu mengatur lalu lintas. Dikatakannya, tidak ada kriteria khusus buat sukare- lawan, namun minimal ha- rus berusia di atas 17 tahun. Tugas mereka hanya mem- bantu mengatur arus lalu lintas. "Tanggungjawabnya [JAKARTA] PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menyiap- kan sejumlah langkah anti- sipasi dengan layanan ter- baik kepada seluruh pe- langgan, menyusul renca- na aksi mogok kerja Serikat Pekerja (SP) JICT pada 3-10 Agustus 2017. Dirut PT JICT Gunta Prabawa menjelaskan, un- tuk menjamin kelancaran proses kegiatan bongkar muat dan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok, PT JICT telah memiliki rencana darurat. “Sehingga pelayanan kepada pelang- gan diharapkan tetap ber- jalan secara optimal,” ka- tanya, Kamis (27/7). Pihaknya akan menga- lihkan layanan pelanggan ke terminal lain di Tanjung Priok. Untuk menghindari aksi mogok kerja, dewan direksi JICT juga telah melayangkan surat ke Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Utara untuk bermediasi dengan SP JICT. Rencana mogok kerja itu menuai kecaman. Wakil Ketua Kadin Bidang Logistik dan Pengelolaan

hanya mengatur, tidak ada yang lebih dari pada itu. Namanya dia latar bela- kangnya, karena dia sudah mengatur kita berdayakan, jika dia ingin ikut berparti- sipasi," ungkapnya. Terkait anggaran untuk para “Pak Ogah” itu, Halim menilai, karena sukarela paling minim menerima ba- las jasa dari pengguna ja- lan. "Paling pahitnya, dia terima balas jasa dari pada pengguna jalan yang mau putar di jalan tersebut. Kan ini karena sukarelawan, na- manya supertas -sukarela- wan pengatur lalu lintas- dia sukarela untuk menga- tur lalu lintas. Jam kerja ti- dak ada dipaksa," tambah dia. [BAM/RIA/Y-4] Rantai Pasokan Rico Rustombi menyatakan, ak- si mogok kerja berpotensi menyebabkan terganggu- nya arus masuk dan keluar barang di pelabuhan. "Mogok akan memberi banyak kerugian kepada semua pihak, termasuk SP JICT sendiri. Apalagi penghasilan pekerja JICT sudah begitu luar biasa, kok masih saja kurang?" kata Rico. Pasalnya, ancaman mogok tersebut lebih dido- rong oleh keinginan SP agar direksi menambah bonus kerja, sementara pendapatan pekerja JICT saat ini adalah yang terbe- s a r d i pe l abuhan d i Indonsia, bahkan Asia. Berdasarkan dokumen gaji pekerja JICT yang beredar luas di kalangan wartawan, gaji pekerja JICT selama empat tahun terakhir naik rata-rata 20- 25% setahun. Seorang pe- kerja dengan level senior manajer menerima peng- hasilan bersih Rp 1,6 mili- ar/tahun atau sekitar Rp 133 juta/bulan. Pekerja le- vel staf junior, level teren- dah di JICT. [Ant/Y-4]

JICT Antisipasi Mogok Kerja

Buku #KamiAhok Diluncurkan Basuri: Banyak yang Perhatikan Ahok

Made with FlippingBook - Online magazine maker