SP180508

Suara Pembaruan

28

Selasa, 8 Mei 2018

Target Teror, Polres Bogor Tingkatkan Kewaspadaan

[BOGOR] Kepala Kepo- lisian Resor Bogor meminta seluruh anggota kepolisian di wilayah Kabupaten Bogor meningkatkan kewaspadan saat bertugas. Hal tersebut menindaklanjuti pascape- nangkapan tiga terduga tero- ris oleh Detasemen Antiteror 88 di wilayah Kabupaten Bogor. Ketiga terduga teroris itu adalah Anang Rachman alias Abu Arumi lahir di Jakarta, 25 Agustus 1966; Abid Faqohuddin, lahir di Banyumas, 1 September 2000; dan M Mulyadi, lahir di Bogor, 14 April 1956. Ketiganya ditangkap Jumat (5/5) di sebuah ruko di Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Tim Densus 88 juga meng- geledah dua tempat berbeda d i De s a Ne g a l a s a r i , Kecamatan Megamendung

anggota di polsek-polsek, lanjut Dicky, juga siaga se- lama 24 jam. Bagi anggota di lapangan, diharapkan melakukan patroli disertai tiga atau empat anggota bersenjata lengkap. Kapolres pun peran ser- ta masyarakat dalam menja- ga kamtibmas di lingkung- an masing-masing. Melapor kepada aparat terdekat bila meyakini ada sesuatu yang ganjil atau orang beraktivi- tas mencurigakan di ling- kungan sekitar rumah. "Mengandalkan jumlah personel polisi tidak akan maksimal di wilayah Bogor. Untuk itu peran masyarakat juga penting," paparnya. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Barang bukti yang disita di tempat kejadian perkara Bahan Peledak

(TKP) adalah aseton (CH3) , digunakan untuk pembuat- an bahan peledak (handak) t r i a c e t on t r i p e ro x i d e (TATP) dan lampu LED yang digunakan untuk kom- ponen inisiator. Lalu ada air raksa yang digunakan untuk katalisator, sebuah botol plastik, kabel hitam, sebuah solder, kabel, timah, kabel putih, panci, serutan kayu digunakan untuk pemicu pembakaran, tablet merk Advance, obeng set, dan se- buah kabel saklar. “Hasil analisa labfor dan jibom tersangka beren- cana membuat bom TATP yang merupakan bahan pe- ledak berkekuatan tinggi,” sambung Setyo. Tersangka telah dibawa ke Rutan Mako Brimob Kelapa Dua dan polisi telah mengaman- kan barang bukti yang dite- mukan. [VEN/W-11]

VENTO SAUDALE Lokasi penggerebekan terduga teroris di Jalan Raya Puncak, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor diberi garis polisi, Minggu (6/5).

dan Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi. Berdasarkan pemeriksa- an, ketiganya berencana menyerang anggota Polri di Pos Polantas Gadog dengan senjata tajam. Selain itu,

mereka juga merancang bom bunuh diri di Mako Brimob Kedung Halang je- lang Lebaran 2018. "Kesiagaan selalu jadi prioritas, kami pasti ting- katkan kewaspadaan," kata

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Andi M Dicky, Selasa (8/5). Instruksi tersebut berla- ku bagi seluruh anggota Polri di lingkup wilayah Kabupaten Bogor. Seluruh

Ratusan Anak Ikuti Edukasi Penyelamatan Terumbu Karang

SP/CARLOS ROY FAJARTA BARUS Ratusan anak sekolah dasar di wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu mengantre untuk masuk Sea World Ancol, Jakarta Utara mengikuti edukasi terumbu karang, Selasa (8/5) pagi.

[JAKARTA] Ratusan pel- ajar dari 15 sekolah dasar di DKI Jakarta maupun Kepulauan Seribu mengi- kuti kegiatan edukasi pe- nyelamatan terumbu ka- rang serta dalam memperi- ngati Corak Day 2018 di Sea World Ancol, Jakarta Utara, Selasa (8/5). Manager Corporate C o mm u n i c a t i o n P T Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rika Lestari mengata- kan, selain melaksanakan edukasi terumbu karang, p i h a k n y a b e r s a m a Lembaga Ilmu Pengeta- huan Indonesia (LIPI) juga melaksanakan kegiatan edutainment.

"Kita melaksanakan lomba melukis terumbu ka- rang tingkat sekolah dasar dan dongeng anak bertema Terumbu Karangku yang malang untuk memupuk rasa peduli dan cinta biota laut sejak dini bagi anak-a- nak," ujar Rika. Setiap 8 Mei, masyara- kat dunia memperingati Hari Terumbu Karang atau Coral Day, sehingga pihak Ancol bekerja sama dengan institusi terkait melakukan berbagai event untuk me- nyadari pentingnya terum- bu karang. D a r i d a t a P u s a t Penelitian Oseanografi LIPI, terumbu karang

Indonesia memiliki luas se- kitar 2,5 juta hektare meru- pakan bagian dari 67% te- r umbu ka r ang dun i a . Namun yang cukup miris adalah 68% terumbu ka- rang Indonesia dalam kon- disi cukup dan jelek (tutup- an karang kurang dari 50%). Bahkan, di beberapa lo- ka s i pe r a i r an s epe r t i Banten, Jakarta, Jepara, dan Cilacap kondisi tutup- an terumbu karang masuk kategori rusak disebabkan keberadaan sampah atau- pun cara menangkap ikan menggunakan pukat hari- mau maupun bom ikan. [C-7]

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker