ID180208

KAMIS 8 FEBRUARI 2018

24

Investor Daily/ANT

Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Oleh sebab itu, kementerian dan lembaga terkait diinstruksikan untuk melak- ukan upaya sesuai tugas dan kewen- angannya untuk menjamin keber- langsungan JKN dan meningkatkan kualitas pelayanan. Menurut Puan terdapat bauran dalam penguatan pembiayaan JKN yang sudah diproses dan mayoritas sudah selesai dilakukan di antaranya cakupan penerima bantuan iuran (PBI), biaya operasional, perbaikan manajemen klaim fasiltas kesehatan (faskes), perbaikan sistem rujukan dan rujuk balik, penanganan tung- gakan pemda, serta peran pemda melalui pajak rokok. Semen t a r a i t u , Depu t i Bi d - ang Koordinasi Penanggulangan Perusahaan konsultan riset McKin- sey & Co pada pengujung tahun 2017 memprediksi sekitar 800 juta pekerja di seluruh dunia akan ke- hilangan pekerjaan hingga tahun 2030 mendatang, karena tergantikan robot dan teknologi otomasi. “Di sisi lain masih terbuka peluang kerja lain akibat digitalisasi bisnis, yang akan menciptakan masyarakat bisnis yang mandiri dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital,” kata dia di Nusadua, Selasa (6/2) seperti dilansir Antara . (th) internasional yang menaungi 330 or- ganisasi jaminan sosial dari 158 negara di seluruh dunia. Bambang menjelaskan, belakangan ini memang sejumlah sektor sudah bersiap mengurangi pekerjanya, seperti pengelola tol yang mengur- angi pekerja layanan pembayaran tol dengan layanan penggunaan kartu. Di sektor perbankan juga bersiap untuk mengurangi pegawainya karena akan meningkatkan layanan secara online , begitu juga dengan layanan tiket- ing pesawat, kereta dan kapal yang akan menggunakan mesin anjungan mandiri. but, perseroan juga berhasil menjaga kualitas kredit dengan menekan rasio kredit bermasalah ( non performing loan /NPL) berada pada level 2,59%, turun dari tahun sebelumnya 2,88%. Perseroan juga aktif melakukan re- strukturisasi kredit untuk tetap men- jaga rasio NPL. Untuk segmen men- engah telah direstrukturisasi 77,47%, kredit ritel 19,94%, dan konsumer sebesar 2,59%. Direktur PRK dan Pendanaan BRI Agro Ebeneser Girsang mengun- gkapkan, untuk dana pihak ketiga (DPK) perseroan berhasil menghim- pun Rp 12,42 triliun, tumbuh 34,71% (yoy). Tahun ini perseroan akan meningkatkan potofolio dana murah ( current account saving account / CASA) menjadi 22%, dari posisi tahun lalu sebesar 14,7%. Untuk rasio keuangan, pihaknya mencatat rasio permodalan ( capital adequacy ratio /CAR) berada pada posisi 29,7%. Tahun ini pihaknya juga akan menerima suntikan modal dari induk sebesar Rp 1 triliun. Rencana Akuisisi Agus juga mengatakan, terkait ren- cana akuisisi bank kecil diharapkan satu dari dua bank bisa terealisasi tahun ini. Pihaknya pun telahmenyiap- kan anggaran sekitar Rp 500 miliar sampai Rp 1 triliun untukmengakuisisi kedua bank tersebut. “Akhir kuartal ini bisa dilihat calonnya, kami harap tahun ini satu bank sudah bisa, dengan ang- garan Rp 500-600 miliar,” kata Agus. Namun, rencana tersebut belum disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rencana bisnis bank (RBB). Pihaknya akan merevisi RBB setelah menemukan calon bank yang cocok untuk diakuisisi. Perseroan mengaku akan mengin- car kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) I dengan core bis- nis sejalan dengan BRI Agro. Agus menambahkan, harapan dari induk terkait akuisisi tersebut adalah untuk memperbesar pertumbuhan bisnis anorganik BRI. Untuk anggaran yang disiapkan tersebut berasal dari rights issue sekitar Rp 1,9 triliun. Hasil dana tersebut juga untukmemenuhi modal inti Rp 5 triliun sehingga BRI Agro bisa naik kelas menjadi bank umum kegiatan usaha (BUKU) III. “BUKU III pertengahan tahun bisa terealisasi, rights issue awal semester kedua untuk bisa ekspansi bisnis juga,” kata Agus. (nid)

JAKARTA – Kementerian Koordin- ator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menilai pentingnya penajaman reko- mendasi bauran kebijakan tindak lanjut untuk memperkuat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu disampaikan Menko PMK Puan Maharani Puan kepada men- teri, kepala lembaga yang hadir dalam rapat tingkat menteri tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan KesehatanNasional di Kantor Kemenko PMK, Rabu (7/2). “Rakor pada hari ini akan mempertajam reko- mendasi bauran kebijakan yang perlu ditindaklanjuti dalam memperkuat pelaksanaan program JKN,” kata Puan seperti dilansir Antara . Presiden sudah mengeluarkan Inpres Nomor 8 Tahun 2017 tentang NUSADUA – Indonesia akan ke- hilangan 50 juta peluang kerja akibat penyimpangan ( disruptive ) ekonomi dari revolusi digital atau revolusi in- dustri keempat (4.0), sehingga semua pihak harus siap menghadapinya termasuk pengelola jaminan sosial seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Hal itu dikemukakan Menteri Per- encanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro ketika membuka seminar internasional Expanding Social Security Coverage in The Disruptive Economy Era di Nusadua, Bali, pada 6 Februari 2018. Mengutip Mckinsey, dia mengatakan fenomena tersebut sudah terjadi pada sejumlah sektor bisnis. Hal itu merupakan salah satu topik bahasan dalam gelaran seminar in- ternasional itu untuk mengantisipasi 10 tantangan global yang direko- mendasikan oleh ISSA dan BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi tuan rumah seminar tersebut. Kondisi ini dinilai disruptive atau gangguan kar- ena akan mengubah tatanan pereko- nomian konvensional yang selama ini berjalan. ISSA adalah organisasi JAKARTA – PT Bank Rakyat In- donesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) membukukan laba bersih sebesar Rp 140 miliar pada 2017, tumbuh 35,92% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 103 miliar. Tahun ini, perseroan optimistis mem- bukukan pertumbuhan laba bersih 60-64% secara tahunan ( year on year /yoy). Direktur Utama BRI Agro Agus Noorsanto mengatakan, laba tersebut didorong oleh pendapatan bunga bersih ( net interest income /NII) yang tumbuh 23,5% menjadi Rp 503 miliar. Sedangkan pendapatan nonbunga turun 19,3% menjadi Rp 55 miliar. Tahun ini ditargetkan pendapatan berbasis komisi ( fee based income ) tumbuh 50% (yoy). “Selain itu, pertum- buhan laba didorong dari penyaluran kredit sebesar Rp 10,98 triliun, tumbuh 34,23% (yoy),” jelas Agus di Jakarta, Rabu (7/2). Strategi yang dilakukan perseroan tahun ini untuk mencapai target laba antara lain dengan mencairkan undisbursed loan karena pihaknya optimistis hampir 50% dari per- mintaan kredit belum ditarik di paruh kuartal terakhir tahun lalu. Hal tersebut diyakini akan meningkatkan pendapatan bunga tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu. Selain itu, dengan menargetkan pertumbuhan kredit tumbuh 35%, maka diharapkan margin bunga ber- sih ( net interest margin /NIM) bisa naik pada kisaran 5% tahun ini agar bisa mendorong pertumbuhan laba. “Tumbuh 60% itu target minimal, induk (BRI) justru mendukung kami tumbuh double , untuk itu kami akan fokus meningkatkan segmen yang berpotensi,” ungkap Agus. Di samping itu, perseroan menem- patkan aset-aset di Bank Indonesia (BI) dengan rate di atas 4%. Hal terse- but juga bisa dioptimalkan untuk men- jadi tambahan permodalan perseroan sehingga memperkuat bisnis untuk ekspansi. Sementara itu, Direktur Bisnis BRI Agro Zuhri Anwarmemaparkan, kredit menengah yang disalurkan perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp 6,96 triliun, kredit ritel sebesar Rp 3,37 triliun, dan kredit konsumer sebesar Rp 657 miliar. Pada 2017, fokus bisnis perseroan mayoritas masih di agribis- nis dengan komposisi sebesar 65% dan nonagribisnis sebesar 35%. Dengan membaiknya kinerja terse-

Gubernur Bi Ajak Untuk Investasi Di Indonesia Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kiri) berbincang dengan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kanan) usai memberikan pandangannya pada acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2018 di Jakarta, Rabu (7/2). Dalam pandangannya Agus mengatakan, ekonomi di tahun ini akan lebih dari tahun sebelumnya yang mencapai 5,07%. sehingga investor domestik ataupun luas bisa meningkatkan investasi di Indonesia.

pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini akan lebih besar. “Kalau per- mintaan kredit tumbuh, suku bunga akan sulit turun lagi dari level saat ini,” kata Hariyono. Oleh karena itu, jelas dia, upaya untuk menur unkan suku bunga kredit menjadi single digit juga akan lebih sulit bagi perseroan. Hariyono menambahkan, saat ini tergantung dari kondisi pasar dalammenurunkan suku bunga kredit. Peluang Tipis Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, peluang untuk melong- garkan instrumen bunga acuan sudah sangat terbatas pada 2018, sehingga Bank Sentral lebih mengandalkan kebijakan makropr udensial, dan instrumen nonbunga untuk memacu pemulihan pertumbuhan ekonomi. Usai berbicara di Mandiri Invest- ment Forum, Jakarta pada Rabu (7/2), Agus mengatakan otoritas moneter hanya memiliki peluang tipis untuk kembali menurunkan BI 7DRRR dari level saat ini yang sebesar 4,25%, karena dinamika ekonomi global yang mengindikasikan kenaikan suku bunga acuan bank sentral neg- ara-negara maju. “Kami mempertim- bangkan ketika negara negara maju sudah menaikkan suku bunganya, ekonominya kian pulih, juga faktor kenaikan harga minyak dunia,” ujar Agus seperti dilansir Antara . Bank Sentral terakhir kali menur- unkan suku bunga acuan pada Okto- ber 2017, dari 4,5% ke 4,25%, karena inflasi yang terus menurun saat itu. Pemangkasan suku bunga acuan itu jugamelengkapi pelonggaranmoneter yang terbilang agresif oleh BI sejak Desember 2015 hingga Oktober 2017 sebesar 200 basis poin. Namun, pen- urunan suku bunga acuan itu, belum diikuti dengan penurunan signifikan suku bunga di perbankan. Saat menjadi pembicara di hadapan 600 investor tersebut, Agus juga mengungkapkan BI hanya akan mengandalkan instrumen nonbunga dan makroprudensial untuk men- stimulus pemulihan pertumbuhan ekonomi. (ris) dimaksud pada ayat (1) merupakan suatu kondisi di mana dalam per- encanaan kas dana jaminan sosial kesehatan untuk tiga bulan ke depan diperkirakan akan terjadi saldo negatif paling singkat pada bulan kesatu dan/ atau bulan kedua walaupun telah diberikan dana talangan dari BPJS Kesehatan . Sedangkan Ayat 7 menyatakan, dalam hal BPJS Kesehatan masih mengalami kesulitan likuiditas dana jaminan sosial kesehatan setelah dilakukannya proses pembayaran dana Iuran PBI paling banyak tiga bulan ke depan, BPJS Kesehatan dapat menyampaikan surat tagihan dana iuran PBI untuk satu bulan berikut- nya sebelum berakhirnya periode tiga bulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (th)

urunkan suku bunga pinjaman juga menjadi pertimbangan mengingat peran BNI juga sebagai agent of devel- opment . “BNI telah menerapkan suku bunga kredit di single digit sejak 1-2 tahun belakangan ini, utamanya kredit untuk KUR/UMKMdan kredit-kredit yang mendukung infrastruktur dan dengan tetap mempertimbangkan fak- tor risiko yang melekat pada debitur,” terang Herry. Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Haru Koesmahargyo juga mengatakan, r uang untuk menur unkan suku bunga kredit tahun ini masih ada. Potensi penurunan suku bunga kredit diperkirakan bisa 25 basis poin (bps) sampai dengan 50 bps tahun 2018. “Kami memang lihat masih ada ruang penurunan bunga kredit, karena saat ini kredit korporasi sudah single digit , konsumer kami harap bisa turun, tapi kalau mikro masih belum karena sulit. Ruang penurunan tahun depan bisa 25-50 bps,” kata Haru. Sementara itu, Direktur Keuangan PT Bank Maybank Indonesia Tbk Thila Nadason menyebutkan, tahun ini pihaknya masih melihat ruang penurunan suku bunga kredit. Men- urut dia, hal tersebut harus dilakukan karena persaingan akan semakin ketat jika suku bunga perseroan tidak diturunkan. Berdasarkan data SBDK Maybank Indonesia per 31 Desember 2017, bunga kredit korporasi sudah satu di- git, yakni 9,70% dan bunga KPR 9,50%. Sedangkan suku bunga kredit lainnya masih berada di posisi dua digit, sep- erti kredit ritel 11,0%, kredit mikro 18,30%, bunga non-KPR 10,75%. “Kami harap bisa turun walaupun sedikit 5-10 bps, tapi belum pasti karena kami masih melihat situasi lebih dulu, yang jelas ada potensi turun tergantung demand dan kondisi ekonomi,” jelas Thila. Di sisi lain, Direktur Utama PT Bank Mayapada Internasional Tbk Hariyono Tjahjarijadi menjelaskan, suku bunga kredit akan sulit turun apabila pertumbuhan kredit lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Men- ingkatnya permintaan karena prediksi sektor riil akan tumbuh, mengingat Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam rangka mencairkan anggaran penerima bantuan iuran (PBI) dari pemerintah. Aturan tersebut dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 10/PMK.02/2018 tentang Tata Cara Penyedian, Pen- cairan, dan Pertanggung Jawaban Dana Iuran Jaminan Kesehatan Pen- eriman Bantuan Iuran. PMK tersebut Sri Mulyani pada 1 Februari 2018 dan diundangkan pada 2 Februari 2018. Pada Pasal 7 Ayat 1 dari PMK tersebut disebutkan, dalam hal terjadi kesulitan likuiditas dana jaminan so- sial kesehatan, BPJS Kesehatan dapat menyampaikan surat tagihan dana Iuran PBI kepada KPA untuk paling banyak tiga bulan ke depan . Ayat 2 menyatakan, kesulitan likuiditas dana jaminan sosial kesehatan sebagaimana

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menilai persaingan pasar akan mendorong bank berlomba-lomba untuk menurunkan suku bunga kredit. Pasalnya, kinerja perbankan telah kembali sehat yang tercermin dari perolehan laba yang mulai tumbuh.

and Compliance PT Bank Tabungan Negara (Perser o) Tbk (BTN) Mahelan Prabantarikso mengun- gkapkan, persaingan bunga kredit yang ketat dari perbankan tidak lepas dari penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Day Reverse Repo rate (BI 7DRRR). Namun, pada prinsipnya perbankan secara rata-rata sudah menurunkan suku bunganya menjadi single digit , termasuk BTN. “Tahun ini BTN memiliki potensi penurunan suku bunga akan berada di kisaran 50-200 basis poin (bps),” kata Mahelan kepada Investor Daily , Rabu (7/2). Mahelanmenambahkan, jenis kredit yang akanmengalami penurunan suku bunga yakni sektor konsumer dan kredit komersial, khususnya yang berkaitan dengan perumahan. Meski demkikian dia berpendapat, rata-rata suku bunga bisa diarahkan ke single digit, hanya saja penyesuaiannya memang butuh waktu. Sebab, tambah dia, sumber dana perseroan ada yang bersumber dari dana jangka panjang. Hal tersebut membuat penyesuaian suku bunga perseroan menunggu jatuh tempo selesai. Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Herry Sidharta mengungkapkan, persaingan bunga kredit perbankan akan bertambah ketat tahun ini, seiring dengan adanya sumber pendanaan lain seperti cor- porate bond yang akan meningkat sesuai dengan perkiraan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, imbauan dan harapan pemerintah untuk perbankan men- BUMD, Pemerintah Daerah serta mengoptimalkan pelaksanaan pro- gram JKN,” ujar Choesni. Menurut dia, Kejaksaan Agung memiliki kerja sama dengan BPJS dengan adanya sosialisasi pemantauan dan evaluasi bersama, pemetaan untuk melakukan pemantauan, sosialisasi dan evaluasi serta mengerjakannya bersama rencana aksi yang akan dilaksanakan tahun ini dan dilaporkan setiap tiga bula sekali ke presiden. Namun, sewaktu-waktu jika diper- lukan maka sembilan kementerian atau lembaga tadi harus siap. Skema Pencairan PBI Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan aturan yang memberikan fleksibilitas skema bagi Badan Penyelenggara

Ketua Umum Perbanas Kar tika Wirjoatmodjo mengungkapkan, penurunan bunga kredit didasari oleh persaingan dalam menyalurkan kredit antar bank. Untuk tahun ini diperkirakan suku bunga kredit sektor konsumer dan korporasi yang akan turun tajam. “Kalau tahun lalu menurunkan bunga itu adalah himbauan, tapi tahun ini keharusan. Penurunan bunga kredit seperti perusahaan korporasi yang rating AAA sudah turun drastis, harapannya tahun ini natural saja,” kata Kartika yang akrab disapa Tiko ini di Jakarta, Rabu (7/2). Tiko menjelaskan, penurunan suku bunga kredit per segmen berbe- da-beda. Namun, untuk kredit pemi- likan rumah (KPR) perbankan sudah ada yang berada di kisaran 7% untuk jangka pendek. Sejak tahun lalu, lan- jut Tiko, rata-rata suku bunga kredit perbankan telah berada di angka satu digit. Tahun ini pun ruang penurunan bunga kredit masih besar. Tiko yang juga direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk men- jelasan, untuk suku bunga KPR fixed rate perseroan sudah ada yang di bawah 6%, yakni 5,8% sampai 5,99%. Untuk kredit korporasi perseroan telah memberikan bunga single digit dan masih ada ruang penurunan. Per 30 November 2017, suku bunga dasar kredit Bank Mandiri untuk sektor korporasi dan ritel sudah satu digit, masing-masing di level 9,95% dan 9,95%. Sedangkan suku bunga mikro 17,75%, bunga KPR 10,25%, dan non- KPR 12,00%. Senada, Direktur Risk, Strategic, Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK Tb Achmad Choesni mengatakan, penyelenggaraan JKN sesuai dengan Intruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optim- alisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Choesni menjelaskan, dalam In- pres itu disebutkan bahwa presiden mengintruksikan kepada sembilan kementerian atau lembaga dan para gubernur serta para bupati, untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan mas- ing-masing dalam rangka menjamin keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan yang optimal bagi peserta JKN. “Sebagai contoh, ada Kejaksanaan Agung terkait rencana aksinya untukmembantu penegakkan kepatuhan hukum terhadap BUMN,

Made with FlippingBook flipbook maker