SP181015

Suara Pembaruan

28

Senin, 15 Oktober 2018

Ganjil Genap Tidak Lagi Seharian

[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya, memper- panjang perluasan sistem ganjil genap, mulai Senin ( 1 5 / 1 0 ) h i n g g a 3 1 Desembe r menda t ang . Namun, kebijakan pemba- tasan kendaraan bermotor roda empat itu kini berlaku Senin sampai Jumat, pada pukul 06.00-09.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. Sabtu- Minggu serta hari libur na- sional tidak diberlakukan. Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan P e n e g a k a n H u k u m Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Senin (15/10), ada beberapa revisi atau perubahan terkait perpan- jangan sistem ganjil genap. Revisi itu adalah Jalan Arteri Pondok Indah dan Jalan Benyamin Sueb tidak diberlakukan atau dihapus.

Ia menyampaikan, kebi- jakan tersebut tertuang da- lam Peraturan Gubernur (Pe rgub) DKI Jaka r t a Nomor 106 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lin tas dengan Sis tem Ganjil Genap. "Pemprov sebagai lea- ding sector . Kami bertugas menjalankan dan melaku- kan penindakan terhadap pelanggar," katanya. Diketahui, Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya menerap- kan sistem ganjil genap se- bagai pengganti kebijakan sistem 3 in 1, di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto, sejak akhir Agustus 2016 lalu. Kemudian, dalam rang- ka perhelatan akbar olahra- ga Asian Games 2018, pe- merintah dan stakeholder lain memperluas kawasan

Tujuan perluasan kawa- san dan perpanjangan wak- tu ganjil genap adalah agar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) selama Asian Games 2018 tetap terjaga dengan baik. Sehingga, aktivitas at- let dan ofisial, termasuk ke- giatan masyarakat tetap lan- car, aman serta nyaman. Sistem pembatasaan kendaraan ganjil genap di Jalan Jenderal Sudirman- MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto yang sudah berjalan sejak 30 Agustus 2016 lalu, diperlu- as hingga Jalan S Parman - Jalan Gatot Subroto - Jalan MT Haryono - Jalan DI Panjaitan - Jalan A.Yani - Simpang Coca Cola atau Jalan Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih. Kemudian, Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Jalan HR Rasuna

Said Jakarta Selatan, dan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Saat itu, selain perluas- an wilayah, pemerintah ju- ga memperpanjang waktu s i s t em g a n j i l g e n a p . Perpanjangan waktu tidak hanya berlaku pada jalur baru, tapi juga untuk jalur yang sudah ada (Jalan Jenderal Sudirman-MH T h a m r i n d a n G a t o t Subroto), pada hari Senin sampai dengan Minggu, mulai pukul 06.00 sampai 21.00 WIB. Kendaraan dengan pelat nomor (nomor paling bela- kang) ganjil dapat melintas pada tanggal ganjil. Begitu sebaliknya, nomor genap p a d a t a n g g a l g e n a p . Namun, bukan berarti ken- daraan dengan pelat ganjil tidak boleh beroperasi pada tanggal genap atau sebalik- nya. [BAM/W-11]

serta memperpanjang wak- tu sistem pembatasan ken-

daraan roda empat di se- jumlah titik.

Skybridge Dibuka, Jalan Jatibaru Raya Masih Ditutup

sebaliknya. Setelah acara grand launching , dia me- mastikan 446 PKL bisa berdagang di jembatan se- hingga Jalan Jatibaru Raya bisa dikembalikan sesuai fungsinya. " Grand opening- nya tanggal 30 Oktober nanti. Bisa dipastikan saat grand opening Jalan Jatibaru bisa dibuka," tekan dia. Teguh kembali menje- laskan, pihaknya terus mendorong agar Jalan Jatibaru segera dibuka. Namun, sebagai langkah pelaksanaan dari temuan Ombudsman, pihaknya ju- ga harus memastikan pe- merintah melakukan lang- kah korektif dari kebijakan malaadministrasi. Pembangunan skybrid- ge , ujar Teguh, merupakan bagian korektif dari peme- rintah. Hanya saja pemba- ngunan yang dilakukan ti- dak bisa singkat karena ha- rus memperhatikan faktor keamanan atau teknis pem- bangunan. "Sekalipun begitu, seja- uh ini kami selalu mendo- rong supaya Jalan Jatibaru segera dibuka. Meskipun belum memungkinkan un- tuk sekarang ini, bisa di- pastikan saat grand ope- ning nanti bisa dibuka," bebernya. [E-11]

ANTARA/RENO ESNIR Pekerja menyelesaikan proyek jembatan penyeberangan multi- guna (“skybridge”) Tanah Abang di Jakarta, Minggu (14/10).

[JAKARTA] Jembatan pe- nyeberangan multiguna ( skybridge ) Tanah Abang mu l a i d i buk a , Se n i n (15/10) pagi untuk dikenal- kan ( soft launching ) kepa- da pedagang. Sekalipun pembangunan jembatan se- panjang 386,4 meter itu mendekati rampung, satu ruas Jalan Jatibaru Raya yang selama ini diduduki pedagang kaki lima (PKL) masih ditutup. "Banyak kondisi la- pangan yang menghambat penyelesaian, salah satunya banyaknya pedagang yang berjualan di bawah atau di sekitar jembatan," kata Dirut PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan, di

Jakarta, Senin (15/10). Yoory menuturkan, acara soft launching dilakukan ter- hadap 100 pedagang yang untuk sementara ini diperke- nankan berdagang di jemba- tan. Setelah pembangunan rampung akhir Oktober 2018, pihaknya baru mem- perbolehkan 446 PKL yang terverifikasi untuk berda- gang di atas jembatan. " Soft launching dilaku- kan terhadap 100 pedagang kios dulu," jelasnya. Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho mengata- kan, soft launching bakal dimanfaatkan untuk me- mastikan apakah jembatan sudah layak operasi atau

Made with FlippingBook Online newsletter