ID161220

selasa 20 desember 2016

24

Investor Daily/Emral

kami belum alokasikan berapanya,” ujar dia. Saat ini Jahja juga mengaku tengah melihat beberapa bank yang dinilai potensial untuk diakuisisi perseroan. Disisi lain, kendati belum memiliki perusahaan manajemen investasi, Jahja mengaku sejauh ini BCA belum tertarik untuk masuk pada bisnis tersebut. “Kami sedang per timbangkan apakah yang public company atau yang belum. Masih dalam pertimban- gan-pertimbangan,” kata dia. Sementara itu, Direktur Keuan- gan BRI Haru Koesmahargyo men- jelaskan, pada tahun depan pihaknya akan mengalokasikan anggaran be- lanja modal sekitar Rp 2-3 triliun guna mendorong per tumbuhan bisnis anorganik perseroan. Alokasi ang- garan tersebut akan digunakan untuk menyuntik modal anak usaha maupun melakukan akuisisi guna menam- bah anak usaha di bidang sekuritas maupun manajemen investasi. “Kami masih rencanakan untuk punya sekuritas atau asset manage- ment tapi nanti kami lihat dulu peta holding BUMN perbankan akan sep- erti apa,” kata dia. Adapun menurut Haru, pada tahun depan rencananya pihaknya akan menyuntikkan modal kepada BRI Syariah sebesar Rp 500miliar, BRingin Life sekitar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun, serta BRI Finance sebesar Rp 500 miliar. “BRI Finance bisnisnya kami ubah kalau selama ini lebih kepada trans- portasidan alat berat, tahun depan akan ke sektor kendaraan bermotor, alat kesehatan dan konsumer,” tambah Haru. (nti) tion BRI, sampai kuartal III lalu posisi NPL gross perseroan ada di level 2,22% dan NPL net sebesar 0,57%. Pada periode sama, total penyaluran kredit BRI tumbuh 16,3% (yoy) men- jadi Rp 603,46 triliun. Sementara itu, laba bersihmeningkat 1,8% (yoy) men- jadi Rp 18,62 triliun. Berkaitan dengan laba, Haru memprediksi, kemungk- inan pada akhir 2016 perseroan akan membukukan persentase kenaikan sebesar 2% (yoy). Mengenai NPL, sebelumnya Direk- tur Risiko Kredit danManajemen Aset BRI Randi Anto mengungkapkan, perseroan memperkirakan kemun- gkinan posisi NPL perseroan masih berada dalam level yang sama dengan posisi September 2016. Namun, ke depan dengan ada kejelasan arah kebijakan Amerika Serikat dan per- gerakan positif harga komiditas pasti akan mengurangi tekanan terhadap NPL di dalam negeri. Sementara itu, untuk menjaga pendanaan jangka panjang dan memenuhi likuiditas rupiah, Haru mengatakan perseroan berencana kembali menerbitkan obligasi dengan mekan i sme penawa r an umum berkelanjutan (PUB) II tahap II pada 2017. Adapun dari PUB II dengan total plafon sebesar Rp 20 triliun, BRI masih memiliki sisa plafon sebesar Rp 15,4 triliun. (dka)

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) akan mendorong bisnis anak usaha perseroan melalui suntikan modal maupun penambahan anak usaha perseroan di bidang jasa keuan- gan. BCA pada tahun depan men- galokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun, sedangkan BRI mengang- garkan sebesar Rp 2-3 triliun. Direktur Utama BCA Jahja Setiaat- madja mengatakan, pihaknya masih memiliki rencana untuk mengakuisisi dua bank serta menyuntikkan modal kepada anak usaha yang dinilai mem- butuhkan. BCA pun menganggarkan belanja modal untuk mendorong per- tumbuhan anorganik tersebut sebesar Rp 4,5 triliun. “Kami alokasikan Rp 4,5 triliun untuk tambahan modal anak usaha dan ak- uisisi dua bank, untuk suntikan modal anak usaha sendiri kami masih lihat seperti apa kebutuhan mereka karena bisnis ini cepat sekali berkembang,” kata Jahja di Jakarta, akhir pekan lalu. Alokasi belanja modal untuk ren- cana pertumbuhan anorganik terse- but meningkat dibandingkan alokasi perseroan pada tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun. Menurut Jahja, suntikan modal dapat diberikan pada anak usaha perseroan seperti BCA Syariah, BCA Sekuritas, maupun BCA Life yang masih relatif kecil dan belum berkembang. Sedangkan BCA Finance, lanjut dia, sudah cukup besar dan mampu men- ciptakan laba yang digunakan untuk investasi kembali maupun menambah modalnya sendiri. “Kalau yang lain kan relatif baru dan masih berkembang sehingga butuh tambahan modal tapi JAKARTA – PTBankRakyat Indone- sia (Persero) Tbk (BRI) memprediksi pertumbuhan laba perseroan sekitar 2% pada 2017 dibandingkan tahun ini. Persentase pertumbuhan laba terse- but tidak jauh berbeda dengan target perseroan tahun ini. Direktur Keuangan dan Treasury BRI HaruKoesmahargyomengatakan, tahun 2017 perseroan menargetkan pertumbuhan kredit 14% secara year on year (yoy). Sementara itu, BRI optimistis pertumbuhan kredit men- capai 15% (yoy). Salah satu alasan BRI membidik persentase pertumbuhan kredit yang lebih rendah, menurut dia, karena perseroan ingin menjaga kondisi rasio pembiayaan bermasalah ( non performing loan /NPL). “NPL akan kami jaga dalam kisaran 2-2,5%, tapi ke depan perseroan juga berencana memperkuat pencadangan untuk kredit yang termasuk special mention . Oleh sebab itu, pada 2017 kemungkinan persentase kenaikan laba hanya sebesar 2% (yoy),” kata dia di sela seminar economy outlook tahun 2017 yangdiselenggarakanBeritaSatuMedia Holding di Jakarta, Senin (19/12). Di samping memperkuat penca- dangan untuk kredit yang masuk ke kolektabilitas dua, BRI berencana mempertahankan besaran coverage ratio terhadap NPL yang sekitar 160%. Berdasarkan data corporate presenta-

Sinergi Bank BUMN Menteri BUMN, Rini M Soemarno (tengah) usai menyaksikan sinergi BUMN antara Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BRI Asmawi Syam, dan Direktur Utama Edi Sukmoro dalam penerbitan kartu Railpay di Stasiun Juanda, Senin (19/12/2016). PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan BNI, BRI dan Mandiri menerbitkan kartu TapCash RailPay. Ini merupakan terobosan baru uang elektronik dalam bentuk kartu yang disiapkan bagi pelanggan KAI, karena tidak hanya berfungsi sebagai kartu pembayaran, namun juga berfungsi sebagai membership dan loyalty pengguna moda kereta api di Indonesia dengan segala fasilitasnya. TapCash RailPay akan dapat digunakan untuk pembelian Tiket Transportasi Antar Moda (TITAM), yaitu - Tiket KA Jarak Jauh - Tiket Pesawat - Tiket Kapal Laut - Tiket Damri- KA Bandara- LRT (Light Rail Transit), RAILPAY akan mendapatkan Program Pelanggan KAI - Mileage Program - Loyalti Program - Promo Program.

Gambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 10 ribu, gambar Pah- lawan Nasional Dr KH Idham Chalid sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 5.000, dan gambar Pahlawan Na- sional Mohammad Hoesni Thamrin sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 2.000. Kemudian gambar Pahlawan Na- sional Tjut Meutia sebagai gambar pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 1.000, gambar Pahlawan Nasional Mr I Gusti Ketut Pudja sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 1.000, dan gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 500. Serta gambar Pahlawan Nasional Dr Tjip- tomangunkusumo sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 200, dan gambar Pahlawan Nasional Prof Dr Ir Herman Johanes sebagai gambar pada bagian depan rupiah logam NKRI dengan pecahan Rp 100.

karena pertama kalinya dilakukan serentak sejak Indonesia merdeka. Peresmian uang pecahan desain baru tersebut juga bertepatan dengan peri- ngatan Hari Bela Negara. “Sejalan dengan semangat bela negara, Uang Rupiah TE (tahun emisi) 2016 menampilkan dua belas gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama di bagian depan uang rupiah,” terang Agus. Pemerintah mengeluarkan Kepu- tusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tanggal 5 September 2016, tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nas- ional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Uang Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sesuai keputusan presiden terse- but, gambar Pahlawan Nasional Dr (HC) Ir Soekarno dan Dr (HC) Drs Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100 ribu, gambar Pahlawan Nasional Ir H Djuanda Kartawidjaja sebagai gam- bar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 50 ribu, dan gambar Pahlawan Nasional Dr GSSJ Ratulangi sebagai gambar pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 20 ribu.

Oleh Agustiyanti

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan dan mengedarkan 11 pecahan uang rupiah desain baru tahun emisi 2016. Sebelas uang rupiah yang telah resmi berlaku tersebut terdiri atas tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam.

budaya dan karakteristik bangsa,” kata Presiden dalam peluncuran uang pecahan rupiah desain baru di Jakarta, Senin (19/12). Presiden Jokowi juga menginstruk- sikan agar unsur pengamanan pada uang rupiah diperkuat, sehingga tidak kalah dengan para pemalsu uang. Presiden pun meminta agar BI mem- perhatikan ketersediaan rupiah di seluruh penjuru Indonesia, terutama di daerah terpencil serta menggen- carkan ketersediaan dan semangat penggunaan rupiah di daerah. Pada kesempatan itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Mar towar- dojo menuturkan, pengeluaran dan pengedaran uang rupiah emisi tahun 2016 merupakan momen spesial,

Uang rupiah kertas terdiri atas peca- han Rp 10.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sementara itu, uang rupiah logam terdiri atas Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100. Peresmian uang pecahan rupiah desain baru tersebut dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Presiden mengatakan, setiap lem- bar uang rupiah merupakan wujud kedaulatan Indonesia sebagai rupiah. Untuk itu, seluruh transaksi di Tanah Air har us menggunakan r upiah. “Setiap lembar rupiah adalah bentuk kemandirian bangsa, dan dalam setiap lembar rupiah kami tampilkan gambar pahlawan nasional, tari nusantara, dan pemandangan alam sebagai wujud

Investor Daily/ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/16

Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 44 ayat (2) Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (‘’UUPT’), Direksi PT Astana Artha Mas (“Perseroan”) dengan ini mengumumkan dan memberitahukan kepada semua kreditor Perseroan bahwa berdasarkan keputusan para Pemegang Saham Perseroan tertanggal 16 Desember 2016, para pemegang sahamPerseroan telahmemutuskanuntukmenyetujuipenurunanataupenguranganpermodalan Perseroan dengan cara menarik kembali sebagian saham-saham yang telah dikeluarkan, yaitu seluruhnya sebanyak 353.193.978 (tiga ratus lima puluh tiga juta seratus sembilan puluh tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh delapan) saham sehingga setelah efektif, struktur permodalan Perseroan akan menjadi sebagai berikut: 1. Modal dasar Perseroan berjumlah sebesar Rp 269.573.708.000,00 (duaratus enam puluh sembilan milyar limaratus tujuhpuluh tiga juta tujuhratus delapan ribu Rupiah) terbagi atas 269.573.708 (dua ratus enampuluh sembilan juta limaratus tujuhpuluh tiga ribu tujuhratus delapan) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp 1.000,00 (seribu Rupiah) 2. Modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 67.393.427.000,00 (enampuluh tujuh milyar tiga ratus sembilanpuluh tiga juta empatratus duapuluh tujuh ribu Rupiah) atau 67.393.427 (enampuluh tujuh juta tigaratus sembilanpuluh tiga ribu empatratus dua puluh tujuh) saham. Sesuai dengan ketentuan Pasal 45 ayat (1) UUPT, dalam waktu 60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini, kreditor dapat mengajukan keberatan atas penurunan atau pengurangan modal tersebut secara tertulis disertai alasannya kepada Perseroan dengan tembusannya kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Jakarta, 20 Desember 2016 PT Astana Artha Mas Direksi JAKARTA – PT Bank Mayapada Internasional Tbk (Bank Mayapada) memberikan bantuan beasiswa yang disalurkan melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Beasiswa sebesar Rp 5 miliar tersebut diberikan untuk lulusan SMK berprestasi dari keluarga kurang mampu yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Founder Mayapada group dan Co-Chair Tahir Foundation Dato’ Sri Tahir mengatakan, sebagai warga Surabaya dirinya mengaku agak risih jika tidakmelakukan apa-apa untuk warga Surabaya, terlebih lagi Surabaya saat ini memiliki Walikota yang sangat peduli dengan warganya. Pengumuman Pengurangan Modal Kepada Seluruh Kreditor

Jakarta, 20 Desember 2016 PT Chandra Mulia Adidharma Direksi Sementara itu, Wakil Rektor ITS K tut Buda Artana me- nambahkan, pihaknya sangat set ju bagaimana program tersebutdikemasagarmemberikanbekalkepadamahasiswa sehingga jika mereka selesai bisa langung bekerja. (ris) Pengumuman Pengurangan Modal Kepada Seluruh Kreditor Tahir menyebutkan total dana yang disalurkan kali ini mencapai Rp 5 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 3 miliar disalurkanuntukbeasiswabagi para calonmahasiswa D1 dan D3 ITS, dan Rp 2 miliar disalurkan untuk sekolah kejuruan lanjutan yang disalurkan oleh Pemkot Surabaya. “Hingga saat ini kami telah menyalurkan beasiswa untuk 20 universitas negeri di Indonesia. Karena bagi saya pendidikan itu menjadi penentu masa depan dari suatu bangsa. Kalau pendidikannya bagus berarti Bangsa Indonesia ini punya harapan lebih baik,” pungkas Tahir. Dalam kesempatan itu, Walikota Surabaya Tri Risma- harini mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank Mayapada yang telah mau membantu anak-anak yang selama ini tidak pernah bermimpi untuk bisa melan- jutkan sekolahnya. “Kami sengaja memberikan beasiswa bukan untuk sarjana, karena kami ingin mereka bisa langsung bekerja,” jelas Risma yang hadir dalam pen- andatanganan kerjasama tersebut. “Oleh karena itu menurut saya kesempatan yang diberikan ini merupakan suatu berkah. Kami berterima kasih diberikan kesempatan untuk memberikan sesuatu untuk Kota Surabaya. Inilah yang saya impikan karena bisa membantu warga Surabaya,” kata Tahir usai pen- andatanganan MoU pemberian beasiswa di Mayapada Tower, Jakarta, Senin (19/12).

Pengumuman Pengurangan Modal Kepada Seluruh Kreditor

Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 44 ayat (2) Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (‘’UUPT’), Direksi PT Dunia Air Indah (“Perseroan”) dengan ini mengumumkan dan memberitahukan kepada semua kreditor Perseroan bahwa berdasarkan keputusan para Pemegang Saham Perseroan tertanggal 16 Desember 2016, para pemegang sahamPerseroan telahmemutuskanuntukmenyetujuipenurunanataupenguranganpermodalan Perseroan dengan cara menarik kembali sebagian saham-saham yang telah dikeluarkan, yaitu seluruhnya sebanyak 973.876 (seratus tujuh puluh tiga ribu delapan ratus tujuh puluh enam) saham sehingga setelah efektif, struktur permodalan Perseroan akan menjadi sebagai berikut: 1. Modal dasar Perseroan berjumlah sebesar Rp 3.151.124.000,00 (tiga miliar seratus lima puluh satu juta seratus dua puluh empat ribu Rupiah) terbagi atas 3.151.124 (tiga juta seratus lima puluh satu ribu seratus dua puluh empat) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp. 1.000,00 (seribu Rupiah) 2. Modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 787.781.000,00 (tujuhratus delapanpuluh tujuh juta tujuh ratus delapan puluh satu ribu Rupiah) atau 787.781 (tujuh ratus delapan puluh tujuh ribu tujuh ratus delapan puluh satu) saham. Sesuai dengan ketentuan Pasal 45 ayat (1) UUPT, dalam waktu 60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini, kreditor dapat mengajukan keberatan atas penurunan atau pengurangan modal tersebut secara tertulis disertai alasannya kepada Perseroan dengan tembusannya kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Jakarta, 20 Desember 2016 PT Dunia Air Indah Direksi Kerja Sama Andalan Managing Director PT Andalan Finance Indonesia (AFI) Frans F. Rundengan (kedua kiri) didampingi Direktur Keuangan AFI Lianawaty (kedua kana ) berbincang dengan Pemimpin Wilayah J k rta 3 BRI Widodo Januarso (kiri) dan Kadiv Kredit Konsumer BRI Sutadi (k nan) usai pen ndatanganan kerja sama Program Kepemilikan Rumah (Home Ownership Program/ HOP) bagi karyawan AFI di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/12). AFI melaksanakan program HOP sebagai bentuk kepedulian shareholder dan apresiasi terhadap kinerja gemilang karyawan AFI yang tercermin dari pembiayaan hingga November telah mencapai Rp 3,2 triliun atau telah mencapai 97% dari target 2016.

Dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 44 ayat (2) Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (‘’UUPT’), Direksi PT Chandra Mulia Adidharma (“Perseroan”) dengan ini mengumumkan dan memberitahukan kepada semua kreditor Perseroan bahwa berdasarkan keputusan para Pemegang Saham Perseroan tertanggal 16 Desember 2016, para pemegang saham Perseroan telah memutuskan untuk menyetujui penurunan atau pengurangan permodalan Perseroan dengan cara menarik kembali sebagian saham-saham yang telah dikeluarkan, yaitu seluruhnya sebanyak 81.944.932 (delapan puluh satu juta sembilan ratus empat puluh empat ribu sembilan ratus tiga puluh dua) saham sehingga setelah efektif, struktur permodalan Perseroan akan menjadi sebagai berikut: 1. Modal dasar Perseroan berjumlah sebesar Rp 829.748.000,00 (delapan ratus dua puluh Sembilan juta tujuh ratus empat puluh delapan ribu Rupiah) terbagi atas 829.748(delapan ratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus empat puluh delapan) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp. 1.000,00 (seribu Rupiah) 2. Modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 207.437.000,00 (dua ratus tujuh juta empat ratus tiga puluh tujuh ribu Rupiah) atau 207.437 (dua ratus tujuh ribu empat ratus tiga puluh tujuh) saham. Sesuai dengan ketentuan Pasal 45 ayat (1) UUPT, dalam waktu 60 hari terhitung sejak tanggal pengumuman ini, kreditor dapat mengajukan keberatan atas penurunan atau pengurangan modal tersebut secara tertulis disertai alasannya kepada Perseroan dengan tembusannya kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Ukuran Media

: 2 kolom x 50 mm

Ukuran Media

: 2 kolom x 50 mm

Ukuran Media

: 2 kolom x 50 mm

: Investor

: Investor

: Investor

Made with FlippingBook flipbook maker