ID180905

RABU 5 september 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/Mauro Pimentel / AFP

maksa masuk ke rumah seseorang tanpa izin pemilik rumah. Begitu juga dengan pengajuan visa, artinya tidak ada pihak yang dapat mengintervensi pemberian perizinan. Bahkan permo­ honan visa pejabat publik bisa saja di­ tolakmasuk ke suatu negara, sehingga penolakan adalah hal yang wajar. Adapun Indonesia menganut kebi­ jakan selektif ( selective policy ) dalam rangka melindungi kepentingan na­ sional, yang berarti hanya orang asing yang bermanfaat serta tidak memba­ hayakan keamanan dan ketertiban umum yang diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Indonesia. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 1 angka 18 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, WNA diwajib­ kan memiliki visa yang sah dan masih berlaku sebagai persetujuan untuk melakukan perjalanan ke wilayah Indonesia. (eld) Tuai Kecaman Kesedihan akibat hilangnya budaya besar juga memicu kemarahan atas tudingan pengurangan dana, yang dikatakan dapat mengancam warisan multi-budaya di Brasil. Bahkan hancurnya museum itu telah menuai kecaman di media sosial dan mendorong turunnya 500 pemrotes ke jalan untuk berkumpul bergandengan tangan membentuk rantai manusia yang mengelilingi sisa-sisa bangunan museum yang terbakar. “Tidak cukup hanya dengan me­ nangis. Pemerintah fedderal harus memiliki sumber daya, membantu museum untuk merekonstruksi se­ jarahnya,” ujar direktur Alexandre Keller di depan bangunan museum yang hancur. Di sisi lain, penyebab kebakaran yang berkobar pada Minggu malam, sekitar pukul 19.30 waktu setempat, masih belum diketahui. Bangunan yang berdiri dengan megah itu dilalap api setelah ditu­ tup untuk umum ketika asap terlihat membubung tinggi ke langit malam. Sementara itu, puluhan petugas pem­ adam kebakaran berjuang sampai esok paginya untuk mengendalikan kobaran api. Kobaran api pun berhasil dipada­ man sebagian pada Senin pagi waktu setempat, setelah menghancurkan ratusan ruang yang dipenuhi artefak di dalam bangunan seluas 13.000 meter persegi. Kemudian pada pagi hari, jumlah kerugian belum bisa diperhitungkan. Namun kepada AFP, petugas pem­ adam kebakaran mengatakan belum ada laporan jatuhnya korban jiwa sejauh ini. Petugas pemadamkebakaranmasih menyisir sisa-sisa dari reruntuhan yang hangus untuk melihat kemung­ kinan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. “Bagian luar bangunan masih berta­ han, tetapi ada banyak material yang jatuh dari atap. Kami akanmelanjutkan dengan sangat hati-hati, untuk melihat apakah kami bisa menyelamatkan sesuatu,” kata juru bicara dinas pem­ adam kebakaran. (afp)

Oleh Happy Amanda Amalia  RIO DE JANEIRO – Para pejabat Brasil pada Senin (3/9) waktu setempat, menuding penyebab keba- karan yang dialami Museum Nasional dikarenakan pemangkasan dana oleh pemerintah selama berta- hun-tahun. Sementara Presiden Brasil Michel Temer menyebut insiden tersebut sebagai kehilangan tragis bagi pengetahuan maupun warisan masa lalu.

karena beberapa alasan. Di antaranya jika pengaju izin tercantum dalam daf­ tar penangkalan, tidak memiliki biaya hidup yang cukup, mempunyai pen­ yakit menular yang berbahaya, atau terlibat tindak pidana transnasional. “Apabila seorang WNA ditolak per­ setujuan visanya, maka ini merupakan sebuah kedaulatan bagi Indonesia. Negara (berwenang) mengizinkan atau menolak siapa saja yang akan masuk wilayah Indonesia. Bisa jadi WNA tersebut tidak memenuhi per­ syaratan dan ketentuan yang ada atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia,” jelas Agung, dalam pernyataan yang didapatkan media di Jakarta, Selasa (4/9). Ia melanjutkan, persetujuan pem­ berian visa dapat diibaratkan dengan tuan rumah yangmenyaring siapa saja tamu yang bolehmasuk ke rumahnya. Orang lain tidak diperkenankan me­ Ada pun koleksi yang dimiliki mu­ seum, meliputi seni dan artefak dari za­ man Yunani-Romawi dan Mesir, serta fosil manusia tertua yang ditemukan dalam perbatasan Brasil hari ini, yang dikenal sebagai “Luzia.” “Luzia adalah sebuah kehilangan tak ternilai bagi semua orang yang tertarik dengan peradaban,” kata PauloKnauss, direktur museum sejarah alam Brasil. Museum ini juga menyimpan kerangka dinosaurus yang ditemu­ kan di wilayah Minas Gerais bersama dengan temuan meteorit terbesar di Brasil, yang diberi nama “Bendego” dan memiliki berat 5,3 ton. Koleksi-koleksi lainnya mencakup periode hampir empat abad lalu – mulai dari kedatangan Portugis di era 1500-an sampai deklarasi republik Bra­ sil pertama pada 1889 – turut disimpan di museum. “Ini adalah hari yang tragis bagi Brasil. Dua ratus tahun melakukan pekerjaan, penelitian dan pengetahuan telah hilang,” ujar Temer dalam sebuah pernyataan. Sedangkan Menteri Kebudayaan Brasil Sergio Sa Leitato mengunggah komentarnya dalam akun Twitter: “Akan tersisa sedikit atau tidak ada yang tersisa dari bekas istana dan ruang-ruang pameran.” Peristiwa kebakaran itu sendiri terjadi di masa kampanye pemilihan presiden (pilres) – yang berlangsung pada Oktober. Pemilihan umum (pemilu) Brasil kerap dipandang se­ bagai sesuatu yang paling menunjuk­ kan ketidakpastian dalam beberapa dasawarsa.

Instrumen pengawasan sudah tertu­ ang dalam Peraturan Bank Indonesia No 18/10/PBI/2016 Tentang Peman­ tauan Kegiatan Lalu Lintas Devisa dan Nasabah, serta PBI No 16/17/PBI 2014 tentang Transaksi Valuta Asing antara Bank dengan pihak Asing. “Tinggal diperketat implementa­ sinya, tetapi jangan sampai menim­ bulkan kekhawatiran yang berlebihan sehingga bisa membuat kontrapro­ dukti,” kata Eric kepada Investor Daily . Dalam aturan itu, setiap transaksi pembelian valas harus ada underly- ing- nya. Eric menegaskan, OJK dan BI dapat mengecek dokumen underlying transaksi untuk transaksi valas bank dengan korporasi asing atau domestik. Pengecekan juga dilakukan terhadap dokumen pelaporan untuk transaksi bank dan money changer dengan nasabah perorangan. Dalam PBI No 16/2016 dan PBI No 16/2014 itu, bank yang terlambat me­ nyampaikan laporan lalu lintas devisa (LLD) dikenakan sanksi administratif sebesar Rp 1 juta setiap hari keterlam­ batan. Adapun bank yang tidak men­ yampaikan laporan LLD dikenakan sanksi administratif Rp 50 juta. Selain itu, bank yang melakukan pengaksepan perintah transfer dana untuk transaksi LLD tanpa dilengkapi dokumen pendukung underlying dikenakan denda Rp 5 juta per transfer. Kemudian, nasabah yang tidak menyampaikan dokumen dengan benar dikenai denda 0,25% dari nilai transaksi dengan nominal maksimum Rp 50 juta per transfer dana. Selain JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi menanggapi pemberitaan penolakan permohonan visa Republik Indonesia yang diajukan oleh warga negara Israel bernama Nas Daily. Pihaknyamenjelaskan, prosedur setiap persetujuan visa hingga saat ini telah sesuai dengan ketentuan yang ada. Melalui Kepala Bagian Humas dan Umum Agung Sampurno, Ditjen Imigrasi menegaskan persetujuan visa merupakan bagian dari kedaulatan ne­ gara. Dengan demikian, imigrasi men­ jalankan tugas yang berkaitan dengan lalu lintas keluar masuk warga negara asing (WNA) ke wilayah Indonesia serta pengawasannya dalam rangka menjaga tegaknya kedaulatan negara. Agung melakukan klarifikasi terse­ but baru-baru ini setelah pemberitaan tersebut viral di media sosial dan media massa. Mengacu pada penjela­ sannya, permohonan visa dapat ditolak  Sambungan dari hal 1 Menurut laporan, museum alam dan antropologi itu sudah mengalami pengurangan dana, yang kemudian memaksanyamenutup sebagian ruang pameran untuk publik. Wakil Direktur Museum Luiz Fer­ nando Dias Duar te menyuarakan keputusasaan yang mendalam dan kemarahan yang luar biasa ketika in­ stitusi yang berharga itu terbakar. Dia menuding pemerintah Brasil kurang perhatian. Dia mengatakan museum – yang dahulu merupakan bekas istana dan menjadi kediaman resmi keluarga kerajaan Portugis – selalu kekurangan bantuan yang diperlukan. Senator Lindbergh Farias dari Partai Buruh kiri, menuding masalah kekurangan dana yang dialami lem­ baga itu akibat pemotongan belanja yang diperintahkan oleh pemerintah. Sementara Roberto Antonio Gam­ bine Moreira, kepala keuangan dan perencanaan dari Federal University of Rio de Janeiro – yang menjadi tempat bergantung museum – menggam­ barkan kehancuran museum sebagai kerugian bagi seluruh dunia. “Kami tidak akan mentolerir pen­ gurangan sumber daya publik ini lagi. Ini adalah pertanda minimnya investasi, kurangnya sumber daya dan konsekuensi yang ditimbulkan,” ujar dia kepada AFP . Museum yang didirikan pada 1818 tersebut merupakan tempat menyim­ pan lebh dari 20 juta bagian koleksi berharga sebelum dilanca bencana kebakaran.

Sehari Setelah Dilalap Api Gambar yang diambil via drone ini memperlihatkan Museum Nasional di Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin (3/9) waktu setempat, sehari setelah dilalap api. Api berkobar pada Minggu malam waktu setempat dan berhasil dikendalikan lima jam kemudian.

rupiah akanmereda pada 2019. Sebab, tahun depan kenaikan suku bunga The Fed lebih rendah, sehingga tekanan terhadap kurs tidak seberat tahun ini yang FFR-nya naik empat kali. Perry mengakui, pasar keuangan domestik masih sangat rentan ter­ hadap sentimen negatif eksternal karena kepemilikan asing pada instru­ men keuangan domestik, termasuk SBN masih cukup besar. Perry mengklaim pelemahan nilai tukar rupiah sepanjang tahun sebe­ sar 8,7% (ytd). Hal itu jauh lebih baik dibanding negara-negara dengan kap­ asitas ekonomi serupa ( peers ) seperti Rupee India yang melemah 10,3%, Rand Afrika Selatan yang turun 15,9%, Real Brasil 20%, dan Lira Turki 42%. Beda dengan 1998 Di tempat terpisah, Menko Pereko­ nomianDarminNasutionmenegaskan bahwa kondisi saat ini jauh berbeda dibanding krisis 1997-1998. Pada krisis 1998, rupiah terdepresiasi dari sekitar Rp 2.800 menjadi Rp 16.650 per dolar AS atau sekitar 700%. Sedangkan saat ini, depresiasi berawal dari sekitar Rp 12.000-an per dolar AS menjadi Rp 14.000-an per dolar AS. Karena itu, Darmin meminta mas­ yarakat jangan berpandangan kondisi kurs rupiah saat ini mirip dengan saat krisis 1998. “Lagi pula, rupiah saat ini ditopang oleh fundamental ekonomi yang sehat,” kata Darmin. Darmin mengakui, selain akibat tekanan global, depresiasi rupiah dipicu oleh buruknya defisit transaksi berjalan (CAD). Namun, CAD Indone­ sia masih lebih baik dibanding Turki dan Argentina. Inflasi juga lebih baik. “Defisit transaksi berjalan bukan pen­ yakit baru, tapi sudah sejak 40 tahun lalu. Tapi defisit saat ini tidak sebesar tahun 2014 dan 94-95,” kata mantan gubernur BI itu. (is/hg) Para anggota aksi advokasi mem­ perkirakan telah ada sekitar 10.000 bayi yang mungkin telah diculik dari keluarganya pada dekade tersebut. Kasus ini menggemakan kasus di Ar­ gentina sepanjang masa kediktatoran militer pada rentang 1976-1983. Pen­ gadilan wilayah tersebut menurunkan masa penahanan panjang atas kasus pencurian bayi sistematis dari para tahanan politik. (afp/eld) majelis hakim belum memberikan waktu yang pasti untuk putusan kasus tersebut. Namun pengacara Madrigal, Guill­ ermo Pena mengatakan, keputusan akan turun dalam jangka waktu satu bulan. “Ini bisa menjadi hari berse­ jarah (karena) kita akan memiliki putusan dengan fakta yang dapat dibuktikan. Sebelumnya kita hanya punya tuduhan,” tambahnya. Selain Vela, enam orang lainnya dijadwalkan memberi kesaksian termasuk jurnalis televisi nasional asal Prancis France 2 yang meng­ gunakan kamera tersembunyi untuk merekam Vela ketika mengaku telah memberikanMadrigal sebagai sebuah hadiah. Menurut sebuah sumber di pengadilan, ia akan diinterogasi lewat konferensi video. Jaksa penuntut mengharapkan putu­ san 11 tahun penjara untuk pemalsuan dokumen, adopsi ilegal, penahanan di luar hukum, dan membuat sertifi­ kasi pada kelahiran yang tidak ada. Sistem pencurian bayi tersebut tetap berlangsung setelah kematian Franco pada 1975 dan dilanjutkan sebagai jaringan penjualan manusia secara ilegal hingga 1987, ketika hukum yang baru mengenai proses adopsi dibuat lebih ketat.

berpotensi meningkatkan CAD. “Itu terutama menyangkut barang yang nilai tambahnya di dalam negeri tidak besar, namunmenggerus devisa,” kata Sri Mulyani. Beberapa strategi lain untuk me­ redam depresiasi r upiah adalah menunda proyek yang tidak mend­ esak, mendorong industri manufaktur penghasil devisa serta subtitusi impor, mendorong pariwisata, serta memper­ baiki kemudahan berusaha melalui sistem pelayanan terpadu (OSS). Selain itu, kata Sri Mulyani, pemer­ intah terus menjaga komunikasi inten­ sif dengan dunia usaha, agar tekanan global ini tidak membuat kegiatan bis­ nis terhenti dan mengganggu kinerja perekonomian secara keseluruhan. Pada bagian lain, Menkeu mengaku tidak mudah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019, karena rupiah sangat fluktuatif dan kondisi global diliputi ketidakpastian dan mudah berubah. Dalam RAPBN 2019, asumsi nilai tukar rupiah ditetap­ kan Rp 14.400 per dolar AS. Strategi lain adalah memper­ baiki iklim investasi guna menarik modal asing untuk memperkuat neraca modal, agar neraca pemba­ yaran kian kokoh. Selanjutnya juga memperkuat basis investor dalam negeri dan melakukan pendalaman pasar keuangan, agar stabilitas nilai surat berharga negara (SBN) dapat dijaga. “Adapun dalam rangka mitigasi dan antisipasi terhadap risiko nilai tukar rupiah, pemerintah dan BI menyiap­ kan dan memanfaatkan kerja sama regional dan global untuk memper­ kuat instrumen second line of defense . 2019 Mereda Sedangkan Gubernur Bank Indone­ sia Perry Warjiyo mengungkapkan, tekanan eksternal yang menekan Ia merupakan orang pertama yang dituntut atas kasus penjualan bayi yang diungkap media pada 1980-an, disebabkan oleh kembalinya saksi hidup masa tersebut. Tiga anggota dilahirkan. Rumah sakit akan mengambil tang­ gung jawab penguburan, namun kenyataannya bayi tersebut diserah­ kan atau dijual kepada keluarga lain. Praktik jual-beli bayi tersebut dimulai sejak 1950-an saat Franco mulai me­ merintah, yakni setelah terjadi perang saudara antara sayap kiri republikan dengan nasionalis konservatif yang setia kepada sang jenderal. Masa tersebut menjadi bagian dari usaha pembersihan pengaruh Marxis dari Spanyol. Usaha tersebut berkembang menjadi pengambilan paksa bayi-bayi dari keluarga miskin atau dari bayi yang lahir dari pasangan tidak sah. Di sisi lain, Enrique Vila, pengacara yang banyak menulis mengenai skan­ dal penculikan bayi mengatakan, uji coba persidangan Vela dapat memu­ nculkan dorongan moril pada korban lain untuk mampu mengajukan tuntu­ tan hukum. “Di luar sana ada lusinan dokter dan perawat yang bersalah tersebar di seluruh Spanyol danmasih hidup,” tuturnya kepada AFP . Sepanjang interogasi pada sesi pem­ bukaan persidangan pada 26 Juni 2018 lalu, Vela mengaku tidak mengingat detil bagaimana klinik selama ber­ operasi 20 tahun hingga 1982. Klinik tersebut dipercaya menjadi pusat penjualan bayi, meskipun operasi dan penandatanganan sertifikat kelahiran Madrigal tidak dilakukan oleh Vela. Terdakwa Pertama

MADRID – Spanyol membuka persidangan pertama terkait dugaan adanya ribuan kasus penculikan bayi dari ibunya selama era Jenderal Fran­ cisco Franco. Skandal ini baru terbuka setelah puluhan tahun terjadi. Eduardo Vela (85), mantan gine­ kolog Klinik San RamonMadrid, yang kini nonaktif dituntut telahmengambil Ines Madrigal dari ibu biologisnya pada 1969, dan memberikannya pada perempuan lain. Madrigal diangkat anak oleh orang lain dan membuat sertifikat kelahiran palsu, hingga kini ia telah berusia 49 tahun. Sejumlah aktivis melakukan protes di luar gedung pengadilanMadrid saat Vela tiba di pengadilan dengan meng­ gunakan kursi roda. “Ini hari yang penting. Kami ber­ harap persidangan dapat rampung hari ini dan langsung pada pembacaan putusan,” ujar Madrigal, kepada AFP sesampainya dia di pengadilan. Para aktivis mengatakan, ada ratu­ san kasus serupa yang terjadi pada masa kediktatoran sayap kanan pada 1939-1975. Kasus-kasus tersebut gagal memasuki ruang-ruang pengadilan di Spanyol, disebabkan kurangnya bukti atau akibat terbatasnya waktu untuk mengajukan tuntutan. Pada masa pemerintahan diktator Jenderal Francisco Franco, bayi-bayi dari beberapa anggota sayap kiri atau lawan politik rezim saat itu diambil paksa dari orang tuanya. Lalu diberi­ kan kepada keluarga pengadopsi. Hal ini juga terjadi pada sejumlah bayi dari orang tua yang tidakmenikah atau dari pasangan keluarga miskin. Pada ibu selalu diberitahu bahwa mereka kehilangan bayi karena ke­ matian tiba-tiba, beberapa jam setelah

berada di pasar untuk menstabilkan rupiah ,” tegas Josua. Ekonom Bank Mandiri Dendi Ram­ dani berpendapat, untukmenjaga tran­ saksi valuta yang bersifat spekulatif, BI dan OJK perlu memperketat bahwa semua transaksi harus ada underly- ing- nya. Sebetulnya peraturan ini su­ dah berjalan sehingga yang diperlukan adalah melakukan pengawasan yang Menkeu menegaskan, pemerintah bersama BI dan OJK akan menjaga rupiah tetap sesuai dengan fundamen­ tal perekonomian nasional. Upaya menjaga fundamental ekonomi akan terus dilakukan guna memberikan sentimen positif kepada pelaku us­ aha dan stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah ini ditempuh agar masyara­ kat dan investor yakin bahwa funda­ mental Indonesia berbeda dibanding negara-negara berkembang lainnya yang mempunyai kebijakan ekonomi tidak konsisten dalam hal fundamen­ tal ekonomi. “Kami berharap, dengan ke­ hati-hatian ini, Indonesia akan dibe­ dakan dari emerging countries lain lebih ketat,” kata Dendi. Sesuai Fundamental

itu, ada sanksi denda 1% dari nilai nominal transaksi yang dilanggar, dengan sanksi minimal Rp 10 juta dan maksimal Rp 1 miliar. Berpendapat senada, Kepala Ekonom BCA David Sumual men­ yebut, kedua PBI itu bila dijalankan secara baik dapat menutup ruang spekulasi. “Bisa dicek dokumentas­ inya, apakah benar untuk impor atau kegiatan fiktif,” kata David. David menegaskan, selain meng­ awasi spekulan, hal lebih penting yang mesti ditempuh pemerintah untuk mencegah volatilitas rupiah adalah perbaikan struktural ekonomi guna menekan CAD. Secara terpisah, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, meski kurs rupiah sempat tembus Rp 14.900 per dolar AS, kondisi saat ini berbeda jauh dari krisis 1998 karena kondisi fundamental lebih kuat. Dia memprediksi BI akan kembali memperketat kebijakan moneternya untuk meningkatkan kepercayaan pelaku pasar. “Masyarakat umum tidak perlu panik dan pelaku pasar diharapkan tidak perlumelakukan aksi spekulasi. Fundamental ekonomi Indo­ nesia masih solid dan BI akan selalu

yang fundamental ekonominya lebih rapuh dan kebijakan ekonominya tidak mencerminkan pondasi mereka,” kata Menkeu. Sri Mulyani menyatakan, pemicu depresiasi rupiah antara lain karena adanya pembalikan modal ke negara maju sebagai dampak dari normalisasi kebijakan moneter dan kenaikan Fed Fund rate (FFR). Para f und manager melakukan penyeimbangan ulang ( rebalancing ) portofolio. Depresiasi rupiah juga dipengaruhi sentimen buruknya defisit transaksi berjalan ( current account deficit / CAD), yang pada kuartal II menca­ pai 3% PDB. Untuk memperbaiki CAD, kata Menkeu, pemerintah Rabu (5/9) menerbitkan PeraturanMenteri Keuangan (PMK) untuk membatasi impor 900 barang konsumsi yang

Made with FlippingBook flipbook maker