ID160804

kamis 4 agustus 2016 2 INTERNATIONAL

Investor Daily / AFP PHOTO / Sergei SUPINSKY

aksi protes yang diselenggara­ kan oleh pemerintah. Dalam pernyataan juga dinya­ takan, Burundi mengecam ne­ gara tetangga, Rwanda, karena dituding melatih pemberonak bersenjata yang kerap mening­ katkan frekuensi serangan ke­ pada pasukan pemerintah. Nzobonariba menunjukan bahwa kekuatan polisi akan melayani tujuan lebih baik dengan melintasi perbatasan, untuk mengawasi situs-situs rekrutmen dan fasilitas-fasili­ tas pelatihan kekuatan teroris yang menganggu keamanan Burundi. Burundi sendiri telah menga­ lami kekacauan sejak Presiden Pierre Nkurunziza mengumum­ kan rencana pencalonan diri untuk ketiga kalinya, pada April tahun lalu, yang kemudian dia menangkan. Menurut PBB, Lebih dari 500 orang meninggal dunia, kebanyakan dari mereka tewas karena dibunuh tanpa proses hukum oleh polisi, pasukan kea­ manan, dan milisi Burundi yang terkait dengan partai berkuasa. Bahkan, sedikitnya ada 270 ribu orang yang melarikan diri dari negara itu. (afp/pya) bertanya: “Bagaimana bisa, keti­ ka kami sebagai mitra strategis, Anda terus menyembunyikan dan melindungi dia?” Dalam sebuah wawancara denan televisi Meksiko, Televisa , Erdogan menuding Washing­ ton menunda ekstradisi Gulen dengan meminta sejumlah do­ kumen. “Anda pasti buta dan tuli ka­ rena tidak memahami bahwa dia berada di balik ini semua. Jika kami meminta ekstradisi teroris maka Anda harus me­ menuhinya. Tapi jika Anda mulai meminta dokumen maka itu merupakan sebuah hambatan besar dalam cara kita memer­ angi teroris,” jelas dia. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengata­ kan pada 18 Juli bahwa Pemer­ intah Turki harus menunjukkan bukti asli dan bukan tudingan semata terhada ulama Muslim itu untuk diekstrasidi. Percobaan kudeta yang ga­ gal itu semakin memperburuk hubungan yang sudah tegang antara dua sekutu Pakta Perta­ hanan Atlantik Utara (NATO) dengan beberapa menteri pe­ merintah bahkan menuding Washington membantu perse­ kongkolan. Namun hal itu di­ respons pejabat AS sebagai tu­ dingan menggelikan. (afp/leo)

DK PBB pun menerapkan resolusi pengiriman polisi ke ibu kota Bujumbura, dan ke seluruh Burundi, pada periode awal tahun. Nzobonariba mengungkap­ kan bahwa setiap resolusi PBB harus mendapat persetujuan oleh negara yang terdampak. Sayangnya hal itu tidak terjadi. Pengiriman polisi yang diren­ canakan itu memicu kemarahan pihak berwenang karena sejak awal telah dikatakan bahwa mereka tidakan menerima lebih dari 50 polisi tak bersenjata. “Pasukan keamanan Burundi sendiri berada dalam kontrol sempurna di dalam negeri dan di seluruh wilayah,” tambah juru bicara itu. Namun Nzobonariba meny­ ampaikan bahwa sebanyak 200 pengamat Uni Afrika dan ahli militer yang dikirimkan tetap disambut baik, meskipun hanya di bawah seperempat dari jum­ lah yang sejauh ini ditangani oleh pos-pos mereka. Penolakan pengiriman polisi PBB itu sudah diperkirakan setelah ribuan orang menggelar protes di jalan-jalan Bujumbura, pada Sabtu (30/7), untuk mem­ protes langkah tersebut dalam tersebut menyalakan alarm tanda bahaya di Barat, yang kemudian menyuarakan kekha­ watiran atas r uang lingkup operasi penumpasan – yang digambarkan sebagai respons keras Erdogan. “Sayangnya, Barat men­ dukung teror dan membela komplotan kudeta,” ujar Er­ dogan dalam pidato yang disam­ paikan di istana kepresidenan, Rabu (3/8). Dia juga mengecam orang-orang dianggapnya seba­ gai teman. Kecaman Erdogan juga men­ garah kepada otoritas kehaki­ man Jerman karena melarang penayangan video dirinya yang berpidato dalam aksi protes mendukung dirinya di Cologne. Padahal sebelumnya Pemerin­ tah Berlin mengizinkan para pemimpin dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) terlarang, melakukan berbagai acara. Dia menuding kekuatan asing membantu menyusun perco­ baan kudeta, yang dilakukan faksi penipu dalam militer. “Kudeta ini bukan hanya sek­ edar kegiatan yang direncakan dari dalam. Para pelaku di dalam terlibat skenario kudeta yang ditulis oleh pihak luar,” pungkas Erdogan. Ditanya tentang penanganan Washington tentang Gulen, dia

NAIROBI – Pemerintah Bu­ rundi telah menolak 228 polisi Perserikatan Bangsa-Bagsa (PBB) yang akan dikirim ke negara Afrika yang bermasalah. Menurut mereka pengesahan resolusi PBB yang dipimpin Prancis itu dibuat tanpa persetu­ juannya. “Pemerintah Burundi me­ nolak setiap aspek resolusi yang terkait dengan pengiriman kekuatan pasukan apa pun ke wilayahnya,” ujar juru bicara Philippe Nzobonariba, sebagai reaksi resmi pertama atas lang­ kah itu, pada Selasa (2/8) malam waktu setempat. Menurut Nzobonariba, reso­ lusi PBB tersebut dianggap telah melanggar prinsip-prinsip dasar yang diperlukan dari keluarga PBB dan di atas seluruh pelang­ garan kedaulatan negaranya. Sebelumnya, Dewan Kea­ manan (DK) PBB, pada Ju­ mat (29/7), telah menyetujui pengiriman kekuatan dengan tujuanmencobamengakhiri aksi kekerasan yang berlangsung di negara itu selama lebih dari satu tahun sertamengawasi hak asasi manusia (HAM). Di sisi lain, ini juga merupakan langkah paling kuat sampai sekarang. ISTANBUL – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menge­ cam sekutu Turki, Barat, se­ hubungan dengan percobaan kudeta yang gagal, pada bulan lalu. Erdogan menuding, pihak Barat mendukung aksi teror dan menuntut Washington mengek­ stradisi ulama Turki Fethullah Gulen yang dianggap sebagai dalang kudeta. Menurut Erdogan, ada upaya- upaya untukmenggeser kedudu­ kannya dari kursi pemerintahan oleh Gulen, yang kini menetap di Amerika Serikat (AS). Dia menjelaskan percobaan kudeta pada 15 Juli merupakan skenario tertulis dari luar dengan keterli­ batan asing. Bahkan dia mengecamAmeri­ ka Serikat karena menunda- nunda permintaan Ankara untuk mengekstradisi Gulen – yang digambarkan sebagai hambatan besar bagi Turki untuk memer­ angi teror. Sejak percobaan kudeta, Erdogan terus melancarkan penumpasan tanpa henti. Dia bahkan telahmenahan lebih dari 18 ribu orang dan menembak puluhan ribu lainnya. Sekarang aksi penumpasan terbaru dilan­ carkan kepada asosiasi sepak bola Turki dan staf medis di rumah sakit militer Ankara. Alhasil, aksi ‘bersih-bersih’

Pilot MIG-29 Ukraina Berlatih Manuver Terbang Pilot pesawat tempur MIG-29 Ukraina atau Fulcrum sedang melatih manuver terbang dengan menggunakan model pesawat saat ikut ambil bagian dalam pe­ nerbangan praktis demi memenuhi sistem tugas tempur selama latihan di pangkalan militer Angkatan Udara di kota kecil Vasylkiv, yang berjarak 40 kilometer dari Kiev, pada Rabu (3/8).

kan ada 282 penumpang dan 18 awak, termasuk 226 penumpang India, 24 penumpang Inggris, dan 11 penumpang Emirat. Saat ditanya lebih lanjut ten­ tang kemungknan penyebab kecelakaan, Emirates menyata­ kan belum memiliki informasi lebih lanjut. “Prioritas kami tetap kepada para penumpang dan awak pesawat yang terlibat,” katanya. Direktur jenderal Otoritas Penerbangan Sipil Umum, Saif al-Suwaidi mengatakan para penyidik sudah dikirim untuk bekerjasama dengan Emirates dan otoritas bandara Dubai. Sementara itu, dari rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam tebal yang keluar dari bagian depan pesawat. Sedangkan badan pesawat tampak miring di landasan pacu dengan evakuasi seluncur yang terbuka. Dubai Media Office menyam­ paikan tim darurat di bandara dan Emirate sudah terlatih un­ tuk menangani insiden keba­ karan semacam itu. (afp)

Dubai dan maskapai penerbang­ an menyatakan penyebab ke­ celakaan pesawat jenis Boeing 777 itu masih belum diketahui jelas. Akibat insiden kecelakaan pe­ sawat Emirates, otoritas bandara menghentikan semua kegiatan operasional di Dubai Interna­ tional sampai pemberitahuan lebih lanjut. Demikian tulis pernyataan Bandara Dubai di Twitter. Menur ut pemerintah, pe­ sawat-pesawat lain yang akan mendarat dialihkan ke bandara lain. Dubai sendiri telah membuka bandara kedua yang lebih kecil di Dubai, Al-Maktoum Interna­ tional, pada 2013. Prioritaskan Penumpang dan Awak Sementara itu, maskapai Emirates meralat jumlah pe­ numpang dan awak yang dirilis sebelumnya, di mana disebutkan ada 275 penumpang dan awak did alam pesawat. Data terbaru yang dirilis Emirates menyebut­

Oleh Happy Amanda Amalia  DUBAI – Pesawat milik maskapai Emirates yang tengah membawa 300 penumpang mengalami kecelakaan saat mendarat di bandara Dubai, pada Rabu (3/8). Kecelakaan ini membuat pesawat terbakar dan bandara ditutup selama empat jam. Satu korban tewas adalah petugas pemadam kebakaran yang tengah memadamkan api.

“Kami dapat memastikan bahwa penerbangan EK521 dari Thiruvananthapuram ke Dubai mengalami kecelakaan di Dubai International. Kami dapat memastikan tidak ada korban jiwa di antara penum­ pang dan awak kami. Semua penumpang dan awak sudah dihitung dan dalam keadaan aman,” tulis pihak maskapai dalam akun Twitter. Sementara itu, Pemerintah

Dari rekaman video yang beredar di media sosial memper­ lihatkan asap hitam mengepul keluar dari pesawat. “Pesawat Emirates yang da­ tang dari India mengalami ke­ celakaan saat mendarat di Dubai International. Semua penum­ pang berhasil dievakuasi dengan selamat,” tulis Dubai Media Of­ fice dalam akun Twitter. Pihak Emirates juga membe­ narkan adanya insiden itu.

“Kami melihat, pada dua tahun terakhir, penerimaan perpajakan mengalami tekanan sangat berat, karena jatuhnya harga komo­ ditas. Kalau kita bicara tentang komoditas migas, batubara, dan pertambangan lainnya serta kelapa sawit, maka ini menyebabkan penerimaan negara pasti mengalami penu­ runan karena nilai objek pajaknya menjadi menurun cukup besar. Sektor-sektor seperti perdagangan juga mengalami tekanan yang signifikan. Kondisi dunia yang mengalami pelemahan mengakibatkan perdagangan luar negeri kita juga mengalami kontraksi. Kalau dilihat statistik ekspor maupun impor, itumengalami kontraksi sejak kuartal I-2015 hingga semester I-2016,” tuturnya. Sementara itu, ekonom Institute for Deve­ lopment of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus menyatakan, meski tetap menjadi kontributor terbesar dalam pembentukan PDB, namun persentase kontribusi industri manufaktur dari tahun ke tahun terus mengecil. Pada sekitar tahun 2005, kontribusi industri manufaktur terha­ dap PDB masih sekitar 28%, tapi sekarang menyusut menjadi 20-21%. “Penurunan kontribusi ini bukan karena industri manufaktur tidak lagi tumbuh, na­ mun pertumbuhannya kalah cepat diban­ ding sektor lain. Kalau sektor jasa dalam arti luas per tahun bisa tumbuh hingga 10%, industri manufaktur hanya tumbuh 4-5%. Akibatnya, persentase kontribusi in­ dustri manufaktur terhadap PDB semakin berkurang,” ujar Ahmad kepada Investor Daily , Rabu (4/8) malam. Akibat pertumbuhan industri manufaktur yang rendah, kemampuan perekonomian dalam menyerap tenaga kerja juga lebih terbatas. Pasalnya, industri manufaktur sebenarnya memiliki daya serap yang jauh lebih tinggi dibanding dengan sektor lain seperti pertanian. “Kalau bicara ekonomi itu ya penyera­ pan tenaga kerja. Selain itu, apa yang bisa memberi nilai tambah yang besar dalam setiap processing -nya? Ya, industri manu­ faktur, karena rantai industri dari hulu dan hilirnya panjang,” tandas dia. Untuk meniru jejak negara-negara maju, kontribusi industri manufaktur terhadap PDBharus digenjot ke angka 35%. “Dari studi yang pernah dilakukan, kebanyakan negara maju itu di angka 35%. Angka itu juga dinilai sudah berada dalam proses pematangan untuk switch ke sektor jasa, selain bisa me­ nyerap banyak tenaga kerja,” kata dia. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan In­ donesia (API) Ade Sudrajat mengatakan, pemerintah harus melakukan banyak per­ baikan kebijakan. (nov/epa/yos/ac/b1/ sumber lain/en)

tri pendukung seperti yang memproduksi barang modal; industri kimia dasar berbasis migas dan batubara; pangan; kosmetik dan alat kesehatan; farmasi, serta industri pem­ bangkit listrik. Ekonom Kenta Institute Eric Sugandi mengatakan, selain har us masuk ke dalam global production chain , industri Indonesia juga harus dikembangkan untuk mengerjakan bagian yang mempunyai value added tinggi. Untuk itu, dalam jangka panjang, SDM kita harus ditingkatkan porsinya sebagai white collar workers de­ ngan skill yang lebih tinggi. “Selama ini, investasi di industri, terutama olehPMA, cenderung padatmodal dan bukan padat karya. Untuk mendorong industri se­ cara umum, pemerintah harus benar-benar mengimplementasikan paket-paket insentif ekonomi yang sudah dikeluarkan. Selain itu, sektor kelistrikan harus dibenahi,” paparnya. Komoditas Rapuh Ketua Umum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia mengatakan, dalam10 tahun terakhirmemang industri manufaktur kita pertumbuhannya sa­ ngat tidak baik. Hal ini antara lain dikarenakan selama 10 tahun terakhir Indonesia tidak membangun infrastruktur secara memadai, akibatnya industri tidak tumbuh. Ia mengatakan, industri manufaktur RI su­ dah mulai kalah jauh dari negara-negara In­ dochina, misalnya Vietnam. Padahal, saat industri RI tumbuh cukup signifikan masa Orde Baru, mereka masih perang. Hal itu disebabkan pemerintahan pas­ careformasi sebelumnya tidak punya visi yang kuat untuk mengejar pertumbuhan infrastruktur. Pemerintah Indonesia, tutur dia, hanya bergerak dari satu seminar ke seminar lainnya, tapi kebijakan dan eksekusi tidak ada yang baru. Memasuki dua tahun pemerintahan baru ini, pihaknya baru me­ lihat ada upaya membangun sarana penun­ jangnya dulu, yakni infrastruktur dan energi. “Pondasi ekonomi ya jelas rapuh, sebab nilai tambah kita tidak ada di perekonomian sekarang. Kita hanya mengandalkan kon­ sumsi dan sumber daya alam seperti tam­ bang. Nilai tambahnya berpindah ke negara penerima SDA kita. Saat ini, Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla sudah mulai meletakkan dasar pembangunan infras­ truktur yang baik, kemudian ada berbagai paket deregulasi dan tax amnesty. Kita lihat saja dalam dua tahun ke depan dampaknya seperti apa,” ucapnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui, ekonomi Indonesia yang masih berbasis komoditas rawan terhadap teka­ nan lesunya perekonomian global yang menurunkan ekspor dan penerimaan pajak.

 Sambungan dari hal 1

“Kami mau mendorong industri agar le­ bih baik dari pertumbuhan tahun lalu 5,04%, tapi kalau dilihat dari kondisi kuartal I dan II tahun ini masih berat, tidak banyak perubah­ an. Makanya, kami mengharapkan perubah­ an di kuartal III dan IV nanti,” katanya. Genjot Industri Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang baru saja dilantik, menggantikan Saleh Husin yang merupakan politisi Partai Hanura, mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong industrialisasi di Tanah Air. Daya saing industri kecil dan menengah akan ditingkatkan, terutama agar produknya mampu bersaing dengan produk impor. “Kami juga mendorong investor untuk masuk, terutama untuk industri padat kar ya. Kami pun akan membuat suatu kebijakan agar industri kecil juga mampu bersaing. Hal ini bakal membuat industri manufaktur berjaya di Indonesia,” kata Air­ langga yang sebelumnya menjabat anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Mantan Menteri Perindustrian MS Hida­ yat berharap, Airlangga sebagai menteri per­ industrian dapat menyelesaikan masalah in­ dustri terutama di sektor manufaktur, karena memberikan nilai tambah tinggi. Ia menam­ bahkan, industri di Indonesia juga masih sangat membutuhkan investasi besar un­ tuk industri substitusi impor, khususnya di sektor petrokimia dan baja. Selain itu, untuk membangun industri yang berbasis sumber daya alam, khususnya kelapa sawit serta barang tambang. “Industri itu perlu ditingkatkan, karena value added yang diperlukan. In­ dustri yang labor intensive juga masih harus tetap dipertahankan, karena menyerap tenaga kerja. Saya juga setuju pengarahan agar industri kecil dan menengah diupa­ yakan dari kita sendiri,” kata Hidayat. Untuk mendorong industri yang ber­ nilai nilai tambah tinggi, lanjut Hidayat, dibutuhkan insentif dari sisi pajak. Dengan demikian, industri bisa berjalan lancar dan menghasilkan keuntungan dan menyerap tenaga kerja. “Jadi, pemerintah tidak usah takut rugi dari sisi perpajakan, karena revenue industri akan kembali juga ke Indonesia. Selain itu, akan menyerap banyak tenaga kerja,” kataHidayat. Sektor industri yang layak dikembangkan hingga 2019 antara lain adalah tekstil dan produk tekstil (TPT) serta alas kaki; industri alat transportasi, elektronik, dan telematika; industri agro; serta industri logamdasar dan bahan galian bukan logam. Selain itu, indus­

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online