ID170308

16 >>

13 >>

6 >>

markets & corporate

infrastructure

lifestyle & sports

INVESTOR DAILY, KAMIS 26 MEI 2016 | 7

indonesia

MEDIA HOLDINGS

rabu 8 maret 2017

BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JUMAT 15 JULI 2016

3 INTERNATIONAL BUSINESS

4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaSyariahBalance_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

Oleh Rahajeng KH dan Harso Kurniawan

Market Outlook 2017 Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dan Direktur Utama Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif, bersama dari kiri ke kanan, Global Market Strategic Mandiri Investment Management Singapore John Rachmat, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya, President Director & CEO CekAja.com PT C88 Finansial Teknologi Denny Dilham, dan Co Founder Asosiasi Finansial Teknologi John Patrick Ellis berbincang sebelum memulai diskusi Mandiri Manajemen Investasi, Market Outlook 2017 di Jakarta, Selasa (7/3/2017). Talkshow bertema “Unlocking Oppurtunities In The Daring Market” ini membahas peluang ekonomi Indonesia sepanjang 2017.

C

C

Investasidalamreksadanamengandungrisiko.Calonpemodalwajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan untuk membangun pabrik pengolahan nafta ( naphtha cracker ) menjadi etilena berikut produk turunannya dengan kapasitas 3 juta ton per tahun. merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com +62 21 2557 4883 Reksa Dana CIPTA JAKARTA - PT Pertamina, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), dan PT Lotte Chemical Titan Tbk berencana investasi besar-besaran hingga lima tahun ke depan. Tiga raksasa itu bakal menggelontorkan dana berkisar US$ 14-15 miliar SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL M Y CM MY CY CMY K

M

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

CM

ALOKASI ASET YANG DINAMIS

MY

KTT IORA BERAKHIR

CY

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Oleh Novy Lumanauw dan Eva Fitriani

JAKARTA -- Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-neg- araLingkar SamuderaHindia (IORA) telah berakhir dan menghasilkan Jakarta Concord, yang berisikan komitmen untuk meningkatkan kerja sama di enam sektor penting. Dokumen berisi 19 poin utama dengan judul Promoting Regional Cooperation for a Peaceful, Stable, and Prosperous Indian Ocean ini bertujuan meletakkan pondasi dan menentukan arah kerja sama neg- ara-negara lingkar Samudera Hindia ke depannya. Dalam pernyataan pers bersama

komitmen di enamsektor kerja sama.

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma dan Perdana Menteri Australia Mal- colm Turnbull setelah berakhirnya KTT IORA di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (7/3), Presiden Jokowi menyatakan, KTT kali ini menghasilkan Jakarta Concord yang di dalamnya tercantum peneguhan

Seiring dengan itu, kapasitas produksi etilena nasional bakal naik empat kali lipat menjadi 3,9 juta ton dari saat ini sebanyak 900 ribu ton per tahun. Saat ini, CAP merupakan satu-satunya produsen etilena di Indonesia. Mega ekspansi tiga perusahaan itu bertujuan mengantisipasi per- tumbuhan permintaan produk pet- rokimia dalam beberapa tahun ke depan. Sejauh ini etilena digunakan untuk memproduksi resin plastik polietilena (PE), atau bahan baku plastik. Berdasarkan data Asosiasi In- dustri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), kebutuhan ba- han baku plastik nasional mencapai 5,2 juta ton tahun lalu. Dari jumlah itu, sebanyak 2,4 juta ton dipasok dari industri nasional, sedangkan sisanya 54% harus diimpor. Pada 2020, kebutuhan bahan baku plastik diperkirakan mencapai 7-8 juta ton. Oleh sebab itu, kapasitas industri petrokimia harus segera ditambah untuk mengurangi ketergantungan impor yang sangat besar dan meng- gerus devisa. Senior Vice President Petrochem- ical Project Pertamina Dhani Pra- setyawan mengatakan, pihaknya berencana membangun naphtha cracker berkapasitas 1 juta ton per tahun di Tuban, Jawa Timur. Ini dilakukan untukmengantisipasi lon- jakan permintaan produk polimer, seperti PE dan polipropilena (PP). Saat ini, dia menyatakan, Pertam-

/16 4:58 PM

Bersambung ke hal 2

ina membangun national grasroot refinery (NGRR) di Tuban berkapa- sitas 300 ribu barel per hari. Total investasi yang dikeluarkan untuk proyek ini berkisar US$ 12-15 miliar. “Studi kelayakan proyek naphtha cracker tengah kami lakukan, se- hingga nilai investasinya belum bisa kami sebutkan. Yang jelas proyek ini dilatarbelakangi besarnya sel- isih ( gap ) pasokan dan permintaan produk polimer. Jadi, masih ada peluang untuk mengurangi gap ini. Di Indonesia, yang masih sangat besar defisitnya adalah PE dan PP,” ujar Dhani di Jakarta, Selasa (7/3). Pertamina, kata dia, juga mem- produksi petrokimia aromatik di Cilacap, Jawa Tengah.

juga berkoordinasi dengan pemer- intah guna memastikan ketahanan ekonomi domestik terhadap gejolak eksternal, termasuk dengan terus mendukung implementasi reformasi struktural,” ujar Agus dalam ket- erangan tertulis di Jakarta, Rabu (7/3). JCR menyebutkan, implementasi 14 Paket Kebijakan Ekonomi yang telah diterbitkan pemerintah RI se- jak September 2015 mencerminkan tingginya upaya pemerintah dalam melakukan reformasi struktural. Paket kebijakan ini diterbitkan untuk meningkatkan daya saing in- dustri, efisiensi sektor logistik, daya beli masyarakat, investasi, ekspor, serta pariwisata.

seiring implementasi prinsip ke- hati-hatian dalam pengelolaan utang luar negeri korporasi nonbank, yang diatur oleh Bank Indonesia (BI). Gubernur BI Agus DW Marto- wardojo menyatakan, perbaikan out- look JCR merupakan hasil upaya berkelanjutan pemerintah dan otor- itas Indonesia dalam mendukung per tumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas makroeko- nomi dan sistem keuangan RI di tengah dinamika perekonomian global. Perbaikan outlook ini me- nambah keyakinan pemangku kepentingan internasional terhadap prospek perekonomian Indonesia yang semakin baik, ditopang funda- mental ekonomi yang semakin kuat. “Bank Indonesia akan senantiasa menerapkan bauran kebijakan yang kredibel dan konsisten. Kami

Oleh Nasori dan Tri Listyarini

JAKARTA – Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR) menaikkan out- look peringkat utang atau sovereign credit rating Indonesia, dari stabil menjadi positif, Selasa (7/3). Lem- baga pemeringkat internasional ini sekaligus mengafirmasi peringkat BBB- atau layak investasi ( invest- ment grade ) yang telah dikantongi Indonesia sejak 2010. JCR menyatakan, terdapat dua faktor kunci yang mendukung perbaikan outlook atau prospek sov- ereign credit rating Indonesia. Per- tama adalah perbaikan iklim in- vestasi, yang didorong oleh 14 Paket Kebijakan Ekonomi yang dikelu- arkan pemerintah. Kedua, perlam- batan utang luar negeri swasta

Bersambung ke hal 2

Bersambung ke hal 11

of fund. Investor asing bisa membuat reksa dana di negaranya masing-masing, nantinya isi portofolio reksa dana tersebut merupakan reksa dana – reksa dana yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan langkah ini bisa berkem- bang lebih jauh lagi,” ujar Muhammad Hanif. Dalam rangka menyentuh pasar ritel, PT Mandiri Manajemen Investasi terus mengem- bangkan aplikasi invetasinya, yakni Moinves. Dalam jangka pendek, diharapkan bakal ada sebanyak 5.000 nasabah baru dari Moinves. Saat ini total pengguna Moinves sebanyak 1.900 orang. Diamengakui bahwa proses pengembangan aplikasi Moinves butuh waktu yang panjang, tetapi perseroan telah konsisten mencatatkan pertumbuhan pengguna setiap tahun. “Kami akan terus mempersiapkan aplikasi tidak hanya dari sisi teknologi tetapi juga customer service untuk terus meningkatkan costumer experience yang lebih baik,” tu- turnya. Perseroan berencana meluncurkan aplikasi tersebut dalam waktu dekat.

Muhammad Hanif menilai bahwa perseroan berharap anak usahanya di Singapuramemiliki pertumbuhan yang lebih signifikan. Akan tetapi volatilitas di pasar dalam negeri serta program pengampunan pajak (tax amnesty) tahun lalu menahan lajupertumbuhanAUMdi Singapura. “Tetapi pasar luar negeri masih menarik untuk dikembangkan,” katanya. Selain menggarap pasar Singapura, per- seroan telah melakukan Market Research ke sejumlah negara antara lain Thailand, Filipina, Jepang, Korea Selatan dan Hong Kong. Hasil Market Research menunjukkan minat inves- tor luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia cukup kuat. Ada dua sebab ketertarikan investor asing, pertama karena yield investment di dalamneg- erimasihmenarik. Yield surat utang 10 tahundi Indonesia sebesar 7-8 % (atau dikisaran), sangat menarikdibandingkandenganyield surat utang di beberapa negara tersebut sebesar 1-2%. Kedua, investor asing bisa membuat struk- tur investasi di Indonesia dalam bentuk fund

Perseroan juga bakal mengoptimalisasi pen- jualan produk pasar uang, salah satu produk andalan PT Mandiri Manajemen Investasi . Sementara itu, untuk mengembangkan bis- nisnya perseroan bakal menerbitkan produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) berbasis ekuitas. Produk RDPT tersebut akan membeli saham pada perusahaan pengelola Pembangkit ListrikTenagaMinihidro (PLTM). “Mudah-mudahan penggalangan dana un- tuk RDPT rampung dalam satu hingga dua bulan,” terang Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif. Menurut Hanif, RDPT merupakan jenis produk investasi alternatif. RDPT PTMandiri Manajemen Investasi nantinya akan menjadi pemilik saham mayoritas perusahaan pem- bangkit listrik tersebut. Dari luar negeri, PT Mandiri Manajemen Investasi memiliki anak usaha di Singapura sejak 2012. Setelah efektif beroperasi pada 2014, perseroan memiliki AUM sekitar Rp 2,7 triliun dari nasabah di Singapura.

cenderung konservatif. Sehingga nasabah lebih banyakmembeli produk reksa dana yang risikonya lebih rendah, yakni terproteksi dan pasar uang. Selain dua produk terserbut, perseroan berhasil mencapai pertumbuhan AUM sig- nifikan dari produk Mandiri Global Sharia Equity Dollar dalam dua bulan awal tahun ini. Produk syariah offshore tersebut mencatat- kan pertumbuhan AUMhingga 200%menjadi sebanyak US$ 30 juta dari catatan akhir tahun lalu sebesar US$ 10 juta. Tahun ini PTMandiri Manajemen Investasi menargetkan total dana kelolaan sebanyak Rp 45 – 47 triliun, tumbuh sekitar 20% diban- dingkan perolehan tahun sebelumnya. Selain mengoptimalisasi penjualan produk yang sudah ada, perseroan bakal meluncurkan produk baru tahun ini. Dalam pipeline, PTMandiri Manajemen In- vestasi berencana menerbitkan produk reksa dana terproteksi baru dengan target AUM mencapai Rp 4-5 triliun sampai akhir tahun ini.

JAKARTA – PT Mandiri Manajemen In- vestasi mencatatkan total dana kelolaan (asset under management/ AUM) year to date (YtD) hingga Februari 2017 sebesar Rp 43 triliun, meningkat sebesar 11,1% dibandingkan pe- rolehan akhir tahun lalu sebesar Rp 38,7 triliun. AUM reksa dana perseroan juga tumbuh dari sebesar Rp 31 triliun akhir tahun lalu menjadi sebesar Rp 35 triliun hingga Februari. Direktur PTMandiri Manajemen Investasi Endang Asthranti mengatakan, sebagian besar pertumbuhan AUMperseroan dikontri- busikan oleh penjualan reksa dana terproteksi dan pasar uang. PT Mandiri Manajemen In- vestasi juga membukukan pertumbuhan dana kelolaan cukup besar pada produk kontrak pengelolaan dana (KPD). “Dana kelolaan produk reksa dana lain cen- derung flat,” jelasnya di Jakarta, Selasa (7/3). Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa per- seroan menjual reksa dana melalui channel distribusi perbankan. Sebagian besar nasa- bah bank tersebut memiliki risk profile yang

>> Investor Daily EDISI 2017 No. 4571

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.id

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker