SP180705

Suara Pembaruan

28

Kamis, 5 Juli 2018

Rokok Penyebab Kabel Terbakar di Proyek MRT

[JAKARTA] PT Mass Rapid Transit (MRT) me- nyatakan, insiden terbakar- nya satu buah gulungan ka- bel yang terjadi pada Selasa (3/7) di lokasi jalur layang mass rapid transit (MRT) di dekat Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, bu- kan disebabkan korsleting listrik. "Berdasarkan hasil in- vestigasi kami, penyebab insiden kebakaran gulungan kabel itu bukan karena kor- sleting listrik, karena di lo- kasi memang belum ada aliran listrik," kata Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, William P Sabandar di Jakarta, Kamis (5/7). Dalam proses investiga- si yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta itu, menurut

dap pekerjaan subkontrak- tor di lapangan dan lemah- nya penegakan kebijakan larangan merokok di tempat kerja. "Oleh karena itu, berka- itan dengan insiden terse- but, kami melakukan lang- kah-langkah korektif, salah satunya yakni menerbitkan surat teguran keras kepada kontraktor Metro One Consortium," tutur William. Selain itu, dia mengung- kapkan pihaknya juga mem- berikan demerit point kepa- da kontraktor Metro One Consortium serta memerin- tahkan kontraktor tersebut untuk memberikan teguran dan tindakan keras kepada subkontraktor PTAKTI. "Langkah korektif lain- nya, yaitu kami mengeluar- kan atau bahkan member- hentikan supervisor yang Teguran

bertugas di lokasi pada saat terjadinya insiden kebakar- an," ungkap William. K e p a l a D i v i s i Sekretariat Perusahaan PT MRT Jakarta, Tubagus Hik- matullah mengatakan, Untuk mencegah teru- langnya insiden serupa pa- da waktu yang akan datang, PT MRT Jakarta menetap- kan langkah preventif, di antaranya meningkatkan penegakan prosedur safety dan security di lokasi pro- yek. Kemudian, meminta kontraktor Metro One Consortium untuk dengan tegas menerapkan larangan membawa rokok ke dalam lokasi proyek. “Dan meme- rintahkan kontraktor Metro One Consortium melaku- kan sosialisasi ulang me- ngenai larangan keras me- rokok di area kerja,” tegas- nya. [Ant/LEN/W-11]

ANTARA/DHEMAS REVIYANTO Pekerja berjalan di area proyek pengerjaan Mass Rapid Transit (MRT) Stasiun Senayan di Jakarta, Senin (11/6). Progres pembangunan MRT Jakarta fase I yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI sudah mencapai 94,19% dan akan diuji coba pada Agustus 2018.

dia, ditemukan sejumlah puntung rokok dan bungkus rokok di lokasi terbakarnya gulungan kabel tersebut. "Penyebab insiden ke- bakaran itu diduga karena

kelalaian manusia, yaitu pe- kerja dari kontraktor Metro One Consortium (Mitsui, Kobelco, Tokyo Engi- neering dan IKPT) dan sub- kon t r a k t o r PT As a h i

K o k u s a i Te c h n e l o n Indonesia (AKTI)," ujar William. Pihaknya juga menemu- kan lemahnya pengawasan oleh pihak kontraktor terha-

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker