ID160225

16 >>

23 >>

13 >>

ENERGY

MARKETS & CORPORATE

LIFESTYLE & SPORTS

INDONESIA

KAMIS 25 FEBRUARI 2016

MEDIA HOLDINGS

Investor Daily/ist

INTERNATIONAL BUSINESS

AFP

n Prayut Chan-O-Cha

PM Thailand Perintahkan Pangkas Produksi Beras Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-O-Cha pada Rabu (24/2) memerin- tahkan para petani padi untuk mengurangi produksi beras. Ia memohon bantuan para petani untuk membantu negara mengatasi

krisis air, yang mana kekerin- gan tahun ini oleh para pakar disebut yang terburuk dalam berpuluh tahun.

>> 3

Kerja Sama Angkasa Pura II - Tiga Bank BUMN Dirut PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi (kedua kanan) bersama (dari kiri) Dirut Bank BRI Asmawi Syam, Dirut Bank Mandiri Budi G Sadikin, Dirut Bank BNI Achmad Baiquni disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) menunjukkan naskah kerja sama di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/2). Tiga Bank BUMN (BRI, Mandiri, BNI) menyalurkan kredit investasi senilai Rp 2,1 Triliun kepada PT Angkasa Pura II untuk pengembangan 13 bandara di bawah pengelolaannya. Pinjaman berdurasi 10 tahun tersebut diharapkan dapat menjadi solusi pembiayaan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Indonesia ke depan. Berita di halaman 24.

AGRIBUSINESS

RI Perlu Peternakan Sapi Skala Industri Pemerintah harus menginisiasi pemban- gunan peternakan sapi skala industri di

KEJAR PERINGKAT 40 DOING BUSINESS

dalam negeri yang mampu menghasilkan 40-50 juta sapi siap potong setiap tahunnya.

>> 7

INFRASTRUCTURE

Oleh Yosi Winosa dan Novy Lumanauw JAKARTA – Pemerintah akan meluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-11 pekan depan, sebagai bagian dari upaya meraih target peringkat ke- 40 tingkat Kemudahan Berbisnis ( Ease of Doing Business ) versi Bank Dunia. Untuk itu, pemerintah tengah mendesain matriks langkah perbaikan ting- kat Kemudahan Berbisnis kementerian teknis dan lembaga.

lalu lintas logistik di Tanah Air dan memangkas mata rantai aturan dan birokrasi yang selama ini mengham- bat kelancaran waktu bongkar muat ( dwelling time ) di pelabuhan. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Ferry Mulsyidan Baldan men- yatakan, di bidang pertanahan, pi- haknya telah mengeluarkan Permen Nomor 8/ 2016 yang mempercepat proses perizinan hak guna bangunan (HGB) untuk tanah di perkotaan dengan luas di bawah 5.000 m2 men- jadi dua hari saja. “Ini berlaku di lima kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, danYogyakarta. Kami juga bisa menunjuk Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) khusus yakni kepala kantor untuk memper- cepat perizinan HGB, Tanda Daftar Perusahaan, Surat Izin Usaha Perd- agangan, dan sebagainya,” kata dia. Kementerian Agraria juga menyedia- kanpeta tentang sebaranbidang tanah berdasarkan jenis hak, zonasi, dan titik transaksi, serta informasi berkas.

KCIC akan Kantongi Surat Jaminan Kepastian Usaha dari Menkeu PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC)

menyatakan akan mendapat- kan surat jaminan kepastian usaha (SJKU) dari menteri keuangan (Menkeu).

>> 10

MACRO ECONOMICS

Pembahasan RUU Tax Amnesty Terancam Ditunda Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penga- mpunan Pajak ( Tax Amnesty) ditunda. Pasalnya, dewan ingin terlebih dahulu meminta penjelasan pemerintah tentang efektivitas kebijakan tax amnesty ini untuk mengembalikan pajak negara dari wajib

Presiden Joko Widodo merasa malu dengan peringkat yang rendah tersebut. Itulah sebabnya, Presiden memerintahkan agar tahun ini per- ingkat Kemudahan Berbisnis loncat ke level 40. Tim Bank Dunia akan memulai survei Maret. Rencana penerbitan paket XI tersebut juga diungkapkan Darmin Nasution usai bertemu Presiden Jokowi di Istana. Menurut dia, paket Kebijakan XI akan fokus pada upaya pemerintah menghapus berbagai aturan penghambat kelancaran

vei,” kata dia usai rapat koordinasi di kantornya, Jakarta, Rabu (24/2). Seperti diketahui, berdasarkan survei Ease of Doing Business Tahun 2016 yang diterbitkan Bank Dunia, Indonesia berada di peringkat 109 dari total 189 negara yang disurvei. Singapura di peringkat pertama, Malaysia urutan ke-18, dan Thailand di posisi 49. Peringkat RI tersebut ha- nya naik sedikit dari setahun sebel- umnya di urutan 120. Di Indonesia, survei kepada pimpinan perusahaan dilakukan di Jakarta dan Surabaya.

kan berkaitan dengan peningkatan Kemudahan Berbisnis ( Ease of Doing Business /EODB). Desain matriks langkah-langkah perbaikan di setiap kementerian dan lembaga (K/L) harus diselesaikan sesuai dengan otoritas masing-masing. “Matriks ini merupakan langkah awal perbaikan peringkat EODB Indonesia yang saat ini di posisi 109 menjadi posisi 40 besar. Kita akan mempermudah perizinan di berbagai kota utamanya Jakarta dan Surabaya tempat Bank Dunia melakukan sur-

Beberapa aspek pembenahan yang akan dicakup dalam paket kebijakan XI adalah kemudahan perizinan di sejumlah kota besar, kemudahan perizinan pertanahan, pembenahan sistem logistik, pe- mangkasan mata rantai birokrasi, perbaikan dwelling time , kemuda- han usaha bagi UKM termasuk dalam e-commerce, dan sebagainya. Menteri Koordinator bidang Pere- konomian Darmin Nasution men- yatakan, pekan depan pihaknya akan mengeluarkan paket kebija-

Bersambung ke hal 2

pajak (WP) warga negara In- donesia (WNI) yang berada di luar maupun dalam negeri.

>> 21

MONEY & BANKING

MOMENTUM AKUMULASI SAHAM BANK

Bank BUMN Kucurkan Rp 2,1 Triliun ke AP II Tiga bank badan usaha milik negara (BUMN) memberikan fasilitas pembiayaan kepada PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II sebesar Rp 2,1 triliun, untuk pengem- bangan bandana-bandara di bawah AP II.

Oleh Iwan Subarkah

Pinjaman tersebut bertenor 10 tahun dengan bunga di bawah 10%.

>> 24

Oleh Novy Lumanauw dan Parluhutan Situmorang

WASHINGTON – Hampir tujuh tahun lalu, pertemuan tingkat pe- jabat tinggi keuangan dari kelompok negara G-20 berkontribusi untuk menghentikan krisis finansial global. Di tengah gejolak finansial awal 2016 ini, harapan yang sama muncul da- lam pertemuan mereka di Shanghai, Tiongkok, 26-27 Februari 2016. Sejak awal tahun ini, pasar finansial duniadigelayutiberbagaikekhawatiran. Para investor mencemaskan prospek pertumbuhanekonomiglobal,terutama di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Kemerosotan harga minyak mentah dunia juga terus menjadi sumber kekhawatiran. A Gary Shilling, investor bearish kepada Bloomberg , Selasa (23/2) waktu setempat menjelaskan, di seluruh dunia saat ini menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Setiap negara berusaha mendevaluasi mata uangnya terhadap dolar AS. Pada saat yang sama, tambah dia, harga-harga komoditas merosot

JAKARTA – Menko Perekono- mian Darmin Nasution menilai pasar bereaksi terlalu berlebihan menyusul anjloknya saham bank badan usaha milik negara (BUMN) dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sepekan terakhir. Saham-saham bank papan atas yang memiliki PBV 1,2-3,5 kali dan PER 10,26-17,83 sudah murah, se- hingga saat ini tepat bagi investor untuk mengakumulasinya. Pasar bereaksi negatif meny- usul pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno pekan lalu, yang berniat menekan margin bun- ga bersih ( net interest margin / NIM) bankBUMNhingga 3%. Bank ini adalah PT Bank Rakyat Indone- sia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara In- donesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

“Itu biasa, ada reaksi berlebihan. Padahal, sudah dibilang bahwa kami tidak akan mengatur profit atau tingkat bunga. Yang kami atur input -nya. Hasil akhir tetap saja market yangmenentukan,” kata Darmin di Kompleks Istana Kepres- idenan, Jakarta, Rabu (24/2).

tahan Presiden AS Barack Obama. Pada April 2009, kekompakkan yang ditunjukkan oleh G-20 dipuji banyak pihak karena berhasil meng- hentikan kejatuhan ekonomi global.

karena kelebihan pasokan. Hal ini menimbulkan ancaman deflasi, ses- uatu yang sangat tidak diharapkan oleh bank sentral seluruh dunia. “Oleh karena itu, tugas G-20 secara kolektif adalah bagaimana merancang respons yang bisa mey- akinkan pasar finansial,” timpal Rory MacFarquhar, mantan penasihat ekonomi Gedung Putih pemerin-

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 11

>> INVESTOR DAILY EDISI 2016 NO. 4271

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.COM

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online