ID190126

sabtu/minggu 26-27 januari 2019

| 24

Investor Daily/IST

Kulit membutuhkan pelembab agar tetap terhidrasi. Begitupun kulit berjerawat. Kehilangan kelembaban justru akan memperparah jerawat.

Oleh Mardiana Makmun

banyak dialami oleh mereka yang memiliki kulit berjerawat. Akibatnya, mereka hanya fokus mengobati jerawat dan melupakan perawatan kelembaban kulitnya karena takut makin berjerawat. Perawatan kulit berminyak yang memiliki kecenderungan berjerawat, seringkali merenggut kelembapan kulit dan

A nne bingung. wajahnya berminyak dan kerap berjerawat. Anne tak sendiri. Kebingungannya Haruskah memakai pelembab wajah? Sedangkan kulit

manager ERHA. Kampanye “ Act now, acne free ”ditujukan untuk memberikan pengetahuan lebih kepada mereka yang memiliki masalah jerawat. Termasuk juga yang memiliki acne prone skin dan bagaimana cara merawatnya secara menyeluruh. “Dalam konteks penanganan jerawat, kurangnya pengetahuan terhadap produk perawatan yang tepat untuk jenis kulit tertentu, menyebabkan jerawat selalu muncul kembali. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memastikan jenis kulit terlebih dahulu, karena selain berjerawat, perlu dipastikan kondisi kulit lainnya untuk bisa menangani dan merawat kulit secara keseluruhan. Gentle Acne Moisturizer merupakah inovasi terbaru Erha yang hadir sebagai solusi pelembab bagi kulit berjerawat yang juga sensitif dan atopi,” jelas Ferry Budiyanto, product marketing senior manager ERHA.

Erha Gentle Acne Moisturizer, dalam siaran pers yang diterima Investor Daily. Perbaiki barier kulit Ceramide secara natural dapat ditemukan pada lapisan kulit manusia yang berfungsi sebagai lapisan water proof bagi kulit. Ceramide membantu proses pemulihan barrier kulit dan mengatur regenerasi sel sehingga lapisan kulit yang sempat rusak dapat diperbaiki. Lantas, bagaimana ceramide menjaga agar jerawat berkurang? dr.Norita menjelaskan, barrier kulit memberikan perlindungan kulit terhadap berbagai faktor dari luar tubuh. Barrier kulit yang sehat memiliki kemampuan mengikat air dan memiliki kadar lemak yang baik, termasuk kandungan ceramide sebagai komponennya yang terbesar. “Pada kondisi atopi dan kulit kering, barrier kulit mengalami

gangguan atau kerusakan sehingga berkurangnya kelembaban dan fungsi proteksi kulit, dapat membuka akses dari luar ke dalam kulit serta dapat memicu timbulnya jerawat. Hal ini menjadi dasar perlunya moisturizer khusus dengan kandungan ceramide dan bahan anti acne yang dapat memperbaiki barrier kulit sekaligus mencegah timbulnya jerawat.” tegas dr. Norita Sembada. Sebagai solusi, Erha meluncurkan Gentle Acne Moisturizer, inovasi terbaru Erha yang memiliki kandungan ceramide dan kandungan anti acne untuk melindungi barier kulit agar mencegah terjadi jerawat. “Produk ini melengkapi rangkaian produk acne care lab yang sudah ada. Melalui rangkaian kampanye “ Act now, acne free”, Erha menghadirkan rangkaian perawatan jerawat untuk berbagai jenis kondisi kulit,” kata Ferry Budiyanto, product marketing senior

menjadikannya kering. Sayangnya, meski kondisi kulit menjadi kering akibat produk jerawat, banyak masyarakat takut untuk menggunakan pelembap. Mereka beranggapan bahwa kulit yang sudah lembap oleh kelebihan sebum, akan lebih berjerawat apabila menggunakan pelembab. Benarkah kekhawatiran itu? Faktanya, kehilangan kelembapan kulit ternyata dapat memperparah kondisi jerawat. Karena itu, meski kulit berjerawat, tetap harus menggunakan pelembab. Hanya saja, tidak semua pelembab cocok bagi kulit berjerawat. Gunakan pelembab yang ramah untuk kulit berjerawat. “Untuk kulit berjerawat, gunakan produk pelembab dengan kandungan ceramide. Ceramide sangat baik bagi penderita kulit berjerawat yang kering, sensitif, dan atopi,” kata dr. Norita Sembada, head of business development Derma Global Ventura terkait peluncuran

Investor Daily/IST

perkembangan kuliner saat ini yang begitu dinamis, global dan terbuka, maka kami mengusung konsep Mediterania yang merupakan gabungan dari berbagai negara yang disatukan. “Ada sentuhan Yunani, Prancis, Italia, Spanyol, Portugis, dan Turki di dalamnya. Kami berharap konsep serta menu baru ini dapat memberikan pilihan dan pengalaman kuliner baru yang menarik bagi para tamu hotel dan pelanggan setia The Gardenia”. tambahnya. The Gardenia terletak di lantai lobi hotel dan buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 12:00 hingga pukul 22:00 WIB. Sangat cocok untuk makan malam yang romantis, maupun makan siang bersama kolega bisnis. (nan)

Lippo Village. “Perubahan konsep dan menu The Gardenia merupakan salah satu wujud nyata komitmen kami untuk menjaga kepuasan pelanggan saat ini, yang menginginkan hal baru, autentisitas dan juga kualitas.” ucap Alain Krumm dalam siaran pers yang diterima Investor Daily. “Konsep Mediterania di sini didominasi oleh kreasi hidangan laut dan menggunakan bahan- bahan alami. Oleh karena itu, kami menawarkan masakan yang sehat. Gardenia juga menjadi salah satu restoran Mediterania dari sedikit restoran Mediterania di Tangerang,” tambahnya. Di tempat yang sama, Boedy Christian selaku Executive Assistant Manager juga menuturkan “Melihat

Jakarta - The Gardenia, restoran yang berada di Aryaduta Lippo Village, sebuah hotel berbintang di Tangerang - Banten, meluncurkan konsep dan menu Mediterania. Konsep ini akan ditawarkan efektif pada Februari 2019. Beragam hidangan khas Mediterania telah siap untuk disajikan, seperti: Grilled Provencal Tuna, Ravioli Porcini and Ricotta Cheese, Confide Duck Leg, Slow Cooked Lamb Shank, Seared Sea Bass, dan Grilled Marinated Salmon. Konsep dan peluncuran menu baru “The Gardenia” diprakarsai oleh Chef Alain Krumm. Chef asal Prancis ini memiliki pengalaman profesional di industri perhotelan selama lebih dari 35 tahun, di sekitar Eropa dan Asia. Alain kini menjabat sebagai Executive Chef Aryaduta

Investor Daily/IST

medium yang dapat dipahami semua kalangan, berupa estetika dan mode, dari anak bangsa untuk dunia,” kata Lidya. Lakon Indonesia hadir sebagai upaya untuk memberdayakan dan mendorong kreatifitas komunitas anak bangsa. Mengawali gerakan tersebut, Lakon Indonesia akan segera menghadirkan Teras Lakon yang bertempat di Summarecon Serpong, Tangerang. Teras Lakon diharapkan dapat menjadi sebuah ‘laboratorium’ publik yang ditujukan sebagai pusat pelatihan, kolaborasi dan kreasi bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang seni dan kerajinan di era modern. “Dengan demikian, hasil kar ya anak bangsa tidak hanya dapat dikenal luas, namun juga dapat diakui dan bersaing di pasar dunia,” tandas Thresia. (nan)

memiliki keindahan bagi kreatornya, namun juga merupakan kulminasi dari berbagai cerita yang dialami oleh kreatornya, dan memiliki keunikan masing-masing. Dengan tujuan mengangkat dan membagikan keunikan cerita mereka pada dunia, Lakon Store hadir sebagai medium bagi para kreator Indonesia,” kata Thresia. Lidya Kartawidjaja, co founder Lakon Indonesia menambahkan, Lakon Indonesia melahirkan Lakon sebagai fashion brand yang secara khusus ditujukan untuk memberi sumbangsih yang nyata di bidang seni kontemporer modern Indonesia, atau lebih spesifiknya pada industri mode di Indonesia. “Selalu ada cerita di balik setiap kreasi anak bangsa. Dan lewat Lakon, cerita tersebut dihadirkan kembali melalui

Jakarta - Fesyen lokal terus mendapat tempat di hati masyarakat dan pasar Indonesia. Ada banyak faktor yang membuatnya disukai. Selain desain dan kualitas bahan serta jahitan yang berkualitas, rasa cinta pada produk dalam negeri membuat masyarakat makin menerima merek fesyen lokal. Hal ini mendorong Lakon Store di bawah naungan Lakon Indonesia menghadirkan 150 merek fesyen lokal Indonesia. Thresia Mareta, founder Lakon Indonesia mengatakan Lakon Store yang kini buka di Mal Kelapa Gading 5, menghadirkan seni dan kerajinan karya anak bangsa, dan menjadikannya sebagai pelakon utama dengan berbagai keunikan karakter dan cerita mereka masing-masing. “Setiap produk merupakan karya yang tidak hanya

Made with FlippingBook flipbook maker