SP160827

Metropolitan

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 27-28 Agustus 2016

Sandiaga PrioritaskanWakil dari Birokrat

[JAKARTA] Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno hingga saat ini belum mendeklarasikan diri siapa sosok calon wakil gu- bernur yang akan mendam- pinginya. Nama Sekretaris Da e r ah DKI J aka r t a , Saefullah sempat disebut-se- but akan menjadi wakil peng- usaha muda tersebut. Meskipun namanya se- ring disebut bersama de- ngan Sandiaga, rupanya Saefullah belum mendapat surat resmi dari partai yang akan mengusung Sandiaga di pemilihan gubernur (pil- gub) DKI Jakarta 2017. “Saya belum tahu, be- lum ada suratnya. Ya saya kerja saja. Pokoknya kalau saya tergantung partai,” ujar Saefullah di Balai Kota, Jumat (26/8). Saefullah mengatakan, sampai saat ini dirinya tidak menjadi anggota partai po-

litik dari partai mana pun. Namun, apabila ada partai yang percaya padanya, ia sangat terbuka dan mem- persilakan untuk mengu- sungnya. Dirinya pun akan berusaha bekerja keras un- tuk itu. “Namun, kalau saya ha- rus macam-macam, saya ti- dak mau. Ini kan saya kerja, tetapi harus ikuti partai poli- tik, ya tidak boleh dong. Kalau diusung silakan, itu hak mereka. Saya kan bukan kader mana pun,” katanya. O l e h k a r e n a i t u , Saefullah pun belum me- mastikan dirinya akan sege- ra mundur atau tidak dari jabatannya saat ini, yakni S e k d a DK I J a k a r t a . Pasalnya, jabatan tersebut merupakan jabatan di pro- fesi pegawai negeri sipil (PNS) yang harus berhenti apabila sudah berurusan de- ngan jabatan politik. Hal

(PKB). Sandiaga pun belum menentukan wakilnya, bah- kan selain Saefullah, nama PNS DKI lainnya, yakni Sylviana Murni yang meru- pakan Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata juga disebut-se- but menjadi kandidat untuk wakil Sandiaga di Pilgub DKI mendatang. Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengatakan, Sandiaga sen- diri sudah menyampaikan permintaan terkait calon wakilnya kepada Partai Gerindra. Permintaan terse- but adalah Sandiaga me- minta tiga nama birokrat untuk menjadi wakilnya.

Sudibyo yang merupakan Bupa t i Ba t ang , J awa Tengah. Taufik mengata- kan, terkait permintaan ini pihaknya akan menyerah- kan kepada koalisi partai terlebih dahulu. “Sandiaga memilih latar belakang birokrat banyak pertimbangannya. Faktor utamanya, birokrasi dan ke- mampuan jadi faktor uta- ma,” katanya. Berdasarkan penilaian Sandiaga, Taufik mengata- kan, Saefullah dan Sylviana merupakan birokrat tulen dan memiliki kemampuan manajerial birokrasi yang baik. Sebab, katanya, syarat yang dipilih untuk menjadi wakil Sandiaga hanya ada dua, yakni memiliki ke- mampuan pengetahuan dan daya tarik untuk dipilih. “Itu bisa menambah sua- ra. Saefullah sama Sylvi bi- rokrat tulen. Saefullah itu

Ketua PWNU DKI, Sylviana ini politik gender lagi laku banget, Jadi daya tarik sendi- ri. Kelebihannya kita hitung nih . Yoyok juga lagi kami hitung," pungkasnya. Sandiaga mengaku telah memiliki empat nama calon pasangan yang bisa men- dampinginya. "Kita sampai sekarang ini sudah memiliki empat nama calon yang bisa mendampingi saya apabila PDI-P tidak jadi membawa ibu Risma ke Jakarta, dari empat nama tersebut me- mang nama pak Saefullah yang paling santer didengar karena beliau memang pa- ling senior di dunia birokra- si," ujar Sandi, saat menyapa warga di Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. SelainSaefullah, Sylviana, dan Yoyok, ada satu lagi, yak- ni Bupati Bojonegoro, Suyoto. [D-14/C-7]

dok sp

Sylviana Murni

tersebut sama halnya de- ngan anggota dewan, TNI, dan Polri sehingga harus berhenti. “Saya taat sama UU, sa- ya akan berhenti( jika maju Pilgub). Harus taat dengan UU,” pungkasnya. Sejauh ini Sandiaga Uno baru diusung oleh Partai Gerindra, PKS, dan Partai Kebangkitan Bangsa

Koalisi Partai

Ketiga birokrat tersebut adalah Saefullah, Sylviana Murni, dan Yoyok Riyo

Proyek Jalan Layang Nontol Pluit

ANTARA/Hafidz Mubarak A Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang nontol Pluit di Jakarta, Jumat (26/8). Proyek yang membentang dari Pluit Utara hingga Pluit Selatan dengan jarak 10 kilometer itu di- harapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

Anggota DPRD Kota Bekasi Ditangkap

[JAKARTA] Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi, Jawa Barat, menangkap bu- ronan tindak pidana korupsi pada kasus penimbunan so- lar, Linggom F Lumban Toruan, Jumat (26/8). P e n y i d i k me n a n g k a p L i nggom d i wi l a y ah Cikarang, Kabupaten Bekasi saat berkendara di jalan. "Benar, sudah kami t a n g k a p d i w i l a y a h Cikarang," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Didik Istiyanta, Sabtu (27/8). Mantan vice managing PT Godang Tua Jaya (GTJ)

ini dinyatakan bersalah atas kasus penyalahgunaan ba- han bakar minyak (BBM) bersubsidi sejak 15 Maret 2015. Putusan Nomor 877 K/ Pid.Sus/2014 itu menyata- kan Linggom dijatuhi hu- kuman pidana penjara satu tahun dan denda sebesar Rp 2 miliar. Saat ini, kata dia, yang bersangkutan sudah ditempatkan ke dalam sel tahanan. Linggom adalah orang yang bertanggung jawab dalam kegiatan operasional PT GTJ sejak 23 Februari 2012. Setelah keluar kepu-

tusan MA, Linggom lang- sung melarikan diri sejak November 2015 hingga ke- b e r a d a a n t e r p i d a n a Linggom tak ada diketahui. Linggom merupakan merupakan salah satu kader Partai Hanura Kota Bekasi dan men j ad i anggo t a DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019. Dia adalah anggota DPRD Kota Bekasi dari da- e r a h p e m i l i h a n I V Pondokgede, Jatisampurna, dan Pondokmelati. Akan ada pergantian antarwaktu (PAW) terhadap dirinya. [160]

Made with FlippingBook - Online catalogs