ID180426

kamis 26 april 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/ AFP / SAM YEH

“Kenapa liburan selama itu? Tak ada di negara lain seperti itu. Akibatnya, investor sekarang mengambil posisi jual,” tutur dia. Dia menambahkan, melihat situasi ekonomi Indonesia saat ini, pemodal khawatir terhadap liburan panjang. “Mareka khawatir terjadi sesuatu selama dua pekan liburan. Untuk mendapatkan kepastian, mereka mengambil posisi jual,” ujar dia. Cuti bersama selama dua pekan, kata Tito, adalah kontraproduktif. “Akibat cuti yang begitu lama, pen- jualan perusahaan menurun dan konsumsi rumah tangga akan ‘lari’ ke hal-hal yang kurang bermanfaat,” papar dia. Hari libur BEI, menurut Tito Sulis- tio, mencapai lebih dari 20 hari atau lebih banyak dibandingkan rata-rata di Asean sekitar 18 hari. “Jadi, kalau libur terlalu lama, ada risiko penarikan dana investor di tengah kenaikan yield obligasi AS,” kata dia. Persepsi Penting Menurut Ketua Umum Kadin Indo- nesia Rosan Perkasa Roeslani, pemer- intah harus lebih aktif menenangkan pasar agar rupiah dan IHSG tidak terpuruk lebih dalam. Dia mengungkapkan, untuk mem- perkuat keyakinan para pelaku pasar, pemerintah juga perlu mengeluarkan kebijakan yang mampu membentuk persepsi positif, misalnya mengek- sekusi paket-paket kebijakan ekonomi yang belum terimplementasikan dengan baik. “Persepsi memiliki peran yang san- gat penting bagi pelaku pasar, terutama yang berinvestasi di pasar modal dan pasar valas. Karena itu, pemerintah harus segera memberikan keyakinan kepada para pelaku pasar,” ujar dia. Keyakinan yang kuat, menurut Rosan, akan tumbuh di kalangan pelaku pasar jika pemerintah segera mengeksekusi dan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mampu mendatangkan sentimen positif. Rosan menegaskan, pengusaha membutuhkan kestabilan nilai tukar rupiah untuk mendapatkan kepastian dalam berbisnis. “Jika rupiah terlalu fluktuatif, pengusaha akan kesulitan melakukan perencanaan bisnis. “Kalau swing -nya dari Rp13.500 ke Rp14.000 per dolar AS kan pening juga kepala. Angka yang stabil ada di level Rp 13.700,” tutur dia. Rosanmengakui, pelemahan rupiah akan meningkatkan pendapatan pen- gusaha di sektor tertentu, misalnya batu bara, mengingat biaya produksi batu bara menggunakan rupiah, tapi hasil penjualannya dalam dolar AS. Namun, sektor yang lain, seperti ma- kanan dan minuman bakal terpukul karena bahan bakunya masih diimpor dan penjualannya dalam rupiah. Rosan Roeslani juga yakin korporasi swasta dalam negeri sudah belajar TAIPEI – Ratusan veteran militer Taiwan pada Rabu (25/4) bentrok dengan polisi, saat berupaya meny- erbu parlemen. Ini merupakan bagian dari rangkaian protes atas rencana pemerintah memotong uang pensiun mereka. Ratusan orang memadati gerbang utama gedung parlemen. Sebagian di antaranya melemparkan bom molo- tov dan botol air ke arah polisi yang menjaga gedung di pusat kota Taipei tersebut. Meski tenaga sudah melemah, mereka juga berusaha melemparkan peti mati ke arah lapangan di kompleks parlemen. “Bagaimana bisa pemerintah secara sepihak memotong tanpa persetujuan kami? Pemerintah ini buruk, curang, dan tidak adil!” ujar Wu Chih-chang, ketua Aliansi Aksi Langit Biru, yang menggagas aksi protes tersebut. Sekitar 63 pemrotes ditangkap saat memanjat gerbang parlemen. Yang lainnya berupaya merobohkan gerbang itu dengan tarikan tambang serta rantai. Sejumlah barikade di luar kompleks dirusak oleh para pemrotes. Sebanyak 32 petugas dan 11 wartawan dilapor- kan terluka. “Kami mengecam keras aksi kekerasan oleh kelompok-kelompok antipensiun dan menegaskan lagi te- kas kami untuk menyelidiki ini. Kami mendesak masyarakat untuk meng- gunakan cara-cara damai dan rasional untuk menyuarakan pendapatnya dan jangan melanggar hukum,” bunyi pernyataan Kepolisian Taipei. Serikat Pekerja Media Taiwan juga mengecamaksi kekerasan itu. “Banyak wartawan yang terluka dan peralatan mereka rusak. Para pemrotes sen- gaja menggunakan kekerasan dan menyebabkan luka-luka,” katamereka. Sebagian pengunjuk rasa bertekad untuk bertahan di gedung parlemen hingga malam hari, karena pemba- hasan rancangan undang-undang reformasi pensiun bagi veteran militer dijadwalkan berlangsung pada Kamis (26/4). Rencana pemangkasan pensiun bagi veteran adalah bagian dari programpe- motongan anggaran oleh pemerintah, yang juga sudah memicu aksi protes. Bentrokan terkait hal ini juga terjadi  Sambungan dari hal 1

Oleh Iwan Subarkah Nurdiawan  NEW YORK – Pasar saham global memerah pada perdagangan Rabu (25/4) karena aksi ambil untung, seiring para investor cemas melihat naiknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) ber- jangka 10 tahun dan spekulasi bahwa suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed) bakal naik em- pat kali tahun ini.

Stepan Grigoryan, seorang penga- mat politik yang ambil bagian dalam aksi itu mengatakan, situasinya seka- rang sangat genting. Ia menyebut sistem yang berjalan sekarang sudah menjadi sebuah kejahatan. “Kepalanya sudah lepas, tapi badan- nya masih ada dan harus disingkirkan juga,” ujar ia, merujuk pada pengun- durandiri SarkisiandanPartai Republik. Rusia, yang memiliki sebuah pang- kalan militer di Armenia, pada Rabu menyatakan pihaknya mengamati betul situasi di negara itu, tapi men- egaskan lagi tidak akan ikut campur. “Kami yakin ini urusan dalamnegeri Armenia,” ujar Dmitry Peskov, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin. Sarkisian mengundurkan diri hanya satu pekan setelah dipilih oleh parle- men. Ia lengser setelah berhari-hari terjadi aksi protes oleh massa yang menudingnya telah merebut kekua- saan secara kasar. Pashinyan yang juga ketua Partai Kontrak Sipil, pada Rabu waktu setem- pat dijadwalkan bertemu pelaksana tugas pemerintah Karen Karapetyan. Keduanya akan membahas perpinda- han kekuasaan secara damai. Tapi, negosiasi ini dibatalkan pada Selasa (24/4) waktu setempat. Pashinyan menuding pihak ber- wenang ingin mencalonkan kandidat dari Republik untuk menjadi PM. Ia mengingatkan bahwa oposisi akan memboikot pemilu parlemen cepat, jika itu yang terjadi. “Saya ingin katakan kepada Karen Karapetyan bahwa sebaiknya dia pa- ham bahwa kami jelas tidak akan men- gizinkan langkah seperti itu berjalan. Lebih cepat dia memahami ini lebih baik bagi semuanya,” tutur Pashinyan. Ia berkukuh bahwa PM baru harus lah merupakan calon rakyat dan bukan anggota partainya Sarkisian. Tapi Pashinyan mengatakan dirinya bersedia untuk menjadi kepala peme­ rintahan. (afp/sn) “Sudah pasti data PDBAS bakal kru- sial bagi kelanjutan pergerakan dolar saat ini karena penguatan ekonomi AS di tengah perlambatan ekonomi di Tiongkok serta Eropa berada di balik kenaikan nilai tukar dolar AS,” ujar Ste- phen Innes, kepala perdagangan untuk Asia Pasifik di Oanda, pada Selasa. TomCahill, pakar strategi portofolio Ventura Wealth Management, pada Senin (23/4), mengatakan bahwa para pialang obligasi di seluruh dunia mencermati kenaikan Treasury 10 ta- hun karena lonjakannya saat ini adalah yang tertinggi dalam empat tahun. “Kenaikan ini menyiratkan bahwa The Fed dapat lebih agresif diband- ingkan bayangan sebelumnya. Hal ini akan menekan biaya pinjaman korpo- rasi dan harga-harga konsumen,” ujar Cahill. (afp) kekhawatiran soal kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yangme- nyebabkan biaya pinjaman naik, serta mengecewakannya laporan korporasi besar,” kata dia. Lukman Otunuga, analis riset dari FXTM sepakat bahwa momentum negatif dari pasar saham Asia serta berkembangnya kekhawatiran-kekha- watiran itu telah membebani pasar saham. Pasar saham Asia pada Rabu juga melemah karena mengikuti penu- runan di Wall Street pada Selasa. Sa- ham-saham teknologi kembali kembali menjadi sorotan pada Selasa di Wall Street, setelah harga saham Alphabet anjlok dan harga saham Apple mero- sot karena kekhawatiran atas sektor ponsel pintar. “Imbal hasil obligasi 10 tahun AS menyentuh level psikologis 3% dan hal ini semakin menekan sentimen risiko, sedangkan saham-saham teknologi terhantam oleh gelombang aksi jual,” ujar David Cheetham, analis dari XTB. Kenaikan imbal obligasi utama di AS itu memicu kekhawatiran bahwa para investor saham akan mengalihkan dananya ke obligasi pemerintah yang menawarkan keuntungan lebih baik. Namun rilis data per tumbuhan ekonomi AS pada Jumat (27/4) juga bakal menyedot perhatian, karena kemungkinan memperkuat pandan- gan bahwa suku bunga acuan bakal naik. Di lain pihak, nilai tukar dolar AS juga terus menguat terhadap mata uang-mata uang utama dunia lainnya.

YEREVAN – Perdana menteri (PM) Serzh Sarkisian sudah mundur pada Senin (23/4) atau hanya enam hari sejak menjabat, karena aksi protes besar-besaran oleh rakyatnya di Ar- menia. Namun, krisis politik di negara Eropa Timur ini makin dalam dan pa- nas, puluhan ribu orang turun ke jalan pada Rabu (25/4) setelah kubu oposisi menuding pemerintah menolah untuk menegosiasikan peralihan kekuasaan usai mundurnya Sarkisian. Pihak berwenang tidak memiliki pilihan selain memperketat keamanan di ibu kota Yerevan. Gedung-gedung pemerintah dan par tai berkuasa, Republik, dijaga ketat. Ratusan polisi dan sejumlah kendaraan bersenjata dikerahkan untuk pengamanan. Para pengunjuk rasa saling ber- teriak, bertepuk tangan tak henti, bersiul-siul, memukul-mukul drum, dan memekikkan klakson-klakson kendaraan. Aksi massa ini menggaris- bawahi gejolak politik yang sekarang membelit negara miskin bekas Soviet tersebut. Dipimpin oleh tokoh oposisi Nikol Pashinyan (42 tahun), ribuan demon- stran bergerak menuju Yerevan. Mereka memprotes keengganan Partai Republik untuk memfasilitasi peralihan kekuasaan, setelah Sarkisian yang jugamantan presiden, pada Senin menanggalkan posisinya sebagai PM. Dengan kaos warna khaki yangmen- jadi ciri khasnya, Pashinyan berteriak melalui pelantang suara kepadamassa. Orang-orang di bawahnya berteriak Nikol-lah PM berikutnya dan rakyat yang sekarang menguasai negara. Para demonstran juga mengingat- kan, bentrokan dengan aparat kea- manan takkan terhindarkan jika tidak secepatnya ada solusi atas krisis ini. “Bahaya yang mengancam adalah kerusuhan dan bentrokan, jika Re- publik tidak pergi dengan sukarela,” ujar Ruzanna Vartanyan (40), seorang pengacara di Yerevan, kepada AFP . Wall Street turun pada awal perda- gangan Rabu dan bergabung dengan aksi jual saham global karena kekha- watiran soal naiknya suku bunga di AS. Penurunan ini melanjutkan tren pada Selasa (24/4), tatkala imbal hasil Treasur y 10 tahun AS menyentuh 3,0% untuk pertama kalinya dalam empat tahun dan terus bertahan di level tersebut. Kenaikan yield itu memicu aksi jual saham karena para investor khawatir The Fed lebih cepat menaikkan fed funds rate (FFR), disebabkan naiknya inflasi. Kenaikan imbal hasil itu sendiri didorong oleh antara lain mening- katnya perekonomian AS, ekspektasi inflasi akan terus naik karena harga minyak mentah dunia melonjak, dan kebijakan pemangkasan pajak pemer- intahan Presiden Donald Trump. Sekitar 20 menit memasuki perda- gangan Rabu, indeks Dow Jones turun 0,6% di level 23.886,95. Lalu indeks S&P 500 juga turun 0,6% ke level 2.619,17 dan indeks Nasdaq melemah ke level 6.968,32. Penurunan di Wall Street pada Rabu juga kembali dipicu beragamnya laporan keuangan para emiten. Pasar saham di Eropa juga turun lagi pada Rabu. “Pasar saham Eropa semakin bergerak liar pada Rabu karena para investor mencemaskan apa yang dapat terjadi di AS saat pembukaan,” ujar Connor Campbell, analis dari Spreadex, sebelum pembukaan di Wall Street. Frankfurt paling terdampak. Indeks DAX 30 anjlok lebih dari 1,6% sebelum menguat tipis. Sedangkan indeks Lon- don dan Paris turun lebih dari 0,5%. “Pasar saham Eropa memerah karena para investor ambil untung,” kata David Madden, analis dari CMC Markets. Charles Schwab menawarkan nada positif dengan menyatakan bahwa tekanan sedikit mengendur karena laporan beberapa emiten sangat bagus dari Dow. Seperti Boeing yang mel- aporkan lonjakan laba kuartal I 2018 dan Twitter yang mencatatkan laba dua kuartal berturut-turut. Sebelum pembukaan di Wall Street untuk perdagangan Rabu, kepala riset Accendo Markets Mike van Dulken mengatakan bahwa sentimen para investor saham terganjal pelemahan di AS. “Yang disebabkan berlanjutnya

Unjuk Rasa Veteran Taiwan Para veteran Taiwan mencabut barikade yang dipasang di luar gedung parlemen, dalam unjuk rasa menentang rencana pemangkasan uang pensiun, pada Rabu (25/4). Parlemen dijadwalkan membahas usulan kabinet pemerintahan Presiden Tsai Ing Wen itu pada Kamis (25/4), dengan pertimbangan dari pihak pemerintah karena akan terus membebani keuangan negara.

panel BI bertajuk Mengoptimalkan Momentum , Memperkuat Struktur , di Semarang, kemarin. Dia menjelaskan, menaikkan BI 7-DRRR di tengah tren pelemahan rupiah akan bedampak terhadap penghematan penggunaan cadangan devisa yang cukup besar. Masih Stabil Deputi Gubernur BI Sugeng men- gatakan, sekalipun ada tekanan pada pasar keuangan negera-negara emerg- ing market , termasuk Indonesia, stabilitas perekonomian Indonesia masih kuat. Dia mengungkapkan, aliran modal asing pada triwulan I-2018 hanya mencatat net outflows tipis sekitar US$ 0,11 miliar, lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu. “Kondisi fundamental Indonesia yang baik, kepercayaan pelaku pasar yang masih tinggi, dan langkah sta- bilisasi pasar oleh BI mampu mengu- rangi dampak negatif yang berlebihan dari tekanan tersebut,” ujar dia. Menurut Sugeng, meningkatnya tekanan sektor eksternal berdampak minimal terhadap stabilitas makroek- onomi dan sistem keuangan yang masih tetap kuat. Inflasi tercatat 3,40% pada Maret 2018, atau berada dalam kisaran sasaran inflasi 2018 sebesar 3,5±1% (yoy). Terkendalinya inflasi dipengaruhi oleh terkelolanya inflasi inti dan penurunan inflasi administered prices . Dia menambahkan, defisit transaksi berjalan masih berada di bawah batas aman 3% terhadap PDB dan cadangan devisa juga masih tinggi, mencapai US$ 126 miliar pada Maret 2018, jauh di atas standar internasional. Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, pemerintah perlu duduk bersama dengan dunia usaha untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi gejolak rupiah. Yang perlu didorong pemerintah, menurut Hariyadi, adalah menggenjot penerimaan devisa melalui ekspor sekaligusmengendalikan impor. Untuk menarik banyak devisa, pemerintah harus mendorong sektor pariwisata. EkonomBankMandiri Dendi Ram- dani menyatakan, guna meredam ge- jolak finansial domestik saat ini, yang terpenting BI harus percaya diri, tidak panik, dan melakukan kebijakan yang terukur dan konsisten. “Kondisinya memang sedang bergejolak, terutama karena faktor eksternal ditambah faktor internal,” kata dia. Pengamat ekonomi dari Indef Bhima Yudhistira berpendapat, untuk redam gejolak rupiah dan pasar saham, otor- itas perlu memulihkan kepercayaan investor, khususnya investor asing. “Pemerintah dan BI harus men- ciptakan sentimen-sentimen positif sehingga investor confidence terhadap kondisi makro ekonomi Indonesia. Salah satu jalan adalah meluncurkan stimulus- stimulus fiskal yang lebih banyak lagi,” papar dia. (rw/hg/ks/ try/pd/az) Tsai mengakui bahwa reformasi ini akan menyakiti banyak orang, tapi ia bertahan dengan hal itu dengan alasan supaya sistem pensiun lebih berkesinambungan. Skema pensiun di Taiwan bervariasi bagi para penerimanya. Pensiunan pegawai negeri biasanya menerima paket lebih besar dibandingkan pen- siunan dari sektor-sektor lain. Pemer- intah mengingatkan bahwa dana pen- siun berlainan itu dapat menyebabkan negara bangkrut paling awal pada 2020, jika tidak secepatnya dirombak. (afp/sn)

dolar dalam beberapa waktu terakhir. Tapi ini terjadi secara temporer. “Pasar akan kembali bergerak mengikuti fundamental ekonomi Indonesia,” tegasWilliam yang tahun ini mematok target IHSG pada level 7.024. Head of Research Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan masih mematok target IHSG sampai akhir tahun di posisi 7.000. IHSG akan kem- bali naik setelah rilis produk domestik bruto (PDB) kuartal I-2018. “Dengan catatan ada pertumbuhan setidaknya 5,1% besar atau 5,2%,” ucap dia. Mulai Tenang Di pihak lain, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, pergerakan dolar AS di pasar sudah mulai tenang. “Dolar sudah lebih tenang. Kemarin bergejolak setelah Presiden ASmelontarkan lagi tuduhan ke RRT dan Rusia lewat Twitter bahwa mereka memanipulasi kurs,” tutur dia. Menurut Darmin, rupiah tidak memiliki dasar untuk terus melemah. “Sebenarnya mungkin fundamental- nya ada di angka itu, Rp 13.500-13.600 per dolar AS. Tapi kalau ada lagi pern- yataan macam-macam, bisa saja dolar bergerak sedikit ke sana dan ke sini. Tapi tidak ada hal yang membuat dia berubah signifikan,” tegas Darmin di Jakarta, kemarin. Darmin mengemukakan, pelema- han rupiah dalam sepekan terakhir hingga hampir menembus Rp 14.000 per dolar AS tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. Darmin optimistis rupiah bakal tenang kembali setelah beberapa hari terakhir mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Karena itu, dia menekankan bahwa masyarakat In- donesia tidak perlu khawatir terhadap pelemahan rupiah. Di sisi lain, BI meminta korporasi meningkatkan rasio lindung nilai ( hedg- ing ) terhadap transaksi dan kewajiban valasnya guna mencegah kerugian selisih kurs yang dapat menghambat ekspansi bisnis dunia usaha. “Seharusnya korporasi, termasuk BUMN, memanfaatkan produk hedg- ing yang sudah beragamdan lebihmu- rah saat ini, seperti call spread . Saat ini baru 13 korporasi yg memanfaatkan transaksi call-spread ,” ujar Kepala De- partemen Pendalaman Pasar Keuan- gan BI Nanang Hendarsah. Naikkan Suku Bunga Pengamat ekonomi UGM Tony Prasentiantono mengatakan, untuk meredam pelemahan rupiah, BI sebai- knya menaikkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI 7-DRRR) secara gradual. Menurut dia, kebijakan BI mene­ rapkan suku bunga rendah hany- alah sebagai sebuah strategi jangka panjang. “Jika menghadapi sebuah situasi genting, BI perlu mengambil kebijakan yang bersifat jangka pendek, termasuk perlunya menaikkan suku bunga untuk meredam pelemahan rupiah,” papar Tony pada diskusi gan besar bagi Tsai, hingga populari- tasnya terus merosot sejak terpilih dua tahun lalu. Tsai pada Rabu juga mengecam bentrokan itu tapi ber tekad akan maju terus dengan rencana reformasi tersebut. “Pemerintah tidak akan tunduk ke- pada kekerasan dan akan mati-matian menjalankan reformasi,” bunyi perny- ataan Kantor Kepresidenan Taiwan. Parlemen Taiwan pada Juni tahun lalu mengesahkan RUU reformasi pensiun untuk pegawai negeri. Dalam wawancara televisi awal bulan ini,

menyiasati depresiasi rupiah dengan melakukan lindung nilai ( hedging ). Dengan demikian, sektor swasta relatif aman dari kemungkinan terkena krisis akibat depresiasi rupiah. Stabilitas Terjaga Sementara itu, berdasarkan Rapat Dewan Komisioner (RDK), kemarin, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) men- yatakan stabilitas sektor jasa keuan- gan, termasuk kondisi likuiditas di industri jasa keuangan Indonesia tetap dalam kondisi terjaga. Menurut OJK, perekonomian global menunjukkan kondisi pemulihan yang semakin solid, seperti dinyatakan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook April 2018 yang mengafirmasi akselerasi perekonomian global tahun ini men- jadi 3,9%, meningkat dibandingkan proyeksi Oktober 2017 sebesar 3,7%. Sejalan dengan proyeksi IMF, The Fed juga mengonfirmasi penguatan perekonomian AS. Per tumbuhan ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 2,7% pada 2018, meningkat dibanding proyeksi sebelumnya 2,5%. “Seiring perbaikan AS yang se- makin nyata, stance The Fed menjadi lebih hawkish . Kenaikan FFR tahun ini kemungkinan masih berlanjut,” demikian OJK. Di dalam negeri, menurut OJK, per tumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan juga meningkat. Indika- tor sektor rill seperti inflasi inti, pen- jualan semen, penjualan sepeda motor, penjualan eceran, harga properti, serta neraca perdagangan membaik secara moderat. OJK menyebutkan kinerja inter- mediasi sektor jasa keuangan pada Maret 2018 masih pada level mod- erat. Kredit perbankan tumbuh 8,54% secara tahunan (yoy) dan dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 7,66% (yoy), dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 22,67%. Di pasar modal, penghimpunan dana mencapai Rp 45 triliun (ytd). Total dana kelolaan investasi juga meningkat, per 20 April 2018 mencapai Rp 749,76 triliun. OJK menyatakan, risiko lembaga jasa keuangan (LJK), baik risiko kredit, pasar, maupun likuiditas, pada Maret 2018 berada di level yang manageable . Rasio kredit bermasalah (NPL) gross perbankan tercatat 2,75% dan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) perusahaan pembiayaan sebe- sar 3,25%. Fundamental IHSG Vice President Research Indosurya Sekuritas William Sur ya Wijaya menjelaskan, pondasi IHSG masih relatif kuat sehingga cukup mampu bertahan dan imun terhadap gon­ cangan. “Intinya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pasar tetap tenang. Naik-turun itu kan biasa,” tegas dia kepada Investor Daily . Dia mengakui, saat ini aliran dana investasi sedikit berubah ke dolar AS. Hal itu tercermin pada penguatan di antara anggota parlemen. Pada Februari 2018, aksi unjuk rasa oleh para veteran berakhir den- gan tragedi, setelah seorang kolonel purnawirawan terjatuh saat memanjat dinding lalumeninggal dunia di rumah sakit. Pekan lalu, para anggota parlemen berkelahi di parlemen setelah draf RUU yang diajukan oleh kabinet itu pertama kali disampaikan. Kubu opo- sisi dari Partai Kuomintang meminta Presiden Tsai Ing Wen untuk minta maaf kepada veteran. Protes keras ini merupakan tantan-

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online