SP161013

Suara Pembaruan

28

Kamis, 13 Oktober 2016

BNN Bongkar Jaringan Narkoba Internasional

Kebakaran di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kecamatan Cipayung. "Benar itu adalah petugas kami di UPT Damkar Cipayung. Kami tentu menyayangkan terjadinya peristiwa ini. Kami sudah kerap melakukan pembina- an kepada para ASN namun, semua perilaku kembali kepada individu masing-ma- sing," tutur Yayan kepada SP . Yayan mendorong proses hukum terhadap ASN yang terlibat narkoba sesuai dengan peraturan yang ber- laku. Namun demikian p i h a kny a j ug a ma s i h menunggu hasil tes urine yang akan dilakukan oleh Polres Metro Depok. "Idealnya tes urine dapat dilakukan terhadap seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kota Depok. Kami berharap

Pemkot Depok dapat mere- alisasikan hal ini sehingga dapat diketahui sejak awal ASN yang terlibat narkoba," tutur Yayan. Kepala Satuan Narkoba P o l r e s Me t r o De p o k Komisaris Polisi Putu Kholis kepada SPmengatakan, Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Pancoran Mas telah meng- amankan empat orang yang diduga melakukan penya- lahgunaan narkotika. Kronologis kejadian berawal pada Rabu (12/10) pukul 23.00, aparat kepoli- sian Polsek Pancoran Mas yang terdiri atas Burhan Efendi, Said Abu, dan Bambang sedang melakukan observasi di Kring Serse di Wilayah Cipayung, kemu- dian mendapat info dari warga bahwa di TKP sering diadakan pesta narkoba. "Selanjutnya pada saat

para saksi melakukan peng- gerebekan di TKP, tepatnya di salah satu ruang kerja di lantai l kantor tersebut yang berada di atas, didapati keempat pelaku sedang pesta menggunakan sabu," ujar Putu. Khusus untuk M, lanjut Putu, didapati empat linting ganja di kantong celananya. Kemudian keempat pelaku diamankan beserta barang bukti empat linting ganja kering, tiga paket kecil sabu-sabu, satu buah bong/ alat hisap, satu buah korek api. "Saat ini masih diperik- sa i n t ens i f d i Po l sek Pancoran Mas Depok. Nanti siang kami akan menggelar tes urine di Polres Metro Depok," ujar Putu. Untuk penetapan status tersangka, lanjut Putu, masih menunggu setelah tes urine dilakukan [RIA/G-5]

SP/Gardi Gazarin Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (kedua dari kiri) didampingi Kepala Divisi Penindakan Irjen Pol Arman Depari (kiri), Kabid Humas Kombes Pol Slamet Pribadi (kanan), dan perwakilan Bea Cukai di BNN memberikan keterangan pers, Kamis (13/10) pagi.

[ J AKA RTA ] B a d a n Narkotika Nasional (BNN) kembali membongkar jaring- an narkoba internasional Indonesia-Jerman dengan meringkus lima tersangka di sejumlah lokasi, Medan, Sumatera Utara, dan Jakarta Barat. Hingga Kamis (13/10) pagi, para pelaku masih dalam pemeriksaan BNN. Barang bukti yang disi- ta sebanyak 12.488 gram sabu-sabu, paket kiriman berupa kotak snek berisi 49.447 butir pil ekstasi seberat 20.900 gram dengan alamat pengirim dari Jerman. Hal itu disampaikan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso didampingi Kepala Divisi Penindakan Irjen Pol Arman Depari, Kabid Humas Kombes Pol Slamet Pribadi dan perwa- kilan Bea Cukai di BNN, Kamis (13/10) pagi. Diungkapkan, pembong- karan kasus tersebut berkat koordinasi BNN dan Bea Cukai Pasar Baru pada 19 dan 20 Agustus lalu. BNN juga melakukan pengawas- an terselubung ke alamat tujuan pengiriman bersama dengan Kantor Pos Jakarta Barat, dari 19 Agustus -10 September. Namun, setelah dilakukan konfirmasi, surat panggilan kepada penerima barang haram itu, ternyata alamat yang tercantum dalam paket fiktif. Khusus pengi- riman 49.447 butir pil eks- tasi dari Jerman itu telah disampaikan ke Kedubes Jerman di Jakarta untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Adapun paket 49.447 butir pil ekstasi ini juga disuplai dengan cara terse- lubung melalui paket kirim- an kantor pos dengan alamat pengirim maupun penerima disamarkan. Namun jaring- an tersebut telah memiliki strategi khusus sebagai cara mengelabui petugas agar isi paket bisa sampai ke pene- rima. Akan tetapi, berkat keje- lian petugas, juga konsis- tensi pihak Kantor Pos Jakarta Barat, akhirnya kiriman paket yang tidak jelas pengirimnya itu dikem- balikan ke Kantor Pos Pasar Baru Jakarta Pusat sebagai penerima pertama paket. Selanjutnya sesuai SOP Kantor Pos Baru, jika dalam waktu satu bulan paket itu tidak diambil oleh peneri- manya, maka akan dilim- pahkan kepada BNN. Buwas menegaskan, operasi pemberantasan nar- koba dari hulu ke hilir terus dioptimalkan BNN sampai wilayah provinsi, kabupaten dan kota. Operasi itu seka- ligus upaya preventif dan preemtif untuk memutus mata rantai kejahatan trans- nasional tersebut. Kelima tersangka teran- cam hukuman mati dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1, 112 ayat 2, jo pasal 132 ayat 1 UU No. 35 2009 tentang ancaman hukuman maksimal pidana mati. “Dengan pengungkap- an jaringan narkoba meli- batkan kedua jaringan ter- sebut, BNN telah menyela- matkan sekitar 62.440 jiwa

dari bahaya penyalahguna- an narkotika,” ujar Buwas. ASN Ditangkap S e m e n t a r a i t u , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok masih akan menung- gu hasil tes urine dari pihak kepolisian terkait kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu dan ganja kering yang dilakukan oleh tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Depok. Ketiga ASN itu adalah M (43), P (37), dan C (42). Satu orang lainnya, N (41) merupakan pekerja swasta. Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Depok Widyati Riyandani menu- turkan, Pemkot Depok masih akan menunggu hasil penye- lidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian terkait tiga orang ASN yang tertangkap tangan sedang menggunakan narkoba di lokasi Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran di wilayah Kecamatan Cipayung. "Kami masih rapat untuk memutuskan sanksi apa yang akan diberikan kepada mereka. Tentunya sanksi ini diberikan setelah hasil tes urine dari Polres Metro Depok telah rampung," ujar Widyati kepada SP di Depok, Jawa Barat, Kamis (13/10). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Yayan Ariyanto membenar- kanm tiga dari empat orang yang diciduk Polres Metro Depok karena mengonsum- si narkoba adalahASN yang bertugas di Dinas Pemadam

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online