SP200629

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Senin, 29 Juni 2020

> 8 Ekonomi & Keuangan mengungkapkan, realisasi stimulus fiskal penanganan Covid-19 meningkat. Realisasi Stimulus Fiskal Meningkat Menkeu Sri Mulyani Indrawati

Waspada Obat Penangkal Covid-19 Masyarakat harus waspada terhadap klaim obat dan ramuan herbal yang diklaim mampu menangkal Covid-19. Kesra & Budaya > 12

54.010

22.936

2.754

11.114

5.865

625

10.111.151 501.879 DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI MINGGU (28/6) PUKUL 21.00 WIB 5.483.535

Jokowi Ancam Reshuffle KinerjaMenteri Tangani Covid-19 Dinilai Lamban

Pengakhiran PSBB Transisi, DKI Diminta Hati-hati

Poin-poin Kejengkelan Presiden Jokowi 1. Menteri dinilai masih bekerja biasa-biasa saja seperti dalam suasana normal. 2. Menteri dinilai tidak memiliki sense of crisis yang sama. 3. Belanja kementerian dan lembaga untuk penanganan Covid-19 lamban. 4. Pencairan anggaran stimulus ekonomi lamban. 5. Menteri diminta mengatasi berbagai hambatan, termasuk hambatan regulasi. 6. Presiden siap mempertaruhkan reputasi politik. 7. Presiden mempertimbangkan berbagai tindakan luar biasa, di antaranya membubarkan lembaga dan reshuffle .

yang mengganggu,” katanya. Saat membuka rapat kabi- net, Jokowi mengatakan, sua- sana 3 bulan terakhir ini ada- lah suasana krisis akibat me- rebaknya pandemi Covid-19. Namun, dia melihat belum ada pandangan yang sama da- lam diri para menteri dan pimpinan lembaga pemerin- tahan lainnya dalam mengha- dapi situasi yang sedang kri- sis. “Suasana dalam 3 bulan ke belakang ini dan ke depan, mestinya yang ada adalah su- asana krisis. Kita juga mesti- nya, juga semuanya yang ha- dir di sini sebagai pimpinan, sebagai penanggung jawab, kita yang berada di sini ini bertanggung jawab kepada 267 juta penduduk Indonesia. Ini tolong digarisbawahi, dan perasaan itu tolong kita sama. Ada sense of crisis yang sa- ma,” kata Jokowi.

Dia meminta jajaran men- terinya berhati-hati dalam menghadapi krisis sebagai dampak pandemi Covid-19. Mengutip data Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), pertumbuh- an ekonomi dunia diperkirakan mengalami kontraksi atau mi- nus 6% hingga 7,6%. Tidak hanya itu, Bank Dunia me- nyampaikan, pertumbuhan ekonomi dunia bisa minus 5%.

[JAKARTA] Lambannya kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju dalam mengatasi pandemi Covid-19 membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekesalannya.

[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta diminta memperhitungkan seca- ra cermat dan hati-hati sebelum memutuskan apakah akan mengakhiri pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi pada akhir Juni. Pasalnya, saat ini penambahan kasus baru ma- sih terjadi di Ibu Kota dalam jumlah yang tidak sedikit. Demikian disampaikan epidemiolog dari Fakultas Ke s eha t an Ma sya r aka t Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, saat dihubungi SP Minggu (28/6) malam. Dia mengakui angka reproduksi efektif atau effec- tive reproduction number (Rt) kasus Covid-19 di DKI Jakarta memang telah menurun. Namun, ini tidak bisa jadi patokan untuk mengakhiri

riksaan swab dengan me- tode polymerase chain reaction (PCR) semakin masif, tetapi memang orang yang terinfeksi banyak. Logikanya, kalaupun kapasitas pemeriksaan PCR terus diting- katkan, tetapi penularannya rendah, maka tentu penambah- an kasus baru tidak setinggi saat ini. “Dengan penambahan kasus di DKI yang di atas 100 (per hari) mengindikasikan penularan virus ini masih tinggi,” ungkapnya. Selain itu, lanjut Tri, positivity rate atau kasus positif dibandingkan jumlah orang yang diperiksa di DKI Jakarta masih fluktuatif. “Kadang di 4,8%, lalu 5,1%, dan 5,2%, yang artinya masih tinggi,” kata Tri.

masa transisi akhir Juni 2020 dan masuk ke new normal atau adaptasi kebiasaan baru. “Meski Rt turun, tetapi apakah DKI Jakarta aman mengakhiri transisi danmasuk ke new normal? Jawabannya tidak, karena kasusnya masih banyak,” kata Tri. Menurut Tri, belajar dari negara lain, umumnya mene- rapkan new normal ketika kasusnya nol. Di DKI Jakarta, dalam sehari penambahan kasus lebih dari 100 atau dalam seminggu paling sedikit 800 kasus. “Jumlah ini tergolong masih tinggi,” ujarnya. Banyaknya kasus baru bukan semata karena peme-

Ia terlihat marah saat me- mimpin rapat kabinet paripur- na yang digelar pada Kamis (18/6) lalu. Di akhir penga- rahannya kepada para menteri dan p imp i nan l embaga , Presiden melontarkan soal pe- rombakan kabinet ( reshuffle ) sebagai salah satu tindakan luar biasa yang akan dilaku- kan menyikapi situasi yang dihadapinya. Kemarahan Presiden tam- pak dari tayangan video berdu- rasi 10 menit, yang diunggah Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Negara, di akun resmi Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6).

“Dan saya membuka, en- tah langkah-langkah politik, langkah-langkah kepemerin- tahan, akan saya lakukan. Bisa membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle. Sudah ke- p i k i r an ke mana -mana . Tindakan-tindakan yang extraordinary akan saya laku- kan,” tegasnya, sebelum mengakhiri pengarahannya. Jokowi menegaskan, diri- nya siap mempertaruhkan re- putasi politiknya. “Asal untuk rakyat, untuk negara, saya pertaruhkan reputasi politik saya. Sekali lagi tolong ini benar-benar dirasakan kita se- mua. Jangan sampai ada hal

bersambung ke hal > 5

bersambung ke hal > 5

Penumpang Positif Covid-19 Terbang dari Bandara Soekarno-Hatta

[TANGERANG] Seorang penumpang yang positif terinfeksi Covid-19 lolos terbang dengan Garuda Indonesia nomor pener- b a n g a n GA 6 8 2 d a r i Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (26/6) malam, menuju Bandara Domine Eduard Osok, Sorong. Hal itu di- ketahui setelah penumpang berinisial WH (20) tiba di Sorong pada Sabtu (27/6) pagi lalu. Mengetahui hal tersebut, PTAngkasa Pura II selaku p e n g e l o l a B a n d a r a Soekarno-Hatta berjanji me n g i n v e s t i g a s i n y a . “Sejauh ini kita sudah da- patkan informasi dari K a n t o r K e s e h a t a n Pelabuhan (KKP), baik yang ada di Bandara Soetta dan o t o r i t a s Banda r a

Domine Edward di Sorong. Dan mereka akan segera menginvestigasi serta me- lacak sesuai SOP penangan- an Covid-19,” ungkap Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Febri Toga Simatupang, Minggu (28/6). Dia mengungkapkan, kewenangan pemberian izin bagi para penumpang pe- sawat untuk bisa terbang ke daerah tujuannya itu memang berada di tangan KKP Banda r a Soe t t a . “Angkasa Pura II tidak melakukan pengecekan karena kita hanya memfa- silitasi petugas KKP, Satgas Covid-19, dan Pemprov dengan menyediakan tem- pat. Jadi kalau masalah clearance penumpang

untuk bisa terbang ke ban- dara tujuan atau keluar kota yang mengeluarkan KKP dan Satgas Covid-19

y a ng a d a d i Ba nd a r a Soetta,” jelasnya. bersambung ke hal > 5

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.295 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook - Online catalogs