SP170527

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 27-28 Mei 2017

Kapolri: Kami Tak Akan Kalah dari Teroris

[ JAKARTA] Ka p o l r i Jenderal Tito Karnavian mengatakan, sudah tiga orang yang dibekuk buntut aksi teror yang dilakukan Ahmad Syukri dan Ichwan Nurul Salam di Kampung Melayu Rabu (24/5) ma- lam. Kedua orang itu sa- ma-sama berumur 31 tahun. "'Mereka ini kelompok Jamaah Ansharu Daulah mund i r i yah (wi l ayah ) Bandung Raya. Kami masih ada waktu 7x24 jam peme- riksaan. Densus dan inteli- jen masih kejar pelaku lain- nya," kata Tito di RS Polri RS Soekanto, Jumat (26/5) malam. Tito mengimbau masya- rakat untuk tenang karena kelompok ini kecil. Polisi sudah tahu peta jaringan me- reka meski Tito mengakui sulit juga mengejar mereka. Hal itu karena mereka meng- hindari pantauan polisi. "Kami yakin bisa kalah- kan mereka. Kami butuh dukungan masyarakat, TNI, intelijen, dan ulama. Agar para ulama bisa mengimbau masyarakat agar tidak ter- pancing. Beri tekanan tau- siah dalam Ramadan ini agar tidak terjadi kekerasan yang mengakibatkan kor- [ JAKARTA ] Ke p a l a B i d a n g H u b u n g a n Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, belum kembalinya imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab ke ta- nah air, menghambat pro- ses penyidikan kasus duga- an pornografi terkait bere- darnya foto serta rekaman video berisi chat seronok. "Iya (menghambat). Dia berada di luar negeri menghambat juga. Kita berharap untuk segera kembali ke Indonesia biar bisa menceritakan sejauh mana kasus yang ada," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/5). Menyoal apakah polisi sudah mengantongi bukti percakapan Rizieq dan Firza, Argo menegaskan, intinya polisi sudah mela- kukan penyelidikan dan penyidikan.

Saat bom kedua ini mele- dak tubuh Ahmad hancur. "Kepalanya terlepas ter- lempar, sekitar 15-20 meter, sampai ke halte busway. Kacanya pecah. Tubuh lain- nya terpisah. Ledakan ke- dua besar ada shrapnel -nya (benda keras kecil dari lo- gam)," sambung Tito. Ini untuk menambah pe- nguat efek penghancur bom. Shrapnel yang digunakan termasuk mur, gotri, dan gunting kecil. Ini memberi- kan efek seperti peluru yang didorong oleh ledakan. Jadi bom Kampung Melayu memberikan efek bakar, efek getar ( shock wa- ve ), dan menghancurkan akibat gotri, mur, dan gun- ting kecil. "Makanya kalau terjadi ledakan jangan buru- buru datang ke TKP karena bisa jadi ada ledakan beri- kutnya. Ledakan pertama

oleh Iwan itu tidak besar," lanjutnya. Bahan peledaknya posi- tif memakai TATP ( triaceto- ne triperoxide ). Ini adalah ciri khas kelompok ISIS di Suriah dan Irak yang banyak memakai serbuk TATP yang gampang dibuat dari aseton. Para pelaku tersebut di- kendalikan jaringan gem- bong teroris Bahrum Naim yang berafilisasi dengan ISIS. Bahrum diduga ting- gal di Raqqa. “Dari bebera- pa kasus peledakan di wila- yah tersebut hingga dua se- rangan dua bom panci di Kampung Melayu yang me- libatkan sel Bandung Raya Jawa Barat dikenal sebagai Jamaah Anshorut Daulah (JAD),” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setya Wasisto dalam percakapan dengan SP , Sabtu (27/5). [BAM/N-8/G-5]

ANTARA/APRILLIO AKBAR Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (kiri) dan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kedua kanan) memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Jumat (26/5).

ban masyarakat yang tidak berdosa," urainya. Polri jadi sasaran karena itu doktrin mereka. Tito la- lu menjelaskan, ISIS diben- tuk dua komponen utama yaitu tauhid wal jihad dan komponen eks militer Saddam Husein. "Doktrinnya ideologi tak- firi (mengkafirkan kelompok lain). Tauhid wal jihad di Indonesia dipimpin Amman Abdurahman. Konsep utama- nya tauhid yakni segala sesu- atu harus berasal dari Allah SWT," ujar Tito. Jadi jika ada hal yang "Kita tunggu saja. Masalah nanti kata orang, kata siapa, kita tak usah menggunakan prasangka, asumsi. Tapi kita tunggu saja penyidik. Kita tunggu dan buktikan di pengadil- an," ungkapnya. Ia menyampaikan, ba- rang bukti termasuk trans- kip pernyataan Rizieq dan Firza dari provider merupa- kan bagian dari penyidikan. "Itu bagian dari penyidik. Bagian mencari barang bukti dan alat bukti. Semua dilaku- kan karena ini berkaitan de- ngan IT. Ahli IT yang kami mintai keterangan. Semua kita kumpulkan," katanya. Sebelumnya diketahui, foto dan rekaman video sc- reen capture berisi chat What's App diduga antara Rizieq dan Firza Husein yang mengandung kata-kata serta gambar pornografi, viral di media sosial. Selain itu, beredar juga suara diduga milik Firza

tidak berasal dari Tuhan maka itu dianggap kafir atau haram. Termasuk ne- geri ini dan para pendukung negara ini yaitu TNI dan Polri adalah thagut (setan). Tito juga menjelaskan kronologi aksi teror kedua- nya. "Ledakan pertama ke- cil, diduga dibawa INS (Ichwan) sehingga dia te- was mengalami luka di ba- gian belakang. Ini untuk memancing orang datang. Lalu ada ledakan kedua, bom panci di ransel yang Kronologi bersama Fatimah alisa Ema sedang membicarakan se- seorang yang disebut-sebut bernama Habib Rizieq. Polisi kemudian mela- kukan penyelidikan dan penyidikan apakah benar chat dan foto-foto itu me- rupakan asli dari Rizieq dan Firza. Pada proses penyidik- an, Rizieq dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Pemeriksaan pertama di- jadwalkan pada Selasa, 25 April 2017, sementara panggilan kedua dijadwal- kan pada Rabu, 10 Mei 2017. Polisi pun telah me- nerbitkan surat perintah membawa terhadap yang bersangkutan. Menurut Argo, trans- krip pembicaraan itu ada- lah bagian dari kewenang- an penyidik untuk mem- buktikannya dan melaku- kan pengembangan guna menjerat tersangka selan- jutnya. [BAM/G-5]

dikenakan Ahmad Sukri," kata Tito. Bom kedua ini dipersi- apkan pelaku yang me- nunggu orang mengumpul lebih dulu baru terjadi le- dakan yang lebih besar.

Urung Balik ke Tanah Air, Rizieq Hambat Penyidikan

Made with FlippingBook HTML5