SP171026

Suara Pembaruan

28

Kamis, 26 Oktober 2017

Pertemuan Tidak Bahas Reklamasi Anies-Sandi Diminta Fokus 6 Agenda Besar

[JAKARTA] Gubernur DK I J a k a r t a A n i e s Baswedan dan dan Wakil Gubernur Sandiaga berte- mu Pr es i den RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas sejumlah perso- alan DKI Jakarta, Rabu ( 2 5 / 1 0 ) d i I s t a n a Kepresidenan, Jakarta. Anies-Sandi diminta fo- kus pada enam agenda be- sar dan ditambah rencana pembangunan s t ad i on Bersih Manusiawi Wibawa (BMW) d i Papanggo , Jakarta Utara. Keenam agenda tersebut adalah per- siapan infrastruktur Asian Games, mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), banjir, penataan kampung kumuh, dan pena- taan kawasan trotoar. “Ar a h a n d a r i P a k Presiden adalah pastikan semuanya tepat waktu. Pastikan semua rencana berjalan dengan baik. Alhamdulillah kami seja- lan, karena dari awal kami sudah katakan ingin semua- nya on schedule , on budget , dan on quality ,” ujar Anies di Balai Kota, Rabu (25/10). Dia menjelaskan, sejak pertama kali bertugas di DKI, pihaknya langsung mengecek proyek-proyek nasional yang disampaikan Presiden, terutama MRT dan kemacetan. Anies menyampaikan, tidak ada pembahasan di lu- ar enam agenda besar dan rencana pembangunan sta- T idak seperti sebelum- nya, kini wartawan yang meliput berita di Balai Kota tidak diper- bolehkan lagi mewawanca- rai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno di depan ru- angannya, di Gedung Blok B, Lantai 2, Balai Kota DKI Jakarta. Hal tersebut terjadi keti- ka para wartawan sedang menunggu rapat Sandiaga bersama Dewan Pengupahan DKI Jakarta, Kamis (26/10). Saat itu, se- perti biasa, wartawan hen- dak duduk menunggu di depan ruangan wagub, teta- pi tiba-tiba wartawan dite- gur oleh petugas penga- manan dalam (pamdal)

sia. Jakarta harus memiliki kualitas manusia yang baik. Dan itu menjadi kunci ke- majuan,” kata Anies seusai bertemu Habibie di kediam- a n n n y a , J a l a n P a t r a Kuningan, Jakarta Selatan. Habibie juga menekan- kan perlunya Anies dan Sandi memilik arah pemba- ngunan daerah yang bisa menjadi dasar arah pemba- ngunan. Sandiaga mengungkap- kan Habibie mengingatkan agar Jakarta terus mengem- bangkan aspek teknologi. Apalagi saat ini, di Jakarta sudah memiliki Dewan Riset Daerah DKI Jakarta, yang digagas oleh Habibie sendiri. Sebelumnya, Ketua Dewa n Pe r t imb a ng a n Majelis Ulama Indonesia (Wa n t i m MU I ) D i n Syamsuddin mengatakan, Anies dan Sandi harus tetap istiqomah sebagai pemim- pin. “Saya harap Pak Anies dan Pak Sandi bisa menja- lankan amanat dengan ba- ik,” kata mantan Ketum PP Muhammadyah ini. Din juga mengatakan, pemimpin harus menjalan- kan amanah yang dijanjikan dalam kempanye. Hal itu harus direalisasikan de- ngan pendekatan yang ba- ik. Selain itu, di juga me- minta pemimpin baru untuk meniru dan melanjutkan program kerja pemimpin sebelumnya yang dinilai baik. [FAT/C-6/D-14]

ANTARA/ROSA PANGGABEAN Presiden Joko Widodo (tengah) bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri) dan Seskab Pramono Anung di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/10).

dion bertaraf internasional BMW. Itu berarti, katanya, reklamasi bukan menjadi perhatian yang utama dari Presiden RI. “Nanti kalau yang itu (reklamasi-Red),” ucapnya. Dalam pertemuan terse- but hadir beberapa menteri seperti Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumad i serta Men teri Peke r j aan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Sandiaga menambahkan Presiden memberikan in- struksi agar pembangunan infrastruktur di DKI dalam "Mbak, sekarang tidak boleh doorstop di sini lagi," tegur pamdal. Petugas pamdal tersebut menyampaikan, saat ini arahan untuk wartawan yang akan doorstop sudah berbeda dari sebelumnya. Kini wartawan yang akan doorstop Wagub hanya di- perbolehkan di lantai ba- wah atau di Balairung. Tidak hanya dilarang wawancara di depan ruang- an Wagub, wartawan juga dilarang sekadar duduk me- nunggu di depan ruangan tersebut. Akhirnya, para warta- wan yang hendak mewa- wancarai Sandi pun ber- kumpul di depan lift menu- yang berjaga di sana.

penyelenggaraan Asian Games bisa selesai tepat waktu. Khusus Velodrome, Presiden menaruh perhatian khusus karena penyelesaian- nya pada April tahun depan. Permasalahan lain yang dibahas adalah penanggu- langan banjir. Anies menya- takan, diskusi agak rinci yakni menyangkut penataan kampung-kampung kumuh. Penataan bukan berarti menghilangkan sebuah kampung, melainkan hanya kekumuhannya. Sandiaga mengungkap- kan, Presiden menyampai- kan beberapa harapan apa- bila MRT rampung diba- ju lantai dua dan meng- ganggu aktivitas para pega- wai yang berlalu lalang di ruangan tersebut. Rupanya, Sandi yang ti- dak menginginkan ada wa- wancara di depan ruangan- nya. Ia mengatakan, hal ter- sebut karena background untuk gambar di televisi ti- dak bagus terlihat. Hal tersebut disampai- kan Sandi ketika para war- tawan yang sudah menung- gunya di depan lift menuju lantai 2, mencegatnya. Ia sempat enggan diwawanca- rai di lokasi tersebut. " Background- nya jelek banget. Kenapa tidak di de- pan aja. Siapa yang menga- rahkan ke sini?" tanyanya. [D-14]

ngun. “Pak Presiden meng- harapkan nanti di atas jalur -jalur MRT di dalam proto- kol itu, selain trotoarnya di- rapikan, juga ada taman-ta- man yang bagus,” kata Sandiaga. Menurut dia, Presiden memang menaruh perhatian serius terkait penataan kota. Pengalaman Presiden keti- ka berkunjung ke Singa- pura, menjadi topik pembi- caraan. Anies juga menyebut- kan dalam kesempatan itu Presiden Jokowi membagi- kan pengalamannya sealam menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Beliau menceritakan pengalaman di birokrasi, DPRD, beliau menekankan pentingnya komunikasi de- ngan pihak lain karena itu kunci keberhasilan, penata- an seperti penataan Waduk Pluit," katanya. Sementara itu, saat ber- temu dengan Presiden RI ke 3 BJ Hab i b i e , An i e s Baswedan dan Sandiaga Uno mendapatkan banyak nasehat. “Kami banyak diskusi terkait Jakarta. Beliau bi- lang pentingnya masalah kualitas sumber daya manu- Nasihat

Ingin Background Bagus, Sandi Larang Wawancara di Depan Ruangannya

SP/DETI MEGA P Suasana wartawan hendak mewawancarai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno di depan ruangannya, di Gedung Blok B, Lantai 2, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/10).

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online