SP180608

Suara Pembaruan

28

Jumat, 8 Juni 2018

Pemprov DKI Akan Tata Seluruh Kawasan Pesisir

[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta akan menata seluruh kawasan pesisir utara Jakarta, sehingga pe- rencanaan penataan kota di pantai utara Jakarta terinte- grasi dengan baik, dan tidak terkotak-kotakkan seperti sekarang ini. “Nanti kita akan menata- nya lengkap. Jadi bukan ha- nya soal Pulau C dan D. Kita akan menata seluruh kawa- san pesisir pantai utara Jakarta. Jadi perencanaannya terintegrasi bukan perenca- naan per wilayah saja. Seperti hanya Pulau C dan D, Pulau G, tetapi seluruh kawasan,” ujar Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan saat penyegelan 932 bangun- an di pulau reklamasi, Jakarta Utara, Kamis (7/6). Perencanaan penataan kawasan pesisir pantai utara Jakarta yang terintegrasi,

tutup, sudah disegel. Gitu ya,” tukasnya. Untuk uang konsumen yang sudah masuk ke pe- ngembang, ia meminta di- selesaikan antara pembeli dengan pengembang saja. Dan ia mengimbau, agar pengembang mengurus izin terlebih dahulu sebelum memasarkan propertinya. Nasib 932 bangunan yang disegel di pulau rekla- masi berada di tangan Anies. Dari 932 bangunan itu, 212 terdiri dari ruko, 409 rumah tinggal yang su- dah jadi, dan 311 rukan dan rumah tinggal yang belum selesai dibangun. “Na n t i k i t a l i h a t . Pokoknya kita ikut yang ada di keppres (tentang re- klamasi pantai utara),” kata Anies. Untuk melakukan tindakan selanjutnya, ia akan melihat keberadaan

ratusan bangunan tersebut telah sesuai atau tidak de- ngan rencana pengembang- annya, berdasarkan aturan daerah yang ada. Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Utara, Kusnadi mengatakan ratus- an bangunan di Pulau D su- dah tiga kali dilakukan pe- nyegelan. “Penyegelan per- tama dilakukan 2014, lalu disegel lagi 2016 dan seka- rang penyegelan ketiga,” kata Kusnadi. Penyegelan kembali di- lakukan karena pihak pe- ngembang tidak mempedu- likan aturan yang ditetap- kan Pemprov DKI, yakni mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Meskipun sudah dua kali disegel, ak- tivitas pembangunan masih terus berjalan. [LEN/W-11]

LENNY TRISTIA TAMBUN

Rumah di Cluster Perumahan Orchestra di Pulau D, Jakarta Utara, Kamis (7/6).

menurut Anies, sudah ter- bentuk timnya. Nanti akan segera diumumkan olehnya. Bila setelah disegel, pa- ra pengembang masih me- lanjutkan aktivitas pemba- ngunan di kedua pulau ter- sebut, Anies menegaskan akan segera memberikan

sanksi berat.

Ketika ditanya mengapa penyegelan baru dilakukan sekarang, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak mau berkomentar lebih banyak. Ia hanya me- ngatakan sekarang bangunan tersebut sudah ditutup dan disegel. “Sekarang sudah di-

Melihat adanya bangun- an perumahan mewah di Pulau D yang telah ram- pung dan siap huni, Anies mengingatkan bangunan tersebut tidak mempunyai izin mendirikan bangunan dan tidak menaati aturan.

Made with FlippingBook Annual report