ID190508

RABU 8 MEI 2019

23

ant

Cerdas dan Gemar Menabung dan tagline Aku Pelajar, Aku Generasi SimPel. Kegiatan SimPel Day meru- pakan rangkaian acara dalam menyambut Hari Indonesia Menabung dan sejalan dengan penerapan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Pada kesempatan itu, seminar Digital Disruption; Banking for The Future mendiskusi- kan perkembangan pesatnya teknologi digital di industri jasa keuangan dikaitkan dengan pro- gram inklusi keuangan. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida dalam sambutannya mengatakan, perkembangan teknologi digital harus terus dicermati industri jasa keuangan agar dapat memanfaatkannya untuk pengembangan layanan dan meningkatkan manajemen risiko. Pemanfaatan inovasi teknologi informasi dan komunikasi di sektor jasa keuangan dapat memperluas jangkauan layanan sektor jasa keuangan, sehingga mendukung program Inklusi Keuangan khususnya bagi un- banked people dan masyarakat di daerah terpencil. OJK dalam menghadapi perkembangan teknologi digi- tal di industri jasa keuangan telah mengeluarkan sejumlah aturan seper ti POJK Nomor 12/POJK.02/2018 terkait digital banking . OJK juga membentuk satuan kerja khusus yang ber- tugas melakukan penelitian dan pengembangan inovasi keuan- gan digital serta memberikan wawasan dalam mengantisipasi perkembangan teknologi yang kian pesat di industri jasa keuan- gan. (th) lil’alamin hanya bisa terwujud jika masjid menjalankan peran dan fungsinya. Dia juga menjelaskan, ada tiga tujuan pelatihan manaje- men masjid mal, pertama adalah mendukung perkembangan masjid mal dalam hal manaje- men. Kedua menjadikan masjid mal sebagai wadah menyiarkan agama Islam dan ketiga menin- gkatkan brand awareness BNI Syariah yang bisa berdampak pada peningkatan dana pihak ketiga (DPK). “Diharapkan pelatihan ini bisa meningkatkan tabungan BNI iB Hasanah non- perorangan di BNI Syariah. Se- bagai gambaran, pada pelatihan manajemenmasjid tahun 2019 di 20 kota, BNI Syariah menarget- kan jumlah peserta 4.000 orang dari 2.000 masjid,” kata dia. Adapun target pelaksanaan pelatihan manajemen masjid 2019 ini lebih tinggi dibanding pelaksanaan tahun 2018, yaitu di 10 kota dengan peserta seban- yak 2.284 orang dari 1.256 mas- jid. Pada pelaksanaan program pelatihan masjid pada 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan vol- ume rekening masjid di selu- ruh wilayah lokasi pelaksanaan program. Hal ini menjadi salah satu penopang portofolio DPK BNI Syariah secara keseluruhan tahun 2018 mencapai Rp 35,50 triliun, tumbuh sebesar 20,82% dengan jumlah nasabah menca- pai lebih dari 3 juta. (ris)

“Sejak dini kita belajar meren- canakan keuangan demi masa depan sejahtera, karena adik- adikmerupakan penerus bangsa yang cerdas keuangan, kalau belum punya Simpel berar ti belum jadi anak milenial yang gaul,” kata dia. P a d a k e s emp a t a n i t u , Asisten II Bidang Perekono- mian dan Pembangunan M Rudy Mokoginta mengucapkan terima kasih kepada OJK dan Bank SulutGo, dalam upaya untuk mencerdaskan kaum milenial di Sulut dengan me- nabung sejak usia dini. “Kami sangat mengapresiasi, semoga OJK akan terus mengawasi jasa keuangan di Sulut agar semakin sehat, Bank SulutGo semakin terdepan, dengan menciptakan kaum milenial penerus yang gemar menabung untuk masa depan,” jelas dia. Secara terpisah, di Jakarta, OJK menyatakan terus men- dorong tingkat inklusi keuangan melalui kegiatan Hari Simpanan Pelajar (Simpel Day) 2019 dan Seminar Digital Disruption; Banking for The Future. Keg- iatan SimPel Day diharapkan semakin menumbuhkan budaya menabung bagi pelajar Indone- sia dan meningkatkan inklusi keuangan kaum muda semen- tara Seminar Digital Disruption; Banking for The Future menga- rahkan industri jasa keuangan agar mengikuti dan memanfaat- kan teknologi informasi untuk memperluas akses keuangan masyarakat. Untukmempopulerkan tabun- gan di kalangan pelajar, OJK menggelar kegiatan Simpel (Simpanan Pelajar) Day 2019 yang digelar bersama industri perbankan dan kementerian/ lembaga terkait dengan tema Mewujudkan Generasi Pelajar Selain itu ada pula produk kar- tu pembiayaan BNI iB Hasanah Card, pembiayaan produktif modal kerja, investasi, dan mik- ro, serta tabungan haji dan um- rah BNI iB Baitullah Hasanah. “Peserta pelatihan manajemen masjid mall ini adalah pengurus masjid yang ada di mal. Pelati- han ini mencakup pengemban- gan operasional masjid terkait sumber daya manusia ser ta sharing session terkait manaje- men masjid,” jelas dia. Latar belakang pelatihan masjid mal ini kar ena di kota besar seper ti Jakar ta dan sekitarnya, terdapat ban- yak pusat perbelanjaan (mal) yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Di sisi lain, pelati- han manajemen masjid mal masih banyak yang perlu dit- ingkatkan dalam mengatur kegiatan operasional baik itu fasilitas maupun aktivitas, se- hingga meningkatkan keny- amanan masyarakat yang akan menunaikan ibadah shalat. Sejarah mencatat pada era Nabi Muhammad masjid memi- liki peran yang sangat penting dalam peradaban umat Islam. Masjid merupakan pusat intele- ktualitas, pusat aktivitas sosial, politik dan ekonomi. Masjid mencerminkan seluruh aktivitas umat, masjid menjadi pengukur dan indikator dari kesejahteraan umat baik lahir maupun batin. Masjid sebagai pranata sosial Islam sekaligus media rahmatan

MANADO – PT Bank Pem- bangunan Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan gemar menabung kaummilenial di wilayah tersebut. “Kami ingin sejak dini anak- anak yang saat ini disebut kaum milenial, lebih gemarmenabung, dengan produk Simpanan Pela- jar (Simpel) yang dikeluarkan oleh OJK,” kata Direktur Utama Bank Sulut Gorontalo Jeffr y Dendeng di Manado, pekan lalu. Jeffry mengatakan kegiatan Simpel Day pada 2 Mei 2019 melibatkan ratusan siswa di Kota Manado untuk diedukasi dan diberikan sosialisasi akan man- faat menabung, juga dilakukan deklarasi Aksi Pelajar Indonesia Menabung. “Dengan menabung sejak dini, maka arah keuangan para siswa bisa diatur, selain memenuhi kebutuhan setiap hari, rekreasi dan juga ada dis- isihkan untuk menabung,” jelas dia seperti dilansir Antara . Sementara itu, Deputi Direk- tur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK SulutGoMalut Ambrocius Lalopua mengata- kan, pada 2Mei 2019 bersamaan dengan Hari Pendidikan Na- sional maka serentak di seluruh Indonesia OJK bersama kemen- terian dan industri perbankan menyelenggarakan Simpel Day dengan tema Mewujudkan Gen- erasi Pelajar Cerdas dan Gemar Menabung. “Untuk itu OJK SulutGoMalut memberikan Apresiasi kepada BPD SulutGo yang dapat melaksanakan Sim- pel Day,” kata Ambrocius. Dia mengatakan OJK juga memberikan apresiasi kepada siswa-siswa yang sadar untuk menabung, menyisihkan bu- kan menyisakan uang jajan untuk ditabung di Simpel. JAKARTA – PTBank BNI Sya- riah berusaha mengembangkan program manajemen masjid. Setelah melakukan program pelatihan manajemen masjid di 10 kota besar pada 2018, tahun ini BNI Syariah melakukan vari- asi pelatihanmasjid perkantoran dan masjid di mal. SEVP Bisnis Ritel dan Jarin- gan BNI Syariah Iwan Abdi men- gatakan, pelatihan manajemen masjid mal ini dilakukan karena masjid di mall telah mengalami pertumbuhan kualitas dan kuan- titas sehingga menjadi potensi untuk pengembangan umat. “Dengan pelatihan manaje- men masjid mal, BNI Syariah ingin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan manajemen masjid serta men- jadikan masjid sebagai wadah dalam mensyiarkan agama Is- lam. Sebagai gambaran saat ini, masjid mall sudah banyak yang melakukan kerjasama dengan BNI Syariah,” kata Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily , akhir pekan lalu. Menur ut Iwan, pelatihan manajemen masjid mal ini di- harapkan bisa memberikan kontribusi optimal bagi pengem- bangan ekosistem halal di In- donesia. Dalam mendukung peningkatan ekosistem halal di Indonesia, BNI Syariahmemiliki beberapa produk diantaranya pembiayaan konsumtif pembel- ian rumah atau kendaraan.

Mata Uang Asing Seorang pedagang memperlihatkan mata uang lama di sebuah tempat penukaran uang di Bogor, Jawa Barat. Pada perdagangan kemarin mata uang rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp 14.310.

Kalau setelah pemilu mungkin mintanya banyak, tenornya 5 tahun dengan kupon 3,95% oversubscribe ,”papar dia. Dia menyebutkan, akan ada banyak investor di luar untuk in- vestasi di green bond, social bond, atau sustainability bond . Di mana sustainability dan green bond adalah environmentaly friendly, dan social bond merupakan pengentasan kemiskinan, dan jika keduanya digabung menjadi akan sustainable bond. Lebih lanjut, Haru mengata- kan, investor yang tidak fokus pada social-environmental is- sues dapat juga menempatkan dananya di sustainability bond . Sebanyak 56 investment organi- sations yangmemiliki fokus pada social environmental issues me- miliki dana kelolaan mencapai US$ 7,9 triliun, atau sekitar Rp 110 ribu triliun. “Saya bandingkan potensi funding di sustaiable bond glob- ally itu mencapai US$ 7,9 triliun atau Rp 110 ribu triliun. Sedang- kan BRI baru ambil Rp 7,1 triliun (0,01%) dari sustainability bond . Kalau kredit mikro BRI yang mau di- refinance Rp 274,3 triliun, itu baru 0,25% dari potensi fund- ing , jadi masih sangat besar potensinya kalau bank butuh likuiditas,” jelas Haru. Pihaknya menegaskan, In- donesia memang sedang men- galami keterbatasan DPK, tapi pendanaan tersebut bisa dicari di pasar modal atau keluar. “Tapi kalau market padat, kita harus keluar, ini usulan juga untuk BI, mudah-mudahan swap bisa dibuka dan murah, sehingga perbankan dapat rupiah den- gan mudah, karena 70% bank itu memberikan kredit dalam rupiah,” pungkas dia. Rp 2,5 triliun. Penghargaan keempat yang diraih Allianz Indonesia adalah Insurance Innovation Award 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah Gatra bersama Thin- knovate Comm. Allianz Indone- sia mendapatkan penghargaan dengan kategori Top 10 Most Trusted Insurance Company untuk Allianz Life dan Allianz Utama. Khusus untuk Allianz Life iuga mendapatkan penghar- gaan atas Allianz Innovation Lab dan Life Changer Innovation in Employee and Millennial Em- powerment. Terakhir, Allianz Indonesia mendapatkan tiga penghargaan pada 4 th Infobank Unitlink Award 2019, dengan kategori Peringkat II Rating Kinerja Unit Link Jenis Pasar Uang IDR se- lama 5 tahun, Peringkat III Rat- ing Kinerja Unit Link Jenis Pasar Uang IDR selama 3 tahun, serta Peringkat III Rating Kinerja Unit Link Jenis Saham IDR selama 5 tahun. Pemberian penghargaan ini didasarkan pada hasil pemer- ingkatan produk unit link tahun 2019 yang dilakukan Biro Riset Infobank dan Pasar Dana ter- hadap seluruh produk unit link. Pemeringkatan dibagi dalam dua klasifikasi, yakni jenis aset investasi dalam portofolio unit link dan kinerja historis dalam periode penelitian. (th)

sumber alternatif pendanaan lain. “Misalnya motor atau mobil itu punya CC ( cubical centim- eter /kapasitas mesin) yang be- sar, itu seperti CAR yang tinggi. Tapi mobil itu tidak bisa jalan karena tidak ada bensin, bensin itu likuiditas. Jadi walaupun CC besar, tapi kalaumau jalan harus punya bensin, sama, CAR itu bu- kan likuiditas,” jelas Haru. BRI juga mencatat posisi CAR yang cukup tinggi pada kuartal I-2019 sebesar 21,91%. Hingga akhir ta- hun ini perseroan menargetkan CAR di level 20%. Pendanaan Alternatif Untuk itu, Haru menjelaskan, BRI telah mencari sumber pen- danaan alternatif di luar DPK untuk bisa ekspansi. Pasalnya, BRI tidak ada masalah terkait permintaan kredit, namun sedikit mengalami masalah pada likuiditas. Haru menuturkan, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan kredit tidak diimbangi dengan pertumbuhan DPK, sehingga loan to deposit ratio (LDR) perban- kannasionalmengalami kenaikan di atas 93%. Masih terbatasnya pertumbuhan DPK yang masih menjadi sumber utama dana bank dapat disiasati dengan pendanaan selain DPK dan relaksasi kebi- jakan untuk mempertahankan fungsi intermediasi perbankan. Secara best practice , menurut Haru terdapat banyak pilihan pendanaan yang dapat dilakukan oleh perbankan untuk menjaga tingkat kondisi likuiditas perban- kan. “Terbit inisiasi kalau kita eksplor, ada portofolio masuk ke sustainability. Maret lalu kami terbitkan sustainability bond US$ 500 juta agar masuk ke etalase pasar modal di dunia dan Asia. anan, sejalan dengan perubahan perilaku dan kebutuhan nasa- bah. Inovasi yang dilakukan oleh Allianz Utama juga sejalan den- gan kebutuhan konsumen yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalamberasuransi. “Ini mendorong Allianz Utama untuk bergerak maju dan terus mengembangkan produk ritel dalam bentuk digital. Untuk mencapai tujuan ini, inisiatif digital bertujuan untuk memu- dahkan mitra kami saat mem- berikan layanan kepada nasa- bah. Dengan demikian, kami dapat melayani pelanggan kami dengan lebih baik, “kata dia. Selanjutnya, penghargaan yang diraih Allianz Indonesia adalah Indonesia Corporate Secretar y and Communica- tion Award dengan predikat Platinum-Rank 1. Penghargaan ini diberikan oleh Majalah Eco- nomic Review berdasarkan krite- ria yang telah ditetapkan, salah satunya adalah ketersediaan dan akuntabilitas laporan pe- rusahaan yang terbuka untuk publik serta kemudahan un- tuk mengaksesnya di website perusahaan. Allianz Life juga menerima penghargaan sebagai The Best Indonesia Sales Mar- keting Award III 2019 yang juga diselenggarakan oleh Economic Review , kategori Life Insurance, Private Company dengan asset

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat rasio kecukupan modal ( capital adequacy ratio /CAR) industri perbankan merupakan yang tertinggi di dunia mencapai 23% dibandingkan dengan benchmark CAR dunia sebesar 14%. Oleh karena itu, perbankan Indonesia dinilai belum memanfaatkan modalnya untuk mendukung ekspansi bisnis.

baik. “Makanya, kami di kebija- kan moneter menjaga likuiditas di pasar uang. Kami buka kalau bank butuh likuiditas jangka pendek bisa lari ke BI untuk repo, sehingga dapat likuiditas. Jadi kami membantu supaya manajemen likuiditas bank ter- jaga,” lanjut Erwin. Menanggapi hal tersebut, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Haru Koesmahargyomen- gungkapkan, CAR perbankan yang tinggi karena hasil dari pen- dapatan bersih ( net income ) yang diperoleh tidak diinvestasikan kembali untuk ekspansi dalam kecepatan yang sama. Dengan demikian, hal ini menjadi modal yang menumpuk. “Karena CAR itu modal untuk ekspansi, tapi butuh leverage yang namanya likuiditas. Jadi modal itu bukan untuk sumber dana kredit, tapi untuk leverage, ” terang Haru. Menurut dia, selama tiga ta- hun terakhir ini CAR perbankan nasional memang relatif lebih tinggi. Namun, tingginya CAR tersebut bukanmerupakan sum- ber masalah, tapi perlu mencari berbagai inisiatif yang dilakukan oleh Allianz bertujuan untuk meningkatkan layanan kami dan memberikan solusi terbaik bagi para nasabah. Kami berterima kasih kepada seluruh karyawan, tenaga penjual, dan mitra bisnis kami atas dukungan mereka, serta tentu saja, nasabah kami, atas kepercayaan mereka yang berkelanjutan,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Inves- tor Daily , Selasa (7/5). Penghargaan kedua yang diterima oleh Allianz Indone- sia adalah Digital Innovation Award 2019 yang diadakan oleh Majalah War ta Ekonomi . Al- lianz Indonesia menerima dua kategori penghargaan, yaitu Innovative Company in Devel- oping Digital Financial Literacy for The Micro Consumer and Emerging Markets, kategori Life Insurance untuk Allianz Life. Sedangkan Allianz Utama meraih Innovative Company in Providing Digital Insurance Service, kategori General Insur- ance. Penghargaan ini diberikan berdasarkan tiga kategori yaitu Innovation, Process and People. Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl menjelaskan, pihaknya menya- dari bahwa tren digital adalah peluang besar untuk berinovasi. Untuk itu, perseroanmelakukan inovasi pada produk dan lay-

Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto menjelaskan, terdapat indikator-indikator yang perlu diikuti dalam industri perbankan dengan benchmark dunia. Mis- alnya indikator melihat likuiditas di dunia menggunakan liquidity coverage ratio (LCR), sedangkan di Indonesia juga ada LCR dan juga alat likuid per dana pihak ketiga (AL/DPK), begitu pula dengan permodalan. “Harus menganut benchmark dunia, untuk likuiditas ada indi- katornya pakai LCR, kalau ke- tahanan juga ada CAR, di dunia itu hanya 14%, kalau kita 22-23% itu agak tinggi sekali. Di sisi ketahanan itu bagus, tapi di sisi lain, dia (perbankan) tidak ter- lalu memanfaatkan modalnya,” terang Erwin di Jakarta, akhir pekan lalu. Menurut Erwin, posisi LCR di Indonesia sebesar 200%, se- dangkan benchmark dunia 100%. Hal tersebut juga dinilai industri perbankan dalam manajemen likuiditasnya belum terlalu cang- gih. Perbankan di luar negeri mencatat posisi LCR rendah karena bisa mengatur dengan JAKARTA – Allianz Indone- sia berhasil meraih beberapa penghargaan pada catur wulan pertama 2019 atas kinerja peru- sahaan dalam berbagai bidang selama tahun 2018. Tercatat ada lima penghargaan berbeda yang berhasil diperoleh Allianz Indonesia selama kurun waktu empat bulan terakhir sejak Janu- ari sampai dengan April 2019. Penghargaan pertama yang diraih adalah Unit Link Awards 2019 untuk tiga jenis dana in- vestasi ( fund ) yang dikelola, yaitu produk Smartlink Dollar Managed Fund dengan kategori Campuran Denominasi USD Periode 5 Tahun dan 10 tahun, serta produk Smartwealth Eq- uity Infrastructure Fund dengan kategori Saham Denominasi Rupiah Periode 5 Tahun. Ketiga jenis dana ( fund ) dari produk unit link Allianz dinilai memiliki kinerja jangka panjang yang op- timal dan memenuhi beberapa indikator, diantaranya total re- turn dan modified sharpe ratio. Country Manager dan Direk- tur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier mengatakan, Allianz berkomitmen untuk mempertahankan kepercayaan nasabah sekaligus memberikan pengalaman terbaik. “Berbagai penghargaan yang kami terima membuktikan komitmen terse- but dan menunjukkan bahwa

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz

Buku KSK Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan paparannya pada peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) nomor 32 edisi Maret 2019 bertema Penguatan Intermediasi di tengah Ketidakpastian Ekonomi Global di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, baru-baru ini. Bank Indonesia meluncurkan buku KSK nomor 32 yang membahas analisis kebijakan stabilitas keuangan sepanjang 2018 serta keterkaitannya dengan makroekonomi, kondisi global, dan perkembangan di korporasi dalam negeri.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online