SP200615

Senin, 15 Juni 2020

20

Suara Pembaruan

Kawasan Puncak Macet Total, Banyak Warga Tak Bermasker

Dari pantauan di lokasi, siang hingga sore hari, antreanmenuju jalur bawah Puncak sudahmeng- ular sejakmelewati IstanaCipanas, dan makin padat saat menjelang Puncak Pass dan RinduAlam. Herman (38), salah satu pe- ngunjung yang hendak berwisata di kawasan kebun teh tidak me- nyangka bahwa kawasan Puncak akan macet total. "Saya kira tidak terlalu ramai, tetapi ini ramai sekali, seperti sudah tidak ada virus corona (Covid-19), pengunjung juga banyak yang tidakmenggunakan masker,” ujar Herman yang ber- wisata bersama empat anggota keluarga lainnya dari wilayah Harapan Indah Bekasi. Susanti (23), salah satu peng- guna sepeda motor yang meru- pakanwargaKota Bogor menga- takan, kemacetan parahmemang sudah lazim terlihat di jalur puncak, khususnya pada akhir pekan dan Minggu sore. “ Ya, mungkin karena sudah dilonggarkan ya, jadinya banyak yang pengen liburan di Puncak Bogor, karena memang minggu sebelumnya saat masih PSBB tidak seramai ini,” kata Susanti. Sudah Mengira Ia sudah mengira akan terje- Minggu (14/6). Mereka hendak menghabiskan waktu berwisata. Banyak di antara pengunjung yang tidak menggunakan masker. [JAKARTA] Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara menetapkan artis James Remon Lawalata alias Jerry Lawalata sebagai tersangka terkait kasus duga- an penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. "Statusnya sudah tersang- ka," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto, Minggu (14/6). Penyidikmenetapkan Jerry sebagai tersangka setelah se- belumnya melakukan peme- riksaan dan pendalaman kurang dari 3x24 jam. "Akan menja- lani pemeriksaan sebagai tersangka hari ini," ungkapnya. Budhi menyampaikan, penyidik menyita barang bukti sabu-sabu sisa pakai seberat 1,32 gram ketika me- lakukan penangkapan terhadap aktor, sekaligus produser, dan [JAKARTA] Jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat macet dan dipadati ribuan orang,

SP/Carlos Roy Fajarta Barus

Kemacetan di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/6).

bak macet ketika selesai bersan- tap hidangan sate kelinci di da- erah Puncak bersama kawan-ka- wannya. “Ya mau bagaimana lagi kalau sudah macet begini, jadi tidak bisa jaga jarak, banyak yang

sudah tidakpakaimasker.Namun, saya masih pakai mas, ya buat jaga-jaga saja,” kata Susanti. Jono (43), salah satu pemilik warung mi instan dan makanan dan minuman ringan di kawasan Puncak mengatakan, sejak per-

aturan PSBB diperlonggar, makin banyak orang dari Jakarta dan daerah lainnya yang kemba- li berlibur di Puncak. “Ya alhamdulillah, setelah hampir tigabulan, kita rugi semua, mulai dari pemilik kios, vila, dan

area wisata selama pandemi Covid-19. Sekarang kita mulai ramai lagi. Kita sebisa mungkin meminta pengunjung pakai masker, tetapi kadang lebih galak mereka daripada kita. Jadi ya kita biarkan saja yang penting

dagangan laris,” kata Jono. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono menyebutkan, kemacet- an di Puncak ditanggulangi de- ngan melaksanakan satu arah ke bawah (Jakarta) pada pukul 15.00 WIB.

“Nanti pasti akan terurai, jika ada laporan warga tidak menggunakan masker itu seha- rusnya pemerintah daerahnya lebih aktif mengawasi apalagi disana daerah wisata,” kata Istiono. [C-7]

Hotel dan Restoran di Puncak Buka, Kunjungan Masih Sepi Pengelola Sulit, Dapatkan Tamu

Artis Jerry Lawalata Jadi Tersangka

kap artis James Remon Lawalata alias Jerry Lawalata terkait kasus dugaan penya- lahgunaan narkotika, di kawa- san Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (12/6). Penyidik turut menyita sabu-sabu sisa pakai seberat 1,32 gram dan seperangkat alat isap alias bong pada saat penangkapan. Hasil pemerik- saan, urine yang bersangkut- an positif mengandung sa- bu-sabu. Menurut Kapolres, Jerry Lawalata menggunakan nar- koba sejak 2016. Jerry merupakan calon legislatif (caleg) yang gagal pada Pemilu 2019. Berdasarkan data pada laman KPU, Jerry berkompetisi sebagai caleg DPRDDKI Jakarta dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading. [BAM/W-11]

[BOGOR] Sekitar 80 dari sera- tus hotel dan restoran di kawasan wisataPuncak, KabupatenBogor, kembali buka dalammasa pem- batasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional. Namun, jumlah kunjungan masih sepi. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Budi Sulistyo mengatakan, hotel, dan restoran yang buka telah memenuhi stan- dar protokol kesehatan dari pe- merintah untuk mencegah pe- nyebaran virus corona atau Covid-19. “Sudah sekitar 80% yang buka dari seratusan hotel dan restoran yang terdaftar anggota PHRI,” Budi mengonfirmasi, Minggu (14/6). Namun, Budi mengatakan, kunjungan wisatawan ke Puncak masih selatif sepi. Dia menduga masih banyak masyarakat yang

khawatiruntukberwisatadi tengah pandemiCovid-19,danjugabelum banyak mengetahui hotel dan restoran kembali dibuka atau masih khawatir terpapar virus. “Rata-rata pada waktu sebe- lum pandemi, terutama akhir pekan bisa di atas 100%. Saat ini, kunjungan hotel masih sepi walaupun kita lihat volume kendaraan lumayan padat,” ungkapnya. Ke depan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke- pada masyarakat bahwa hotel dan restoran yang sudah buka telahmemiliki protokol kesehat- an yang ketat. Kemudian, untuk meyakinkan seluruh karyawan hotel dan restoran PHRI telah melewati Covid-19. “Kami berharap, geliat eko- nomi pariwisata atau pencinta kuliner makin baik pada ming- g u - m i n g g u k e d e p a n .

Bagaimanapun, di kawasan Puncak ini, banyak masyarakat yang menggantungkan penghi- dupan dari hotel dan restoran,” tambah Budi. Marketing Communication Manager Royal Safari Garden Dian SagitaAndriyani mengata- kan, para pengelola hotel telah mulai mempersiapkan berbagai hal terkait persiapan newnormal. “Protokol kesehatan tengah di- persiapkan untuk diberlakukan di hotel,” katanya. Penerapan standar kesehatan tersebut, kata Dian, bertujuan untuk menjaga keselamatan pengunjung dengan memfokus- kan pada kualitas pelayanan dan kenyamanan. Dian menyebutkan, selama tiga bulan terakhir, okupansi hotel memang menurun drastis. Pihak manajemen pun lebih memilih tidak beroperasi ketim-

bang mengeluarkan biaya ope- rasional lebih tinggi. Dari 201 kamar hotel, rata- rata kunjungan sebelumpandemi bisa terisi 70% pada hari biasa dan full booking pada akhir pekan. Pada masa pandemi, untukmen- dapatkan 20% hunian dan tamu restoran saja relatif sulit. “Kita sempat uji dengan berbagai treatment seperti diskon, tetapi tamu memang belum ter- tarik untuk berlibur. Mungkin masih khawatir, di samping lo- kasi wisata pun belum sepenuh- nya beroperasi,” tambah Dian. Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku, takmelarang hotel-ho- tel dan restoran menerima kun- jungan selama mematuhi proto- kol kesehatan. Dia sempat me- ninjau persiapan beberapa hotel di kawasan Sentul untuk meng- hadapi adaptasi bebiasaan baru (AKB). [VEN/W-11]

istimewa

Jerry Lawalata

sutradara tersebut. "Barang buktinya sabu yang kami temukan, sisa pe- makaian. Beratnya 1,32 gram bruto. Saat ini barang bukti sedang dilakukan pemeriksa- an oleh laboratorium forensik," katanya. Sebagaimana diketahui, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, menang-

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online