SP180227

Suara Pembaruan

28

Selasa, 27 Februari 2018

Anak Jadi Tersangka, Elvy Sukaesih Sedih 1,6 Ton Sabu-sabu Dihitung Ulang

[JAKARTA] Pedangdut senior Elvy Sukaesih meng- aku hancur dan sedih me- ngetahui anak-anaknya di- tetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. "Aduh hancur, sedih," ujar Elvy, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi, d i Di rek t ora t Rese r se Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (26/2). Dikatakan, dirinya tidak tahu sama sekali dengan ke- giatan anak-anaknya me- ngonsumsi sabu-sabu kare- na kesibukannya menjadi artis dan juri ajang pencari- an bakat di salah satu tele- visi swasta. "Jadi sekali lagi mohon maaf, barangkali kemarin belum ketemu. Sekarang memang saya diminta ke- saksiannya, bagaimana be- tul-betul saya tidak tahu sa- ma sekali. Karena saya, ha- ri-hari saya kebetulan se- ring empat hari berturut-tu- rut saya ada tugas sebagai juri, yang mana saya be- rangkat kadang pukul 3 (15.00 WIB) sampai rumah jam 02.00 hingga 02.30. Belum lagi cabut-cabut ja- [BOGOR] Southeast Asian Re g i o n a l Ce n t r e f o r Tropical Biology (Seameo Biotrop) dan Kementrian P e n d i d i k a n d a n Kebudayaan (Kemdikbud) meluncurkan program kerja sama Kebun Buah Tanpa Musim yang melibatkan S e k o l a h M e n e n g a h Kejuruan (SMK) jurusan pertanian. Sek j en Kemd i kbud Didik Suhardi menyatakan, kerja sama dengan Seameo Biotrop diharapkan dapat berperan aktif dalam pem- bangunan pengetahuan dan teknologi sehingga lulusan SMK menjadi wirausaha- wan. Selain itu, menjadi pekerja menengah yang an- dal untuk bersama-sama memb a n g u n e k o n omi Indonesia. “Kami me ndukung Seameo Biotrop sebagai jembatan dalam transfer il- mu dan teknologi berbasis biologi sesuai dengan kom- petensinya dari perguruan tinggi dan lembaga peneliti-

habis jam besuknya, jadi belum ketemu. Saya juga belum bisa bayangin kalau ketemu bagaimana. Tadi ada 18 pertanyaan. Ditanya Umi tahu enggak , ya saya enggak t ahu . Apa l ag i Syechan dia baik-baik saja dan sudah berkeluarga,” je- lasnya. Ia berharap, kasus ini bisa segera berakhir dan anak-anaknya kembali me- najdi anak yang baik dan bisa menjaga kehormatan keluarga. Diketahui, penyidik Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, menang- kap artis Dhawiya (33) ber- sama temannya Muhammad (34), dua abangnya Syechan (47) dan Ali Zaenal Abidin (48), serta Chauri Gita (31)-istri Syechan-, terkait kasus dugaan penyalahgu- naan narkotika, di rumah o r a n g t u a n y a E l v y Sukaesih, Jalan Usaha Nomor 18 RT 01 RW 05, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2). D i r e k t u r S e a m e o Biotrop Irdika Mansur me- nyampaikan pada program pengembangan 5 tahunan ke-10, Seameo Biotrop me- lakukan transfer ilmu pe- ngetahuan dan teknologi ke sekolah-sekolah. “Ini yang membedakan dengan program-program pengembangan sebelum- nya,” pungkasnya. Selain menjadikan SMK lebih asri dan indah, sam- bung Irdika, program ini di- harapkan mampu mening- katkan status gizi siswa dan meningkatkan produktivitas serta kewirausahaan sekolah. Sementara itu, Direktur P e m b i n a a n S e k o l a h Me n e n g a h K e j u r u a n Kemdikbud, Bahkrun me- nyatakan kerja sama de- ngan Seameo Biotrop guna menambah kecintaan siswa terhadap dunia pertanian. "Paling tidak kita pilih 20 sampai 30 SMK untuk bisa dibina dengan biotrop. Wirausaha Ulang S e c a r a t e r p i s a h , Direktur Tindak Pidana

Narkoba Brigjen Pol Eko Daniyanto bersama jajaran dan Bea dan Cukai melaku- kan penghitungan ulang ter- hadap temuan narkotika je- nis sabu-sabu seberat 1,6 ton dari kapal MVMin Lian Yu Yun pada Selasa (27/2). D i r t i p i d N a r k o b a Bareskrim Polri juga inten- sif menjalin kerja sama de- ngan kepolisian Tiongkok untuk menangkap para bos bandar yang masih meleng- gang bebas di wilayah Tiongkok dan sekitarnya. Selama ini, para bandar ter- sebut selalu menargetkan Indonesia sebagai destinasi pengiriman. "Agenda kami hari ini akan menimbang kembali sembari menunggu dari pi- hak Bea dan Cukai, kita si- sihkan untuk labfor foren- sik Polri dan bukti saat per- sidangan. Kalau jaringan Lianjiang ini baru pertama kali ditangkap. Kita koordi- nasi dengan polisi Tiongkok untuk menangkap bosnya di sana," ujar Eko, Selasa (27/2) di markas Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Cawang Jakarta Timur. [BAM/C-7] Tujuannya agar anak kita bisa cinta dengan pertani- an," ujar Bahkrun. SMK Pertanian, kata Bakhrun, lulusannya naik sampai 4-5 persen tahun ini. Namun, sedikit sekali siswa yang dapat ditarik untuk b e r w i r a u s a h a . D a r i Direktorat SMK, tahun ini fokus pada pendampingan siswa untuk berwirausaha, sudah kami sampaikan ke- pada beberapa kepala dinas dan beberapa sekolah. Bahkrun menjelaskan kalau saja satu tahun seko- lah pertanian menerima 200 siswa kelas 1, kemudian 20 dari mereka didorong men- jadi seorang wirausaha, ma- ka hal itu akan berdampak positif. "Dari 20 bisa lima menjadi wirausaha itu su- dah bagus. Hanya 2,5% bi- sa jadi itu sudah luar biasa," imbuhnya. Lulusan SMK tahun ini, papar Bahkrun, sekitar 1.480.000. Jika 2,5% maka sekitar 40.000 siswa dapat berwirausaha. [VEN/161]

ANTARA/RIVAN AWAL LINGGA Ratu dangdut Elvi Sukaesih (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/2). Elvi diperiksa sebagai saksi dalam kasus pen- yalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dengan tersangka Dhawiya Zaida.

rum (pakaian), saya sudah capai banget, jadi saya tidak bisa lihat lagi ke anak-anak. Kamar saya sama kamar anak juga cukup jauh," ung- kapnya. Ia menyampaikan, ja- rang bertemu dengan anak -anaknya. Apabila ada sesu- atu yang penting, dirinya

telepon anak-anak lalu me- reka menghampiri kamar- nya. "Saya terus terang, ka- lau ketemu sama anak-anak saya selalu telepon, 'Ayo Umi mau bicara', dan mere- ka yang datang ke kamar Umi. Kayak begitu. Jadi ja- rang saya ke kamar mereka,

kalau ada penting mereka yang ke kamar Umi, kalau memang ada yang mau di- bicarakan," katanya. Menurutnya, dirinya ti- dak sempat bertemu dengan Dhawiya pada saat peme- riksaan karena jam besuk- nya sudah habis. "Kita kebetulan sudah

Libatkan SMK di Bogor, Biotrop Luncurkan Kebun Buah Tanpa Musim

VENTO SAUDALE Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Didik Suhardi didampingi Direktur Seameo Biotrop, Irdika Mansur 50 Tahun SEAMEO BIOTROP (Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology) di Biotrop Convention Hall, Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Senin (26/2).

an ke sekolah-sekolah, khu- susnya SMK, dengan lang- kah awal yaitu pembangun- an kebun buah tanpa musim tersebut,” kata Didik saat menghadiri ulang tahun ke- 50 Seameo Biotrop di Bogor, Jawa Barat, Senin (26/2). Dikatakan, potensi pela-

jar Indoensia tersebar di 1 . 6 0 0 SMK s e l u r u h Indonesia. Bila tidak dirang- sang dengan baik, maka po- tensi itu akan hilang dan ti- dak dapat dioptimalhkan. Dikatakan, untuk tahap awa l ada 4 SMK d i Indonesia yang dilibatkan. diantaranya SMKN Unggul

Negeri 2 Banyuasin pang- kalan Balai yang menerima bibit pohon jeruk chokun, SMKN 4 Kota Bogor yang menerima bibit pohon buah Matoa dan SMK Lampung menerima bibit pohon jeruk Dekopon serta SMKN 1 Tapin Selatan Kalimantan Selatan.

Made with FlippingBook HTML5