ID160225

KAMIS 25 FEBRUARI 2016 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/AFP/YASIN AKGUL

dilakukan oleh pemerintah. Hal itu bertujuan untuk menggaet investasi sebanyak mungkin. Sekadar mengingatkan, Bank Dunia mengukur Kemudahan Berbisnis berdasarkan 10 ind­ ikator dengan bobot yang sama, yaitu memulai bisnis, mengurus izin konstruksi, pendaftaran proper ti, pembayaran pajak, memperoleh kredit, penegakan kontrak, memperoleh ener­ gi listrik, perdagangan lintas batas , penyelesaian insolven­ si, dan perlindungan investor minoritas. Survei dilakukan di Jakarta dan Surabaya dengan bobot penilaian di Jakarta 70% dan Surabaya 30%. Dari sepuluh indikator yang di tetapkan Bank Dunia, Indo­ nesia sudah memiliki posisi yang cukup baik untuk mem­ peroleh energi listrik (peringkat 46), memperoleh kredit (70), penyelesaian insolvensi (77), dan perlindungan investor mi­ noritas (88). Namun, beberapa indikator lain masih berada di peringkat bawah, misalnya memulai bisnis (173), penega­ kan kontrak (170), pembayaran pajak (148), dan pendaftaran properti (131). RI Terbaik di Asia Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Investasi Dato’ Sri Prof DR Tahir MBA menilai, upaya pemerintah untuk menghapus berbagai aturan penghambat kelancaran lalu lintas logistik di Tanah Air merupakan langkah yang sesuai dengan kebutuhan Tiongkok hanya melegalkan homoseksualitas pada 1997, na­ mun perilaku konservatif masih marak dan diskriminasi masih umum meski toleransi lebih besar di sejumlah kota besar. Film dengan karakter homo­ seksual disetujui untuk tayang di bioskop tahun lalu. Kantor urusan pers, publikasi, radio, filmdan televisi, SAPPRFT, tidak pernah mengeluarkan daftar apa yang dapat atau tidak dapat disiarkan. (ant) yang dijuluki The Great Firewall of China . Akibatnya, negara-negara di seluruh Balkan Barat telahmulai secara sepihak memaksakan pembatasan. Tindakan ini dipicu oleh Austria yang memper­ kenalkan pembatasan migran sebanyak 80 orang setiap hari pada pekan lalu. Menteri DalamNegeri Austria Johanna Mikl-Leiter mengata­ kan, saat membuka pertemuan Wina, dengan tidak adanya strategi UE, pembicaraan akan membahas cara-cara untuk menghentikan masuknya mi­ gran melalui Balkan. “Kami percaya dengan lang­ kah-langkah Eropa dan akan membahasnya. Tapi semen­ tara kita menunggu juga harus mengambil langkah-langkah nasional,” kata dia. Dalam langkah terbaru, Make­ donia telah menutup perbatasan bagi orang-orangAfghanistandan memperkenalkan pemeriksaan dokumen lebih ketat bagi migran asal Suriah dan Irak. (afp/leo) Shanghai, Tiongkok akhir pekan ini. Pokok bahasan antara lain perang melawan pendanaan terorisme. FATF dibentuk pada 1989 untuk mempromosikan perang terhadap pencucian uang, pen­ danaan terorisme dan ancaman lain terhadap sistem keuangan internasional. Lembaga menya­ takan, respons para pemerintah masih sangat tidak memadai diukur dari sisi risiko terhadap ancaman. “Hanya 36 negara yang per­ nah menghukum seseorang untuk pendanaan terorisme dan hanya 40 yang telah mengguna­ kan sanksi-sanksi keuangan,” kata dia. Lewis juga mengatakan, pem­ bekuan aset efektif, tetapi sering memakan waktu sampai satu bulan untuk melaksanakannya. “Dalam dunia di mana kita dapat memindahkan dana dalam hitungan detik secara online, itu bukan respons yang memadai terhadap ancaman yang kita hadapi,” kata dia. (afp/leo)

berbisnis dan e-commerce untuk mendukung UKM,” kata dia. Sementara itu, Walikota Sura­ baya Tri Risma Harini yang hadir dalam rakor menyatakan, ada beberapa perbaikan yang belum direkam oleh Bank Dunia terkait peringkat Kemu­ dahan Berbisnis, khususnya bagi UKM. Misalnya utuk izin mendirikan bangunan, SIUP, dan hak paten atau merek. Bahkan Pemkot Surabayamengantarkan langsung kepada pelaku UKM. “Misalnya pengurusan tanda daftar pajak kami sudah online, tapi Bank Dunia menyebut 30 hari. IMB pun untuk dua lantai r umah sudah keluar dalam empat hari tapi masih ditulis 44 hari. Termasuk juga sertifikat halal MUI dan sertifikasi dinas kesehatan untuk makanan kami antar langsung ke UKM. Jadi survei Bank Dunia nggak fair ,” papar dia. Risma berkomitmen menum­ buhkembangkan pelaku UKM di Surabaya. Sejak 1990, sudah tercipta lebih dari 3.000 pelaku UKM di Surabaya yang cikal bakalnya adalah Karang Taruna. “Sekitar 92% usaha di Surabaya adalah UKM, dan mayoritas bergerak di sektor perdagangan. Tidak mungkin kami tidak pro kepadamereka, termasuk dalam hal kemudahan berusaha,” tegas Risma. Di tempat yang sama, Kepala BKPM Franky Sibarani menya­ takan, perwakilan luar negeri serta pemerintah daerah perlu mensosialisasikan informasi insentif-insentif dan kemudahan layanan investasi yang sudah sejakSenin (22/2),” bunyi laporan Global Times , media yang dekat dengan People’s Daily , corong Partai Komunis. Penulis dan produser serial yang menggunakan nama sama­ ran Chaijidan,, seperti dikutip ifeng.com, Selasa (23/2) me­ ngatakan, tidak ada alasan untuk sensor tersebut. Pemerntah Tiongkok mem­ pertahankan kontrol ketat terha­ dap penyiaran, media cetak, dan online . Otoritas juga membatasi akses ke situs-situs luar negeri dengan jaringan kendali besar sebanyak 413 orang kehilangan nyawa dalam perjalanan, ter­ masuk 321 dalam perjalanan ke Yunani. Masuknya mereka telah mendorong munculnya pihak- pihakanti-imigrasi, yangdidorong oleh desakan banyak negara dari 28 anggota Uni Eropa (UE). Krisis ini juga menimbulkan keraguan atas keberlangsungan zona bebas paspor Schengen, yang sangat penting untuk per­ dagangan. Amnesty International menge­ cam respons memalukan Eropa. Lembaga ini menyatakan, se­ bagian besar negara UE telah memutuskan bahwa perlindun­ gan perbatasan lebih penting daripada perlindungan terhadap hak-hak pengungsi. Upaya bersama UE sejauh ini untuk menghentikan arus migran, termasuk kesepakatan dengan Turki untuk membend­ ung eksodus massal migran di seberang laut ke Yunani, telah gagal. negara mengamendemen un­ dang-undang atau berada dalam proses untuk melakukannya,” kata Lewis. Jadi, tambah dia, negara-nega­ ra bertindak sangat cepat untuk memastikan tidak ada dalam daftar tersebut. Daftar hitam FAFT saat ini antara lain mencakup Korea Utara, Afghanistan, dan Suriah. Lewis mengatakan, Iran be­ rada di urutan teratas pada daftar sejak pemerintahnya Juli tahun lalu menandatangani kes­ epakatan nuklir dengan Barat, sekarang telah mengisyaratkan kesediaannya untuk bekerja sama. “Iran dipertimbangkan kem­ bali. Mereka telah mendekati kami dan telah menunjukkan kesediaan untuk mulai bekerja sama dengan kami,” kata dia. Negara-negara G-20 meminta FATF untuk mengevaluasi ke­ majuan dari tindakan terha­ dap uang haram. Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 akan bertemu di

Menurut Ferry, pengusaha dapat mengecek secara online sejauh mana progres pengurus­ an berkas perizinan mereka. Deputi Perencanaan Investasi BKPM Tamba Hutapea sebe­ lumnya menyatakan, pihaknya akan fokus membenahi 22 pera­ turan yang dikeluarkan oleh 11 kementerian dan instansi ter­ kait upaya mengerek peringkat OEDB Indonesia ke posisi 40. Ke-22 aturan itu di antaran­ ya penyederhanaan perizinan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Peru­ sahaan (TDP), Wajib Lapor Ketenagakerjaan, BPJS Kese­ hatan, dan BPJS Ketenagaker­ jaan seluruhnya diterbitkan dengan satu permohonan di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) baik di DKI Jakarta dan Surabaya yang melibatkan Ke­ menkumHAM. “Juga soal kemu­ dahan fasilitas pembayaran dan pelaporan sehingga pajak dilaku­ kan secara online,” kata dia. Bank Dunia Tidak Fair Deputi Koordinasi bidang Ekonomi Kreatif, Kewirau­ sahaan dan Daya Saing Ko­ perasi/ UKM Rudy Salahhudin menyatakan, kemudahan usaha bagi UKM juga menjadi fokus pembenahan. Hal ini penting da­ lammenciptakan satu juta wirau­ sahawan baru. Tanpa adanya wirausahawan, negara berkem­ bang bisa tenggelam seperti Romawi. “Saat ini pemerintah tengah menggodok kemudahan PARIS – Ancaman untuk me­ nambahkan negara-negara yang lambat memerangi pendanaan terorisme ke dalam daftar hitam publik terbukti efektif men­ dorongnya melakukan aksi nyata. Hal ini disampaikan oleh Seketaris Eksekutif Gugusan Tugas Aksi Finansial (FATF) David Lewis, Rabu (24/2) di Paris, Prancis. Lewis, mengatakan sejak serangan Paris pada November 2015, sekitar 50 negara telah menanggapi seruan baru dari FATF untukmengambil langkah konkret menyumbat pendanaan terhadap organisasi-organisasi teroris. Ia mengatakan, dalamwawan­ cara dengan AFP, ancaman masuk daftar hitam FAFT untuk pemerintah yang gagal mema­ tuhi telah membuahkan hasil. Banyak negara yang tidak mau masuk ke daftar atau merasakan malu. “Prospek FATF untuk meng­ ambil tindakan tersebut telah menyebabkan lebih dari 50 WINA –Negara-negara Balkan yang menjadi jembatan bagi para migran tujuan Eropa Utara bertemu pada Rabu (24/2), un­ tuk mengeksplorasi cara mem­ bendung aliran migran. Perte­ muan ini digelayuti kekhawatiran bahwa kontrol yang lebih ketat akan memicu krisis kemanu­ siaan, khususnya di Yunani. Pemerintah Yunani melakukan protes karena dikeluarkan dari pertemuan tingkat menteri di Wina, Austria. Yunani tidak dili­ batkan menyusul respons dari pihak Austria yang tersinggung. Hal inimenggarisbawahi perpeca­ han di Eropa tentang bagaimana cara mengatasi krisis migran. Pembicaraan diadakan setelah angka-angka menunjukkan, gelombang migran terus mem­ banjiri Eropa. Lebih dari 110.000 orang tiba di Yunani dan Italia tahun ini saja, setelah lebih dari satu juta pada 2015. Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyatakan, BEIJING – Otoritas Tiongkok memblokir drama televisi ber­ tema gay dari sebuah situs pe­ mutaran online. Para penggemar yang marah mengecam sensor tersebut. AFP melaporkan Rabu (24/2), Addiction , serial 15 episode ten­ tang kisah cinta dua remaja pria, tidakdapat ditayangkandi aplikasi video pada ponsel pintar Xiaomi. “Drama yang mulai tayang akhir Januari 2016 dan telah ditayang­ kan 12 episode tersebut tidak lagi dapat ditonton dari sejumlah situs seperti w.qq.com dan iqiyi.com  Sambungan dari hal 1

Protes Tambang di Turki Ribuan orang berdemonstrasi di Artvin, Turki, memprotes rencana pembangunan tambang emas dan tembaga di lahan yang secara ekologis terlarang untuk penambangan.

bang sebelum 09:30 pagi waktu setempat karena angin sangat kuat setelah itu. “Hal ini sangat aneh karena itu adalah pesawat baru dan cuaca cerah di pagi hari. Pilot sangat berpengalaman dan fokus pada keamanan, saya terbang dengan dia hanya 10 hari yang lalu,” ucap Dixit. Nepal masih belum pulih dari bencana gempa bumi April tahun lalu. Negara ini dalam beberapa tahun terakhir men­ galami sejumlah bencana udara, yang merupakan pukulan untuk industri pariwisatanya. Sebagian besar telah dikaitkan dengan pengalaman pilot, mana­ jemen yang buruk, dan pemeli­ haraan yang tidakmemadai. Dua tahun lalu, sebuah pesawat Twin Otter milik maskapai nasional Nepal Airlines menabrak bukit tak lama setelah lepas landas dari Pokhara, menewaskan 18 orang di dalamnya. Sektor penerbangan negara itu mendapat kecaman dari otoritas internasional dan pada 2013 Uni Eropa (UE) memasu­ kan semua maskapai Nepal dalam daftar hitam penerbang­ an. Komisaris Transportasi UE Siim Kallas mengatakan pada saat itu, catatan keselamatan negara itu memaksa pihaknya mengambil langkah tegas. (afp)

Keluarga para korban sudah berkumpul di bandara Pokhara setelah mendengar kabar ke­ celakaan ini. Pathak menga­ takan, tim penuh penyelamat tidak akan sanggup mencapai lokasi kecelakaan, yang sekitar 4.900 meter di atas permukaan laut (dpl). “Kami mengirimkan timuntuk mengangkut para jenasah, tapi belum tiba. Sedangkan helikop­ ter tidak bisa didaratkan di sana. Kondisi cuaca juga memburuk dan mungkin turun salju,” tutur dia, hingga berita ini diturunkan. Tara Air adalah unit usaha Yeti Airlines, maskapai swasta do­ mestik yang berdiri sejak 1998 di Nepal. Maskapai ini menderita kecelakaan fatal terakhir pada 2010, ketika sebuah pesawat carteran dengan sekelompok wisatawan Bhutan menabrak gunung di Nepal timur. Perjalanan lewat udara paling banyak digunakan di Nepal, sebab jaringan jalannya terbatas. Banyak masyarakat, khususnya yang tinggal di pegunungan dan perbukitan, hanya dapat diakses dengan berjalan kaki atau mela­ lui penerbangan. Pakar penerbangan Kunda Dixit mengatakan, daerah terse­ but rawan angin sangat kencang. Ia menerangkan, sebagian besar penerbangan di wilayah itu ter­

Oleh Leonard AL Cahyoputra  KATHMANDU – Regu penyelamat me­ nemukan puing terbakar dari pesawat pe­ numpang yang jatuh di sebuah kaki gunung di Nepal, Rabu (24/2). Kecelakaan ini mene­ waskan 23 orang.

of fatal aviation accidents in the impoverished Himalayan nation. “Tim kecil sudah mencapai lokasi jatuh untuk melakukan penyelidikan awal. Tampaknya pesawat menabrak lereng. Pu­ ingnya masih terbakar ketika tim tiba dan jasad berserakan,” kata Pathak. Pihak maskapai menyatakan, pesawat tersebut mengangkut tiga kru dan 20 penumpang, seorang di antaranya warga Tiongkok dan satu lagi warga Kuwait. Yang lainnya berasal dari Nepal, termasuk dua di antaranya anak-anak. Pernyataan yang dipasang di laman Tara Air menyatakan, kondisi cuaca bagus saat pe­ sawat mengudara dari Jomsom, tujuan trekking terkenal di pegunungan Himalaya, sekitar 20 menit penerbangan dari Pokhara.

pengusaha. Demikian juga de­ ngan upaya untuk memutuskan mata rantai aturan dan birokrasi yang selama ini menghambat, termasuk untuk kelancaran waktu bongkar muat (dwelling time) di pelabuhan. Karena itu, ia mendukung Paket Kebijakan Ekonomi XI. “Saya melihat, Pak Jokowi itu tipe pemimpin yang tahu ma­ salah dan menjalankan (per­ baikan) untuk mengatasi ma­ salah tersebut. Keputusan yang diambil cocok dengan style pengusaha,” ujar Tahir yang juga anggota Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Menur ut dia, kebijakan tersebut akan memperkuat kebijakan-kebijakan lain yang telah diluncurkan dan tengah dipayakan pemerintah seperti deregulasi terkait kemudahan izin berinvestasi, peningkatan penyerapan anggaran, revaluasi aset, dan pengampunan pajak (tax amnesty) yang ditargetkan pemerintah bisa diberlakukan pada April mendatang. Namun demikian, Dato’ Sri Tahir juga masih berharap, ada pemangkasan pajak kor­ porasi yang saat ini masih 18% agar mampu berkompetisi de­ ngan Singapura yang pajak kor­ porasinya di bawah 15%. Selain itu, untuk mendorong ekonomi Indonesia, pemerintah diminta terus mengawal minat-minat investasi asing agar benar-be­ nar terealisasi sesuai rencana. “Mempermudah izin tidak cu­ kup,” tandas dia. Adapun untuk memperce­ Pesawat turboprop Twin Ot­ ter yang dioperasikan Tara Air tersebut putus kontak dengan pengendali lalu lintas udara de­ lapan menit setelah lepas landas dari kota turis Pokhara, Rabu subuh waktu setempat. Angkatan bersenjata Nepal mengerahkan helikopter dan tentara untuk menyusuri Myag­ di, kota kecamatan di daerah pegununungan sekitar 220 kilo­ meter (km) arah barat ibukota Kathmandu. Pencarian difokus­ kan di sana setelah warga me­ laporkan temuan puing yang diduga pesawat Tara Air. Camat Myagdi Sagar Mani Pathak mengatakan, kemungki­ nan tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini. Chief district officer Sagar Mani Pathak said there was “no possibility of sur vivors from the crash”, the latest in a series

nganinvestor,apakahmerekamau memanfaatkan paket-paket ini. “Menaikkan peringkat EODB dari 109 ke 40 butuh waktu dan nggak bisa dalam jangka satu- dua. Intinya adalah bagaimana pemerintah bisa mengimple­ mentasikan paket-paket yang ada sampai benar-benar ope­ rasional. Kalau kebanyakan paket tapi banyak yang nggak bisa diimplementasikan malah bisa menurunkan kredibilitas pemerintah. Tapi, saya tetap melihat paket XI ini positif,” kata dia. (ns/hg)

bulan hingga satu tahun men­ datang. “Bahkan saya punya keyakinan, jika semua kebijakan itu dijalankan, 2-3 tahun tahun lagi kita (Indonesia) akan men­ jadi negara the best di Asia,” tuturnya. Sedangkan ekonom senior Kenta Institute Eric Sugandi menyatakan, semangat Paket Ekonomi XI terkait EODB masih sama dengan isi kebanyakan paket-paket sebelumnya yakni reformasi dari sisi supply dan pemberian insentif bagi investor. Namun, bolanya tetap ada di ta­

pat pembangunan ekonomi terutama di Indonesia bagian timur, Dato’ Sri Tahir menyaran­ kan pengembangan kawasan ekonomi bebas, misalnya di Manado. Dengan cara itu, akan muncul pusat-pusat pertumbu­ han seperti Shanghai di Tiong­ kok. “Di situ kita mengurus perizinan dan membayar pajak. Tidak perlu ke mana-mana se­ hingga efisien,” ujar dia. Dia berpendapat, efektivitas paket-paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan peme­ rintah akan terlihat dalam enam

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online