SP161111

Metropolitan

Suara Pembaruan

28

Jumat, 11 November 2016

PilgubDKI KPU: Sumbangan Kecil Tak Perlu Pakai NPWP

[JAKARTA] Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno me- nyatakan, sebagai syarat da- ri transparansi keuangan yang telah disepakati bersa- ma dengan timses ketiga calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, pi- haknya mensyaratkan pe- nyumbang wajib menyerta- kan NPWP. "Ini sudah aturan resmi yang telah disepakati bersa- ma. Selain NPWP, penyum- bang juga harus mencan- tumkan identitas seperti KTP, alamat lengkap, sum- ber dana, ketentuan tidak terikat masalah hukum se- perti korupsi dan urusan pa- jak," ujar Sumarno kepada SP , Jumat (11/11). Ia melanjutkan, besar- nya sumbangan perseorang- an maksimal Rp 75 juta.

"Ketentuannya untuk perse- orangan hanya dibolehkan menyumbang maksimal Rp 75 juta, sedangkan batas minimal tidak dibatasi. Lima ribu perak pun bo- leh," katanya. Untuk masyarakat yang ingin menyumbang uang Rp 5.000, Rp 10.000 atau ua ng ke c i l , s ambung Sumarno, tidak perlu meng- gunakan NPWP. "Cukup dimasukkan dalam kotak dan dikoordinasi oleh pe- nanggung jawab yang me- miliki NPWP," tukasnya. Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Pu r nama mena rge t kan pendapatan dari rekening untuk penggalangan dana kampanye melalui reke- ning khusus sebesar Rp 50 miliar. "Target kami Rp 50 mi-

Kendati tidak mengeta- hui pasti jumlah yang sudah diterima, ia menyebutkan, setidaknya sudah ada Rp 1 miliar yang terkumpul. Rp 50 miliar itu juga merupa- kan target kuantitatif yang bisa terkumpul pada 16 Desember 2016 ini. Juru bicara tim relawan t eman Ahok , S i ngg i h Widyastomo membenar- kan, tidak ada masalah de- ngan pengumpulan uang receh sumbangan dari ma- syarakat. Di tempat terpisah, Wakil Ketua Tim Sukses Anies-Sandi, Muhammad Taufik mengatakan, pihak- nya tidak melakukan upaya pengumpulan dana kampa- nye melalui gathering. Sebab, peraturan KPUD sa- ngat ketat terkait pengum- pulan dana kampanye.

“Kalau melakukan pe- ngumpulan dana saya kira peraturan KPU sangat ketat ya. Kami tidak berani ambil risiko. Terlalu riskan soal- nya,” ujar Taufik kepada SP di Jakarta. Ke t ua DPD Pa r t a i Gerindra DKI Jakarta itu mengatakan, tim peme- nangan Anies-Sandi cukup mendapatkan dana kampa- nye dari masing-masing pa- sangan calon dan partai po- litik pendukung. “Partai dan calon yang ami usung bergotong-ro- yong. Kalau ada bantuan dari pihak lain ya kami teri- ma tentunya sesuai dengan aturan yang telah ditetap- kan. Kami tidak mau me- langgar aturan KPU terkait dana kampanye ini. Kami ikut aturan saja,” katanya. [161/D-14/H-14]

ANTARA/Hafidz Mubarak A Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberi- kan sambutan saat menghadiri acara peluncuran penggalangan dana Ahok-Djarot "Kampanye Rakyat Berpartisipasi dalam Pesta Demokrasi" di Rumah Lembang, Jakarta, Selasa (1/11).

liar," kata Basuki di kedi- amannya, Pantai Mutiata, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (10/11). Ia mengatakan, hanya

ada satu rekening yang di- daftarkan resmi ke KPU DKI sebagai media untuk menerima sumbangan dana tersebut.

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker