ID190514

selasa 14 mei 2019 2 INTERNATIONAL

nilai tukar rupiah yangmelemah 0,67% ke level Rp 14.423 per dolar AS. Indeks saham basic industry yang melemah 2,69% dan properti yang turun 2,67% menjadi penekan pelemahan IHSG. Produsen semen terperosok dimana saham SMGR melemah 6,05% dan INTP terkoreksi 1,80% setelah data penjualan semen dalam negeri turun 8,7% secara year on year (YoY) di bulan lalu. Rupiah Tembus 14.400 Kurs rupiah mencatatkan pelema- han cukup dalam pada perdagangan kemarin. Mengacu data Bloomberg , pada pukul 15.54 WIB di pasar spot exchange rupiah berada di posisi Rp 14.440-an per dolar AS atau melemah 113,5 poin (0,79%) dari penutupan sebelumnya. Rupiah kemarin diperd- agangkan di kisaran Rp 14.335-14.441 per dolar AS. Sedangkan berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah berada di posisi Rp 14.362 per dolar. Direktur Eksekutif Departemen PengelolaanMoneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengungk- apkan, faktor yang mengakibatkan pelemahan rupiah adalah melemah- nya mata uang yuan Tiongkok dipicu adanya eskalasi perang dagang, terkait rencana retaliasi tarif oleh Tiongkok. “Pelemahan rupiah yang terjadi hari ini bersamaan dengan pelema- han mata uang regional dan seluruh emerging market sebab yuan yang melemah,” ungkap Nanang Kepada Investor Daily , Senin (13/5). Untuk menjaga stailitas rupiah agar pelemahan rupiah tidak terjadi terlalu dalam, kemarin BI melakukan triple intervensi yakni di pasar spot , domestic non delivery forward (DNDF), dan pasar surat berharga negara (SBN). Meskipun pada kuartal II permint- aan dolar akan meningkat ada pemba- gian dividen oleh perushaaan, BI tetap menegaskan bahwa pelamahan rupiah pendeta Katolik telah mengirimkan pesan kepada umat paroki tentang kemungkinan terjadi serangan se- hingga menyebabkan kepanikan di beberapa orang, di daerah yang rawan kekerasan. Perdana Menteri (PM) Sri Lanka Ranil Wickremesinghe punmendesak masyarakat untuk tidak mempercayai desas-desus yang beredar. Dia juga mengingatkan bahwa aksi kerusu- han sipil hanya akan meregangkan pengerahan pasukan keamanan yang sudah berkurang. “Saya mengimbau semua warga un- tuk tetap tenang dan tidak terombang- ambing oleh informasi palsu. Pasukan keamanan bekerja tanpa lelah untuk menangkap teroris dan memastikan keamanan negara. Namun, setiap kali ada kerusuhan sipil, kita semakin menambah beban mereka dan meng- hambat penyelidikan yang sedang berlangsung,” tutur Wickremesinghe di Twitter – yang dikecualikan dalam pelarangan media sosial. Selain itu, status keadaan darurat telah diberlakukan sejak aksi pem- boman – yang diklaim oleh kelom- pok ekstremis Islamic Group (IS). Pasukan keamanan juga telah diberi kekuatan besar untuk menangkap dan menahan tersangka dalam waktu lama. (afp/pya) pat mendorong Iran kembali ke arah pengembangan senjata nuklir. “Kami sangat khawatir tentang risiko konflik yang terjadi secara tidak sengaja dengan eskalasi yang tidak diinginkan di kedua pihak, tetapi be- rakhir dengan beberapa jenis konflik. Yang terpenting, kita harus memasti- kan bahwa kita tidak menempatkan Iran kembali pada jalur re-nuklirisasi. Karena jika Iran menjadi kekuatan nuklir maka tetangga-tetangganya cenderung ingin menjadi kekuatan nuklir. Kawasan ini sudah merupakan wilayah yang paling tidak stabil di du- nia dan akanmenjadi langkah besar ke arah yang salah,” ujar Hunt. Sedangkan Kepala diplomatik Uni Eropa Federica Mogherini menekan- kan perlunya dialog sebagai satu-satu- nya dan cara terbaik untuk mengatasi perbedaan dan menghindari eskalasi di wilayah tersebut. “Kami terus mendukung sepe- nuhnya perjanjian nuklir dengan Iran, implementasi penuhnya. Telah dan terus kami lakukan sebuah elemen kunci dari arsitektur non-proliferasi baik secara global maupun di kawasan ini,” kata Mogherini. Menteri Luar Negeri Prancis Jean- Yves Le Drian pun ikut mengkritik langkah AS. Dia menuding, langkah AS untuk meningkatkan sanksi ter- hadap Iran tidak sesuai dengan kita. (afp/pya)

“Dengan dominasi faktor negatif yang lebih kuat, pelaku pasar ban- yak melakukan taking profit terlebih dahulu. Sektor industri dasar dan properti palingmenekan IHSGdengan pelemahan secara persentase 2,69% dan 2,66%. Investor asing cenderung melanjutkan aksi jualnya sebesar Rp 694 milliar,” kata dia. Menurut dia, indikator stochactic bergerak turun memasuki level jenuh jual ( oversold ). “Untuk indeks pada hari ini diperkirakan masih mencoba koreksi menguji level support jangka menengah 6.126 dan diperdagangkan pada range 6.118-6.190. Apabila level ini tertembus tidak menutup kemun- gkinan bagi indeks untukmelanjutkan koreksi jangka menengah. Namun apabila level ini gagal tertembus, indeks berpotensi rebound jangka menengah,” tambah dia. Sedangkan saham-saham yang dapat dicermati pada meliputi ADRO, LPPF, ITMG, HRUM, dan MLPL. Head of Research Realiance Seku- ritas Indonesia Lanjar Nafi, dalam risetnya, menyatakan, secara tekni- kal IHSG kembali menguji support MA200 setelah tidak mampu break out resistance MA5 meskipun secara mo- mentum pergerakan IHSG cenderung murah dengan indikator RSI yang be- rada pada area oversold dan stochastic yang berpotensi golden-cross . “Sehingga secara teknikal kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mencoba bertahan di area support MA200 dengan support resis- tance 6.100-6.225. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya UNVR, KLBF, BBRI, BBTN, IMJS, PGAS, ITMG, INDY, PTPP, MNCN, dan ERAA,” jelas dia. Pada perdagangan kemarin, kata dia, IHSG ditutup melemah 73,72 poin ke level 6.135,40 seiring pelemahan KOLOMBO – Polisi Sri Lanka memberlakukan jam malam baru dan memblokir layanan Facebook, What- sApp dan media sosial lain pada Senin (13/5), menyusul aksi kerusuhan anti- Muslim yang telah mencengkeram di beberapa kota. Hal tersebut diperkirakan sebagai dampak terbaru dari serangan bom Paskah pada 21 April 2019. Peraturan jam malam di beberapa kota, di ba- gian utara Kolombo sempat dicabut saat fajar, tetapi diberlakukan kem- bali 10 jam kemudian karena muncul ketegangan yang dipicu oleh desas- desus berkepanjangan tentang aksi kekerasan massa. Para penyedia layanan internet menyampaikan, bahwa mereka telah mendapat instruksi dari regulator tel- ekomunikasi untuk memblokir akses ke Facebook, WhatsApp, YouTube dan Instagram. Menurut laporan, kelompok-kelom- pok Kristen melakukan penyerangan ke toko-toko milik umat Muslim. Aksi penyerangan itu sebagai pertanda bahwa ketegangan agama sedang ber- langsung di Sri Lanka sejak serangan yang dilancarkan oleh pelaku bom bunuh diri pada tiga hotel mewah dan tiga gereja sehinggamenewaskan total 258 orang. Polisi mengatakan, salah seorang  Sambungan dari hal 1 BRUSSELS – Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo tiba di Brussels, Belgia pada Senin (13/5) untuk membahas isi kesepakatan nuklir Iran. Inggris se- belumnya mengeluarkan peringatan bahwa tanpa disengaja risiko konflik sudah meletus di kawasan Teluk. Pompeo dijadwalkan bertemu den- gan rekan-rekannya dari Inggris, Pran- cis, dan Jerman – tiga negara Eropa yang menandatangani perjanjian 2015 untuk mengekang ambisi nuklir Iran dengan imbalan bantuan sanksi – di sela pertemuan reguler para menteri luar negeri Uni Eropa (UE). Pekan lalu, Iran mengumumkan penangguhan atas beberapa komitmen- nya di bawah perjanjian tersebut atau selang satu tahun setelah Presiden AS DonaldTrumpmenarik diri dari perjan- jian danmenjatuhkan sanksi ke negara Republik Islamsehinggamenempatkan kesepakatan itu dalam bahaya. Sementara itu, Amerika Serikat telah mengirimkan kapal serbu amfibi dan baterai rudal Patriot ke kawasan Teluk, usai mengerahkan kapal induk dan pesawan pembomB-52. Penamba- han dimensi militer itu pun semakin memperparah ketegangan diplomatik. Menlu Inggris Jeremy Hunt pun menyerukan masa tenang, saat dia tiba untuk menghadiri pembicaraan. Dalam kesempatan itu, Hunt juga mengingatkan soal bahaya yang da-

yang terjadi hari ini lebih signifikan disebabkan dari faktor global yakni dampak sengketa dagang sehingga memicu pelepasan SBN oleh investor asing. “Yuan menyentuh 6,9 per dolar merupakan terlemah sejak Desember 2018, jadi pelemahan hari ini dise- babkan oleh eksternal,” ungkapnya. Dihubungi terpisah, ekonom Asian Development Bank Institute (ADBI) Eric Sugandi mengatakan, pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor musiman yaitu aliran modal asing keluar yang disebabkan oleh repatri- asi income oleh investor asing yang biasanya terjadi pada setiap kuartal II. Di sisi lain, berita mengenai kega- galan perundingan antara AS dan Tiongkok pada Jumat (10/5) pekan lalu juga telah menekan mata uang emerging market termasuk Indonesia. Kendati demikian, ia meyakini inves- tor akan kembali masuk ke instrumen keuangan secara bertahap. “Investor akan masuk lagi secara bertahap setelah koreksi di bursa telah dianggap sudah cukup dalam, dan repatriasi seasonal telah berakhir,” ujar dia kepada Investor Daily , Senin (13/5). Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, faktor yang membuat rupiah melemah ada beber- apa, yakni pelebaran defisit transaksi berjalan ( current account deficit /CAD) pada kuartal I-2019 sebesar US$ 6,96 miliar atau setara 2,6% terhadap PDB. Angka itu jauh lebih besar diband- ingkan kuartal I-2018 yang sebesar 2,01% terhadap PDB. “Hal ini membuat investor asingmenarik dana dari pasar modal,” ujar dia. Kedua, lanjut Bhima, mulai men- ingkatnya tensi perang dagang antara AS dan Tiongkok yang berdampak memperparah kinerja ekspor tahun ini. Setelah sebelumnya ekspor Maret Pengumuman tersebut disampaikan pada Senin (13/5), setelah putaran terakhir negosiasi perdagangan AS- Tiongkok pada Jumat (10/5) tidak menghasilkan kesepakatan, pasca-AS menaikkan tarif terhadap barang-ba- rang Tiongkok senilai US$ 200 miliar. Bahkan Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan dimulainya proses untuk mengenakan tarif baru pada barang-barang Tiongkok lainnya senilai US$ 300 miliar. Meskipun ada tindak balasan, na- mun Tiongkok seper tinya masih memberi waktu untuk menemukan resolusi. Sehingga pemerinta men- etapkan 1 Juni sebagai batas mulai diberlakukan tarif baru. Menurut pernyataan Komisi Kebi- jakan Tarif Dewan Negara – kabinet Tiongkok, kebijakan tarif baru pada 1 Juni akan menargetkan sejumlah barang-barang impor Amerika dengan kisaran tarif mulai dari 5% hingga 25%. Pemerintah T iongkok sendiri bertindak cepat mengeluarkan re- spons setelah PresidenTrump meng- ingatkan Tiongkok untuk tidak mel- akukan tindakan balasan. “Tiongkok seharusnya tidak mem- balas. Itu hanya akan bertambah bu- ruk!” demikian cuitan Trump tentang isu perdagangan. “Saya katakan secara terbuka ke- pada Presiden Xi & semua teman saya di Tiongkok bahwa Tiongkok akan sangat tersakiti jika Anda tidak membuat kesepakatan karena pe- rusahaan-perusahaan akan dipaksa meninggalkan Tiongkok untuk pindah ke negara lain. Terlalu mahal untuk dibeli di Tiongkok. Anda memiliki kesepakatan hebat, hampir selesai, & Anda mundur!” cuit Trump lagi di akun Twitter. Dalam pandangan Trump, perusa- haan-perusahaan yang dikenai tarif akan meninggalkan Tiongkok untuk ke Vietnam dan negara-negara lain di Asia. “Itu sebabnya Tiongkok sangat in- ginmembuat kesepakatan! Tidak akan ada seorang pun yang tersisa untuk melakukan bisnis dengan Tiongkok. Sangat buruk bagi Tiongkok, sangat kat (AS) senilai US$ 60 miliar mulai 1 Juni 2019, dengan kisaran tarif mu- lai dari 5% hingga 25%. Oleh Happy Amanda Amalia  BEIJING – Pemerintah Tiongkok mengumum- kan akan menaikkan tarif terhadap barang-barang impor dari Amerika Seri-

Investor Daily/GREG BAKER / AFP

Pembongkaran Bekas Kedubes AS Para pekerja sedang membongkar bekas gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Beijing, Tiongkok, Senin (13/5). Bekas gedung Kedubes AS tersebut dibongkar, 20 tahun setelah diserang oleh demonstran Tiongkok pada 8 Mei 1999. Aksi protes pecah sehari setelah pasukan AS menyerang Kedubes Tiongkok di Beograd saat aksi pengeboman oleh NATO, hingga menewaskan tiga wartawan Tiongkok. Ribuan pemrotes berkerumun di jalan luar gedung kedubes tersebut selama dua hari, melemparinya dengan batu dan berusaha merangsek masuk.

The Fed juga masihmempertahankan suku bunga acuannya. Dua kondisi tersebut menyebabkan mata uang emerging market melemah. “Dari beberapa kondisi ini yang menyebabkan terutama di emerging market agak goyah. Di Indonesia, kalau kita melihat pergerakan rupiah kita melihat ini bukan pergerakan yang cukup fundamental. Kecuali kalau berikutnya ada data CAD yang semakin melebar baru kita lihat per- gerakannya semakin fundamental. Saya rasa ini lebih dipicu sentimen negatif global,” ucap Fithra saat di- hubungi Senin (13/5). Menurut dia, jika ketegangan perang dagang semakinmeningkat, dikhawatir- kan pelemahan rupiah bisa semakin kuat. Namun AS sendiri juga berupaya untukmengurangi tensi perang dagang denganmelakukannegosiasi lagi. Fithra melihat tekanan terhadap rupiahmasih akan signifikan di bulan ini. Dengan kondisi tersebut, BI masih akan mem- pertahankan suku bunga. “Meskipun kemarin sudah ke arah menurunkan suku bunga acuan BI. Tetapi melihat situasi terkini dan sepertinya ini akan memicu ekspektasi negatif kalau rupiah dibiarkan terlalu liar maka BI akan mempertahankan suku bunga di level sekarang,” kata Fithra. Dia mengatakan, upaya jangka pan- jang yang perlu dilakukan pemerintah untuk menjaga nilai tukar yaitu men- gendalikan atau mengembalikan daya dorong dari industri. Hal ini dilakukan untuk menggenjot ekspor. Sebab, saat ekspor meningkat akan mengurangi jumlah defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan. “Ini kuncinya ketika ekspor kita meningkat maka tekanan kepada CAD akan berkurang dan mengurangi teka- nan terhadap rupiah. Setidaknya kita bisa mengendalikan faktor domestik. Sementara faktor eksternal agak sulit untuk dikendalikan,” ungkap Fithra. (ark/jn) muan puncak G-20 untuk membahas perbedaan-perbedaan mereka dalam perdagangan, meskipun belum ada jadwal pembicaraan baru. “Kedua presiden terus memper- tahankan jalinan komunikasi mela- lui berbagai cara,” kata Geng, tanpa memberikan kepastian lebih lanjut soal pertemuan antara kedua pem- impin. Tercatat, sejauh ini Tiongkok telah mengenakan tarif barang-barang Amerika senilai US$ 110miliar sebagai pembalasan atas kebijakan tarif AS. Kebijakan tarif Trump lebih lanjut telahmencapai US$ 50 miliar terhadap barang-barang Tiongkok dengan tarif 25% pada musim panas lalu. Trump sendiri mengawali perselisi- han itu menyusul adanya keluhan- keluhan tentang praktik perdagangan Tiongkok yang tidak adil. Bahkan Amerika Serikat menekan Tiongkok agar mengubah kebijakan- kebijakannya tentang perlindungan pada hak kekayaan intelektual, serta pemberian subsidi besar-besaran untuk perusahaan-perusahaan milik negara, dan mengurangi defisit per- dagangan yang menganga. Kebijakan saling balas pember- lakuan tarif tersebut menyebabkan kerugian ekspor pertanian AS ke Tiongkok dan membebani sektor manufaktur kedua negara. (afp)

Senin (13/5). Pemulihan ekonomi Amerika men- yebabkan terjadinya dua hal. Pertama, meyakinkan The Fed belum akan menurunkan suku bunga. Bahkan bila pertumbuhan perekonomian semakin tinggi dan inflasi meningkat, The fed bisa kembali ke rencana awal menaik- kan suku bunga. “Arah kebijakan the Fed ini sudah menggerakkan pemilik modal untuk menarik investasi dari negara berkem- bang,” tutur Piter. Dampak kedua dari perbaikan ekonomi AS adalah mundurnya upaya rekonsiliasi perang dagang antara AS dan Tiongkok. Perbaikan ekonomi AS menyebabkan Presiden Trump semakin percaya diri melanjutkan perang dagang. Hal ini berdampak buruk untuk perdagangan global. Ter- masuk penurunan harga komoditas. Padahal, komoditas masih menjadi andalan dalam neraca perdagangan Indonesia. Pemerintah Indonesia akan semakin sulit untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan. “Dua kondisi ini merupakan pertim- bangan investor global atas investasi portofolio mereka di Indonesia. Se- dikit saja mereka menarik investasi mereka keluar, r upiah melemah secara signifikan,” ucap Piter. Piter melihat kondisi ini akan me- nyebabkan BI akan tetap menahan suku bunga acuan untuk menjaga nilai tukar rupiah. Untuk mengantisipasi pelemahan rupiah, BI akanmelakukan intervensi di pasar agar lonjakan per- minitaan dollar bisa diimbangi. “Upaya jangka panjang yang harus dilakukan yaitu mengurangi jumlah defisit tran- saksi berjalan,” imbuh Piter. Sementara itu, ekonom Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, pelemahan rupiah hanya terjadi dalam jangka pendek. Hal ini dilihat berdasarkan sentimen negatif yang terjadi karena AS menaikkan tarif impor dari Tiongkok sebesar 25%. dagangan jasa AS dengan Tiongkok. Banyak cendekiawan Tiongkok yang sedang mendiskusikan kemungkinan menyingkirkan kegiatan finansial (treasury ) AS dan bagaimana melaku- kannya secara spesifik,” cuit Hu Xijin, editor surat kabar Global Times di akun Twitternya. Meski pertemuan pada Jumat, di AS tidakmenghasilkan kesepatan, namun kedua belah pihak telahmengindikasi- kan keberlanjutan negosiasi. Ketua tim negosiasi dagang Tiongkok Liu He mengatakan, pada Jumat bahwa perundingan berikut akan dilang- sungkan di Beijing, pada tanggal yang belum ditentukan. Tercatat, dalam putaran langkah- langkah sebelumnya, AS telah mem- berlakukan tarif 10% pada barang- barang impor Tiongkok senilai US$ 200 miliar pada September 2018. Tidak lama kemudian, Tiongkok membalas dengan menerapkan tarif kepada lebih dari 5.000 kategori produk AS dengan kisaran tarif 5% hingga 10%. Pertemuan Trump-Xi Sebelumnya, Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow meny- ampaikan kepada media AS, pada Minggu (12/5) bahwa Trump dan Presiden Xi Jinping diperkirakan bertemu bulan depan di sela perte-

2019 turun 10% dibandingkan periode yang sama tahun 2018. “Ketidakpastian global dan domes- tik berimplikasi pada peningkatan aksi jual bersih investor asing sebesar Rp 2,6 triliun selama sepekan terakhir, sehingga aliran modal keluar makin melemahkan rupiah,” jelas dia. Bhima memperkirakan rupiah akan tembus level Rp 14.500 per dolar AS pada kuartal II ini. “Adanya faktor pembagian dividen sebelumnya sudah banyak perusahaan yang bagi dividen di awal Maret, karena faktor musiman. Upaya yang bisa dilakukan BI saat ini hanya melakukan intervensi saja. Kemudian, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan dilaksanakan bulan ini, dia menilai pilihannya akan dilematis sebab disatu sisi ingin mendorong sektor rill atau menjaga sektor finansial. Maka BI dapat menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps untuk memberikan stimulus pada sektor rill. “Jika sektor rill bergerak naik, maka butuh investasi sehingga aliran modal asing masuk dari investasi langsung akan cenderung stabil, dibandingkan hanya mengandalkan portofolio” tutup Bhima. Pengaruh Modal Asing Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Ab- dullah Redjalammengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh aliran modal asing yang masuk ke pasar domestik. Di saat yang sama kondisi perekonomian global mem- pengaruhi pergerakan aliran modal. “Pelemahan rupiah hari ini sudah bisa diperkirakan sebelumnya ber- dasarkan kecenderungan pelemahan yang terjadi dari beberapa hari yang lalu. Perkembangan global khususnya yang terjadi di Amerika dan Tiongkok sangat mempengar uhi sentimen pemegang modal di pasar keuangan global,” ucap Piter saat dihubungi, bagus untuk AS!” kata dia. Tetapi Tiongkok tampaknya telah memulai proses tarifnya itu. “Tiong- kok tidak akan pernah menyerah kepada tekanan eksternal,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers, Senin. Hasil penelitian menunjukkan, warga Amerika akan menanggung dampak terbesar dari pemberlakuan kebijakan tarif, karena pungutan dibayar oleh importir dan akhirnya diteruskan setidaknya sebagian ke- pada konsumen. Di sisi lain, pasar global tetap mewaspadai situasi perang dagang antara kedua negara adikuasa di mana sebagian besar pengamat telah mengingatkan akan risiko hancurnya pertumbuhan ekonomi global, dan turunnya permintaan komoditas, seperti minyak. Selain menaikkan tarif, Tiong- kok juga dapat menggunakan lang- kah-langkah lain untuk menyerang Amerika Serikat, mengingat mereka mengimpor lebih sedikit produk AS – yang membatasi kemampuan- nya untuk menyesuaikan tarif dolar dengan dolar. “Tiongkok mungkin berhenti mem- beli produk-produk pertanian dan energi AS, mengurangi pesanan pesawat Boeing dan membatasi per-

Made with FlippingBook Learn more on our blog