ID180905

RABU 5 SEPTEMBER 2018

23

ist

Asuransi jiwa mikro Sekoci menyediakan perlindungan asuransi jiwa selama tiga bulan dengan dua pilihan harga premi yang terjangkau. Dengan mem- bayar premi sebesar Rp 4.000, ter tanggung akan mendapat manfaat santunan sebesar Rp 1 juta apabila meninggal dunia karena sakit dan Rp 5 juta apa- bila meninggal dunia karena kecelakaan. Sedangkan denganmembayar premi Rp 15 ribu, pelanggan akan mendapatkan manfaat san- tunan sebesar Rp 5 juta apabila meninggal dunia karena sakit dan Rp 25 juta apabila mening- gal dunia karena kecelakaan. “Dari kerja sama tersebut, kami targetkan 3.000 polis per bulan. Masalahnya orang Indonesia sulit untuk aware terhadap as- uransi, sudah diberi polis murah Rp 4.000 tapi masih sulit, jadi ini harus terus diedukasi dan diberikan contoh,” papar Rio. Di samping itu, Truemoney juga bekerja sama dengan lem- baga keuangan lainnya seperti BFI Finance, dan juga perusa- haan fintech peer to peer (P2P) lending UangTeman, serta lay- anan laku pandai PT Bank Ne- gara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). (nid) line jangka pendek pertama di In- donesia, UangTemanmengguna- kan algoritma berbasis data yang mampu menentukan kelayakan kredit nasabahnya berdasarkan history pada browser , data media sosial, data seluler, dan perangkat yang digunakan. UangTeman sudah beroperasi di 14 kota di Indonesia danmelayani langsung nasabah di Makassar, Bali, Lam- pung, dan Balikpapan. UangTeman juga dinilai ber- hasil mengintegrasikan analisis berbasis data dalam layanan- nya sehingga bisnis berjalan secara efisien. Proses penilaian berdasarkan algoritma berbasis data itu juga dilengkapi dengan dokumen nasabah seperti kartu identitas dan slip gaji untuk proses verifikasi lebih lanjut. “Penghargaan ini akan semakin memotivasi tim UangTeman untuk terus menghadirkan lay- anan yang memprioritaskan nasabah dengan prinsip yang aman, cepat, dan terpercaya,” kata Aidil. (th) sesuatu dengan tujuan yang leb- ih besar. “Artinya, Asabri akan memperluas hubungan dengan masyarakat, ramah dengan ling- kungan dan membantu sosial masyarakat, sehingga membuat masyarakat lebih senang dengan kami,” kata dia. Dia menegaskan, Asabri tidak hanya meminta karyawan untuk meningkatkan produksi, namun juga meminta karyawan men- cari jawaban atas pertanyaan yang terjadi kedepannya dalam memberikan pelayanan kepada konsumen. “Jadi, kenapa Asa- bri memberikan jaminan sosial untuk pensiunan kepada ang- gota TNI/Polri dan PNS, hal ini yang kita sosialisasikan,” ujar Hari. Untuk jumlah nasabah yang bergabung dengan Asabri kata Hari, secara keseluruhan meliputi 47% dari Polri dan 53% dari anggota TNI. (ris)

luar negeri atau dari luar negeri masih kecil, yakni baru 50 tran- saksi per hari, karena perseroan baru menjalani bisnis remitansi tersebut. Melihat potensi bisnis yang besar dalam remitansi, Rio men- jelaskan, perseroan akan fokus mengembangkan bisnis remi- tansi tersebut. “Ini potensinya sangat bagus, sehingga kami fokus ke arah sana,” lanjut dia. Sebelumnya, TrueMoney bek- erja sama dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia meluncur- kan produk asuransi jiwa mikro Sekoci. Produk tersebut tersedia di agen TrueMoney yang saat ini jumlahnya sebanyak 16 ribu agen. Layanan tersebut akan memberikan perlindungan asur- ansi jiwa selama tiga bulan sejak mengikuti layanan. Sampai akhir tahun ini pihaknya menargetkan jumlah agen sebanyak 17 ribu. Adapun manfaat dari asur- ansi jiwa mikro tersebut adalah pemberian santunan kepada ke- luarga yang ditinggalkan hingga sebesar Rp 5 juta, jika terjadi resiko meninggal dunia ter- hadap pemegang polis. Rentang usia untuk menjadi peser ta adalah semua orang dengan usia 17-60 tahun. Layanan ini tersedia sejak tanggal 12 Juli 2018. aman, dan terpercaya,” ujar CEO UangTeman Aidil Zulkifli di Jakata, Selasa (4/9). Penghargaan The Asian Bank- er itu digelar di Hotel Ritz Charl- ton, Mega Kuningan, Jakarta, pada akhir Agustus 2018. Dalam ajang tersebut, UangTeman dinilai memberikan pengaruh positif bagi transformasi bisnis di industri jasa keuangan. Produk dan layanan dari UangTeman juga dianggap inovatif, sehingga bisa menjadi model bisnis yang baik bagi industri pinjaman on- line di Indonesia. Melalui strategi bisnis yang fokus pada nasabah tersebut, UangTeman berhasil mencatat- kan pertumbuhan hingga 400% dengan 50.000 nasabah, dengan 80% di antaranya merupakan nasabah loyal. Total penyaluran pinjaman mikro UangTeman pada tahun lalu mencapai US$ 11 juta atau sekitar Rp 163 miliar, naik 300% dibandingkan tahun 2016. Sebagai platform pinjaman on- bri terus meningkatkan akunta- bilitas per tanggungjawaban keuangan yang menggunakan sistem digitalisasi. “Ini sudah kami lakukan, sesuai arahan Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN, sehingga konsumen bisa terlayani sesuai dengan apa yang menjadi tuntu- tan mereka,” kata Hari seperti dilansir Antara . Dengan mengedepankan pe- layanan dengan sistemdigitalisa- si ini, diyakini Hari, Asabri bisa bersaing dengan kompetitor di bidang jasa yang sama. “Kami memiliki empat strategi untuk mengantisipasi hal ini,” ujar dia. Keempat strategi itu adalah dengan membangun navigasi, memiliki auditor agile atau au- ditor yang bisa melihat risiko ke depan dan update dengan perkembangan zaman, mem- perluas orientasi danmelakukan

JAKARTA – PT Witami Tunai Mandiri (TrueMoney) sebagai perusahaan financial technol- ogy ( fintech ) payment gateway menargetkan jumlah transaksi pelanggan mencapai 120-150 ribu transaksi per hari pada akhir 2018. Sementara itu, saat ini tercatat jumlah transaksi sebanyak 100 ribu per hari atau meningkat dua kali lipat dari tahun lalu. Operations and Business Direc- tor TrueMoney Rio da Cunha mengatakan, dari 100 ribu tran- saksi per hari, volume transaksi konsumen sekitar Rp 500 ribu sampai dengan Rp 1 juta per tran- saksi untuk pengiriman uang. Sedangkan untuk pembayaran tagihan sekitar Rp 100-150 ribu per transaksi. “Transaksi saat ini sudahmen- ingkat dua kali lipat dibanding tahun lalu. Target sampai akhir tahun ini sekitar 120-150 ribu transaksi per hari, dan strategi kami adalah dengan konsisten memberikan pelayanan yang baik,” kata Rio kepada Investor Daily , di Jakarta, Selasa (4/9). Pihaknya juga menyebutkan, untuk transaksi pengiriman uang domestik atau remitensi sebanyak 26 ribu transaksi per hari. Untuk pengiriman uang ke JAKARTA – Platform pinja- man online di Indonesia yang dimiliki oleh PT Digital Alpha Indonesia, yakni UangTeman, berhasil meraih penghargaan Best P2P Lending Platform for Individuals dari The Asian Banker dalam ajang Indonesia Countr y Awards Programme 2018. UangTeman dinilai ber- hasil memperluas pasar dengan menargetkan nasabah berpen- gasilan menengah ke bawah. Penghargaan ini merupakan keberhasilan yang kedua kali secara ber tur ut-tur ut bagi UangTeman dalam ajang ber- gengsi tersebut. “Kami berterima kasih atas penghargaan dan apresiasi penghargaan tersebut. UangTe- man teman selalu berkomit- men untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia melalui produk-produk yang bisa dija- ngkau oleh semua orang. Peng- hargaan ini juga mendorong kami untuk terus menghadirkan layanan pinjaman yang mudah, KUTA – PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri sudah melakukan digitalisasi pelayanan asuransi kepada kon- sumen, khususnya bagi para pensiunan prajurit TNI, anggota Polri, dan PNS Kementerian Pertahanan yang mengakukan klaim asuransi sosial. “Dengan adanya teknologi yang sudah maju saat ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada para pensiunan dan bisa bersaing dengan asuransi lainnya,” kata Direktur Inves- tasi dan Keuangan Asabri Hari Setianto di sela Konferensi Nasional IIA Indonesia di Sem- inyak, Kabupaten Badung, Bali, pekan lalu. Upaya yang dilakukan Asa- bri itu juga menjadi tuntutan Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN agar Asa-

Promo Free Top Up JakOne Pay Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo (kanan) melayani nasabah pada Hari Pelanggan Nasional di Kantor Layanan Bank DKI Suryopranoto, Jakarta, kemarin (04/09/2018). Sebagai wujud apresiasi sekaligus ungkapan terimakasih kepada seluruh nasabahnya, Bank DKI mendorong transaksi non tunai dengan memberikan promo free top up JakOne Pay sebesar Rp10 ribu bagi new customer, promo Voucher belanja Alfamart, serta beragam hadiah langsung bagi nasabah yang mengajukan Kredit Multiguna pada tanggal 4 September 2018.

sebagai bentuk komitmen untuk memberikan kemudahan pada nasabah untuk mendapatkan layanan terbaik dari perseroan. Terdapat beberapa kemudahan yang diberikan perseroan, yakni Eazy Claim, Eazy Access, dan Eazy Connect. Shadiq menjelaskan, untuk Eazy Claim, perseroan mem- berikan layanan klaim 25 men- it, yang mer upakan inovasi kami untuk kecepatan layanan klaim dengan mempersingkat proses klaim. “Kemudian, kami juga berikan layanan One Day Ser vice merupakan layanan pembayaran manfaat asuransi seperti pembayaran tahapan, jatuh tempo, bonus sehat dan penarikan dana investasi dalam satu hari,” kata Shadiq. Untuk Eazy Access, terdapat jaringan rumah sakit rekanan yang luas dan tersebar di se- luruh Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Lebih dari 2.600 jaringan provider rumah sakit, klinik, laboraturium dan optik layanan. Kemudian, untuk Eazy Connect, perseroan akan lebih aktif dalam sosial media. Eazy Life BNI Life sebagai bentuk komitmen BNI Life un- tuk berinovasi dan melakukan perbaikan secara berkesinam- bungan dalam memberikan lay- anan terbaik bagi para nasabah. “Saat ini jumlah tertanggung ada 2,3 juta dari individu dan perusahaan, sedangkan jumlah polis ada 450 ribu polis. (nid) Menurut dia, sepanjang tahun lalu bank sudah bekerja keras untuk melakukan restruktur- isasi kredit demi memperbaiki NPL. Namun, rasio NPL per- bankan masih mencatatkan kenaikan dari 2,67% pada Juni 2018 menjadi 2,73% per Juli 2018. “Makanya bank akan hati- hati menaikkan bunga kreditnya. Sebab, untukmenjaga NPL yang sudah bagus ini agar jangan memuncak lagi,” terang Andry. Tumilaar mengaku, pihaknya juga melihat ada ruang kenaikan suku bunga kredit korporasi. Dia menyebut pada September 2018 mulai menyesuaikan suku bunga kredit korporasi. “Ada pasti kenaikan, bunga BI sudah naik lebih dari 100 bps, kami juga akan menaikkan, rupiah dan dolar AS pasti naik. Tapi kami naikkan bertahap, tidak langsung, semester kedua ini pada September kami mulai adjust perkiraannya sampai 50 bps naiknya,” terang Royke. PT Bank Tabungan Pensiu- nan Nasional Tbk (BTPN) juga akan menyesuaikan suku bunga kredit pada September 2018. Menurut Andry, untuk menjaga risiko kredit macet di tengah tren kenaikan suku bunga ada- lah prinsip kehati-hatian indus- tri perbankan. Pasalnya, NPL industri perbankan sudah men- catatkan perbaikan, sehingga diharapkan bank tidak langsung menaikkan bunga untuk men- jaga NIM, karena berpotensi menjadi NPL ke depan. Sementara itu, dari sisi likuidi- tas juga perlu diperhatikan ka- rena tingkat likuiditas bankmulai mengetat, khususnya bagi bank umumkegiatan usaha (BUKU) I. Tidak ketinggalan, penyesuaian bunga juga mempertimbangkan kinerja kualitas kredit.

baru menggaet kurang dari 10% dari nasabah BNI untuk produk employee benefit . “Industri ini masih menggiurkan, masih ban- yak peluangnya. Kami harapkan dari sisi makro membaik dulu, untuk nasabah BNI masih kecil, di bawah 10% yang berhasil kami grab , karena kami ada segmenta- sinya juga dan dilihat kebutuhan- nya,” papar Shadiq. Terkait hasil investasi, pihakn- ya mengaku juga mengalami penurunan dibandingkan den- gan tahun lalu, sama seperti industri asuransi jiwa. Namun, penurunan hasil investasi pers- eroan tidak terlalu besar, masih di bawah industri yang turun 153,84% atau minus Rp 7,5 triliun (berdasarkan data OJK). Adapun portofolio investasi BNI Life saat ini mayoritas berada pada instrumen fixed income , sep- erti obligasi pemerintah, medium term notes (MTN), dan obligasi korporasi. Sedangkan untuk portofolio investasi pada instru- men ekuitas sangat kecil. “ Equity sangat kecil, karena fluktuasi sa- ham yang saat ini, jadi ke depan itu kami kurangi equity . Kami lebih cenderung ke fixed income , deposito juga ada tapi tidak terlalu banyak, SBN ada tapi belumsam- pai 30%,” terang Shadiq. Luncurkan Tagline Baru Sementara itu, memperingati Hari Pelanggan Nasional tahun ini, BNI Life meluncurkan tag- line baru Eazy Life BNI Life, Sementara itu, beberapa bank juga mulai menaikkan bunga kredit pada September 2018 antara lain PT Bank Rakyat Indo- nesia (Persero) Tbk (BRI) pada segmen kredit korporasi dan konsumer. “Kredit secara ber- tahap, tapi kami juga sesuaikan, deposito dulu baru nanti kredit, rencananya bulan September kami sesuaikan. Kami kira sek- tor konsumer dan korporasi, kalau KPR (kredit pemilikan rumah) kami coba 25-50 bps, tapi kami lihat lagi nanti,” kata Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo. Di sisi lain, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke naik 100 bps dari posisi saat ini di level 5,5%. Meskipun pihaknya menye- but industri perbankan mulai mengerek bunga kredit sampai tahun depan, kenaikan di tiap segmen akan bervariasi sesuai dengan profil risiko. “Kalau dari tahun ini bank belum naikkan, berarti sudah 2,25% BI menaikkan bunga sampai tahun depan bank akan naikkan bunga berapa. Tapi ini bervariasi, segmen konsumer paling memungkinkan, kon- sumer tidak ya , perlu hati-hati,” papar dia. Andry juga menjelaskan, un- tuk segmen kredit korporasi dinilai tidak sensitif dengan ke- naikan bunga acuan dikarena- kan kredit paling besar. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dan lihat profil risiko nasabah jika ingin menaikkan, agar tidak berdampak ke NPL. “Khawat- irnya lebih ke NPL, jadi harus hati-hati, yang paling cepat biasanya ritel itu KPR dan KKB juga naik,” ucap Andry. Naik Bertahap

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – Margin bunga bersih ( net interest margin/ NIM) perbankan sampai akhir tahun ini masih berpotensi menurun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, bank-bank bakal menaikkan suku bunga kredit sampai tahun depan.

luncurkan produk baru. “Strate- ginya dari layanan, produk juga kami inovasi yang eksisting, dari segi biaya, benefit . Kalau produk baru perlu ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang membutuhkan waktu, jadi kami lebih ke produk eksisting saja,” imbuh dia. Hingga saat ini single premium masihmayoritas sebesar 60%, se- dangkan 40%merupakan reguler premium . Sampai akhir tahun diperkirakan keduanya akan seimbang masing-masing 50%. “Kami juga harap dua tahun ke depan reguler premium jadi yang terbesar, bisa 60%, jadi kami shift- ing komposisinya,” lanjut dia. Sementara itu, dia menje- laskan, dari perolehan premi perseroan per Juli 2018, 70% diantaranya disumbang dari jalur distribusi bancassurance dengan induk yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Sedangkan sisanya disumbang dari jalur keagenan sebesar 30%. Shadiq menambahkan, saat ini perseroan tengahmelakukan proses kerja sama dengan bank pembangunan daerah (BPD) untuk penjualan polis mela- lui bancassurance . Diharapkan akhir tahun ini dua atau tiga BPD tersebut sudah bisa men- jual produk dari BNI Life karena sudah mendapat izin dari OJK. Terkait kerja sama dengan BNI, Shadiqmenjelaskan, poten- si untuk produk employee benefit masih besar. Saat ini, perseroan Dia memperkirakan, setiap ke- naikan 100 bps bunga acuan BI akan berdampak pada kenaikan suku bunga kredit perbankan sekitar 20-40 bps. Meski demikian, dengan perkiraan tersebut, menurut Andr y, perbankan juga tidak akan langsung menaikkan suku bunga kredit. Sebab, ada lag waktu dari kenaikan suku bunga acuan terhadap bunga deposito dan bunga kredit bank. “Rata- rata kalau 1% kenaikan bunga BI, bank bisa menaikkan 20-40 bps bunga kredit. Kalau menai- kkan mungkin tidak seelastis kenaikan bunga acuan, ada lag waktunya,” tambah dia. Menurut Andry, perbankan diperkirakan banyak yang mulai menaikkan suku bunga kreditnya pada kuartal IV-2018. Penyesuaian suku bunga de- posito terhadap bunga acuan sekitar 1-2 kuartal, sedangkan bunga kredit sekitar 3-4 kuartal lebih lama. Hal tersebut bisa diartikan sampai tahun depan, industri perbankan akan menyesuaikan suku bunga kredit lebih besar lagi. Oleh karena itu, Andr y menjelaskan, pihaknya mem- proyeksi suku bunga acuan BI masih akan meningkat hingga 6,5% atau masih ada potensi

JAKARTA – PT BNI Life Insurance optimistis dapat men- capai target perolehan premi sebesar Rp 6,5-7 triliun tahun ini atau tumbuh 20-22,8% secara tahunan ( year on year /yoy), meski kondisi ekonomi domes- tik dan global sedangmengalami tekanan. Presiden Direktur BNI Life ShadiqAkasyamengungkapkan, pada akhir tahun lalu perseroan mencatat perolehan pendapatan premi sebesar Rp 5,7 triliun. Sedangkan untuk tahun ini, pihaknya mengharapkan dapat mencapai target premi terse- but, walaupun sampai dengan Juli 2018 pendapatan premi perseroan juga tertekan, yakni sebesar Rp 2,75 triliun. “Premi pada Juli masih ter- tekan, sekarang Rp 2,75 triliun. Dalam kondisi sekarang ini industri juga menurun, kami memang agak menurun sedikit dibandingkan tahun lalu. Tapi kami harap tahun ini bisa paling tidak capai Rp 6,5-7 triliun,” jelas Shadiq di Jakarta, Selasa (4/9). Dia menambahkan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya melakukan perubahan ( shifting ) dari produk single pre- mium (premi sekali bayar) men- jadi reguler premium . Hal terse- but dilakukan karena produk reguler dinilai lebih stabil. Perseroan jugamelakukan ino- vasi produk eksisting. Pasalnya, hanya tersisa 3,5 bulanmenjelang akhir tahun ini apabila ingin me- Ekonom senior PT BankMan- diri (Persero) Tbk Andry As- moro menjelaskan, perbankan sudah mengantisipasi penu- runan NIM dengan meningkat- kan pendapatan berbasis komisi ( fee based income ). Sebab, ke depan bank tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan bun- ga bersih ( net interest income / NII). Di sisi lain, kebijakan menaikkan suku bunga kredit juga dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kredit bermasalah ( non per forming loan /NPL). “NIM memang ada potensi penurunan jangka pendek, tapi bank tidak bisa menaikkan bunga secara langsung, karena perlu lihat nasabah dan hati-hati. Kalau tidak akan berdampak ke NPL. Tapi dengan pola pelan- pelan, suku bunga bisa dinaik- kan untuk jaga NIM,” jelas Andry di Plaza Mandiri, Jakarta, pekan lalu. Dia mengatakan, sejak awal tahun sampai dengan saat ini Bank Indonesia (BI) sudah menaikkan 125 basis poin un- tuk suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR). BI juga diperkirakan masih akan menaikkan sekali lagi bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% tahun ini.

ist

Layanan Bank Muamalat Presiden Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Achmad K Permana (tengah) berbincang dengan nasabah usai melayani di saat memperingati Hari Pelanggan Nasional di Jakarta, kemarin. Sebagai bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat selalu berkomitmen untuk memberikan layanan prima bagi nasabah. Kali ini, dalam rangka Hari Pelanggan Nasional ini direksi turun langsung melayani nasabah di beberapa kantor cabang utama yang tersebar di seluruh Indonesia.

Made with FlippingBook flipbook maker