ID190713

SABTU/MINGGU 13-14 JULI 2019

| 24

Investor Daily/IST

JAKARTA - Boyband asal Korea Selatan, BTS, menjadi boyband dengan bayaran tertinggi versi Forbes. Setelah berhasil menduduki peringkat ke 43 dalam daftar Forbes Celebrity 100 pada 2019 dengan mencetak US$ 57 juta atau setara dengan Rp 790,9 miliar (kurs, Rp 13.876). Angka tersebut merupakan bayaran tertinggi untuk boyband dan artis K-Pop.

November 2018’s Burn The Stage: The Movie , yang menghasilkan US$ 18,5 juta di seluruh dunia, BTS World Tour: Love Yourself in Seoul , sebuah film konser film untuk menghormati tur dunia mereka yang mendulang pendapatan US$ 11,7 juta di seluruh dunia pada Januari lalu. Penjualan musik didorong juga oleh seri album Love Yourself dan rilis No 1 BTS terbaru, Map of the Soul: Persona. Kesepakatan sponsor juga dengan merek seperti Hyundai dan Coca Cola menambahkan jutaan pendapatan mereka. Pada Juni 2019, grup ini mengungkapkan usaha bisnis terbarunya: aplikasi baru bernama BTS World, yang memungkinkan penggemar untuk mengelola BTS dari smartphone mereka. Meskipun aplikasi memulai debutnya setelah periode penilaian kami, ia mencapai No. 1 di toko aplikasi di seluruh dunia. Itu menjadi pertanda baik bagi prospek grup untuk mendapatkan Celebrity 100 tahun depan.

Oleh Indah Handayani

P endapatan BTS yang terdiri atas Suga, J-Hope, Jimin, V, RM, Jin, dan Jungkook sebagian besar berasal dari tur dunia Love Yourself World Tour dan Love Yourself: Speak Yourself Stadium Tour extension, yang dikeluarkan untuk mendukung album trilogi mereka, yaitu Love Yourself : Her, Tear, and Answer. Setelah sukses pertama grup ini di Amerika Utara, Eropa dan Asia, mereka menambahkan tanggal baru dan meningkatkan lokasi dari arena ke stadion. Mulai Mei, tanggal-tanggal baru termasuk dua kali tiket habis terjual di Soldier Field, Stadion MetLife, dan Rose Bowl. Set stadion pertama band ini di AS meraup US$ 44 juta dan menjual kurang dari 300 rbu tiket, rata-rata hanya lebih dari US$ 7 juta per malam, menurut Billboard Boxscore. Peluncuran dua film konser juga menambah pendapatan BTS, yaitu

Investor Daily/IST

Investor Daily/IST

JAKARTA - Penggunaan wadah botol plastik untuk konsumsi air telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Seiring dengan kebutuhan tersebut, penggunaan botol plastik pun semakin meningkat setiap harinya. Seperti diketahui bahwa materi dari bahan plastik dapat menimbulkan bahaya baik bagi kesehatan tubuh maupun lingkungan. Beberapa dampak bahaya zat kimia dari plastik yang terbuang dan menjadi sampah antara lain dapat menyebabkan gangguan sistem motorik, menurunnya daya tahan tubuh, dan yang paling berbahaya dapat menyebabkan penyakit kanker. Sedangkan dampak terbesar bagi lingkungan adalah pencemaran air dan tanah yang dapat mengganggu ekosistem alam dan makhluk hidup. Andriani Melissa, marketing manager PT Thermos Indonesia Trading mengatakan “Kebiasaan masyarakat menggunakan media botol plastik untuk minum sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari. Namun tanpa disadari, penggunaan botol plastik tersebut sangat berbahaya karena zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat meresap ke dalam makanan atau minuman. Melalui program lingkungan ini kami selalu menghimbau masyarakat untuk mulai mengganti botol plastik dengan tumbler Thermos berbahan stainless steel yang lebih terjamin keamanannya bagi tubuh seperti Thermos Ultra Light Tumbler JNR-500 ” Thermos Ultra Light Tumbler JNR-500 adalah varian terbaru yang dilapisi dengan bahan stainless steel yang aman bagi kesehatan dan lingkungan. Memiliki kapasitas 0,5 liter dengan desain tampilan yang stylish, sangat ringan, anti bocor yang dapat digunakan untuk menyimpan air panas dan dingin, tumbler ini dilengkapi dengan tombol tekan untuk membuka dan menutup sistem sehingga sangat praktis untuk digunakan. “Cukup dengan mengisi ulang air, Anda tidak perlu repot membeli botol plastik.” Andriani menambahkan. Seperti diketahui Indonesia

ulang sampah plastik tersebut, karena apa bila kita tidak mulai mengurangi jumlah plastik maka dalam kurun waktu 50 tahun ke depan laut kita akan lebih banyak diisi plastik ketimbang ikan”. Mengganti botol plastik dengan tumbler merupakan pilihan yang tepat agar dapat terhindar dari bahaya zat kimia yang terkandung dalam media plastik tersebut. Thermos sebagai pelopor produk wadah vakum yang inovatif, senantiasa melakukan terobosan dengan menciptakan teknologi vakum yang aman bagi lingkungan. Thermos menggunakan teknologi insulation vacuum atau disebut vakum isolasi yang menciptakan ruangan hampa udara antara dua dinding vakum untuk mencegah perubahan suhu udara sehingga suhu air tetap terjaga selama berjam-jam. Semua varian dari Produk Thermos sangat aman digunakan dan awet karena dibuat dari stainless steel berkualitas tinggi yang sudah diakui keunggulannya di lebih dari 120 negara. “Harapan kami dengan adanya program peduli lingkungan ini, masyarakat mulai sadar akan bahaya sampah plastik, dan bersama-sama dapat menjaga lingkungan melalui pola hidup sehat,”tandas Andriani. (nan)

saat ini telah menjadi negara ke dua penyumbang sampah plastik di dunia. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai angka 64 juta ton/ tahun, dan sebanyak 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. Materi plastik seperti kantong plastik, botol plastik yang terbuang ke lingkungan mencapai 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik. Melihat kondisi tersebut, pemerintah bersama beberapa instansi yang peduli terhadap lingkungan seperti Thermos Indonesia mulai menghimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan media plastik. Hana Nur Auliana, praktisi lingkungan dari Waste4Change, sebuah lembaga sosial yang memiliki misi memberikan layanan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab untuk Indonesia bebas sampah mengatakan “Penggunaan botol minum tumbler adalah salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik dari kemasan air minum yang kita konsumsi sehari-hari. Pengurangan lainnya adalah dengan melakukan daur

Investor Daily/IST

lebih mudah dan terjangkau,” ujar Yolanda Nainggolan. Lebih lanjut, kata Yolanda, gelaran fesyen ini ingin menampilkan koleksi-koleksi yang bisa menyuarakan spirit dari We The Fest 2019 dengan tetap menjaga identitas masing-masing perancang. “Sesuai temanya, koleksi ini cocok digunakan saat menonton konser dengan warna- warna tegas dan cerah yang dipadukan dengan gaya busana street,” kata Marvie Samala, SVP Lifestyle Blibli.com. Sebagai official online mall untuk We The Fest 2019, Blibli. com akan menghadirkan area khusus bernama WTF Con Area by Blibli.com. Para pengunjung dapat berbelanja berbagai produk fesyen lokal serta aksesoris secara online dan dapat langsung mengambilnya di tempat. Para pengunjung perempuan juga akan dimanjakan dengan kehadiran Ladies Vanity Area yang menyediakan tempat untuk melakukan make-up touch up agar dapat tampil cantik selama festival. We The Fest merupakan festival tahunan yang digelar Ismaya Live sejak 2014 dan berisi pertunjukan musik multi-genre, seni, fesyen serta sajian kuliner. (nan)

JAKARTA– Festival musik We The Fest 2019 akan digelar pekan depan, pada 19 – 21 Juli 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Deretan artis dan musisi internasional yang akan tampil pada We The Fest 2019 antara lain Travis, Troye Sivan dan Rae Sremmurd, Alvvays, Daniel Caesar, 6lack, Anne-Marie, Sabrina Claudio, Joji, Dean, Cigarettes After Sex, San Holo, Cashmere Cat, dan Yaeji. Sementara musisi Tanah Air yang ikut meramaikan di antaranya Dewa 19 feat. Ari Lasso, Feast, Dekat, Endah N Rhesa, RAN, Tulus, dan lain-lain. Tak cuma dimanjakan dengan musik, mata penonton juga dimanjakan dengan sejumlah merek fesyen lokal yang keren. Ada enam merek fesyen, yaitu Monstore, 3mongkis, INVIO, Binca, Calla the Label, dan BLYTHE x Twilo by Herzven. Keenam merek ini bakal menghadirkan 30 gaya dalam koleksi ‘Festival Look’. Yolanda Nainggolan, head of public relations Blibli.com yang mendukung festival ini mengatakan, keikutsertaan dalam We The Fest 2019 merupakan komitmen mendukung industri kreatif terutama di bidang musik dan fesyen, sekaligus mendorong

brand lokal untuk terus berkreasi dan semakin dikenal generasi muda tanah air. “Kami senang bisa bekerja sama dan berpartisipasi di We The Fest 2019. Tren industri musik saat ini sudah bergeser ke arah platform digital, di mana akses ke festival musik dan berbagai merchandise bisa didapatkan dengan mudah secara online. Dengan pembayaran online , mereka bisa memenuhi kebutuhan lifestyle untuk acara ini dengan

Made with FlippingBook flipbook maker