ID161130

rabu 30 NOVEMBER 2016

24

Investor Daily/ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama/16

Investor Daily/Muhammad Defrizal

perbankan sebesar 8%. Dalam stress test tersebut, BI mem- buat tiga jenis skenario stress test yang terdiri atas skenario baseline , v-shaped shock , dan prolonged slow growth . Skenario baseline merupakan proyeksi awal dengan mengasumsikan kondisi perekonomian tumbuh normal dan tidak ada gangguan pada inflasi dan nilai tukar. Skenario v-shaped shock mengasumsikan terjadinya shock ta- jam pada perekonomian dan stabilitas sistem keuangan. Selain itu, prolonged slow growth mengasumsikan terjadinya kontraksi perekonomian dunia yang berkepanjangan, sehingga membuat pemulihan ekonomi Indonesia ber- langsung lebih lama. Dari ketiga skenario yang ada, pada skenario baseline, NPL perbankan diperkirakan akan cenderung stabil dan jauh berada di bawah 5% hingga akhir tahun 2018. Sementara itu, pada skenario PSG dan VS, NPL industri perbankan diperkirakan akan men- ingkat hingga mencapai di atas 5% pada akhir 2017, di atas benchmark NPL yang dibuat otoritas perbankan. Skenario PSGmemperkirakan NPL akan mencapai 5,5% pada akhir 2017 dan meningkat menjadi 6,4% pada akhir 2018. Peningkatan yang perlahan dan berkelanjutan ini sejalan dengan skenario perlambatan perekonomian yang berkelanjutan. Sedangkan pada skenario VS, NPL industri diperkirakan naik secara signifikan pada akhir 2017 hingga mencapai 9,6% yang disebabkan oleh shock pada perekonomian yang cukup tham. Namun, karena skenario VS mengasumsikan pemulihan ekonomi yang cepat, NPL industri diperkirakan akan kembali turun menjadi 4,4% pada akhir tahun 2018. Sementara itu, dengan skenario stress test yang bersifat dinamis, yakni dampak shock dari masing-masing skenario terhadap sistem perbankan yang dapat dihitung secara berkala, hasil stress test menunjukkan kondisi perbankan masih memiliki ketahanan yang tinggi. Hal ini terefleksikan oleh CAR perbankan yang masih di atas 8% pada akhir tahun 2018. Skenario baseline mencatat proyeksi CAR se- besar 21,7%, PSG 19,7%, dan VS 19,1%. Sementara itu, berdasarkan kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU), skenario PSG mencatat semua level BUKU masih memiliki CAR di atas 8% dengan penuruan terbesar pada kelompok BUKU I sebesar 2,56 poin menjadi 16,7%. Meski demikian, be- berapa bank kecil diperkirakan akan memerlukan suntikan modal khusus jika terjadi perlambatan ekonomi se- cara berkelanjutan. Berdasarkan skenario VS, hasil stress test menunjukkan semua BUKU masih memiliki permodalan yng cukup tebal meski mengadapi tekanan yang signifikan. Hal ini terefleksi pada CAR yang di atas 8% pada setiap kategori BUKU. Pada puncak tekanan (akhir tahun 2017), BUKU yang paling banyak mengalami penurunan CAR adalah BUKU III dengan penurunan 3,4 poin menjadi 19,9%.

Oleh Agustiyanti

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) telah melakukan stress test untuk mengukur ketahanan perbankan menggunakan skenario makroekonomi, yang ditrans- misikan terhadap risiko kredit dan risiko pasar. BI menilai kontraksi perekonomian dunia berkepanjan- gan berpotensi meningkatkan rasio kredit bermasa- lah (NPL) perbankan Tanah Air di atas 5% pada 2017.

Perluas Layanan Perbankan di Perdesaan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Direktur Utama Bank BNI Suprajarto (kanan) usai menyampaikan materi pada lokakarya pengembangan ekonomi desa sekaligus workshop Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terbaik di Jakarta, Selasa (29/11). Kegiatan terebut merupakan salah satu upaya Bank BNI dalam memperdalam dan memperluas layanan perbankan di perdesaan sekaligus mendukung program pemerintah dalam Nawacita yang ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa.

Untuk mendorong perekonoamian, OJK akan menerbitkan desain paket pembiayaan di sektor pangan, se- hingga ekonomi dapat tumbuh dan mengurangi tingkat NPL. Muliaman memproyeksikan NPL perbankan tahun depan akan mem- baik. Pasalnya, sebagian besar re- struktursasi kredit perbankan sudah dilakukan sejak tahun 2015, ketika sektor harga-harag komoditas di sek- tor pertambangan turun signifikan. “Praktis pada 2016 semua bank sangat berhati-hati, sehingga pertumbuhan kredit akan lebih rendah. Bank juga membentuk cadangan yang cukup besar. Kalau bisa turun (NPL) ke 3% saja itu cukup bagus,” terang dia. Di sisi lain, Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Glen Glenardi mengatakan, pihaknya aktif meres- trukturisasi kredit dan saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Namun, Glen mengaku tidak berani memprediksi kondisi NPL pada tahun depan. “Saya belum tahu kondisinya akan seperti apa tahun depan. Tapi kelihatannya tidak akan banyak berbeda diband- ingkan tahun ini,” ungkap dia. Pada September 2016, NPL gross Bukopin di level 3,37% dan NPL net 2,7%. NPL tersebut meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu untuk NPL gross 2,86% dan net 2,2%. Sementara itu, Direktur Korporasi PTBankMandiri (Persero) Tbk Royke Tumilaar menjelaskan, saat ini NPL perseroan di segmen korporasi masih di bawah 1% dan akan dijaga pada level yang sama pada tahun depan. Menurut dia, mayoritas restruktur- isasi kredit perseroan dilakukan di sektor perkebunan. “Sebagian besar restrukturisasi kami lakukan di sektor perkebunan Tapi saat ini komoditas juga mulai membaik dan restruktur- isasi sudah menghasilkan,” terang dia. Jenis Risiko Laporan Kajian Stabilitas Keuangan BI juga menunjukkan, berdasarkan jenis risiko yang dihadapi oleh perb- ankan, risiko kredit mendominasi ker- ugian yang dihasilkan dari skenario stress test di dua (PSG dan VS) dari tiga skenario. Meski di kedua skenario pemburukan ekonomi tersebut NPL perbankan dapat meningkat hingga di atas 5%, BI menilai permodalan bank diperkirakan masih kuat dan berada di atas batasan minimum kecukupan modal ( capital adequacy ratio /CAR)

Demikian laporan BI dalam Kajian Stabilitas Keuangan periode Septem- ber 2016 yang dipublikasikan baru- baru ini. Berdasarkan tiga skenario stress test BI terhadap risiko kredit, dua skenario mengindikasikan terjad- inya kontraksi perekonomian dunia berkepanjangan dan berdampak pada pemulihan ekonomi yang berlangsung lebih lama ( prolonged slow growth / PSG), maupun shock yang tajam pada perekonomian dengan pemulihan ekonomi yang cepat ( v-shaped shock / VS). Dalam kajian tersebut, NPL bank tahun depan berpotensi meningkat di atas 5%. Meski demikian, Deputi Gubernur Sen i or BI Mi r za Ad i t yaswa r a menyatakan tetap optimistis kondisi ekonomi tahun depan relatif lebih baik. Proses restrukturisasi kredit yang dilakukan perbankanmulai tahun lalu diperkirakan rampung pertenga- han tahun 2017. “Kredit juga kami perkirakan mulai kelihatan pulih pada pertengahan tahun depan,” ujar Mirza di Jakarta, baru-baru ini. Menurut dia, bank telah melewati puncak kenaikan rasio NPL yang sempat mencapai 3,2%. Seiring ram- pungnya upaya restrukturisasi kredit, permintaan kredit akan kembali pulih pertengahan tahun depan. Selain itu, permintaan kredit didorong oleh mu- lai berinvestasinya sektor korporasi, suku bunga yang lebih rendah, harga komoditas yang mulai meningkat, dan masuknya dana repatriasi. Tahun depan, BI memperkirakan pertum- buhan kredit 10-12%, lebih tinggi dari perkiraan tahun ini 7-9%. Sementara itu, Ketua Dewan Komi- sioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad menjelaskan, saat ini sejumlah sentimen memang masih akanmembayangi ekonomi Indonesia. Meski demikian, dia menegaskan kondisi fundamental perbankan dalam kondisi yang sangat baik, tercermin dari CAR perbankan di atas 20%, dan bank juga masih mampu menyerap risiko-risiko yang dapat timbul. “Kami tentu berharap ekonomi akan pulih. OJK dan pemerintah akan mengelu- arkan berbagai inisiatif untuk mend- orong pertumbuhan perekonomian,” kata Muliaman di Jakar ta, Selasa (29/11). Di sisi lain, jelas Muliaman, pereko- nomian dunia diperkirakan tumbuh 3% dan diharapkan akan berdampak bagus ke perekonomian Indonesia.

Perkembangan kota Makassar yang begitu pesat dengan kegiatan ekonomi yang relatif aktif telah menjadikannya kota dengan produk domestik regional bruto (PDRB) tertinggi di Sulawesi yaitu lebih dari Rp 110 triliun. Perseroan melihat Makassar dan Indonesia timur memiliki potensi per- tumbuhan usaha yang besar dan terus berlanjut di masa datang. Untuk itu, Bank Nobu melanjutkan pembukaan jaringan kantor di berbagai kota di Indonesia timur dan menambah jumlahnya di daerah yang berpotensi besar seperti Makassar. Di Indonesia timur, perseroan telah memiliki 13 kantor yang beroperasi di kota-kota utama seperti Manado, Makassar, Gorontalo, Palu, Kendari, Kupang, Ambon, dan Ternate. (th)

siaran pers yang diterima Investor Daily , Selasa (29/11). Pada kesempatan itu, Direktur Utama Bank Nobu Suhaimin Johan menambahkan, pembukaan kantor ke- 100 Bank Nobu menjadi tahapan pent- ing dalammewujudkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Dalam hal ini, perseroan dapat menjangkau area pemasaran yang makin luas dan mampu menyediakan produk dan lay- anan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Makassar merupakan hub di Indone- sia timur dan menjadi gerbang bagi perdagangan dan distribusi dari dan menuju Indonesia timur, baik untuk sembilan bahan pokok maupun untuk berbagai jenis komoditas seperti kopi, cengkeh, jagung, ubi, dan hasil bumi lainnya.

JAKARTA – PT Bank Nationalnobu Tbk resmi membuka kantor ke-100 yang berlokasi di Jalan Veteran, Makassar, pada 28 November 2016. Peresmian pembukaan kantor baru tersebut ditandai dengan penan- datanganan prasasti oleh Komisaris Utama/Independen Bank Nobu Prof Dr Adrianus Mooy. Dalam sambutannya, Adrianus Mooy menyampaikan bahwa pem- bukaan kantor ke-100 di Makassar tersebut menjadi momentum yang baik bagi perseroan. “Hal ini untuk meningkatkan peran dan kontribusi Bank Nobu bagi perkembangan ekonomi di daerah, terutama dalam hal ini Indonesia timur, sehingga kehadiran perseroan dapat dira- sakan manfaatnya bagi masyarakat dan pelaku usaha,” terang dia dalam

argetkan produksi sebesar 58 juta ton dan 98 juta ton pada 2024. Saat ini, Bukit Asam memiliki kontrak pasokan batubara jangka panjang untuk konsumen domestik hingga 30 tahun ke depan sebesar 574 juta ton. Sedangkan untuk sektor PLTU, Bukit Asam mengharapkan sudah memiliki sejumlah pembangkit listrik dengan total kapasitas sebesar 1.500 megawatt (MW) dan pada 2025 sekitat 4.500 MW. Selain sebagai produsen batubara dan usaha pembangkit tenaga listrik, Bukit Asam melebarkan bisnisnya dengan membentuk anak usaha seperti batubara, jasa penambangan batubara, jasa transportasi dan pen- anganan batubara, trading batubara, perkebunan kelapa sawit dan pengelo- laan rumah sakit. Pada kesempatan itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoromenjelaskan, KAI memiliki banyak tantangan yang besar sekali dalam mendistribusikan batubara, terutama di daerah Sumatra Bagian Selatan. Kelancaran distribusi tersebut tergantung ketersediaan dana. (gtr) itu, universitas menyediakan tenaga pelaksana ( enumerator ) dalam kegi- ataan pendataan dan updating data, serta bersinergi dalam pelaksanaan konsultasi manajemen. “Dengan adanya kerja sama ini kami harapkan akan ada pemutakhiran ( updating ) data UMKM, sehingga akan memiliki basis data UMKM dan mendukung pengelolaan basis data UMKMdalam rangka pemeringkatan UMKM,” kata Diding. Dia menjelaskan, UMKM Indone- sia saat ini berjumlah 56,7 juta unit usaha yang dibina oleh sekitar 23 kementerian dan lembaga. Data dan informasi yang tersedia saat ini sangat beragam, tersebar dan kurang terkoordinasi dengan baik. “Hal ini memerlukan upaya yang fokus un- tuk menghimpun database UMKM dengan lingkup nasional, dan dikelola dengan baik,” ujar dia. (ris)

andra Askandar, kerja sama tersebut merupakan implementasi sinergi BUMN untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan energi dan infrastruktur, serta penciptaan kemandirian ekonomi. Sebagai contoh pada fasilitas kredit berskema supplier financing terdapat BUMN yang men- jadi penyuplai kebutuhan infrastruk- tur Bukit Asam yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero). Direktur Utama Bukit Asam Ar- viyan Arifin menjelaskan, pihaknya akan memanfaatkan fasilitas pem- biayaan dari Bank Mandiri. Pasalnya, perseroan juga memiliki belanja modal yang sudah dianggarkan. Menurut dia, pinjaman dari Bank Mandiri ini akan ditujukan untuk mengantisipasi kebutuhan dana tahun 2017. Tahun depan, pihaknya akan melakukan kegiatan operasional terkait penambangan seperti sarana dan infrastruktur produksi, maupun untuk proyek pengembangan di sektor energi. Dengan sumber daya sebesar 8,25 miliar ton dan cadangan tertambang 3,33 miliar ton, Bukit Asam men- nasional, Perum Jamkrindo telah membentuk Divisi Pemeringkatan UMKM dan Konsultasi Manajemen pada awal tahun 2016 sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 1/2016 tentang Penjaminan serta Per- aturan Pemerintah Nomor 41/2008. “Saat ini telah disusun metodologi pemeringkatan UMKM serta telah dilakukan kunjungan langsung kepada UMKM Terjamin Perum Jamkrindo. Kunjungan langsung kepada UMKM Terjamin ini merupakan bentuk updat- ing data Terjamin, termasuk kegiatan pengendalian kredit Terjamin,” kata Diding dalam siaran pers yang diter- ima Investor Daily , Selasa (29/11). Diding mengatakan, dalam sinergi tersebut, Perum Jamkrindo berperan menyusun panduan pendataan, pemu- takhiran data UMKM, memberikan pelatihan teknis pendataan serta pe- mutakhiran data UMKM. Sementara

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan pem- biayaan senilai Rp 4,82 triliun untuk membiayai pengembangan bisnis PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Pembiay- aan tersebut terdiri atas dua denom- inasi, yaitu Rp 1,7 triliun dan US$ 230 juta setara Rp 3,12 triliun (US$ 1= Rp 13.570). Dari nilai pembiayaan tersebut, sebesar US$ 100 juta berskema pinja- man fasilitas khusus untuk membiayai belanja modal dengan tenor lima tahun. Sementara itu, fasilitas kredit US$ 130 juta adalah pinjaman treas- ury line untuk memenuhi kebutuhan likuiditas valas dalam operasional perusahaan dengan tenor satu tahun. Selanjutnya, fasilitas supplier financing Rp 700 miliar dan fasilitas trust receipt non LC sebesar Rp 700 miliar dimak- sudkan untuk memperlancar proses pembayaran kepada supplier Bukit Asam memiliki tenor satu tahun dan bisa diperpanjang otomatis. Selain itu, fasilitas invoice financing Rp 300 miliar untuk mempercepat penerimaan hasil penjualan batubara Bukit Asam. Menurut SEVP Bank Mandiri Alex- JAKARTA – Per um Jamkrindo menandatangani perjanjian kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi men- genai pendataan dan pemutakhiran data usaha mikro, kecil, dan men- engah (UMKM). Kerja sama sebagai bentuk sinergi antara industri pen- jaminan dengan akademisi perguruan tinggi untuk pendataan dan updating data UMKM. Tujuh perguruan tinggi itu adalah Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Indonesia (UKM Center UI), serta Universitas Syiah Kuala (UKM Center). Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar mengatakan, sebagai tindak lanjut arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan upaya Perum Jamkrindo dalam fokusmengembangkanUMKM

Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Kerjasama Fasilitas Supplier Financing Dirut Bukit Asam Arviyan Arifin (tengah), bersama Dirut KAI Edi Sukmoro (tiga dari kanan), Wadirut Bank Mandiri Sulaiman A Arianto (dua dari kanan), serta (ki-ka): SEVP Whosale Risk Bank Mandiri Kepas AA Manurung, Direktur Keuangan Bukit Asam Achmad Su- darto, Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo, dan SEVP Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar, berbincang usai pen- andatangan pembiayaan dengan total Rp1,7 triliun dan US$230 juta untuk pengembangan bisnis perseroan PT Bukit Asam di Jakarta (29/11). Dari seluruh nilai skema pinjaman tersebut akan digunakan untuk treasury line dalam memenuhi kebutuhan likuiditas valas operasional perusahaan, fasilitas Supplier Financing , fasilitas Trust Receipt Non LC, serta fasilitas Invoice Financing untuk memperce- pat penerimaan hasil penjualan batubara Bukit Asam.

Made with FlippingBook Online newsletter