ID160307

SENIN 7 MARET 2016 2 INTERNATIONAL

setelah dua kuartal sebelumnya membukukan defisit. Kepala Ekonom PT Bank CIMB Niaga Tbk Winang Budoyo mengatakan, Indonesia harus bisa memanfaatkan mo- mentum bagus saat ini seiring adanya faktor-faktor pendorong ( push factors ) dan faktor-faktor penarik ( pull factors ) bagi da- na-dana asing. Saat ini, bank sentral di dua kawasan menerapkan kebijakan bunga yang negatif. Di kawasan Eropa ada European Central Bank (ECB), diikuti Swiss, Den- mark, dan Swedia. Lalu di Asia ada Bank of Japan (BoJ). “Bank-bank sentral tersebut menerapkan kebijakan more dovish. The Fed yang diperkira- kan menaikkan Fed funds rate (FFR) 1% selama satu tahun ini pun kelihatannya malah less hawkish ,” tutur dia. Dia menambahkan, sekalipun FFR naik, kenaikannya kemung­ kinan tidak banyak, sekitar 25 bps. “Kalau melihat situasi se­ perti itu, ada carried trade aliran dana untukmencari tempat yang menguntungkan, seperti di Indo- nesia. Apalagi JP Morgan baru saja menaikkan posisi Indonesia ke status negara yang bagus untuk investasi,” papar dia. Menurut Winang, untuk pull factors terlihat pada indikator ekonomi Indonesia yang saat ini menunjukkan perbaikan. “Yang paling jelas adalah pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2015 yang tembus 5%, inflasi tahu- nan masih di kisaran 4%, trade balance yang surplus, ditambah stance BI yang mulai melakukan pelonggaran moneter,” ucap dia. Pull factors kedua, kata dia, adalah penantian rating Indo- nesia dari Standard and Poor’s (S&P) pada April 2016. Sebab, selama dua tahun ini, Indonesia tinggal 1 notch lagi masuk per- ingkat layak investasi ( invest- ment grade ). Winang menegaskan, sudah saatnya Indonesia masuk in- zim nilai tukar yang fleksibel, sehingga memungkinkan mata uangmereka melemah terhadap dolar. “Mempertahankan patokan nilai tukar sangat mahal. Bank sentral harus bersedia membeli atau menjual mata uangnya di pasar terbuka untuk memper- tahankan patokan, yang dapat menguras cadangan devisa asing,” ujar MR Raghu, kepala penelitian di Kuwait Financial Centre, kepada AFP ​. Dia menambahkan, ekspor minyak bumi yang mencapai sekitar 80% dari pendapatan pemerintah negara yang terga- bung dalam GCC, telah anjlok 70% sejak pertengahan 2014. Hal itu membuat patokan mata uang rentan karena harus me­ ngurangi cadangan devisa asing. (afp/leo) Pembangunan IIC ini diharap­ kan dapat mendukung proses perdamaian dan rekonsiliasi di Afghanistan dan mendorong kerja sama akademisi Islam dan ulama kedua negara untuk mempromosikan pemahaman Islam moderat. Sedangkan dalam kerja sama dengan Gambia, Retno dan Menlu Neneh Macdouall-Gaye membahas soal penguatan pada kerja sama capacity building khususnya dalam peningka- tan produksi beras dan agro- processing . Retno menjelaskan, salah satu bentuk kerja sama adalah pada 2014, Indonesia memberikan 5 traktor tangan kepada Agri- cultural Rural Farmer Train- ing Center (ARFTC) di Jenoi, Gambia. “Kami merasa cukup baha- gia, karena pasca pertemuan sebelumnya, pada April 2015 di sini, terjadi perkembangan dan penguatan dalam hubungan bi- lateral kedua negara, termasuk dalam pengembangan capacity building , budaya, dan sejumlah isu lainnya,” ucap Retno. Selain itu, Retno juga menga- takan membahas mengenai ke- mungkinan kerjasama capacity building soal persiapan Gambia menjadi tuan rumah OKI pada 2018. “Kami juga membahas satu isu yang tertunda mengenai komite bersama kedua yang harusnya dilakukan di Gambia. Kami akanmembahas mengenai waktu yang tepat untuk melaku- kan pertemuan tersebut. (leo)

menjadi satu-satunya yang posi- tif di Asia Pasifik setelah bursa Thailand. (lihat tabel) Sementara itu, berdasarkan kurs tengah BI, rupiah yang pada 22 Februari lalu tembus Rp 13.525, akhir pekan lalu ditutup Rp 13.159 per dolar AS. Lebih Baik Research Director/Senior Eco- nomic Analyst Kenta Institute Eric Alexander Sugandi men- jelaskan, sejumlah sentimen positif melanda perekonomi- an Indonesia. “Berdasarkan riset kami, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5,3%. Kami mem- proyeksikan inflasi tahun ini 4,0%, nilai tukar rupiah Rp 13.500 per dolar AS, dan BI rate menjadi 6,50%,” kata dia. Namun, Eric Sugandi meng­ ingatkan, investor perlu me- waspadai beberapa hal. Pertama, risiko makin turunnya harga minyak. Kedua, risiko pem- bengkakan defisit fiskal jika pemerintah tidak bisa menggen- jot penerimaan ketika sedang gencar melakukan spending, terutama untuk pembangunan infrastruktur. “Jika defisit fiskal membeng- kak tajam, bisa terjadi outflow dari pasar SBN dan berpotensi menekan rupiah,” ujar dia. Sesuai ekspektasi pasar, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi negatif atau deflasi 0,09% pada Februari 2016. Laju inflasi ke depan diperkira- kan tetap rendah, bahkan deflasi bisa berlanjut ke Maret dan April, sehingga inflasi tahun ini berpotensi di bawah 4%. Di sisi lain, setelah pada No- vember dan Desember 2015 mengalami defisit US$ 410 juta dan US$ 160 juta, neraca per­ dagangan Indonesia pada Ja­ nuari 2016 mencatatkan surplus US$ 50 juta. Kecuali itu, pada kuartal IV-2015 neraca pem- bayaran Indonesia (NPI) men- catatkan surplus US$ 5,1 miliar, negara anggota Dewan Kerja Sama Negara Arab di Teluk (Gulf Cooperation Council/ GCC) - Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab – di saat laju ekonomi Amerika membaik dan prospek suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi mendong- krak dolar. Untuk menjaga acuan mata uang maka seluruh anggota GCC, kecuali Qatar, telah me- naikkan suku bunga mereka pada Desember 2015, mengikuti langkah bank sentral AS atau Federal Reser ve (The Fed). Padahal perekonomian negara mereka justru membutuhkan sebaliknya. Sekarang negara-negara Te­ luk menghadapi dilema apakah harus menjaga patokan nilai tukar atau memilih untuk re- ngan Indonesia terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan bisa lebih kuat lagi. “Kami akan berkomitmen untuk tetap me­ lanjutkan kerjasama ini dengan Indonesia,” tambah dia. Sedangkan rencana kerja sama RI dan Afghanistan, Menlu Retno denganMenlu Salahuddin Rabbani membahas soal pelati- han bersama. Bahkan, kedua negara juga menandatangani Nota Kesepa- haman Diplomatic Training and Education Cooperation, di mana diharapkan dapat meningkat- kan peranan Indonesia dalam mendukung proses perdamaian dan pengembangan diplomasi di Afghanistan melalui pelatihan serta pendidikan diplomat. Indonesia dan Afghanistan sudahmemiliki total 44 program pelatihan bersama dengan 353 partisipan, program pelatihan- nya mencakup pelatihan un- tuk polisi hingga para anggota diplomatik. “Kami membicarakan MOU (nota kesepahaman) menge- nai pelatihan bagi diplomatik Afghanistan. Kedua negara su- dah lama melakukan pelatihan semacam ini dan di waktu men- datang akan diadakan penamba- han pelatihan,” tutur Retno. Selain itu, lanjut Retno, Indo- nesia sekarang sedang memba­ ngun Indonesia Islamic Center (IIC) di gedung Fatiha, sekitar 500 meter dari lokasi pemban- gunan masjid, di daerah Ahmad Shah Baba Mina, Kabul, Af- ghanistan.

Mereka dihubungi Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Sabtu (5/3). Kalangan analis dan ekonom juga optimistis fundamental ekonomi Indonesia membaik tahun ini karena didukung kom- binasi kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) dan kebijakan fiskal pemerintah guna men- dorong investasi di pasar keuan- gan maupun sektor riil. Jika penyerapan belanja pe- merintah tahun ini lebih baik dari tahun lalu, ekspor mening- kat, inflasi rendah, dan tren suku bunga menurun, perekonomian nasional pada 2016 bisa tum- buh 5,1-5,3%, lebih tinggi dari tahun lalu 4,79%. Seiring inflasi yang rendah, BI punya ruang menurunkan BI rate dari posisi saat ini 7%. Penurunan BI rate akan diikuti penurunan bunga kredit perbankan sehingga men- dorong sektor riil dan ekspansi perusahaan. Di sisi lain, penurunan harga minyak mentah yang dipredik- si masih berlanjut akan men- dorong pemerintah menurun­ kan harga jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada awal April. Dengan turunnya harga BBMbersubsidi, konsum- si masyarakat bakal meningkat, sehingga ekonomi akan tumbuh lebih pesat. Meski demikian, sejumlah risiko masih perlu diwaspadai, di antaranya penurunan harga komoditas yang berpotensi menekan nilai ekspor, pembeng- kakan defisit fiskal, dan berlan- jutnya perlambatan ekonomi Tiongkok yang akan kembali memukul ekspor komoditas tahun ini. Pada perdagangan Jumat (4/3), IHSG di Bursa Efek In- donesia (BEI) ditutup naik 6,84 poin (0,14%) ke level 4.850,88. Dengan penguatan itu, IHSG secara ytd menguat 5,61% dan JAKARTA – Konferensi Ting- kat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 yang diadakan di Jakarta, pada 6-7 Maret 2016 tidak hanya membahas nasib Palestina melainkan menjalin pertemuan bilateral dengan ne- gara lain. Dalamkesempatan itu, Indonesia berencana melakukan kerja sama di bidang capac- ity building dengan tiga negara yakni, Mesir, Afghanistan, dan Gambia. Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi, ada dua hal yang dibahas dengan Mesir, yakni untuk meningkat- kan kerja sama pendidikan dan terkait dengan kunjungan Grand Syeikh Al-Azhar. “Indonesia baru selesai mem- bagun asrama Indonesia per- tama di Al-Azhar dengan jumlah 3.000 siswa dan itu jumlah yang terbesar di Mesir. Hal ini mem- bawa pesan komitmen untuk menguatkan pendidikan dan beasiswa ke Al Azhar,” kata Retno di Jakarta, Minggu (6/3). Retno sendiri sangat meng­ apresiasi komitmenMesir untuk menambah kuota mahasiswa Indonesia di Mesir, serta men- dorong peningkatan kerja sama pendidikan dan keagamaan. Ia juga menegaskan hubungan de­ kat antara Indonesia dan Mesir, bahkanMesir memiliki peranan sangat spesial karena menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Menlu Mesir Sameh Soukry berharap hubungan Mesir de­ KUWAIT CITY – Harga mi­ nyak yang lemah menimbulkan ancaman kepada patokan mata uang negara-negara di kawasan Teluk Arab terhadap dolar. Namun menurut para analis, negara-negara yang kaya akan cadangan energi ini kemungki- nan belum akan meninggalkan kebijakan yang telah ditetapkan. Baik Bahrain, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA)akan mempertahankan nilai mata uangmereka terhadap dolar. Di sisi lain, Kuwait telah memiliki keterkaitan dengan kelompok mata uang termasuk dolar. Akan tetapi, berkembang keraguan apakah kebijakan tersebut masih masuk akal. Pasalnya, harga minyak du- nia yang tergelincir telah men- ganggu perekonomian enam  Sambungan dari hal 1

ANTARA FOTO OIC-ES2016/Panca Syurkani/foc/par/16

vestment grade . Dengan rating investment grade dari S&P, aliran dana global, terutama investor dana pensiun akan masuk ke Indonesia. Di tambah lagi adanya downgrade rating Brasil olehS&P, yang selama ini menjadi tempat menarik bagi investor long term, seperti dana pensiun global. “Saat ini dana-dana asing yang masuk ke Indonesia masih do­ minan dari investor short term. Yang diharapkan masuk adalah yang long term ,” tandas dia. Winang memproyeksikan, ta- hun ini perekonomian Indonesia bisa tumbuh 5%, dengan faktor pendorong utama adalah belan- ja pemerintah, karena ekspor belum bisa diandalkan seiring menurunnya harga komoditas. “Jika belanja pemerintah lan- car, ekonomi bisa tumbuh 5% lebih. Inflasi tahun ini berki- sar 4-5% karena ada kenaikan permintaan dan pertumbuhan ekonomi. Untuk BI rate ada peluang menjadi 6,5% sepanjang rupiah stabil dan kebijakan The Fed less hawkish ,” ujar dia. Jika S&P pada April menaik- kan rating Indonesia menja- di investment grade , Winang memperkirakan rupiah bisa di kisaran Rp 12.500 per dolar AS. Menurut Head of Macroeco- nomic and Financial Market Research Bank Mandiri Andry Asmoro, ekonomi Indonesia pada 2016 bisa lebih baik diban­ dingkan tahun lalu. Untuk itu, pemerintah dan otoritas terkait harus bisamenjaga ketersediaan likuiditas domestik, mengelola capital inflow , dan menjaga in- flasi. Ekspektasi pertumbuhan ekonomi tahun ini 5-5,2%, inflasi 4-4,5%, dan BI rate 6,5%. “Sentimen positif untuk ekonomi Indonesia dari global adalah downgrade negara emerg- ing market seperti Brasil oleh S&P dan perlambatan ekonomi Tiongkok. Dengan demikian, peluang capital inflow ke In- donesia meningkat. Selain itu, ada potensi rating Indonesia “Saya telah ber temu lang- sung dengan Presiden Abbas. Beliau sangat berterima kasih sekali atas dukungan Indonesia baik dalam kenegaraan KTT ini maupun konsistensi Indo- nesia memberikan dukungan penuh terhadap Palestina,” kata Jokowi. Presiden Jokowi menjelaskan dalampertemuan tersebut, Pres- iden Palestina juga bercerita mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perbatasan, permuki- man ilegal, pengungsi Palestina yang di luar Palestina dengan jumlah sangat besar sekitar lima juta orang, dan masalah di zona- zona yang dikuasai oleh Israel. “Kemudian juga tadi saya sampaikan bahwa Indonesia akan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada kemerdekaan Palestina,” ujar dia. Jokowi menambahkan, Indo- nesia mendukung penuh inisiatif yang akan dilakukan oleh Pal- estina International Conference (PIC) dan Indonesia berharap hasil KTT di Jakarta ini bisa dijadikanmasukan yang konkret Palestina Mahmoud Abbas mengatakan salah satu hal yang dibicarakan adalah pernyataan terima kasih atas dukungan Indonesia dalam Kon­ ferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa ke-5 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (6/3) malam. den Republik In­ donesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Oleh Leonard AL Cahyoputra  JAKARTA – Presi­

KTT Luar Biasa OKI ke-5 Menlu RI Retno LP Marsudi (kedua kanan), Menlu Palestina Riyad Al-Maliki (kedua kiri) dan Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir (kiri) mengikuti sesi foto bersama menteri dan delegasi negara-negara OKI sebelum mengikuti Sidang Dewan Menteri Luar Negeri negara-negara OKI di JCC, Jakarta, Minggu (6/3). Pertemuan tersebut digelar dalam rangkaian KTT Luar Biasa ke-5 OKI mengenai Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.

Menurut dia, sentimen positif dalam negeri berasal dari deflasi yang terjadi bulan lalu. Kecuali itu, rupiah sudah mulai stabil dan sempat membaik di level Rp 13.200 per dolar AS. Oktavianus menyarankan in- vestor memerhatikan saham-sa- ham sektor konstruksi, semen, dan properti. “Ketiga sektor tersebut belum menguat sig- nifikan pekan lalu. Penguatan IHSG belum merata karena ada sektor-sektor yang belum terangkat,” tutur dia. Analis LBP Enterprises Lucky Bayu Purnomo memperkirakan IHSG pekan ini menguji level 4.825-4.895, kalaupun terkoreksi akan mencapai level 4.825. Dia menjelaskan, menguatn- ya pasar saham dalam negeri te- rimbas penguatan harga minyak mentah dunia. Pekan lalu, harga minyak menyentuh level US$ 35 per barel. Meningkatnya harga minyak menunjukkan pasar tengah bergairah. Oleh sebab itu, saham-saham blue chips di sektor pertambangan, seperti ANTM dan PTBA terapresiasi. Lucky mengatakan, sektor consumer goods dan jasa layak dikoleksi pekan ini. “Saham ANTM juga masih bisa diburu investor karena harga emas dunia dalam tren naik. Namun animo pasar ini hanya jangka pendek,” kata dia. Dia merekomendasikan sa- ham ANTM, INDF, ICBP, dan UNVR. Namun investor dis- arankan menghindari sektor properti dan perbankan akibat belum clear -nya penjelasan Otor- itas Jasa Keuangan (OJK) terkait pembatasan net interest margin (NIM) bank. Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan, IHSG masih berpeluang menguat ter- batas. Katalisnya adalah naiknya bursa AS akibat membaiknya data tenaga kerja. IHSG pekan ini akan bergerak di level resis- tance 4.868-4.992 dan support 4.781-4.691. “Dari dalam negeri, rilis data cadangan devisa akan mengem- buskan sentimen positif di lantai bursa,” tutur dia. (rw/jn) Indonesia menjadi tuan ru- mah KTT Luar Biasa ke-5 OKI untuk Palestina dan Al Quds Al Sharif pada 7 Maret 2016. Per- temuan ini dihadiri oleh 605 delegasi dari 57 negara dan dua organisasi internasional serta akan diliput oleh lebih dari 500 wartawan dalam negeri dan luar negeri. menghancurkan bangunan Palestina dan mengambil alih tanah mereka,” ucap dia. Menurut Retno, tema KTT Luar Biasa OKI yang mengu- sung United for a Just Solution sudah tepat waktu dan relevan. “Tepat waktu karena persatuan umat diperlukan untuk menang- gapi situasi yang mengkhawat- irkan di Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. Lalu relevan karena kita belum melihat solusi untuk menyelesaikan masalah Pales­ tina dan Al-Quds Al-Sharif,” jelas dia. Selain itu, pada pidato pembu- kaan, menlu RI menyampaikan komitmen Indonesia untuk me- nyumbangkan bantuan dengan total US$ 1,5 juta setiap tahunnya untuk beberapa tahun ke depan yang ditujukan membantu rak­ yat Palestina. Sebelumnya, Indonesia juga telah menyumbangkan US$ 1 juta untuk Palestina melalui UN Office for the Coordination of Humanitarian Af fairs (UNO- CHA).

harapan tumbuh jika suku bunga kredit turun sehingga lapangan kerja tercipta. “Tapi jika pertum- buhan ekonomi hanya didorong sektor non tradable, penciptaan lapangan kerja terhambat,” tutur dia. Di sisi lain, dia menilai penu­ runan harga BBM bersubsidi akan memberikan peluang ke- pada masyarakat memiliki dana lebih untuk konsumsi. Namun, hal itu baru bisa dipastikan jika penurunan harga BBM bersub- sidi diikuti penurunan harga kebutuhan pokok. Imanudin menambahkan, po- tensi capital inflow masih besar karena suku bunga di Indonesia lebih tinggi dari negara-negara lain. “Saya harapkan capital in- flow bukan saja masuk ke pasar portofolio, tapi juga ke sektor riil,” ucap dia. Menurut Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, sejumlah sentimen positif yang melanda perekonomian Indonesia harus dijaga agar rupiah bertahan da- lam tren positif. Dalambeberapa hari terakhir tekanan terhadap rupiah semakin berkurang. Rupiah, kata dia, dapat melan- jutkan apresiasi seiring me­ nguatnya sejumlah mata uang terhadap dolar AS. Di sisi lain, belum jelasnya sentimen ke- naikan FFR kurangmemberikan dorongan bagi dolar AS untuk bergerak naik. Reza menjelaskan, investor perlu tetap mewaspadai senti- men yang dapat memengaruhi pergerakan rupiah. “Rencana BI melanjutkan pelonggaran moneter dapat menjadi katalis positif bagi laju rupiah,” ujar dia. Penguatan IHSG Analis Waterfront Securities Oktavianus Marbun menga- takan, IHSG berpotensi me­ nguat pekan ini karena beberapa sentimen dalam negeri berhasil mendorong investor asing men- catatkan net buy . Dia memperkirakan IHSG pekan ini bergerak di level resis- tance 4.880-4.902, namun berpo- tensi menguji gap 4.781-4.808. “Lebih dari setengah abad blokade ekonomi oleh Is- rael, telah memaksa warga Palestina untuk hidup dalam kemiskinan. Sementara itu, pada saat yang sama, Israel ter us melanjutkan pemba­ ngunan permukiman ilegal, Negeri RI Retno LP Marsudi menegaskan penderitaan Pales- tina harus dihentikan. Pasalnya sudah lebih dari 70 tahun Per­ serikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berdiri, namun hak-hak, kebe- basan dan kemerdekaan rakyat Palestina masih dirampas. “Semakin lama menunggu maka semakin lama penging- karan hak-hak asasi manusia dan kebebasan asasi. Semakin lama menunggu maka semakin lama obstruksi hak-hak mereka untukmenentukan nasib sendiri dan untuk kemerdekaannya. Kita harus mengakhiri itu,” kata Retno saat berpidato dalam Per- temuan Tingkat Menteri (PTM), dalam rangka persiapan KTT Luar Biasa (LB) OKI, Jakarta, Minggu. Retno menjelaskan pasukan Israel ter us menggunakan kekuatan yang berlebihan dan tidak pandang bulu kepada war- ga Palestina. Bahkan, kekerasan paling serius terjadi di Palestina dan Al-Quds Al-Sharif, di mana ada lebih dari 5 juta warga Pales- tina hidup di bawah pendudukan dan sebagai pengungsi.

menjadi investment grade dari S&P,” ujar dia. Ekspektasi Perbaikan Global Market Economist Bank Permata Josua Pardede meng­ ungkapkan, sentimen positif yang melanda pasar keuangan domestik didukung ekspektasi perbaikan indikator makro In- donesia. “Seperti inflasi yang cenderung terkendali dan dir- espons pelonggaran moneter BI. Itu akan berdampak positif terhadap ekonomi secara kes- eluruhan,” ujar dia. Terkait ekspektasi inflasi pada 2016 yang cenderung terkendali pada kisaran 4-4,5%, Josua me­ ngatakan, hal itu memicu eks- pektasi pelonggaran kebijakan moneter tahun ini. Peneliti Indef Imaduddin Ab- dulllah mengatakan, ekonomi Indonesia pada 2015 melambat karena banyaknya faktor risiko. Tahun lalu, kondisi ekster- nal yang berpengaruh adalah ketidakpastian kenaikan FFR, sedangkan dari internal ada per- soalan perubahan nomenklatur kementerian dan penyerapan be- lanja pemerintah lebih rendah. “Tahun ini, risiko-risiko terse- but tidak ada sehingga per- ekonomian Indonesia dapat tumbuh lebih baik dari tahun lalu,” ujar dia. Imanud i n men j e l a skan , berdasarkan proyeksi Indef, ekonomi Indonesia pada 2016 tumbuh 5,1% dengan pertim- bangan ekspor membaik, inflasi rendah, dan suku bunga turun. “Tapi kalau risiko eksternal berkurang dan harga komoditas naik, ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5,1%,” ucap dia. Seiring per tumbuhan eko­ nomi yang membaik, menurut dia, lapangan kerja akanmening- kat dan angka kemiskinan menurun. Yang harus dicegah adalah jangan sampai ekonomi tumbuh lebih baik bukan karena didorong sektor riil. Menurut dia, sektor riil ada di mekanisme konferensi-kon- ferensi selanjutnya. “Indonesia akan terus ikut berpartisipasi dalam rangka memperjuangkan Palestina,” pungkasnya Berdasarkan keterangan pers usai pertemuan bilateral, dukungan Indonesia terhadap Palestina sudah dilakukan dalam berbagai bentuk. Misalnya, di forum internasional, Indonesia ikut mendukung pengibaran bendera PBB pada 30 Septem- ber 2015 dan penguatan komit- men negara Asia Afrika terhadap Palestina lewat Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun lalu melalui Declaration of Palestine . Di sisi lain, Indonesia juga akan meresmikan Kantor Kon- sul Kehormatan RI di Ramallah dalam waktu dekat. Terkait dalam hal tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih atas persetujuan yang diberikan dan presiden akan mengutus menteri luar negeri RI ke Ramallah untuk meresmikan Konsul Kehotmatan. “Keberadaan Konsul Kehor- matan merupakan langkah awal untuk meningkatkan dukungan Indonesia bagi kemerdekaan Palestina ser ta mendorong penguatan hubungan bilateral”, ucap Presiden. Penderitaan Palestina Harus Dihentikan Sementara itu, Menteri Luar

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker