ID171130

KAMIS 30 NOVEMBER 2017

23

ist

Head of ClaimDivision Sompo Insurance Nizar Lubis menam- bahkan melalui komitmen yang telah dilakukan untuk mengem- bangkan layanan klaim, para pel- anggan tentu mendapatkan ke- untungan berupa proses klaim yang lebih cepat, serta layanan klaim yang lebih baik. Selain melalui penyediaan fasilitas yang ditingkatkan dan ditujukan secara eksternal, jelas Nizar, Sompo Insurance mel- akukan sejumlah perbaikan dalam alur proses klaim internal. Beberapa perbaikan yang dilaku- kan oleh Sompo di antaranya peninjauan ulang proses klaim, penyediaan informasi yang lebih detail mengenai alur proses klaim, pengubahan sistem lelang manual kendaraan salvage men- jadi elektronik ( e-bidding ), serta penggunaan aplikasi penyedia analisa klaim tambahan. (th) Kusman Yandi menambahkan, Mandiri Syariahmenyiapkan pla- fon pembiayaan sebesar Rp 1,5 triliun untuk pengembangan RS di lingkungan Pertamedika dan IHC. Bentuk lain dari kerja sama, Mandiri Syariah akan menerbit- kan kartu co-branding prioritas untuk nasabah priority dalam mendapatkan pelayanan khusus di rumah sakit milik PBM dan kerja sama penggunaan jasa ru- mah sakitmilikPertamedika IHC bagi karyawan atau karyawati Mandiri Syariah. (gtr) rumah sakit (RS) BUMN yang menggabungkan pengelolaan 78 RS milik perusahaan negara. “Secara umum, sebagian bank syariah tergolong baik dari as- pek permodalan, rentabilitas, li- kuiditas, aset produktif yang bisa dilihat dari laporan keuangan. Di lain pihak kami mempunyai banyak project financing untuk pengembangan RS BUMN yang membutuhkan sinergi dengan perbankan termasuk perbankan syariah,” papar dia. terendah akan dilipatgandakan, selaras dengan target yang ditetapkan dalam Strategi Na- sional Keuangan Inklusif. Untuk itu, sinergi antara agen Layanan Keuangan Digital (LKD) den- gan agen Laku Pandai akan diperkuat bersama OJK. BI juga akan mendukung upaya pemerintah memperkuat efisiensi dan tata kelola transaksi keuangan pemerintah pusat dan daerah mulai Januari 2018 sebagaimana instruksi Menteri Dalam Negeri. Hal ini akan direalisasikan melalui perlu- asan program elektroni kasi, di antaranya penyaluran Dana Desa dan Bantuan Operasional Sekolah secara nontunai, dan Smart City. Elektronifikasi sarana dan prasarana transportasi publik un- tuk meningkatkan efisiensi dan tata kelola yang baik juga akan terus didorong. Interoperabilitas uang elektronik sebagai basis pembayaran di sektor tersebut akan direalisasikan di bawah pa- yung GPN. Pendirian Electronic Fare Collection akan didorong untuk mengintegrasikan sistem pembayaran antar moda dan antar operator sebagai persiapan integrasi transportasi yang akan dimulai di Jabodetabek pada 2018. “Solusi ini hadir dalam kelembagaan Electronic Toll Col- lection di ruas jalan tol menuju transaksi dengan teknologi ber- basis nirsentuh ( Multi-Lane Free Flow ) mulai Desember 2018,” jelas dia. (gtr)

service yang diberikan kepada pelanggan. “Layanan klaim Sompo Insurance yang lebih komprehensif telah tersedia dengan menghadirkan sejum- lah fasilitas bagi para pelang- gan Sompo Insurance, seperti anchor workshop , penggantian bagian kendaraan di tempat (RPOS) yang berlaku untuk area Jabodetabek dan Surabaya, Motor Quick Claim (MQC) yang berlaku khusus di area Jabodeta- bek, dan penyelesaian klaim properti di tempat,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Selasa (28/11). Dia menjelaskan, keberadaan fasilitas yang saat ini tercakup dalam layanan klaim merupa- kan realisasi komitmen Sompo Insurance, untuk menyediakan layanan dengan mutu terbaik yang ditujukan secara eksternal kepada pelanggan. Sementara itu, Direktur Uta- ma PBM Dany Amrul Ichdan menyatakan, kerja sama ini merupakan bentuk dukungan BUMNdalamupayamendorong peran bank syariah di tengah perlambatan ekonomi global. Per tamedika adalah anak perusahaan Pertamina di bi- dang jasa kesehatan, sedangkan Indonesia Healthcare Corpora- tion (IHC) merupakan holding bangan dari kerja sama yang sudah dilakukan. “Kami berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk memberikan layanan sekaligus solusi transaksi keuangan sya- riah bagi Pertamedika IHC dan seluruh jajaran pegawainya. Kami percaya kerja sama ini akan berdampak positif bagi pengembangan bisnis Mandiri Syariah dan juga peningkatan layanan ser ta bisnis rumah sakit di lingkungan Pertamed- ika IHC,” jelas Kusman Yandi dalam keterangan tertulis, Se- lasa (28/11). elektronik (UE). “BI mendukung upaya men- capai dan menjaga ekosistem sistem pembayaran nontunai yang saling interkoneksi, inter- operabilitas, dan kapabel dalam melakukan routing domestik. Untuk itu, standardisasi in- strumen dan transaksi, baik teknologi, skema harga, aturan main, maupun logo nasional telah kami formalkan dalam ketentuan GPN,” jelas dia. GPN akan menjadi tulang punggung kemajuan pemros- esan transaksi pembayaran ritel nasional dan terus dikembang- kan secara bertahap untuk men- gakomodasi berbagai transaksi nontunai seperti Electronic Bill- ing and Invoicing Presentment and Payment (EBIPP), kartu kredit, e-commerce , payment hub , dan layanan pembayaran ritel lainnya. Kedua, BI akan memperkuat elektronifikasi untuk men- dukung berbagai program pemerintah. Di bidang pen- gentasan kemiskinan, sinergi elektronifikasi dengan program pemerintah ditempuh melalui peningkatan target penyaluran bantuan sosial secara nontunai, baik ProgramKeluarga Harapan maupun Bantuan Pangan Non Tunai, menjadi 10 juta Keluarga PenerimaManfaat (KPM) tahun 2018. Realisasi pada tahun ini yang mampu membukakan akses keuangan pada 24% keluarga dengan tingkat kesejahteraan

JAKARTA – PT Sompo Insur- ance Indonesia sepanjang tahun ini telah melakukan berbagai penyempurnaan melalui perbai- kan kualitas pelayanan yang di- berikan kepada para pelanggan. Salah satu jenis layanan yang mendapat perhatian khusus un- tuk ditingkatkan adalah layanan klaim asuransi ( claim service ). Perbaikan layanan klaim di- lakukan secara internal maupun eksternal, untuk memberikan kemudahan serta kenyamanan kepada pelanggan dalam setiap proses klaim asuransi yang diajukan. Chief Operational Of ficer Sompo Insurance Eric Nemitz menjelaskan, kemajuan pesat Sompo Insurance dalam bebera- pa tahun terakhir tidak terlepas dari perbaikan terus menerus yang dilakukan pada seluruh aspek bisnis Sompo, terutama JAKARTA – PT Bank Sya- riah Mandiri (Mandiri Syariah) bersama PT Pertamina Bina Medika (Per tamedika) dan Member IHC (Indonesia Health- care Corporation), menjalin kerja sama penggunaan jasa dan produk perbankan berdasarkan prinsip syariah. Kesepakatan itu ter tuang dalam MoU yang ditandatan- gani oleh Wholesale Banking Director Mandiri Syariah Kus- man Yandi dan Direktur Utama Pertamedika IHC Dany Amrul Ichdan, mencakup pemanfaatan produk-produk pembiayaan untuk pengembangan rumah sakit dan pembiayaan pegawai, produk dana seperti tabungan mudharabah , giro wadiah insti- tusi dan deposito, serta produk cash management . Kusman Yandi mengatakan, pihaknya selama ini sudah mel- akukan kerja sama terbatas den- gan beberapa rumah sakit milik BUMN. Dengan demikian, kerja sama ini merupakan pengem- JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akan meresmikan tiga lembaga yang termasuk dalam Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada Desember 2017. Ketiga lembaga tersebut ada- lah lembaga services , lembaga switching , dan lembaga standar. “Lembaga-lembaga tersebut secara bertahap akan berop- erasi,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, baru- baru ini. Selanjutnya, lembaga-lembaga tersebut akan mengakomodiasi terbentuknya GPN untuk ATM dan kartu debit pada 1 Juli 2018. “Nanti berkembang meliputi e- data capture yang berkembang untuk uang elektronik,” ujar dia. Sementara itu, dalam acara Pertemuan Tahunan BI pada 28 November 2017, BI membentuk cetak biru Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah pada 2017-2024. Pada sistem pembayaran nontunai, kebijakan diarahkan untuk membentuk ekosistempembayaran nontunai yang saling terhubung, terjang- kau, inovatif, kompetitif, dan melindungi penggunanya. Pertama, BI akan mendorong interkoneksi dan interopera- bilitas instrumen, kanal, dan infrastruktur pembayaran ritel domestik di bawah payung GPN. Kedudukan dan fungsi lembaga standar, services , dan switching sebagai pihak penye- lenggara GPN akan diperkokoh gunamengawal interoperabilitas sistem kartu debit dan uang

FWD Life 5upergroup Concert Wakil Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani (tengah) berfoto bersama dengan Ketua Dewan Eksekutif Produser XI Creative Irman A. Zahiruddin (kedua kanan), Dewan Eksekutif Produser Kadri Mohammad (kedua kiri), vokalis God Bless Ahmad Albar (kiri), dan Drummer Fadjar Satritama saat konferensi pers FWD Life 5upergroup Concert di Jakarta, baru-baru ini. FWD Life menjadi official insurance partner konser 5upergroup yang menampilkan lima supergroup asal tanah air yang telah eksis puluhan tahun di industri musik lndonesia seperti GIGI, GOD BLESS, KAHITNA, KRAKATAU dan SHEILA ON 7.

“Kami gelar Hackathon untuk mencari bibit terbaik, kalau mereka bagus kan bisa kami ajak kerja sama juga dengan inkubasi mereka,” terang Jahja. Sementara itu, CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi men- gaku, pihaknya sudahmemasuki tahap kolaborasi melalui applica- tion processing interface (API) dengan partner lokal. Namun dia belum menyebutkan pe- rusahaan fintech yang akan digandeng. “Kerja sama dengan fintech kami melalui API, jadi menghubungkan Citibank In- donesia dengan partner lokal, dan perbankan pasti sudah mel- akukan itu sekarang,” ungkap Batara. Selain itu, PT Bank UOB Indonesia baru saja bekerja sama dengan perusahaan fin- tech DOKU dalam memberikan layanan e-payroll kepada nasa- bah usaha kecil dan menengah (UKM). E-payroll akan me- mudahkan pelaku usaha non- individu UKM dari UOB untuk melakukan pembayaran gaji kepada karyawan mereka. Men- urut Head of Business Banking UOB Indonesia Denny Setiawan Hanubrata, dengan layanan e-payroll ini, dapat membuat pelaku usaha UKM lebih efektif dan efisien dalam melakukan kegiatan operasional bisnisnya. “Di era digital ini banyak sekali perubahan. Perilaku dari nasabah dan pasar mulai ber- beda. Kebutuhan mereka makin bervariasi,” jelas Denny. Selain itu, layanan tersebut sebagai upaya perseroan dalam meningkatkan dana murah/ CASA. Saat ini porsi CASA pers- eroan baru sebesar 38%, sisanya masih berasal dari deposito, ke depan diharapkan porsi dana murah bisa meningkat. Layanan QR Code Sementara itu, perbankan tengah menggarap layanan baru berbasis quick response (QR) untuk bersaing melawan era digitalisasi. Teknologi ini memberikan solusi pembayaran menggunakan QR code tanpa menggunakan mesin electronic data capture (EDC). Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Handayani mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan persetujuan kepada regulator untuk meluncurkan layanan QR payment . Untuk investasi yang disiapkan, dia mengaku dana yang disiapkan tidak be- sar untuk layanan pembayaran The New Go Mobile, lanjut Tigor, membawa sejumlah fitur baru seperti satu perangkat satu nomor ponsel yang membuat aplikasi lebih aman. Pasalnya, hanya dapat diakses melalui nomor ponsel dan perangkat yang terdaftar. Di samping itu, dengan fitur loginmenggunakan sidik jari, akses ke aplikasi lebih mudah dan cepat. Melalui aplikasi The New Go Mobile, nasabah juga dapat membagikan bukti transaksi secara langsung dari aplikasi melalui WhatsApp, SMS mau- pun e-mail, download account statement, dan menggunakan kode promosi dan mengikuti berbagai promo di aplikasi Go Mobile. “Kami secara berkala

tersebut. “Kami sudah develop , dan sedang persiapan ke regu- lator juga. Investasinya tidak banyak untuk QR payment ,” ujar Handayani kepada Investor Daily , di Jakarta, Rabu (29/11). Handayani menyebutkan, dengan adanya layanan tersebut, pihaknya mengharapkan dapat menjangkau pembayaran di pasar tradisional sampai pasar moderen. QR Code ini akanmen- jadi bagian dari fitur mobile , un- tuk menciptakan cashless society danmengikuti tren pembayaran. Secara terpisah, Direktur Bis- nis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Anggoro Eko Cahyo mengung- kapkan, pihaknya tahun depan akan mulai fokus mengem- bangkan layanan digital. Saat ini perseroan juga berencanameng- gunakan sistem pembayaran menggunakan QR Code . “Tentu saja kami coba lihat, karena itu kan jadi tren. Kami akan lihat seberapa urgent membuat (lay- anan) itu tapi pasti kami akan review segmen-segmennya,” kata Anggoro. Menurut dia, apabila pers- eroan membuat layanan spesifik ke segmen milenial, segmen yang telah ada sebelumnya pun tetap tidak bisa ditinggalkan. Dengan begitu, layanan pers- eroan akan mencakup semua segmen. “Jadi tidak mungkin kami berubah secara total ka- rena purchasing power generasi milenial masih lebih rendah dibandingkan existing customer yang sudah lebih settle ekonom- inya. Kami ingin di semua seg- men ada,” terang Anggoro. Sementara itu, Direktur Utama PT Bank DKI Kresno Sediarsi menyatakan, saat ini sistempem- bayaran QR Code sudah berjalan. Perseroan telah bekerja sama dengan total merchant sebanyak 3.700. Dengan sebanyak 1.700 merupakanmerchant BankDKI, sedangkan 2.000 merupakan kerja sama dengan pihak lain. Saat ini, menurut dia jumlah pengguna QR Code Bank DKI mencapai 20 ribu orang, ke depan diharapkan bisa terus meningkat. “ QR ini bisa diguna- kan mulai dari lifestyle sampai ke tingkat warteg,” ujar Kresno. Dia menambahkan, dalammembuat layanan pembayaran tersebut, pihaknya tidak menyediakan anggaran yang besar, bahkan tidak sampai Rp 50miliar. “Tidak besar investasinya, kalau Rp 500 miliar itu kami buat fintech sendiri, ini murah tidak sampai Rp 50 miliar,” kata dia. mengembangkan sejumlah fitur tambahan The New Go Mobile denganmemanfaatkan teknologi terkini,” jelas dia. Dengan adanya versi terbaru tersebut, perseroan berharap bisa menambah jumlah nasabah dari layanan Go Mobile. Saat ini, jumlah nasabah Go Mobile Bank CIMB Niaga sebanyak 4 juta orang. “Sampai tahun 2020, kami ingin punya 15 juta orang yang pakai layanan Go Mobile,” ungkap dia. Sedangkan dari sisi transaksi Go Mobile, pihaknya berharap bisa tumbuh 25%. Sementara itu, transaksi dari cabang di- harapkan bisa berkurang dan bermigrasi ke layanan mobile banking . (gtr)

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – Industri perbankan di Indonesia mulai kreatif dan inovatif membuat suatu layanan digitalisasi perbankan. Hal tersebut untuk mengantisipasi dan menghadapi serangan digital seiring bermunculannya perusahaan financial technology ( fintech ).

Jahja menambahkan, strategi yang dilakukan agar perseroan tidak tersingkirkan oleh adanya fintech adalah memberikan pelatihan ( training) mengenai digitalisasi kepada para kar- yawan. Namun, hal tersebut akan berjalan apabila karyawan tersebut mau untuk belajar dan melakukan transformasi. “Jangan hanya maunya minta nasabah menggunakan tra- saksi digital, tapi kar yawan kami sendiri juga harus mau menerima perubahan ke arah digital. Kalau mereka tidak mau, ya mohon maaf akan tersingkir,” lanjut dia. Dia mengungkapkan, peru- sahaan fintech tidak dianggap sebagai lawan, pasalnya perusa- haan berbasis teknologi tersebut memerlukan perbankan untuk menyimpan dana. Hal terse- but terlihat dari penghimpunan dana murah ( current account saving account/ CASA) saat ini mencapai 74,51% atau Rp 428,03 triliun dari total dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp 574,46 triliun. “CASA kami naik karena banyaknya perusahaan yang menyimpan dana di BCA, seperti perusahaan fintech juga banyak simpan di BCA,” kata Jahja. Di sisi lain, upaya yang di- lakukan perseroan ditengah digitalisasi saat ini tercermin dari beberapa waktu lalu BCA berkomitmen mendukung digitalisasi perbankan dengan menggelar Financial Hackathon (Finhack) 2017. Dalam acara tersebut mengajak para devel- oper atau praktisi teknologi informasi untuk berlomba dan kolaborasi menghasilkan inovasi di bidang perbankan. Digelarnya Finhack tersebut dalam rangka mencari ide-ide aplikasi digital banking yang inovatif. Mengingat kemudahan ber transaksi yang didukung oleh teknologi modern meru- pakan kunci kesuksesan BCA mempertahankan loyalitas na- sabah di tengah persaingan perbankan yang kompetitif. NewGoMobile. Dengan adanya peningkatan dan pembaruan layanan, Go Mobile diharapkan bisa menjawab kebutuhan nasa- bah yangmulai beralih ke digital banking . Pada kesempatan itu, Pres- iden Direktur Bank CIMBNiaga Tigor M Siahaan mengatakan, sebagai bank yang mengutama- kan excellent customer experience , pihaknya selalu menghadirkan produk dan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan nasabah saat ini. “Karena itu, kami memperba- rui aplikasi Go Mobile agar na- sabah makin nyaman dan aman untuk menunjang beragam kebutuhan transaksi perbankan digital nasabah,” kata dia.

Deputi Komisioner Pengatu- ran dan Pengawasan Terinte- grasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Imansyah mengatakan, jika perbankan tidak menganti- sipasi perkembangan teknologi, nasibnya bisa seperti industri lain yang tergerus oleh era digi- tal. Menurut dia, jika perbankan melihat ini sebagai tantangan, bank harus kreatif dan inovatif untuk bisa berkembang. Imansyahmenjelaskan, bisnis perbankan sudah pasti saling berhadapan dengan fintech sep- erti penyaluran kredit. Oleh karena itu, industri perbankan tidak boleh diam dan harus melakukan inovasi teknologi. Sementara itu, Presiden Di- rektur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan, dalammenghadapi perusahaan fintech , pihaknya telah mendirikan perusahaan modal ventura ( venture capital ) dengan modal disetor sebesar Rp 200 miliar. Dengan mem- bangun perusahaan tersebut, pihaknya bisa dengan mudah berkolaborasi dengan fintech untuk memperluas jangkauan bisnis. Menurut dia, meskipun me- miliki venture capital , teknologi belum sepenuhnya menjangkau seluruh nasabah perseroan. Se- lain itu, saat ini jumlah transaksi yang dilakukan nasabah sebesar 97% sudah menggunakan digi- tal, sedangkan 3% melakukan transaksi di cabang. Meski de- mikian, nilai transaksinya lebih besar di cabang sekitar 56-57%. “Kami ini memiliki lebih dari 12 juta nasabah, sekarang me- mang bergeser ke fintech , tapi nasabah yang terlayani private banking paling hanya 120 ribu dan belum personalize . Jadi masih banyak yang harus di- jangkau, seperti nasabah yang di daerah, masih perlu cabang, kami tidak mengatakan fintech itu lawan, tapi kami juga kolabo- rasi agar tidak tersingkir, bank juga harus kreatif,” jelas Jahja di Jakarta, Selasa (28/11) malam. JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk mengalokasikan investasi sebesar Rp 2 triliun untuk pengembangan teknologi informasi (TI), salah satunya untuk pengembangan digital banking . Direktur Consumer Banking Bank CIMB Niaga Lani Dar- mawan mengungkapkan, setiap tahun, pihaknya selalu melaku- kan inovasi untuk pengemban- gan digital banking . “Kami sudah memiliki fitur mobile banking dan kami terus menambah fitur- fitur baru,” kata dia di Jakarta, Rabu (29/11). Salah satu inovasi yang dilaku- kan Bank CIMB Niaga adalah dengan meluncurkan layanan mobile banking terbaru, The

ist

Penghargaan Bank DKI Corporate Secretary Bank DKI Zulfarshah bersama mantan Menteri KKP Fadel Muhammad (kanan) saat penganugerahan Indonesia Best Banking Award 2017 kategori Excellent Financial Performance dan Top 5 Best Consumer Choice Regional Development Bank di Jakarta, Rabu (29/11). Per September 2017, Total aset Bank DKI mengalami pertumbuhan sebesar 28,36% menjadi Rp53,08 triliun dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp41,35 triliun.

Made with FlippingBook - Online catalogs