ID190831

sabtu/minggu 31 AGUSTUS - 1 SEPTEMBER 2019 2 INTERNATIONAL

InvestorDaily/Anthony WALLACE / AFP

gatakan perkembangan tersebut sangat mengkhawatirkan. Penangkapan bergiliran dilakukan terhadap pemimpin-pemimpin pro-demokrasi terkemuka. Termasuk ang- gota parlemen Cheng Chung-tai yang men- gadvokasi otonomi politik yang lebih besar untuk Hong Kong, menurut Partai Civic Passion dalam sebuah unggahan di media sosial Facebook. Tuduhan Konspirasi Polisi mengkonfirmasi, seorang pria beru- sia 35 tahun bermarga Cheng telah ditahan atas konspirasi yang menyebabkan kerusa- kan kriminal terkait penyerbuan parlemen kota pada Juli lalu. Juru kampanye pro-demokrasi Rick Hui yang adalah anggota dewan distrik dan mantan pemimpin mahasiswa Althea Suen juga ditangkap secara terpisah, sementara pembicara juru kampanye kemerdekaan Andy Chan ditahan di bandara Hong Kong. Lebih dari 900 orang telah ditangkap se- hubungan dengan protes sejak Juni. Tetapi penangkapan tidak dapat menghentikan gerakan tanpa pemimpin yang menyuarakan kebebasan di kota unik Tiongkok. Amnesty International mengecam penangkapan sub- uh tersebut sebagai langkah menggelikan. Pihaknya menggambarkan hal itu sebagai taktik menakut-nakuti langsung dari buku pedoman pemerintah Tiongkok. Juru Bicara Kepolisian Hong Kong John Tse membantah banyaknya penangkapan yang dilakukan secara spesifik pada waktu itu, mengatakan aksi protes akhir pekan ini sebagai langkah yang benar-benar salah. Pemerintah Hong Kong tetap menolak mundur. Protes tersebut telah melibatkan jutaan orang, sempat menutup bandara, serta meninggalkan jalan-jalan kota dipenuhi batu bata dan diselimuti gas air mata. Aksi demonstrasi dimulai dengan protes atas rancangan undang-undang (RUU) yang memungkinkan ekstradisi ke daratan Tiongkok. Demonstrasi kemudian cepat berubah menjadi tuntutan yang lebih luas untuk demokrasi. (afp/eld)

HONG KONG – Aktivis demokrasi terkemuka Hong Kong termasuk seorang anggota parlemen ditangkap pada Jumat (30/8) dalam kekerasan di tengah aksi protes. Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) menggambarkan hal ini sebagai taktik usang yang digunakan oleh pemerintah Tiongkok untuk meredam per- bedaan pendapat. Penyisiran dilakukan setelah sebuah unjuk rasa besar yang direncanakan berlangsung hari ini dilarang oleh polisi dengan alasan keamanan. Rencana tersebut kemudian di- batalkan oleh penyelenggara aksi. Protes terakhir dilakukan untuk menandai ulang tahun kelima penolakan pemerintah Tiongkok terhadap ser uan untuk hak pilih universal di kota semi-otonom tersebut. Gerakan protes terhadap penolakan tersebut memicu 79 hari Gerakan Payung pada 2014. Hong Kong terkungkung dalam tiga bu- lan krisis politik. Bentrokan semakin keras antara polisi dan pengunjuk rasa, mendorong meningkatnya kampanye intimidasi dari pemerintah Tiongkok. Pemimpin Gerakan Payung Joshua Wong dan Agnes Chow masih dihormati di kalan- gan pemuda kota. Keduanya muncul di pen- gadilan dengan tuduhan menghasut orang lain mengambil bagian dalam pertemuan tidak sah di antara tuduhan lainnya, setelah ditangkap dalam penyergapan pada Jumat subuh waktu setempat. Setelah menerima uang jaminan, mereka berbicara di luar pengadilan dan Wong ber- sumpah untuk melanjutkan perjuangannya danmenentang efek dingin dari penangkapan terhadap lawan-lawan otoritas Hong Kong yang didukung pemerintah Tiongkok. Ia menambahkan, pihak berwenang beru- saha menciptakan secama Teror Putih untuk menakut-nakuti orang agar tidak berpartisi- pasi dalam gerakan sosial dan demokrasi. Ia menyebarkan istilah yang digunakan untuk upaya pemerintah Tiongkokmemecah-belah dan melecehkan para pengunjuk rasa. Pada hari yang sama, diplomat tertinggi Uni Eropa (UE) Federica Mogherini men-

Demonstran Hong Kong Gambar yang diambil pada 25 Agustus 2019 ini memperlihatkan Abby (depan kanan), 19 tahun, dan pacarnya Nick, 20, (kedua, depan kanan) berjongkok siaga sambil bergandengan tangan dan bermasker untuk mengantisipasi tembakan gas air mata polisi, dalam demonstrasi di Tsuen Wan, daerah di New Territories Hong Kong.

hari sejak Rabu (28/8) menghantam kelompok-kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan organisasi teroris. Pihaknya merujuk kepada kelompok Islamis yang diyakini merupakan ba- gian dari pasukan pemerintah Yaman. “(Operasi) didasarkan pada intelijen lapangan yang dikonfirmasi, milisi bersiap menargetkan pasukan koalisi, sebuah perkembangan yang mem- butuhkan operasi pencegahan untuk mencegah segala ancaman militer," ujar pernyataan Kemlu UEA. Tuduhan tersebut berisikomemper- buruk konflik di Yaman, yang sedang dilanda pertempuran kendali atas Aden berikut wilayah selatan dan ope- rasi militer koalisi pimpinan pemer- intah Saudi melawan Huthi di utara. Konflik antara pemerintah UEA dan pemerintah Saudi merusak koalisi. Hal ini menimbulkan masalah tambahan bagi kekuasaan regional pemerintah Arab Saudi yang harus memfokuskan energi pada perang melawan Huthi, yang bersekutu denganmusuh bebuy- utan pemerintah Saudi, Iran. (afp/eld) autoethnography dengan baik. Dengan pendekatan ini, promovendus meng- gunakan pengalaman pribadinya se- bagai pengusaha dan bankir yang juga mengalami krisis ekonomi. Tahir pun banyak mewawancarai pelaku, pejabat BI, bankir, dan penegak hukum. IMF dan BPPN Nasihat International Monetar y Fund (IMF) dan peran Badan Penyer- apan PerbankanNasional (BPPN), kata Tahir, memperparah krisis finansial 1997-1998. Dalam situasi krisis mes- tinya dunia usaha diberikan stimulus ekonomi, bukan pengetatan seperti saran IMF. Sedangkan kehadiran BPPN dalam menangani aset bank memperpanjang krisis ekonomi karena lembaga ini tidak berpengalaman dalam merestrukturusasi kredit bank. “Krisis perbankan tahun 1998 di- picu oleh tekanan institusi informal yang begitu kuat terhadap pengambil keputusan. Akibatnya, BLBI tidak digunakan untuk hanya membantu bank yang krisis likuiditas, melainkan juga bank yang insolven,” kata Tahir. Cerita akan berbeda, kata Tahir, jika IMF tidak ikut mencampuri kebijakan ekonomi Indonesia dan restrukturisasi utang diserahkan kepada masing-mas- ing bank terhadap nasabahnya. Lebih dari itu, bank mengenal nasabah debiturnya dan mampu memberikan pendampingan. Ujian terbuka dengan promotor Pof Dr Wihana Kirana Jaya Msoc Sc dan ko-promotor Prof Dr Muhadjir Darwin MPA serta Dr Soc Pol Agus Haruanto Hadna Msi tersebut di- hadiri berbagai tokoh, di antaranya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Pendiri dan Chairman Lippo GroupMochtar Riady dan ibu, pendiri Yayasan UPH James T Riady, Jusuf Wanandi, mantan Kapolri Dai Bacht- iar, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra, mantan Rektor UGM Dwikorita, serta kalangan pengusaha, profesional, dan pejabat.

 Sambungan dari hal 1 DUBAI – Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA)mengkonfirmasikan seran- gan udara di Aden, ibukota sementara Yaman. Setelahmarah atas tuduhandari pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, tapi kehilangan ken- dali atas kota tersebut kepada kelompok separatis yang didukung UEA. Setelah dituding menargetkan pasukan pemerintah, pemerintah UEA menyatakan pihaknya mengambil tindakan membela diri melawan apa yang disebutnya milisi teroris. Dikatakan, milisi tersebut mengan- camkoalisimiliter pimpinanpemerintah Arab Saudi, yang menjadi mitra kunci UEA melawan pemberontak Huthi. Kementerian Luar Negeri UEA mengeluarkan pernyataan pada Kamis (29/8) malam waktu setempat, tidak lama setelah kelompok separatis mer- ebut kembali kendali atas Aden. Kondisi ini memaksa pasukan pemerintah mun- durseharilebihawal,meskipuntelahme- masuki kota pelabuhan selatan tersebut. Pemerintah UEA menyatakan, serangan udara berlangsung dua Regulasi justru dibuat untuk mem- berikanpeluangkepadapelakuekonomi tertentu untuk mengambil keuntungan secara tidak fair . “Pengaruh institusi in- formal sangat kuat terhadap institusi for- mal yang berwenang dalammengambil keputusan. Akibatnya, peraturan yang dilahirkan justru membuka peluang moral hazard ,” jelas Tahir. Sinyal kejatuhan bank sudah ter- lihat sejak kemudahan mendirikan bank yang dibuka oleh Pakto 1988. Dalam perjalanan, pengelolaan Bank Indonesia (BI) dan perbankan tidak transparan dan tidak akuntabel. Pe- laksanaan good corporate governance terbaikan. Akibatnya, perbankan beroperasi dengan fondasi yang rapuh. Dunia usaha juga menggunakan bank milik sendiri sebagai ‘ATM’. Kredit kepada grup sendiri melampaui batas maksimum pemberian kredit. Ketika datang krisis mata uang, utang langsung membengkak dan tak mampu dibayar. Kredit bermasalah ( non performing loans /NPL) mem- bengkak hingga puluhan persen, rasio kecukupan modal ( capital adequacy ratio /CAR) merosot hingga negatif. Dalamkondisi yang tidak transparan, kata Tahir, ada pemilik bank yangmem- perlakukan BI sebagai sumber dana yang biasa digunakan semena-mena. Kondisi itu terlihat pada pemberian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang tidak transparan dan ber- dasarkan peraturan yang benar. Bank yang insolven pun diberikan BLBI. MestinyaBLBI hanya diberikan kepada bank yang mengalami krisis likuiditas. Tapi, BI justru memberikan blanket guarantee atau menjamin semua dana nasabah dan utang bank. Praktik tidak transparan dan mera- jalelanya moral hazard terjadi karena iklim politik dan ekonomi yang di- warnai korupsi, kolusi, dan nepo- tisme (KKN). Tahir dinilai penguji mampu menggunakan pendekatan

berencana melatih para ahli di 30 ne- gara Afrika tentang pengelolaan risiko dan hutang publik dalam tiga tahun ke depan. Disamping menekankan soal penempatan investasi swasta daripada pendanaan pembangunan negara. “Saya harap Anda memperhatikan betapa antusiasnya perusahaan-peru- sahaan Jepang dalam melakukan bis- nis di Afrika,” ujar Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Hiroshige Seko. Sementara Abe mengatakan, ber- sama komunitas lokal dan negara tuan rumah, Pemerintah Jepang berusaha untuk mendorong kegiatan bisnis Jepang. “Kami akan dengan senang hati memberi mereka semua dukungan kami untuk memajukan Afrika dalam berbagai bentuk,” kata dia. Seperti diketahui, sejak 1993, Jepang telah bermitra dengan negara-negara Afrika untuk menyelenggarakan konferensi TICAD setiap lima tahun guna mempromosikan bantuan dan peluang bisnis. Jika pada pertemuan terakhir di 2016, Jepang menjanjikan sekitar US$ 30 miliar dana pembangunan untuk Af- rika tetapi konferensi tahun ini sampai penutupan tidak ada pernyataan dari pemerintah mengenai dana pemban- gunan untuk negara-negara di Benua Hitam tersebut. (afp) Hingga Juni 2019, perseroan mem- bukukan pendapatan sebesar US$ 1,79 miliar. Pendapatan tersebut berasal dari hasil penjualan gas sebesar US$ 1,33 miliar, penjualan minyak dan gas sebesar US$ 196,2 juta, transmisi gas sebesar US$ 163,4 juta, dan pendap- atan usaha lainnya sebesar US$ 97,19 juta. Selama semester I-2019, PGNmen- catatkan laba operasi sebesar US$ 252,03 juta. Namun, selama periode ini juga, perseroan mencatatkan be- ban non-cash di antaranya impairment dan selisih kurs, yang memengaruhi kinerja keuangan pada semester I-2019. Sampai dengan periode yang berakhir 30 Juni 2019, perseroan membukukan laba bersih sebesar US$ 54,04 juta dan EBITDA sebesar US$ 472,31 juta. Selain itu, PGN terus melakukan pengembangan infrastruktur utama yang telah dan dalam tahap penyele- saian seperti proyek pipa transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 km, jarin- gan pipa transmisi Gresik-Semarang sepanjang 258 kmyang telahmencapai 98%, dan pembangunan jaringan gas rumah tangga sebanyak 78.216 sam- bungan dari penugasan pemerintah untuk membantu mengurangi beban impor migas. PGN berharap dapat menyelesaikan target pemanfaatan gas bumi di masyarakat termasuk program 4,7 juta sambungan pada tahun 2025.

kontroversial. Sebelumnya, Abemengungkap pada Kamis (29/8) bahwa kebijakan BRI Tiongkok itu telah menuai kecaman karena membebani negara-negara Afrika dengan utang. “Jika negara-negara mitra men- umpuk utang, itu akan menganggu upaya-upaya semua orang untuk me- masuki pasar,” katanya kepada para pemimpin negara yang menghadiri TICAD. Tetapi pernyataan Abe menuai tang- gapan tajam dari Juru bicara Kemen- terian Luar Negeri Geng Shuang di Beijing, Tiongkok, yangmenggambar- kan kata-kata perdana menteri Jepang sebagai sebuah spekulasi murni tak masuk akal. “Harus ditunjukkan bahwa para pemimpin Afrika telah berkali-ka- li mengatakan tidak pernah ada kekurangan dari konferensi-konferen- si internasional dan janji-janji bantuan ke Afrika, tetapi kuncinya terletak pada tindakan dan implementasi,” kata Geng pada Kamis malam. Dalam acara TICAD itu, Jepang lebih fokus pada kualitas investasinya ketimbang volume bantuan Tiongkok, yang pada tahun lalu mengumumkan pemberian dana pembangunan untuk Afrika sebesar US$ 60 miliar. Sebagai contoh fokus pada kualitas, Abe mengumumkan bahwa Jepang

Oleh Happy Amanda Amalia

 YOKOHAMA – Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe mengingatkan agar para investor di Afrika berhati-hati dalam hal membebani negara- negara tujuan dengan utang berlebihan. Pernyataan tersebut merujuk pada proyek Belt and Road Initiative (BRI) yang dibiayai Tiongkok, yang dituding sebagai penyebab kacaunya keuangan negara-negara berkembang akibat beban utang sangat tinggi.

di Afrika, pada Jumat (30/8). Hasil pelaksanaan TICAD selama tiga hari juga tertuang dalam pernyat- aan bersama yang dirilis pada Jumat, yang isinya percaya bahwa infrastruk- tur berkualitas, yang menjamin keter- jangkauan sehubungan dengan biaya siklus hidup, merupakan hal mendasar untuk transformasi ekonomi yang berkelanjutan. Per temuan para pemimpin dan perwakilan dari lebih dari 50 negara Afrika dan badan-badan internasion- al tersebut berlangsung di bawah bayang-bayang Negeri Tirai Bambu yang telah berinvestasi besar-besaran di Afrika, di bawah proyek BRI yang

Abe yang berbicara kepada warta- wan di akhir kegiatan Konferensi Internasional Tokyo tentang Pem- bangunan Afrika atau Tokyo In- ternational Conference on African Development (TICAD) di Yokohama, luar Tokyo, Jepang, menekankan bahwa negara-negara dalam kelom- pok G-20 termasuk Tiongkok, telah berkomitmen pada konsep keberlan- jutan utang. “Dalam hal memberikan bantuan ke Afrika, kita harus memperhatikan beban utang negara penerima dan berhati-hati agar beban utang tidak menjadi berlebihan,” ujar dia saat ditanya tentang pengaruh Tiongkok

 Sambungan dari hal 1

Hingga akhir 2020 ditargetkan akan dibangun 5.000 lagi sambungan gas rumah tangga di wilayan tersebut, sehingga totalnya menjadi 10.000 sambungan. Pergantian Direksi Sementara itu, RUPSLB PGN me- nyetujui adanya perubahan pada jajaran direksi perseroan. Terdapat tiga posisi direksi yang mengalami perubahan. Menurut Gigih, pergan- tian direksi merupakan keputusan mutlak pemegang saham Seri A. Tak ketinggalan, keputusan tersebut juga berdasarkan hasil evaluasi. Direksi yang mengalami pergantian adalah, posisi direktur keuangan yang sebelumnya dijabat Said Reza Pahlevy, kini digantikan Arie Nobelta Kaban. “Kebetulan Pak Reza akan mendapat- kan penugasan baru di PT Pertamina (Persero),” kata Gigih. Kemudian, posisis direktur komer- sial yang sebelumnya diduduki oleh Danny Praditya, kini digantikan Dilo Seno Widagdo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur infrastruk- tur dan teknologi. Terakhir, direktur infrastruktur dan teknologi dijabat oleh Redy Ferryanto. “Pak Redy sebelumnya memang sudah memiliki pengalaman di infra- struktur. Sedangkan Pak Arie Kaban

2.938 BBTUD. Rinciannya, volume gas distribusi sebesar 932 BBTUD dan volume transmisi gas bumi se- besar 2.006 BBTUD. PGN melayani lebih dari 350.000 pelanggan dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.000 km, ter- masuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3.800 km

dipilih menjadi direktur keuangan karena beliau memiliki pengalaman ekonomi yang kuat,” jelas dia. Selain pengangakatan direksi baru, pemegang saham juga sepakat meng- ganti satu komisaris yaitu Mohamad Ikhsan digantikan oleh Christian H Sibiro. Hingga semester I-2019, PGN te- lah menyalurkan gas bumi sebesar

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker