SP170201

Suara Pembaruan

28

Rabu, 1 Februari 2017

Pimpinan FPI dan GNPF Diperiksa Terkait Makar

[JAKARTA] Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus makar. Rizieq yang didam- pingi sejumlah pentolan FPI lainnya tiba di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2) se- kitar pukul 10.35 WIB de- ngan mengendarai mobil Mitsubishi Pajero warna putih. Rizieq mulai diperik- sa empat orang penyidik pukul 11.00 WIB. Sebe l um masuk ke Mapolda, Rizieq menyem- patkan menemui wartawan yang sudah menunggu se- jak pukul 07.00 pagi. Ia memberikan keterangan se- putar kedatangannya ke Mapolda Metro Jaya. Menurut Rizieq, ia siap menjadi saksi kasus makar Rachmawati Soekarnoputri. Dia akan memberikan pen- jelasan seputar yang dia ke- tahui. “Saya siap memenuhi panggilan pemeriksaan se- bagai saksi atas kasus Ibu Rachmawati, nanti akan sa- ya jelaskan sesuai pertanya- an yang dilontarkan penyi- dik,” ujarnya. Sementara itu, menja- wab pertanyaan terkait ber- edarnya percakapan ia de- ngan Firza Husein yang beredar viral di medsos, Rizieq mengatakan itu tidak benar dan bohong. “Yang pasti, saya tidak tahu-menahu soal tulisan [JAKARTA] Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan meningkatkan kinerja pegawai di ling- kungan pemerintahan de- ngan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melalui penggunaan fitur Mobile Screening . Penerapan teknologi in- formasi untuk penerapan pemeriksaan kesehatan se- cara bergerak mengguna- kan aplikasi smartphone tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mene- rapkan penggunaan tekno- logi informasi untuk me- macu kinerja aparat dalam melayani masyarakat di bi- dangnya masing-masing. Walikota Jakarta Utara Wahyu Haryadi menyebut- kan, masalah kesehatan di tingkat pegawai akan se-

yang ada di medsos, itu adalah fitnah terhadap sa- ya,” ujar Rizieq seraya ber- gegas meninggalkan keru- munan ratusan wartawan. Pemeriksaan Rizieq kali ini juga diwarnai aksi unjuk rasa. Puluhan anggota FPI menggelar demo untuk memberikan dukungan ter- hadap Rizieq. Para pende- mo membawa mobil truk mini yang sudah didesain dilengkapi pengeras suara dan sudah memenuhi pela- taran Polda Metro Jaya di Jl Jenderal Sudirman sejak pukul 10.15 WIB. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, penga- manan di Mapolda diperke- tat, aparat kepolisian setem- pat disiagakan membuat pagar betis guna membatasi agar para pendemo tidak masuk ke halaman Mapolda Metro Jaya. Satu per satu kendaraan roda dua dan ro- da empat yang akan masuk diperiksa secara ketat. Hingga berita ini ditu- runkan, hujan deras meng- guyur kawasan Polda Metro Jaya, sehingga ada sebagian pendemo yang menepi dan sebagian lagi tetap bertahn. Aktivitas orasi yang sempat dilakukan sejak pukul 10.00 WIB sempat terkendala aki- bat takut terkena air hujan sehingga tidak bisa optimal digunakan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan,

persoalan upaya makar. "Kalau bicara pertemu- an, benar ibu Rachma per- nah datang ke rumah saya, sebaliknya saya juga pernah ke bu Rachmawati, dan bu Rachma juga pernah ikut 411 bersama-sama. Juga ada pertemuan di beberapa event dengan ormas Islam dan ormas nasionalis. Tapi sekali lagi pertemuan terse- but sama sekali tidak ada rencana makar dan pemufa- katan makar, dan perbuatan melawan hukum. Jadi ha- nya sebatas kegiatan aksi 411, aksi 212," ungkapnya. Sementara itu, Bachtiar menyampaikan, ia pernah diundang sebagai pembica- ra dalam acara Haul Bung Karno, di Universitas Bung Karno. Namun, tidak ada pembahasan soal makar. "Saat itu saya diundang sebagai pembicara pada Haul Bung Karno, cuma itu saja. Pokoknya saya tidak tahu siapa yang menginisia- si. Saya hadir dan ingin mendengarkan. Acaranya juga di aula kampus. Saya juga diminta membuat sta- tement, dan saat itu saya cerita, saya orang luar ba- tang dan ada penggusuran," katanya. Ia menegaskan, tidak ada pembahasan atau pem- bicaraan terkait konstitusi atau upaya makar. "Tidak, saya tidak bicarakan soal itu. Tidak ada hubungan ke sana," ucapnya.

Bachtiar menuturkan, juga tidak mengetahui siapa saja tokoh yang hadir dalam pertemuan di Universitas Bung Karno. "Saya tidak tahu. Intinya begini. Atas nama ketua GNPF, saya berharap apa yang sudah kita jalankan dengan penuh kedamaian ini, kita alokasikan agar bangsa ini bisa lebih kuat, bisa lebih bersatu lagi, bisa lebih bersinergi lagi, dan ti- dak ada kegaduhan yang membuat kontraproduktif dan memancing emosi," je- lasnya. Penasihat hukum GNPF MUI Kapitra Ampera me- negaskan, Bachtiar diun- dang sebagai tokoh agama dan tidak membahas politik apalagi upaya makar. "Ustaz Bachtiar Nasif adalah tokoh masyarakat, tokoh agama. Semua tem- pat mengundang untuk me- lakukan pencerahan agama. Bukan pencerahan politik, karena ustadz Bachtiar bu- kan tokoh politik, dia tokoh agama. Kalau dia bicara di mana pun, termasuk di Universitas Bung karno, itu soal moralitas dan agama. Mana ada itu makar-makar. Mana ada hubungan kita dengan itu. Kita berhubung- an dengan umat. Bagaimana umat ini supaya damai. Lihat saja 212 kata Kapolri ranting pun tak ada yang jatuh," tandasnya. [BAM/G-5]

SP/GARDI GAZARIN Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab mendatangi Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus ma- kar, Rabu (1/2) siang.

tentang pengamanan peme- riksaan Rizieq seperti bia- sanya dilakukan pengetatan untuk kepentingan penga- manan. Sebab, pemeriksaan pimpinan FPI itu juga dii- kuti anggota FPI lainnya dengan menggelar demo. Menurut Argo, jalan menuju Markas Polda Metro Jaya baik melalui Jl Gatot Subroto maupun Jl Jenderal Sudirman saat ini memang mendapat penga- manan petugas setempat. Sejumlah kendaraan penghalau massa telah disi- agakan guna mengantisipa- si kemungkinan adanya ak- si yang tidak diharapkan.

Munarman, dan Ketua GNPF Bachtiar Nasir. Kepada wartawan, Rizieq membantah pertemuan yang pernah ia hadiri mem- bahas persoalan makar. "Terima kasih banyak hari ini saya dan Ustadz Bachtiar Nasir serta Haji Munarman, dipanggil ke Polda Metro Jaya dalam rangka memberi keterangan sebagai saksi terhadap ibu Rachmawati Soekarnoputri atas tuduhan makar. Insya Allah kami akan memberi- kan penjelasan dengan se- benar-benarnya tentang apa yang terjadi," ujar Rizieq, Rabu (1/2). Dikatakannya, kalau berbicara pertemuan me- mang dirinya pernah berte- mu dengan Rachmawati, namun tidak membahas Gedung Kantor Walikota. Ia menyebutkan saat ini seluruh pegawai di ling- kungan Pemkot sudah di- minta agar dapat bisa menggunakan aplikasi mo- bile screening tersebut agar mengetahui risiko kesehat- an masing-masing dan mencegah penyakit yang lebih parah dapat terjadi. Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Jakarta Utara Elisa menyebutkan dengan proses menggan- deng Pemkot Jakarta Utara, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, maupun pelaku usa- ha di Jakarta Utara bisa se- makin meningkatkan kesa- daran akan kesehatan ma- syarakat. "Aplikasi ini berbentuk sejumlah pertanyaan peri- hal kesehatan kepada para peserta BPJS Kesehatan," kata Elisa. [C-7]

Bantah Makar

Selain Rizieq, hari ini tim penyidik juga memerik- s a J u r u B i c a r a F P I

Tilang Elektronik

Pemkot Jakut Gunakan Aplikasi Pindai Kesehatan

SP/CARLOS ROY FAJARTA BARUS Sejumlah pegawai di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Utara mencoba aplikasi screening BPJS Kesehatan sebagai wu- jud komitmen meningkatkan kinerja dengan menjaga kese- hatan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (1/2) pagi.

makin dipermudah penga- wasannya dengan aplikasi Screening Mobile BPJS Kesehatan. "Penggunaan teknologi IT ini memang merupakan sebuah inovasi yang sudah diterapkan aparat di ling-

kungan Pemprov DKI ter- masuk di Jakarta Utara. Agar pegawai bisa melayani masyarakat dengan optimal maka kondisi kesehatan dari mereka harus terpantau de- ngan baik," ujar Wahyu, Rabu (1/2) di Lantai 14

SP/MIKAEL NIMAN Truk yang melebihi muatan ditilang saat melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (31/1). Para sopir ditilang dengan sis- tem elektronik dan dapat melakukan pembayaran melalui e-Banking.

Made with FlippingBook flipbook maker