ID170526

jumat 26 mei 2017

24

Investor Daily/ ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf/ama/17.

Penghargaan Bank BJB

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan (kiri) menerima penghargaan kategori Top BUMD 2017 yang diserahkan Penasehat Busi- nessNews Indonesia Goenawan Loekito (kanan) pada malam penganugerahan Top BUMD 2017 di Jakarta, Rabu (24/5). Bank BJB meraih prestasi tertinggi dengan memenangi penghargaan Top BPD 2017, Top BUMD 2017 serta Top CEO BUMD 2017.

(LFR) mencapai 87% pada April 2017. Tahun ini pihaknya akanmenjaga LFR sekitar 92%. Endra juga mengatakan, obligasi I Bank Mantap tersebut diterbitkan dalam dua seri, yaitu seri A dengan tenor tiga tahun dengan kisaran kupon 8,25-8,75%, dan seri B bertenor lima tahun dengan kisaran kupon 8,5-9%. Terdapat empat penjamin pelaksana emisi, yaitu Mandiri Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan Bahana Sekuritas. Hingga akhir bulan April 2017, total aset yang dimiliki Bank Mantap sebesar Rp 9,16 triliun atau tumbuh 167,69% secara tahunan. Adapun DPK per April mencapai Rp 7,34 triliun atau tumbuh 176,25%, dengan porsi CASA Rp 1,2 triliun. Tahun ini DPK ditargetkan mencapai Rp 8,4 triliun. Penyaluran kredit per April berkisar Rp 6,61 triliun atau tumbuh 191,44%, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 4,27 triliun atau melonjak 666,3%. Adapun rasio kredit bermasalah ( non performing loan / NPL) gross terjaga di level 0,43%, tahun ini perseroan akan menjaga pada level 0,5-0,6% dengan melihat risiko pada sektor mikro dan ritel. Secara keseluruhan laba bersih yang dihasilkan hingga April 2017 sebesar Rp 41,28 miliar, naik 171,72% dibandingkan periode sama tahun lalu. Tahun ini laba ditargetkan mencapai Rp 155 miliar atau tumbuh tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Direktur Bank Mantap Nurkholis Wahyudi mengungkapkan tiga cara yang dilakukan perseroan. Pertama, pihaknya aktif memberikan sosialisasi kepada para pensiunan. (c02)

Oleh Aris Cahyadi

JAKARTA – Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menerbitkan surat utang atau obligasi dengan target indikatif Rp 3 triliun. Hal tersebut sebagai upaya diversifikasi dan perbaikan struktur pendanaan dalam jangka panjang, serta untuk mendukung ekspansi bisnis.

Mandiri sebesar Rp 210 miliar dan Taspen sebesar Rp 140 miliar. Namun, rencana tersebut masih dalam proses diskusi. “Ada rencana tambahan modal dari induk sebesar Rp 350 miliar tahun ini, tapi masih dalam proses. Suntikan itu dalam rangka memperkuat struktur modal kami. Per tumbuhan CAR kami turun karna ekspansi kredit yang terlalu tinggi, maka kami setiap tahun terbitkan obligasi dan right issue juga. Oleh karena itu, kami targetkan masuk BUKU III tahun 2021, saat ini modal kami Rp 1,2 triliun,” ungkap dia. Sementara itu, Direktur Bank Mantap Paulus Endra S menam- bahkan, pihaknya mencari likuiditas di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif. Pada April 2017 penyaluran kredit perseroanmencapai Rp 6,61 triliun atau tumbuh 191,44% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), menye- babkan rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to funding ratio

Direktur Utama Bank Mantap Joshepus K Triprakoso mengatakan, penerbitan obligasi tersebut untuk memperkuat struktur funding , ek- spansi kredit, serta membuka kantor jaringan baru. Pasalnya, kebutuhan pendanaan dalammendukung keterse- diaan pembiayaan pensiunan untuk PNS dan TNI/Polri membutuhkan waktu jangka panjang 15-20 tahun. “Obligasi ini untuk memperkuat struktur funding kami juga, untuk ek- spansi kredit dan membuka jaringan. Terlihat ekspansi kredit yang sangat besar untuk pensiunan. Hingga akhir tahun kami optimistis kredit men- capai Rp 9,5 triliun, dengan booking kredit Rp 8 triliun. Itu artinya harus didukung dengan funding yang kuat,” jelas Josephus dalam paparan publik atas rencana penerbitan Obligasi I BankMantap di Jakarta, Rabu (24/5). Dia menjelaskan, tahun lalu pi- haknya menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) sebesar Rp 350 miliar. Pada tahun ini juga ada rencana pe- nambahan modal dari induk sekitar Rp 350 miliar, dengan komposisi Bank

saat ini potensi Sembalun tersebut tertutup oleh berubahnya fungsi lahan pertanian dari bawang putih ke komod- itas yang dianggap lebih menjanjikan oleh masyarakat setempat. “Saat ini tingkat konsumsi bawang putih kita mencapai 400.000 ton per tahun. Dengan luas lahan pertanian bawang putih saat ini seluas 2.563 ha, produksi bawang putih kita baru 20.295 ton per tahun. Dengan demikian kapasitas produksi bawang putih dalam negeri belum mengimbangi tingkat konsumsi masyarakat. Untuk itulah Kementerian BUMN bersinergi dengan Kementerian Pertanian, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dalam rangka mendorong dan mem- bangun kejayaan Sembalun menjadi sentra bawang putih nasional,” jelas Rini. (jn)

Eko Putro Sandjojo di Lombok Timur, Rabu (24/5). Turut hadir dalam acara penanaman tersebut Dirut BRI Supra- jarto dan Direktur BRI Donsuwan Simatupang. Pada acara tersebut, BRI juga mem- berikan bantuan CSR BRI Peduli ke- pada para penduduk Sembalun berupa renovasi tiga unit rumah dinas guru Sekolah Dasar Negeri 03 Sembalun Bumbung senilai total Rp 280 juta. Selain itu, BRI memberikan bantuan lima unit motor roda tiga kepada petani bawang putih Sembalun senilai Rp 155 juta serta menyerahkan 500 paket sembako kepada petani yang membutuhkan. Menteri BUMN Rini Soemarno me ng a t a k a n , Lombok T imu r khususnya daerah Sembalun, memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi sentra bawang putih. Namun,

LOMBOK TIMUR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mendukung kebangkitan Ke- camatan Sembalun sebagai sentra produksi bawang putih di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dukungan itu diberikan BRI dalam bentuk pembiayaan kredit dan bantuan lainnya kepada petani di Sembalun. Hingga kini BRI telah menyalurkan kredit kepada para petani di Sembalun (petani bawang, cabe, padi, kentang dan palawija) senilai lebih dari Rp 1,39 miliar. Pencanangan kebangkitan Sem- balun sebagai sentra produksi bawang putih dilakukan di Desa Sembalun Lawang yang ditandai dengan penana- man bibit bawang putih oleh Menteri BUMN Rini Soemarno; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; dan Menteri Desa, PDT-Transmigrasi

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online