ID190508

rabu 8 mei 2019

24

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.

kas, melakukan ekspansi, membeli aset, dan sebagainya. Sebagai tamba- han, kami senang melihat ekosistem bisnis digital yang semakin lengkap dan solid mendukung usaha lokal. Tak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga dengan solusi logistik. Kami harap ekosistem digital di Indonesia akan terus maju,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , pekan lalu. Founder dan CEO Triplogic Oki Earlivan Sampurna menambahkan, mayoritas pengguna Triplogic ada- lah pelaku usaha UMKM of fline maupun online . “Salah satu misi kami pada tahun ini adalah mengem- bangkan produk finansial dengan tujuanmemperkuat ekosistemUMKM dan keagenan yang kami miliki. Kolaborasi dengan Modalku adalah salah satu wujud misi ini. Diharapkan bahwa kerja sama penyediaan modal kerja ini dapat mengembangkan para pelaku usaha mikro yang berpotensi di Indonesia,” jelas dia. Modalku adalah pionir P2P lend- ing di Indonesia, di mana pemin- jam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman plat- form (individu atau institusi yangmen- cari alternatif investasi) melalui pasar digital. Modalku telahmenyalurkan le- bih dari Rp 5,8 triliun pinjamanUMKM di Asia Tenggara. Dari angka tersebut, lebih dari Rp 3,55 triliun telah disa- lurkan bagi UMKM Indonesia. Mulai tahun 2019, Modalku aktif melayani melayani segmenmikro yangmemiliki kebutuhan signifikan akan pinjaman tanpa agunan. Modalku berdiri sejak tahun 2016, merupakan platform pinjaman di- gital terbesar di Indonesia yang menghubungkan UMKM dengan pemberi pinjaman individu dan instit- usi. Di tahun 2018, Modalku memen- angkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge dari Badan PBB (UNCDF-UN Pulse Lab) dan menjadi satu-satunya star tup P2P lending dari Asia Tenggara yang mendapatkan penghargaan internas- ional The Fintech100 dari KPMG dan H2 Ventures, juga masuk Fintech 250 CB Insights. (th) Investor Daily , Senin (6/5). Bukit Peramun berasal dari ban- yaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan. Desa ini terletak pada ketinggian 129 meter dari permukaan laut (mdpl) di wilayah Belitung Barat. Kekayaan flora dan fauna, dikem- bangkan dalam berbagai lokasi spot foto instagramable antara lain berupa rumah hobbit, jembatan cinta, batu kembar, dan mobil terbang. Desa ini juga dikenal sebagai desa berbasis digital, karena keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR code untuk memperkenalkan jenis dan manfaat tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Sementara itu, Wisata Aik Rusa’ Berehun, Terong dikenal sebagai desa kreatif atas keberhasilannya mengu- bah kawasan bekas galian tambang yang terbengkalai menjadi salah satu destinasi wisata di Belitung Barat. Di desa ini, pengunjung dapat menikmati makanan khas Belitung yang lebih dikenal dengan nama Bedulang, wisata air, homestay , camping ground , paket edukasi mengayam, melukis camping, melihat pemandangan di Bukit Tebalu, kawasan mangrove, dan perkebunan sayur. Kedua desa ini dikembangkan oleh BCA melalui serangkaian kegi- atan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasikan ku- alitas pelayanan yang unggul kepada wisatawan. “Beragam langkah dan inisiatif kami lakukan dalam rangka mengembangkan potensi wisata di kedua desa ini dengan memfasilitasi beberapa pelatihan seperti layanan prima, standar layanan, creative selling skill , golden heart leadership , dan lain sebagainya” tambah Vera. Di a menambahkan , dengan meresmikan dua desa tersebut, BCA berharap dapat berkontribusi men- ingkatkan sektor pariwisata utamanya di daerah Belitung, memajukan kualitas SDM lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah. (th)

JAKARTA – Modalku dan Triplogic menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperbesar akses modal usaha bagi segmen mikro di Indone- sia. Triplogic, startup logistik lokal, akan mereferensikan pelanggan yang membutuhkan pinjaman usaha ke Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Setelah sukses melalui proses veri- fikasi, Modalku akan menyalurkan fasilitas pinjaman bagi pelanggan yang aplikasinya disetujui. Modal kerja yang disetujui bersifat tanpa agunan, dengan proses persetujuan serta pen- cairan yang dibuat cepat dan mudah sesuai kebutuhan usaha mikro dengan nilai pinjaman hingga Rp 10 juta. Dari total 60 juta usaha di Indone- sia, 98% adalah usaha mikro. Segmen mikro juga menyerap 89% dari tenaga kerja di Indonesia. Tidak berlebihan bila usaha mikro disebut fondasi perekonomian. Sayangnya, usaha mikro sering mengalami hambatan bila ingin mengembangkan bisnis, salah satu alasannya karena kurang akses ke modal kerja. Tanpa perlu- asan akses kredit bagi segmen mikro, perkembangan usaha lokal dan juga perekonomian makro negara akan ikut terdampak. Sinergi antara Modalku dan Triplo- gic berjalan lancar karena kecocokan cara kerja serta misi usaha mereka. Walau beroperasi di bidang yang berbeda, kedua startup lokal ini meng- gunakan solusi digital agar pengguna mendapatkan hasil yang cepat dan efisien, baik untuk pengiriman barang bagi pelanggan Triplogic maupun pin- jaman modal usaha cepat bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia dari Modalku. Co-Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan menjelaskan, kerja sama tersebut sejalan dengan visi Modalku, salah satunya adalah men- dukung inklusi keuangan di Indonesia denganmemberikan kredit usaha bagi UMKM yang layak, terutama bagi pedagang mikro dan usaha kecil yang selama ini kurang terlayani. “Pinjamanmodal usaha dapat digun- akan para pelaku usaha mikro untuk bertahan di tengah-tengah persaingan pasar, baik dengan melancarkan arus JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Corpor- ate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA kembali mendukung perkem- bangan pariwisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Hal ini diimplementas- ikan BCA dengan meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun danWisata Aik Rusa’ Berehun sebagai Desa Binaan Bakti BCA di Belitung. Hadir untuk meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa’ Berehun yaitu Direktur BCA Vera Eve Lim didampingi Exec- utive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Kepala Kantor Wilayah VI BCA Daniel Hendarto, Kepala KCU BCA Tanjung Pandan Rustam, Kepala KCU BCA Pangkal Pinang Vanessa Claudia Flaviana, bersama segenap pejabat pemerintah Belitung Barat dan Timur di Belitung, pada 4 Mei 2019. Turut hadir juga dalam peresmian ini adalah 40 Nasabah Prioritas BCAKCU Tanjung Pandan. Vera menjelaskan, sektor pari- wisata merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang diharapkan dapat mendatangkan devisa, memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pem- bangunan daerah dan menjadi ajang memperkenalkan keindahan alam. Pengelolaan infrastruktur yang baik dan SDMyang berkualitas di berbagai destinasi wisata di Indonesia menjadi salah satu faktor untuk menarik wisat- awanmancanegaramaupunwisatawan domestik. Hal ini selaras dengan pilar Solusi Bisnis Unggul BCA, di mana fokus BCA dalam program kemitraan dengan komunitas adalah pemanfaatan potensi wisata berbasis komunitas yang dibentuk dalamDesa Wisata Binaan. “Bangka Belitung yang terkenal dengan hasil tambang merupakan salah satu kota yang menjadi pilihan bagi para traveller untuk menikmati keindahan alam. Jarang diketahui, bahwa Belitung memiliki desa yang menawarkan beberapa wisata menarik seperti wisata petualangan, wisata alam, dan wisata edukasi,” terang Vera dalam siaran pers yang diterima

Warung Digital Serba Bisa Kudo Direktur Retail Banking BNI Tambok P Setyawati (kiri), CEO & Co-Founder Kudo Agung Nugroho (tengah) dan Pemimpin Divisi E-Banking BNI Anang Fauzie melakukan simulasi proses transfer uang di Warung Digital Serba Bisa Kudo yang telah didukung oleh BNI di Jakarta, baru-baru ini. Dengan didukung BNI, Agen Kudo mampu memberikan layanan transfer uang antar bank dan secara bertahap akan dapat melayani masyarakat untuk pembukaan rekening tabungan, setor tunai atau menabung, tarik tunai, kredit usaha rakyat (KUR), pembelian asuransi mikro hingga penyaluran bantuan sosial program pemerintah.

sumer, yaitu meningkat 25,0% (yoy) menjadi Rp 23,85 triliun pada Maret 2019. Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR atau BNI Griya masih yang terbesar dari aspek komposisi yaitu 51,8% dari total kredit konsumer, dengan pertumbuhan sebesar 9,4% (yoy). Di sisi lain, BNI meraup laba bersih Rp 4,08 triliun pada kuartal I-2019, tumbuh 11,5% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,66 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan penyaluran kredit yang meningkat 18,6%, yaitu dari Rp 439,46 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 521,35 triliun pada akhir Maret 2019. Pertumbuhan penyaluran kredit itu menjadi penopang kenaikan pendapatan bunga ( interest income ) sebesar 12,1% ( year on year /yoy), sehingga pendapatan bunga bersih ( net interest income /NII) tumbuh 4,3% dari Rp 8,50 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 8,86 triliun. Dengan pertumbuhan NII terse- but dan ditambah oleh peningkatan pendapatan nonbunga ( fee based income ), efisiensi biaya operasional, serta terjaganya kualitas aset, BNI mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 11,5% (yoy) dari Rp 3,66 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 4,08 triliun pada akhir Maret 2019. aset. Strategi perseroan untuk fokus pada segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit usaha kecil dan menengah (UKM) menampakkan hasil, dengan angka pertumbuhan masing-masing 13,1% dan 8,1% (yoy). Sementara itu, kredit korporasi dan komersial tumbuh secara kumulatif sebesar 5,1% (yoy) . Hasilnya, total penyaluran kredit tumbuh 5,0% (yoy) menjadi Rp 187,99 triliun. Total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga tercatat sebesar Rp 190,56 triliun dengan rasio dana murah (CASA) sebesar 53,7%. Adapun tabungan mengalami per- tumbuhan sebesar 2,8% (yoy) sejalan dengan komitmen perseroan untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience . Capital adequacy ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 20,37% per 31 Maret 2019, meningkat 124 bps (yoy). CIMB Niaga menjadi bank per- tama yang naik kelas ke bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV, yang merupakan kategori bank tertinggi dari sisi modal inti ( tier-1 ) berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, di segmen perbankan syariah, total pembiayaan Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencapai Rp 28,04 triliun atau tumbuh sekitar 61,1% (yoy), dengan DPK sebesar Rp 26,52 triliun atau tumbuh sekitar 51,0% (yoy) per 31 Maret 2019. CIMB Niaga Syariah adalah bank syariah terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. (th)

ruari yang sebesar 10,87%. Sementara itu, Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2019, BNImencatat peningkatan penyaluran kredit 18,6% dari Rp 439,46 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 521,35 triliun pada akhir Maret 2019. Pertumbuhan kredit BNI tersebut didorong oleh penyaluran kredit korporasi swasta yang tumbuh 23,3% (yoy), dari Rp 132,67 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 163,61 triliun pada Maret 2019. Kemudian, kredit yang disalurkan pada badan usaha milik negara (BUMN) juga tumbuh 26,7% (yoy) dari Rp 83,41 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 105,72 triliun pada Maret 2019. Di samping kredit segmen kor- porasi, penyaluran kredit segmen menengah juga tercatat tumbuh 8,4% (yoy) menjadi Rp 72,72 triliun pada Maret 2019. Demikian juga penyaluran kredit segmen kecil yang meningkat 18,5% (yoy) dari Rp 57,73 triliun pada Maret 2018 menjadi Rp 68,42 triliun pada Maret 2019, terutama ditopang pertumbuhan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai sebesar 30,2% dibandingkan Maret 2018. Pertumbuhan kredit BNI juga dito- pang oleh meningkatnya penyaluran kredit konsumer. BNI Fleksi ( payroll loan ) masih menjadi kontributor utama pertumbuhan segmen kon- gan berkelanjutan, CIMB Niaga me- mastikan bahwa kegiatan usaha yang dilakukan memiliki dampak positif bagi para pemangku kepentingan. Kinerja Keuangan Sementara itu, CIMB Niaga kinerja memuaskan pada kuar tal I-2019 dengan membukukan laba bersih konsolidasi ( unaudited ) sebesar Rp 944 miliar, naik 7,6% secara year on year (yoy) , menghasilkan earnings per share Rp 37,87. Pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan nonbunga atau non interest income (NoII) yang naik 4,0% menjadi Rp 1,03 triliun, serta penurunan pada biaya kredit sebesar 19 basis poin (bps) dari 1,79% menjadi 1,60% . Se- mentara itu, rasio loan loss coverage (LLC) CIMB Niaga berada di level yang aman sebesar 113,8%. Kinerja CIMB Niaga pada kuartal I-2019menunjukkan peningkatan yang stabil dibandingkan periode sama tahun lalu. Pendapatan operasional naik 1,1% (yoy) dengan kontribusi terbesar dari pendapatan nonbunga. Biaya pencadangan menurun 16,2% (yoy) sejalan dengan kondisi pereko- nomian yang membaik, sehingga menghasilkan per tumbuhan laba bersih sebesar 7,6% (yoy) menjadi Rp 944 miliar. Dengan total aset mencapai Rp 262,82 triliun per 31 Maret 2019, CIMB Niaga mempertahankan pos- isinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) telah melakukan penyesuaian suku bunga kredit di beberapa sektor tahun ini secara prudent , untuk menjaga rasio margin bunga bersih ( net interest margin /NIM).

melihat profil debitur, justru akan membuat NPL (rasio kredit bermasa- lah/ non performing loan ) meningkat. Dia juga mengatakan, untuk kredit konsumer juga terdapat beberapa yang disesuaikan. “Untuk konsumer ada beberapa, seperti KPR (kredit pemilikan rumah) itu bisa (dinaikkan), tapi kartu kredit itu tidak bisa. Jadi pasti dilihat-lihat dulu mana yang memungkinkan untuk di- adjust ,” ter- ang Anggoro. Di sisi lain, berdasarkan data an- alisis uang beredar Bank Indonesia (BI) suku bunga kredit industri perbankan justru tercatat menurun pada Maret 2019. Hal tersebut tercer- min pada rata-rata tertimbang suku bunga kredit padaMaret 2019 sebesar 10,84%, lebih rendah dibangindkan dengan suku bunga kredit pada Feb- siaran pers yang diterima Investror Daily , Selasa (7/5). Bahkan, CIMB Group sebagai pe- megang sahammayoritas CIMBNiaga memasukkan penerapan sustainability sebagai salah satu dari lima pilar strategi usaha jangka menengahnya, atau yang biasa disebut Forward23. Oleh karena itu, penerapan keuangan berkelanjutan juga mengacu pada framework sustainability dari CIMB Group. Lebih lanjut menurut Fransiska, berbagai kebijakan internal CIMB Niaga juga selaras dengan inisi- atif keuangan berkelanjutan yang diamanatkan oleh regulator. Dari sisi penyaluran kredit kepada debitur, misalnya, CIMB Niaga senantiasa memperhatikan pemenuhan syar- at-syarat terkait analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan peringkat PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sedangkan untuk nasabah perusahaan kelapa sawit, CIMB Niaga juga memperhatikan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). “Kami juga telah menerapkan ke- bijakan green office dengan mengap- likasikan gaya hidup dan budaya kerja yang ramah lingkunganmelalui Smart Spending Policy bagi semua karyawan. Hal tersebut berhasil meningkatkan efisiensi dalam penggunaan kertas dan pengurangan karbon emisi dari penggunaan listrik,” jelas Fransiska. Melalui penerapan kebijakan keuan-

Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, hingga akhir tahun ini perseroan menjaga posisi NIM di level 5,3-5,4%. Sedangkan pada kuartal pertama tahun ini pos- isi NIM BNI menurun menjadi 5% dari posisi tahun lalu 5,4%, sehingga perlu penyesuaian suku bunga kredit secara prudent . “Ada beberapa yang kami sesuaikan tahun ini di sejumlah sektor. Tapi tentu kami juga lihat-lihat dari debiturnya, kami lebih selektif,” papar Anggoro kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu. Meski demikian, Anggoro enggan menyebut besaran suku bunga kredit yang dinaikkan kepada sejumlah sektor dan debiturnya. Pemilihan debitur dan sektor kredit menjadi hal yang penting. Pasalnya, jika pihaknya menaikkan suku bunga kredit tanpa JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan keuangan berkelanjutan pada industri jasa keuangan, termasuk perbankan. Upaya yang dilakukan CIMB Niaga antara lain terus meningkatkan ka- pasitas para leaders dan mitranya agar dapat menerapkan keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usa- hanya. Salah satunya melalui acara Sus- tainable Finance Awareness yang menghadirkan pembicara dari OJK, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), WorldWildlife Fund (WWF) Indonesia, dan praktisi-praktisi di bid- ang keuangan berkelanjutan . Acara ini selain dihadiri oleh beberapa direksi dan staf CIMB Niaga, dihadiri oleh nasabah korporasi CIMB Niaga. Direktur Compliance, Corporate Affairs, and Legal CIMB Niaga Fran- siska Oei mengatakan, sustainability merupakan isu penting yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, CIMB Niaga mengajak semua pihak, termasuk nasabah dan para mitra, untuk aktif dalam inisiatif ini. “Prinsip sustainability memastikan bahwa selain aspek ekonomi, kita juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan dalam berperilaku dan berkegiatan usaha, sehingga dapat menciptakan dampak positif dan me- wariskan bumi yang asri bagi generasi mendatang,” kata Fransiska dalam

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online