SP161111

Metropolitan

Suara Pembaruan

27

Jumat, 11 November 2016

Bawaslu Laporkan Pelanggaran Kampanye

Pelajar Jadi Korban Penjambretan Seorang pelajar yang sedang melintas di Jalan Muara Karang Utara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara menjadi korban penjambre- tan, Jumat (11/11) pagi. Pihak kepolisian lang- sung mengamankan Jaenudin. Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Rahmat Sujatmiko, mengatakan anggota patroli yang sedang hendak me- laksanakan apel berhasil menangkap penjambret. "Korbannya seorang pelajar yang saat itu sedang berjalan kaki untuk berang- kat sekolah dari Muara Karang ke arah Sekolah Diakonia di Jalan Pluit Utara Raya," ujar Rahmat. Korban dari aksi yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu bernama Michael (16), warga Muara Karang, Kelurahan Pluit. Telepon genggamnya direbut paksa oleh Jaenudin dan reka- nya, yang saat itu menggu- nakan sepeda motor. Korban berteriak minta to- long. Teriakannya didengar warga dan polisi. Pelaku panik dan terjatuh dari mo- tornya. Namun, satu pelaku lainnya berhasil lolos. Jaenudin (25), adalah warga Muara Baru Penjaringan yang mengaku melakukan aksinya karena sedang tidak memiliki uang untuk kebutuhan hidup se- hari-hari. [C-7] Para veteran yang ting- gal di Kota Bekasi, Jawa Barat, akan mendapat uang insentif dari Pemerintah Kota Bekasi. Pemberian insentif ini sebagai penghargaan dan ungkapan rasa terima kasih pemerintah daerah atas ja- sa mereka dalam memper- juangkan kemerdekaan. Rencananya, pemberian in- sentif dilakukan pada Januari 2017 mendatang. "Pemberian insentif ke- pada veteran Kota Bekasi sebagai wujud penghargaan pemerintah atas jasa mere- ka sebagai pahlawan," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kamis (10/11). Sebagai perbandingan, kata dia, Ketua RT, hansip, hingga kader Posyandu su- dah mendapat uang insen- tif. "Masak, para veteran ini tidak diberikan insentif," ucapnya. Rahmat menjanjikan pemberian uang insentif ter- sebut saat memperingati Hari Pahlawan di Alun-alun Kota Bekasi. Nantinya, pemberian insentif sebesar Rp 1 juta kepada masing-masing ve- teran. Dana tersebut, akan diambil dari APBD 2017. [160] Veteran Kota Bekasi Dapat Uang Insentif

[JAKARTA] Kampanye P em i l i h a n Gu b e r n u r (Pilgub) DKI Jakarta 2017 DKI baru berlangsung dua pekan. Namun, Badan P e n g a w a s P e m i l u (Bawaslu) sudah menemu- kan sejumlah dugaan pe- langgaran. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DK I J a k a r t a Mi ma h Susanti, Kamis (10/11), mengatakan, dugaan pe- langgaran ditemukan sela- ma kurun waktu 28 Oktober hingga 7 November 2016. Dugaan pelanggaran yang ditemukan antara lain politik uang yang saat ini dalam proses pembuktian dan penggunaan fasilitas negara. Selain itu, pihaknya juga menemukan dugaan pelanggaran karena tim pa- sangan calon melibatkan anak-anak dalam kampa- nye. Bawaslu Jakarta meli- batkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) un- tuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut. Pelanggaran lainnya adalah penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan kam- panye dan pemasangan alat peraga kampanye seperti spanduk oleh relawan yang belum terdaftar di Bawaslu. Bawaslu juga menemu- kan relawan pasangan ca- lon yang melakukan kam- panye namun tidak memi- liki izin. Ada juga pelanggaran berupa gangguan kepada pasangan calon saat kampa- nye di tiga titik di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, pa- dahal memiliki izin untuk kampanye. Untuk dugaan pelang- [JAKARTA] Anggota Tim Kampanye Basuki-Djarot (Badja) bidang Kampanye dan Sosialisasi, Merry Hotma mengatakan, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyatakan tingkat elektabilitas pasangan ca- lon (paslon) nomor urut dua semakin menurun tidak bi- sa dijadikan patokan hasil P em i l i h a n Gu b e r n u r (Pilgub) DKI 2017. Tingkat elektabilitas Ahok-Djarot menurun hingga di bawah angka 30% “Menurut kami, tim kampanye Badja, hasil itu enggak benar. Tidak mung- kin tingkat elektabilitas Ahok dan Djarot menurun seperti itu. Tetapi itu kan masalah metode surve, ya masalah angka seperti itu tidak bisa kami jadikan se- bagai patokan dalam me- menangkan Pilgub DKI 2017,” kata Merry Hotma,

dan mengajak mereka ber- dialog saat ditolak. "Saya juga akan datangi kayak Pak Djarot. Namun, kalau tadi (lokasi kampa- nye di Kedoya Utara) tidak mungkin," ujar Basuki di k e d i ama n n y a , P a n t a i Mu t i a t a , Pen j a r i ngan , Jaka r t a Ut a r a , Kami s (10/11). Kemarin, Basuki me- mang tidak jadi kampanye di Kedoya Utara, Jakarta Barat karena ada penolakan dari segelintir orang yang mengaku dari ormas Islam. Padahal di lokasi tersebut juga sudah dijaga ketat oleh banyak petugas kepolisian bersenjata lengkap. Penolakan-penolakan tersebut, katanya, tidak mengganggu jadwal kam- panye yang telah disusun- nya. Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut ti- ga, Sandiaga Uno menyan- tap sate kulit Galur saat di- jamu makan siang oleh warga bernama Nadiroh warga RW 05 , Galur, Jakarta Jakarta Pusat. Sandiaga seusai diarak keli- ling Pasar Gembrong Lama langsung diajak warga ma- kan siang. [Ant/D-14/C-7] Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat memperoleh dukungan sebesar 24,6 %. Diikuti ditempat kedua, pa- sangan Agus Harimurti Yu d h o y o n o - S y l v i a n a Murni memperoleh du- kungan 20,9 %. “Dan tempat ketiga ada pasangan Anies-Sandi yang memperoleh dukungan se- besar 20 %. Sedangkan me- reka yang menyatakan ra- hasia, tidak menjawab, dan belum memutuskan sebesar 34,5 %,” ujarnya. Meski unggul, lanjut- nya, elektabilitas Ahok te- rus merosot. Saat ini, di November 2016, elektabili- tas Ahok sudah di bawah 30 %, yaitu diangka 24,6 %. Artinya, tingkat elekta- bilitas Ahok turun sebanyak 6,8 % dari survei yang sa- ma di bulan Oktober 2016 yang tingkat elektabilitas- nya mencapai 31,4 %. [LEN/D-14]

ANTARA/M Agung Rajasa Pendukung calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S. Uno memakai atribut kampanye di Johar Baru, Jakarta, Kamis (10/11).

garan tersebut, Bawaslu Jakarta sudah melaporkan- nya kepada pihak berwe- nang untuk ditindaklanjuti. Mimah juga menying- gung adanya laporan dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang merasa diru- gikan dengan penayangan v i deo saa t Basuk i d i Kepulauan Seribu. "Kami mengirim surat ke Dinas K o m u n i k a s i d a n I n f o rma t i k a P r ov i n s i Jakarta agar menghentikan video itu karena pelanggar- an," katanya. Di r ek t u r Eks eku t i f Perludem Titi Anggraini me- ngatakan, Pilkada berprinsip jujur, terbuka dan dialogis. Seluruh pasangan calon ber- hak mendapatkan perlakuan yang adil dan setara. Titi menekankan bahwa tiap pasangan calon harus mendapatkan rasa aman Internal PDIP sendiri melihat tingkat elektabili- tas Ahok dan Djarot justru semakin meningkat kare- na kinerja keduanya su- dah jelas ada dan terbukti d i n i kma t i o l eh wa rga Jakarta. Hal itu juga dibukti- kan, Ahok dan Djarot sela- ma masa kampanye turun ke wilayah-wilayah yang dinilai belum tersentuh program pembangunan atau permasalahan yang dialami warga belum ter- selesaikan. Ia membantah bila ada pandangan mesin partai in- ternal PDIP masih bergerak lamban karena masih be- lum sependapat mengusung Ahok sebagai calon guber- nur DKI dalam Pilgub DKI 2017. Ditegaskan, seluruh mesin internal partai PDIP terus bergerak kencang un- tuk memenangkan Ahok Jumat (11/11).

dan diproteksi haknya sela- ma ma s a k amp a n y e . "Buktikan pada publik bah- wa warga Jakarta berdemo- krasi secara maju, dewasa dan matang," ujarnya. Para calon, kemarin, melakukan kampanye di berbagai tempat. Calon no- mo r u r u t s a t u , Agu s Harimurti Yudhoyono me- ninjau perumahan warga di Jalan Haji Kamang, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dalam kunjungan ini Agus yang mengenakan ka- os hitam lengan pendek berlogo bendera Merah Putih di lengan kanan men- dengarkan keluh-kesah warga terkait semakin pa- rahnya kemacetan di wila- yah Pondok Labu serta ban- jir luapan air Kali Grogol yang kerap melanda permu- kiman warga. "Di sini kalau banjir air- nya sampai masuk ke “Siapa bilang seperti itu. Justru mesin intenal partai kami terus bergerak kencang,” tuturnya. Di tempat terpisah, Ahok tidak mempermasa- lahkan turunnya elektabili- tas dari hasil survei yang dilakukan oleh LSI. "Saya kira gini, petahana itu tidak usah fokus soal survei. Kamu kerja saja. Saya su- dah bilang kan, saya di sini (DKI) sampai Oktober 2017," ujar Basuki. Ia juga memastikan, se- panjang 2017 nanti akan terlihat banyak sekali pro- yek-proyek yang diresmi- kan sehingga akan membu- at Jakarta berbeda. Sekretaris DPW Partai Nasdem sekaligus Wakil Ketua Tim Pemenangan B a s u k i - D j a r o t , Wi b i Andrino mengatakan, apa- Proyek Diresmikan dan Djarot.

P o s y a n d u , a l a t - a l a t Posyandu jadi rusak," kata Sek r e t a r i s Pemb i naan Kesejahteraan Keluarga ( P K K ) s e t e m p a t Rusminingsih. Menanggapi hal terse- but, Agus yang diusung PPP, PKB, PAN dan Partai Demokrat menyatakan diri- nya memberikan perhatian khusus bagi Posyandu di s e l u r uh wi l ayah DKI Jakarta, sebagai sarana ke- sehatan terdepan bagi para balita. Basuki akan tetap da- tang ke lokasi kampanye yang sudah dipilih meski- pun ada penolakan. Penolakan di lokasi kampanye tidak hanya ter- jadi terhadap Basuki, tetapi juga wakilnya, Djarot Saiful Hidayat. Djarot sem- pat mendatangi demonstran Terus Kampanye pun hasil survei yang ada saat ini dan terlepas apakah lembaga survei tersebut kredibel atau tidak, pihak- nya tetap menanggapinya dengan positif. LSI kemarin mengelu- arkan rilis survei ketiga pa- sangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam P em i l i h a n Gu b e r n u r (Pilgub) DKI 2017. Hasil surveinya mengatakan bila Pilgub DKI dilakukan pada bulan ini, November 2016, maka pasangan dengan no- mor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat tetap akan unggul dari kedua paslon lainnya, yaitu paslon de- ngan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni serta pas- lon nomor tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Berdasarkan survei LSI Denny Ja, pasangan Basuki

Hasil Survei Tak Bisa Dijadikan Patokan Pilgub

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker