ID150116

JUMAT 16 JANUARI 2015 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/AFP PHOTO/BULENT KILIC

penyertaan modal negara (PMN) di BUMN yang cukup besar,” tutur dia. Diamenambahkan, dalamRAPBN-P 2015 yang diajukan pemerintah, asum- si per tumbuhan ekonomi dipatok 5,8% atau sama dengan APBN 2015, sedangkan asumsi inflasi naikmenjadi 5% dibanding APBN 2015 sebesar 4,4%. Adapun suku bunga surat perbenda- haraan negara (SPN) diusulkan 6,2% dan kurs direvisi menjadi Rp 12.200 per dolar AS dari Rp 11.900. Selain itu, lifting minyak turun dari 900 ribu barel per hari (bph) menjadi 849 ribu bph dan lifting gas turun dari 1,248 juta barel setara minyak per hari menjadi hanya 1,077 juta barel. Harga minyak yang tadinya US$ 105 per barel diturunkan menjadi US$ 70 per barel. “Saya tidak hafal berapa usulan alokasi untuk belanja modal dari total pengeluaran. Yang saya ingat, ada penajaman dalam APBN-P 2015 dengan adanya penambahan dana Rp 100 triliun lebih untuk infrastruktur,” papar dia. Dana tersebut, menurut Ahma- di Noor Supit, dialokasikan untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp 34,6 tri- liun, Kementerian Perhubungan Rp 20 triliun, dan Kementerian Pertanian Rp 16 triliun. Sisanya untuk Kementerian ESDM. “Dalam APBN-P 2015 masih ada subsidi untuk solar Rp 1.000 dikali 17,5 juta kiloliter, juga ada tambahan subsidi listrik Rp 18 triliun,” ujar dia. Ahmadi menegaskan, yang akan dikritisi Banggar DPR di antaranya adalah tidak dimasukkannya produksi minyak dari Cepu sebanyak 165 ribu bph yang membuat lifting minyak merosot. “Kami juga akan memper- tanyakan penurunan lifting gas dan adanya penambahan anggaran di Kementerian Sosial yang cukup sig- nifikan dari Rp 6 triliun menjadi Rp 20 triliun,” tandas dia. Banggar DPR, kata Ahmadi, juga bakal mengkritisi usulan pemerintah memberikan penyertaan modal ne­ gara (PMN) dalam jumlah yang luar biasa sebesar Rp 69 triliun kepada 39 BUMN, di antaranya PT BankMandiri Tbk dan PT PLN. Di pihak lain, setoran Ketidakpuasan publik tentang kondi- si lingkungan itu semakin meningkat, seiring dengan kian populernya topik pembahasan polusi di media sosial. Kantor berita Xinhua pada Kamis melaporkan bahwa Rao Bing, pejabat lingkungan setempat di Dazhou, Provinsi Sichuan, mendapat kritikan melalui internet setelah menyalahkan persitiwa kabut terhadap warga ka- rena membuat daging asap. (afp/pya) yang melampaui jauh batas yang direkomendasikan itu membuat salur­ an pernafasan warga Beijing sering tercekat oleh kabut tebal. Fenomena ini cenderung memburuk pada saat musimdingin, ketika permintaan paso- kan listrik untuk pemanas meningkat. Pemerintah mengingatkan pada awal pekan ini cuaca berkabut akan menyelimuti Tiongkok utara, serta menyalahkan cuaca tenang berangin yang cenderung menyebarkan po- lusi. Lonjakan tingkat materi parti- kulat yang terjadi pada Kamis mulai berkurang pada sore hari. Hal ini artinya masalah udara ham- pir tepat dua tahun setelah serangan udara buruk pada Januari 2013, yang disebut dengan airpocalypse . Saat itu pemerintahmelaporkan tingkat polusi hampir mencapai 1.000mikrogramper kubik meter atau hampir 40 kali dari batasan yang ditentukan WHO. lagi kursi tertinggi di Gedung Putih. “Saya pikir beliau sangat memper- timbangkannya. Saya perkirakan jawabannya akan keluar dalam waktu dekat,” ujar Thomas Rath, konsultan untuk dua masa kampanye Romney. Rath menambahkan, Romney ber- pandangan masih banyak yang ia bisa tawarkan dan ingin mengabdi pada ne- gara. Romneydiperkirakanmenjelaskan hal itu pada Jumat (16/1), saat berpidato pada rapat Komite Nasional Republik. Rath juga mengatakan, Romney memiliki satu keunggulan, yakni tidak memiliki periode pembelajaran yang harus dimiliki oleh para kandidat lain. Dalam dunia politik AS, sangat jarang yang bisa membalikkan peruntungan dan meraih kursi presiden. Tapi bukan tidak ada contohnya. Richard Nixon kalah pada 1960 tapi menang dalam pilpres delapan tahun kemudian. Ronald Reagan kalah dalam konvensi Republik 1968 dan 1976 tapi terpilih sebagai presiden pada 1980. “Dari sudut pandang Mitt Rom- ney, tidak ada petahana sehingga peluangnya terbuka lebar. Belum ada calon kuat dari Republik dan kalangan partai melihat Hillary Clinton sebagai kandidat yang bisa dikalahkan,” ujar Antoine Yoshinaka, asisten profesor American University. Adapun Jeb Bush, putra dan adik dua mantan presiden, adalah kandidat paling terkenal di Republik. Dia sudah membentuk komite aksi politik dan su- dahmulai menggalang dana. (afp/sn)

Adapun penerimaan pajak diusulkan Rp 1.250 triliun dengan tax ratio 13% terhadap PDB, naik dari realisasi penerimaan APBN 2014 sebesar Rp 897 triliun. Penerimaan migas pada 2015 kemungkinan turun Rp 130 triliun dari perkiraan awal Rp 300 triliun. Penurunan ini sejalan dengan anjloknya harga minyak mentah dari US$ 105 per barel ke bawah US$ 60 per barel. Target penerimaan negara dalam APBN-P 2015 sedikit di bawah APBN 2015 sebesar Rp 1.793,6 triliun. Usulan belanja negara pada APBN-P 2015 juga jauh di bawah APBN 2015 yang ditargetkan Rp 2.039,5 triliun. Sejalan dengan itu, subsidi BBM tinggal Rp 82 triliun, termasuk utang kepada Pertamina Rp 25 triliun. Dalam APBN sebelumnya, subsidi BBM mencapai Rp 276 triliun. Dengan tambahan dana yang dihemat dari subsidi BBM, pemerintah mendapat dana belanja infrastruktur Rp 282 triliun dalam APBN-P 2015. Total dana tambahan untuk belanja infrastruktur dan lain- lain mencapai Rp 155,5 triliun. Dikritisi Banggar Ketua Badan Anggaran (Bang- gar) DPR Ahmadi Noor Supit yang dihubungi Investor Daily di Jakarta, Kamis (15/1), mengungkapkan, pembahasan RAPBN-P 2015 mulai dilakukan Senin (19/1) pekan depan. Banggar DPR telah menerima draf RAPBN-P 2015 dari pimpinan DPR dalam rapat paripurna yang digelar kemarin. Menurut Ahmadi, Banggar DPR mengapresiasi langkah pemerintah mengusulkan penambahan anggaran infrastruktur dari dana penghematan BBM. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung target pertumbu- han ekonomi 5,8% tahun ini. “Kami juga apresiasi langkah pe- merintah yang menutup turunnya penerimaan migas dengan menggen- jot penerimaan pajak. Tapi kami akan mengkritisi sejumlah hal, seper ti WASHINGTON – Nama-nama kan- didat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) 2016 mulai mengerucut. Satu tahun jelang konvensi partai, nama-nama baru dan nama-nama terkenal mengemuka sebagai kandidat potensial. Di kalangan Par tai Demokrat, Hillary Clinton menjadi calon terkuat. Tapi pada 2007, dia juga menjalani kon- vensi sebagai favorit, untuk kemudian kalah dari Barack Obama. Istri mantan presiden Bill Clinton ini kemungkinan besar mengumumkan pencalonannya ikut konvensi Demokrat pada musim semi nanti. Sebagian kalangan menye- but pada April. Calon potensial lainnya dari Demokrat, Senator Elizabeth Warren kemungkinan besar tidak ikut ber- tarung. Saat ditanya majalah Forbes baru-baru ini, seperti dilansir AFP , Rabu (14/1) waktu setempat, apakah akan ikut pemilihan presiden (pilpres), dia menjawab singkat tidak. Dari kubu Republik, nama Jeb Bush mencuat lagi bulan lalu. Iamengatakan tengah mempertimbangkan akan ikut atau tidak. Tapi, Mitt Romney mencuri perhatian. Eks gubernur Massachusetts itu gagal meraih dukungan pada kon- vensi 2008 dan kalah dari Obama pada pilpres 2012. Setelah berbulan-bulan mengelak apakah akan berusaha un- tuk ketiga kalinya, ia mulai memberi tahu para pendukung dan penyokong bahwa sangat berminat untuk berburu BEIJING – Tingkat polusi di Beijing pada Kamis (15/1) tercatat mengalami lonjakan 20 kali lipat dari batasan yang direkomendasikan oleh Badan Kes- ehatan Dunia (WHO). Hal itu terjadi karena serangan kabut asap tahunan, yangkerapkembalimenghantui ibukota Tiongkok itu meski pemerintah sudah berjanji untuk mengatasi polusi udara. Tingkat partikulat polusi berada pada angka PM2,5 -- kadar partikel dalam udara paling kecil dan paling berbahaya, karena diameter partikel yang sangat kecil itu bisa menembus masuk ke paru-paru -- atau tercatat sebesar 568 mikrogram per meter kubik berdasarkan data Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) sepanjang sore hari. Angka terburuk bahkan tercatat mencapai 631 di sebuah stasiun pe- mantauan kota yang ada di sebelah timur kota. WHOmerekomendasikan tingkat materi partikulat maksimum adalah sebesar 25 mikrogram per kubik meter. Masalah polusi udara sudah berta- hun-tahunmelanda Tiongkok, yang di- akibatkan oleh penggunaan batu bara besar-besaran untuk mengoperasikan pembangkit listrik demi menggerak- kan booming ekonomi dan semakin banyaknya kendaraan di jalan-jalan. Tingginya tingkat materi partikulat Sambungan dari hal 1

Protes Penerbitan Kartun Nabi Seorang pemrotes mengacungkan poster bertuliskan “Cumhuriyet, if you are Charlie I am Kouchi” di depan gedung pengadilan Istanbul, Turki, Kamis (15/1), pada aksi unjuk rasa menen- tang publikasi kartun Nabi Muhammad oleh harian Turki Cumhuriyet. Kartun itu merupakan terjemahan dari edisi terbaru majalah mingguan Prancis Charlie Hebdo.

sar 1,2-2,1%,” ujar dia. Dalam 5-6 tahun ke depan, Jokowi optimistis per tumbuhan ekonomi nasional bisa di atas 7%. Namun, per- tumbuhan ekonomi di atas 7% tidak bisa hanya mengandalkan APBN. “Sektor swasta pun harus bergerak. Oleh karena itu, pemerintah akan memfasilitasi dengan mempermudah perizinan usaha,” tutur dia. Kepala BKPM Franky Sibarani menargetkan kenaikan realisasi in- vestasi sebesar 14% menjadi Rp 524 triliun, menyusul diberlakukannya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) atau perizinan terintegrasi. Ekonomi Global Di pihak lain, Bank Dunia mem- perkirakan perekonomian dunia kem- bali melewati masa-masa sulit tahun ini, setelah 2014 disebutnya sebagai tahun yang mengecewakan. Dalam laporan semesteran Prospek Ekonomi Global yang dikeluarkan Rabu (14/1) waktu Washington, AS, Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan global tahun ini men- jadi 3% dibandingkan proyeksi Juni 2014 sebesar 3,4%. Menurut Bank Dunia, membaiknya perekonomian AS dan turunnya harga minyak mentah global tidak bisa mengimbangi hasil mengecewakan perekonomian dari Eropa hingga Tiongkok. “Perekonomian global sekarang jauh lebih besar, sehingga ini bagaikan sebuah kereta api berukuran lebih be- sar tapi ditarik dengan mesin tunggal, yakni Amerika,” ujar Kaushik Basu, kepala ekonom Bank Dunia. Bank Dunia meningkatkan per­ kiraan per tumbuhan ekonomi AS dari 3% menjadi 3,2% tahun ini. Se- dangkan proyeksi zona euro dan Jepang diturunkan. Bank Dunia juga memangkas perkiraan pertumbuhan Tiongkok. Meski begitu, prediksi kenaikan pertumbuhan ekonomi di ne­ gara-negara berkembangmenjadi 4,8% pada 2015 atau naik dari 4,4% tahun lalu dan melonjak jadi 5,3% pada 2016. Dana Moneter Internasional (IMF) juga memangkas prospek 2015 pada Oktober 2014 menjadi 3,8%. (sn/az) Para pejabat gereja mengatakan, salah satu alasan utama Francis ingin mengunjungi Filipina adalah untuk melakukan perjalanan kasih dan sayang saat bertemu para korban. Pada Sabtu (17/1), ia dijadwalkan memberikan misa di depan puluhan ribu orang di Tacloban, salah satu kota paling parah di Filipina tengah dan makan siang bersama 30 korban topan. (afp) kepada AFP saat duduk di sepanjang jalan lebih dari enam jam sebelum Paus lewat. Titik penting dalam perjalanannnya diharapkan terbuka untuk umum pada Minggu (18/1) di sebuah taman di Ma- nila. Penyelenggara mempersiapkan tempat untuk enam juta orang meski- pun ada perkiraan hujan dan masalah keamanan. Penyelenggara mengatakan bahwa jika kerumunan sebesar yang di- harapkan, itu akan melampaui rekor sebelumnya untuk pertemuan Paus pada massa Yohanes Paulus II, yang mampu menghimpun lima juta orang di tempat yang sama pada 2005. Francis, yang akan membuat kun- jungan Paus keempat ke Filipina, juga akan mengunjungi masyarakat yang menjadi korban Topan Haiyan, yang menewaskan setidaknya 7.350 orang pada 2013.

masih berkutat di pasar ekspor tra- disional. Sebaliknya, apabila sudah diubah menjadi produk akhir, Indone- sia bisa membidik pasar ekspor baru seperti Amerika Latin, Timur Tengah, dan Eropa,” tutur dia. Menurut Enny, untuk tetapmenjaga pendapatan ekspor lainnya, pemerin- tah harus mendorong ekspor produk berdaya saing tinggi, yaitu produk yang bahan bakunya sepenuhnya mengandalkan dari dalam negeri, seperti industri kreatif dan furnitur. “Hanya saja, karena produsennya adalah UMKM yang minim modal, pemerintah harus bisa memfasilitasin- ya, misalnya dengan memberi akses kemudahan perbankan dan suku bunga yang rendah,” tegas dia. Di Atas 7% Sementara itu, Presiden Jokowi aca- ra Indonesia Outlook 2015 di Jakarta, kemarin, mengemukakan, pemerintah akan menyuntik dana Rp 48 triliun (bukan Rp 69 triliun seperti dinyatakan Banggar DPR) ke sejumlah BUMN. Suntikan dana tersebut diharapkan membuat perusahaan pelat merah tumbuh pesat dan berdaya saing tinggi, sehingga mampumengalahkan BUMN-BUMN negara tetangga se­ perti Malaysia dan Singapura. Selain menyuntikkan dana PMN, pemerintah akan memangkas dividen BUMN. “Kalau tidak seperti itu, BUMN tidak akan berkembang. Bagaimana bisa berkembang kalau mereka terus dimintai dividen. Masa kalah dari Te- masek dan Khazanah,” ujar dia. Presiden menegaskan, suntikan dana kepada BUMN harus menjadi proyek dengan nilai berlipat ganda. Contohnya Pelindo yang akan diberi suntikan dana Rp 10 triliun, diharap- kan bisa menjadi proyek dengan nilai investasi Rp 50-70 triliun. Kepala Negara juga menjelaskan, untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,8%, pe- merintah antara lain akan memperce- pat pelaksanaan program dan proyek dalam APBN-P 2015. “Dari pelaksa- naan APBN saja akan ada dorongan kepada pertumbuhan ekonomi sebe- “Setiap langkah yang dia buat, setiap naik mobil, setiap momen saat dia tinggal bersama kami itu sangat berharga bagi kami. Melihat dia lewat adalah rahmat. Kami melambaikan tangan padanya dalam sambutan pe- nuh kasih adalah pengalaman seumur hidup,“ kata Uskup Agung Socrates Villegas, ketua Konferensi Wali Ger- eja Filipina, sambil meminta semua orang Filipina agar bisa melihat dia. Ratusan ribu orang berkumpul pada Kamis di sepanjang rute Paus, men- darat di Manila sekitar senja hari. Mereka berharap dapat kesempatan melihat sekilas Paus untuk yang per- tama kalinya secara langsung. “ Ini berkat untuk melihat Paus. Itu sebabnya kami ada di sini,” ucap guru sekolah Jeannie Blesado (35 tahun), Manila dari Sri Lanka. Francismengatakan, tur dua negara- nya bertujuan menambah momentum per tumbuhan mengesankan bagi Gereja di Asia, dengan dukungan di Filipina yang menjadi patokan untuk wilayah tersebut. Sebanyak 80% dari 100 juta orang di bekas koloni Spanyol itu sudah ter- biasa menjadi merek terkenal Katholik yang kuat dan Paus diagendakan untukmenikmati antusias kerumunan orang yang tinggal saat dia berada disana.

Oleh Leonard AL Cahyoputra MANILA – Paus Fransiskus pada Kamis (15/1) menge­ cam setiap bentuk pembunuhan atas nama Tuhan. Tapi, dia juga menegaskan bahwa kebebasan bereks­ presi ada batasnya dan keyakinan orang lain tidak bisa dihina atau diolok-olok.

jalur birokrasi dan perizinan, investasi langsung akan lebih mudah mengalir. Komitmen pemerintah dalammem- berikan kemudahan investasi, kata dia, bukan tidak mungkin akan menarik dana-dana masyarakat Indonesia di luar negeri yang diperkirakan menca- pai Rp 4.000 triliun. Belanja Infrastruktur Enny Sri Hartati mengemukakan, agar efektif mendorong pertumbuhan ekonomi, belanja pemerintah harus ditingkatkan, bukan hanya dari sisi alo- kasi, tapi juga kualitas. “Infrastruktur dasar harus menjadi prioritas karena ini akan berkaitan dengan investasi,” ujar dia. Menurut Enny, infrastruktur dasar seperti listrik bakal mendorong ma- suknya para investor. Selama ini, banyak komitmen investasi yang sudah sampai di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tapi tidak terealisasi karena terhambat infras- truktur dasar, seperti listrik. Dia menjelaskan, dengan target pertumbuhan ekonomi 5,8% tahun ini, idealnya belanja modal minimal mencapai Rp 400-450 triliun. Semasa rezim pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), belanja modal masih Rp 300 triliun sehingga pertumbuhan bertahan di level 5%. Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah menghemat dana subsidi BBM. “Bila dari penghematan tersebut diperoleh Rp 100 triliun dan direlo- kasikan untuk belanjamodal, terutama infrastruktur, pemerintahan saat ini memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,8%,” papar dia. Enny mengungkapkan, kejatu- han harga komoditas primer bakal menurunkan pendapatan dari sisi ekspor, meski di sisi lain penguatan dolar AS sedikit memberi angin segar bagi pendapatan ekspor. Untuk tetap mendapatkan penerimaan ekspor yang maksimal, sudah saatnya pemerintah melakukan hilirisasi, sehingga tujuan pasar ekspor bisa terdiversifikasi. “Selagi masih mengekspor komod- itas mentah, pasar ekspor Indonesia pasar swalayan Yahudi di Paris, Pran- cis. Serangan ini dilakukan seorang pria bersenjata yang terkait dengan dua kakak beradik yang menyerang majalah tersebut. Secara keseluruhan 17 orang tewas dalam tiga hari aksi paling berdarah di Prancis dalam 50 tahun terakhir. Said dan Cherif Kouachi menyerang para staf Charlie Hebdo karena murka majalah itu berkali-kali memuat kartun Nabi Muhammad. Al Qaeda meng- klaim sebagai dalang serangan itu dan disebutkan sebagai pembalasan atas pemuatan kartun tersebut. Paus Fransiskus disambut meriah saat mendarat di Filipina untuk perjala- nan selama lima hari, yang diperkira- kan menjadi rekor kerumunan terba­ nyak di dunia saat Paus berkunjung. Paus karismatik ini terbang ke ibukota

dividen pemerintah justru berkurang sekitar Rp 9 triliun. “Ini akan kami kritisi,” tegas dia. Ekspor Hanya 28% Secara terpisah, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Har tati mengatakan, pemerintah memang su- dah tidak seharusnya mengandalkan ekspor sebagai penggerak pertumbu- han ekonomi tahun ini. Sebab, saat ini ekspor migas maupun nonmigas sedang ambruk akibat turunnya har- ga komoditas primer di pasar global. Dalam kondisi normal pun, kontribusi ekspor terhadap PDB hanya 27-28%. “Jadi, ketika ekspor migas dan nonmigas jatuh, pemerintah bisa tetap mengandalkan konsumsi, investasi, dan government spending untuk meng- gerakkan pertumbuhan ekonomii. Asalkan pemerintah konsisten, per- tumbuhan ekonomi 5,8% bisa dicapai,” kata Enny kepada Investor Daily . Enny menuturkan, dalam kondisi normal ketika belum ada kejatuhan harga komoditas, kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB menca- pai 70%, investasi 35%, ekspor 27-28%, dan belanja pemerintah ( government spending ) 8-9%. Konsumsi rumah tangga tahun ini bisa dipertahankan asal stabilisasi harga bisa dilakukan pemerintah, sedangkan kontribusi be- lanja pemerintah bisa dinaikkan lebih dari 10% terhadap PDB. Demikian pula kontribusi investasi, bisa dinaikkan hingga 40% terhadap PDB. Menurut Enny, untuk mengge­ ser porsi investasi menjadi 40%, pe- merintah bisa menggenjot investasi langsung, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun pena- naman modal asing (PMA). “Langah tersebut sangat penting untuk meng- gerakkan sektor riil dan menciptakan banyak lapangan kerja,” tutur dia. Enny Sri Hartati menambahkan, kemungkinan naiknya suku bunga The Fed tahun ini tidak akan menjadi sentimen negatif bagi masuknya arus modal asing ke Indonesia. Asalkan pemerintah bisa menjamin kemudah­ an investasi dengan memangkas Komentar Paus itu terkait serangan yang menimpa majalah mingguan Prancis Charlie Hebdo pekan lalu, yang menewaskan 12 orang. Para pelaku dari kubu Islamis melancarkan seran- gan lantaran majalah itu beberapa kali memuat kartun yang dianggap menghinakan Nabi Muhammad. “Membunuh atas nama Tuhan itu absurd. Tapi, setiap agama memiliki martabat dan juga ada batasan-batasan. Kalian tidak bisa memprovokasi, tidak bisa menghina keyakinan orang lain, dan juga tidak bisa mengolok-oloknya. Kebebasan berekspresi adalah hak dan kewajiban yang harus dijalankan tanpa menghina,” tutur Paus berusia 78 tahun itu. Serangan terhadap Charlie Hebdo pada 7 Januari 2015 diikuti oleh se­ rangan dua hari kemudian terhadap

Made with FlippingBook Online newsletter