ID150116

JUMAT 16 JANUARI 2015

28

pembeli harap berhati-hati dengan adanya tiket palsu yang beredar di pasaran,” ungkap manajemen Ismaya Life & Soundrhythm, dalam keterangannya, Kamis (15/1). Satu informasi terbaru juga disampaikan bahwa demi keamanan dan kenyamanan pada saat penonton dan artis memasuki area Gelora Bung Karno, posisi panggung terpaksa dipindahkan. Awalnya, panggung direncanakan ada di antara pintu biru dan kuning. Posisi panggung akhirnya dipindah di pintu merah Gelora Bung Karno. “Kami memohon maaf atas ketidaknya­ manan ini,” imbuhnya. Sementara itu, ada kabar baik yang bahwa panitia telah menambah kuota kelas VIP untuk para Directioners yang ingin men­ yaksikan konser lebih dekat dan nyaman. Tiket kelas Tribune Rp 500-750 ribu, Festival dijual Rp 1-1,4 juta, VIP Rp 1,75 juta, serta Hot Seat termasuk mendapatkan merchandise Rp 2,75 juta. Tapi, Ismaya Life & Soundrhythm juga menyampaikan, tiket kelas Tribune 1, Festival A&B, serta Hot Seat sudah terjual habis ( sold out ). Selanjutnya, panitiamemberikanketentu­ an, satu oranghanya bolehmembelimaksimal lima tiket pada kelas yang masih ada. (lm) Ke depan, untuk pembaca dewasa, pihaknya berencana menerbitkan komik dengan tema yang lebih berat. “Mun­ gkin tema politik,” kata lelaki yang juga hobi main basket ini. Selain bangga menampung 40-an komikus, Chris juga bang­ ga bisa ‘menghidupi’ mereka. Model bisnisnya dengan mem­ bayar mereka per lembar mulai Rp 100 ribu ke atas. Setiap bulan, mereka bikin 30 lembar gambar komik atau cerita, atau bisa juga gambar sekaligus cerita. Jika su­ dah terkumpul 4-5 bab ( chapter ), komik pun siap diterbitkan. “Dengan menjadi komikus, anak-anak muda ini bisa cari duit seperti orang kantoran saja. Pendapatan mereka juga bertam­ bah dari hasil royalti penjualan buku, juga dari penjualan merchan­ dise tokoh komiknya, atau royalti bila nanti komiknya dibuat serial televisi atau film,” ujarnya. Terwujudnya serial televisi yang diadaptasi dari komik yang diterbit­ kannya memang menjadi obsesi Chris berikutnya. “Ternyata, 70% wisatawan RRT untuk mendapatkan informasi mengenai Indonesia, mereka peroleh dari internet. Ini merupakan tantangan bagi kita untuk menggecarkan strategi promosi pariwisata melalui media digital,” kata Arief Yahya, yang baru-baru ini telah melakukan kunjungan ke RRT. Selain promosi dan pemasaran, Arief juga memberi perhatian serius terhadap akse­ sibilitas, terutama penerbangan langsung ( direct flight ) dari kota-kota besar RRT, seperti Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Ningbo, Hangzhou, Nanjing, dan kota besar lainnya sebagai 10 secondary cities. Kementerian Pariwisata dan China Na­ tional Tourism Administration (CNTA) juga bertekad untuk meningkatkan kunjungan wisatawan timbal-balik hingga 2 juta wisa­ tawan pada akhir 2015. Tekad ini merupakan semangat bersama yang telah dituangkan dalam MoU kerja sama pariwisata kedua negara. Pada Januari hingga November 2014, jumlah kunjungan wisman RRT ke Indonesia sebanyak 883.725 , atau menempati urutan ke-4 teratas setelah wisman dari Singapura 1,32 juta, Malaysia 1,12 juta, dan Australia 996.032 orang. Kunjungan wisman RRT ke Indonesia rata-rata selama 4-5 hari dengan pengeluaran sekitar US$ 100-110 per hari. Sedangan waktu berlibur umumnya mereka pilih pada musim liburan panjang, antara lain hari raya Imlek, musim liburan sekolah pada Juni-Juli, liburan Hari Buruh ( Labour Day ), dan libu­ ran Golden Week yang berlangsung pada Oktober. (nan) re:On Volume 11 per Januari 2015 dan total sudah terjual 150 ribu eksemplar,” katanya, bangga. Yang lebihmembanggakan, kini re:On menampung 40 komikus dari seluruh Indonesia, di antaranya berasal dari Bali, Yogya, Semarang, Tenggarong, dan lainnya. “Usiamerekamasihmuda,mulai 17 hingga 35 tahun,” ungkap Chris, yang karyanya dimuat di re:On Comics Volume 2 dengan cerita humor makhluk alien yang datang ke bumi. Umumnya, lanjut Chris, mereka membuat komik dengan gaya manga Jepang. Tapi, biar punmanga, ceritanya lokal Indonesia, misalnya saja seperti cerita Galauman, The Legend Ramaya- na, hingga Tawur. “Mungkin karena kontennya lokal, komik kami disukai pembaca. Mimpi saya sih, komik buatan anak-anak Indonesia ini bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Chris, yang juga menerbitkan komik bertema matematika, Math.

CHRIS LIE | DIREKTUR UTAMA PT WAHANA INSPIRASI NUSANTARA

Membaca komik adalah hobi Chris Lie sejak kecil. Tintin, Nina, Smurf, dan lain-lain, merupakan komik-komik kesukaannya. Siapa sangka, dari hobi membaca, Chris Lie bersama dua rekan menerbitkan buku komik re:On Comics yang kini sangat digemari anak-anak dan remaja Indonesia. Tekadnya pun bulat, menjadikan komik Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

mendirikan PTWahana Inspirasi Nu­ santara dengan label re:On Comics. Perusahaan ini menampung karya- karya komikus seluruh Indonesia untuk diterbitkan menjadi buku komik bernama re;On Comics. “Ini berangkat dari pengala­ man saya, yang ingin menerbit­ kan komik, tapi gak ada yang menampung. Karena sudah ngo­ mik dari tahun 1998, saya juga sudah kenal komunitas komikus. Akhirnya, saya ajak teman-teman untuk mengi­ rimkan karya komiknya untuk kami terbitkan,” ujar dia.

Mimpinya semakin dekat untuk terwujud. Ketika lulus S1 jurusan arsi­ tektur ITB, Chris Lie pun melanjutkan kuliah S2 di jurusan komik di Savannah College of Art and Design, Georgia, Amerika. Dia pun berkesempatan ma­ gang di penerbitan komik di Chicago. “Saya ada job dari Hasbro GI Joe untuk buat mainan. Saya terpilih karena gambar saya dinilai lebih Asia yang se­ suai dengan target konsumen. Apalagi, saat itu, seluruh dunia seleranya sedang mengarah ke komik Jepang,” tutur dia. Pulang ke Indonesia setelah lulus kuliah, Chris Lie tetap melanjutkan hobinya membuat komik. Sayangnya, tak ada penerbit yang menampung dan menerbitkan komiknya. “Saya tahunya, ya buat komik. Tapi kecewa, karena di Indonesia gak ada wadah yang menampung komik buatan anak-anak Indonesia,” keluhnya. Serial Televisi Pada 2012, bermodal Rp 600 juta, Chris Lie dan dua teman, Yudha Ne­ gara Nyoman dan Andik Prayogo, pun

Oleh Mardiana Makmun

ejak kecil, hobi saya memang membaca ko­ mik. Dulu, komik di­ dominasi komik Eropa, seperti Tintin, Nina, Smurf , dan masih ba­ nyak lagi. Semuanya

saya suka, sampai saya bertekad ingin bikin komik yang dibaca orang sampai ratusan tahun seperti komik Tintin dan Smurf ,” cerita Chris Lie kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini. Mimpi sejak kecil itu terus melekat di otak lelaki berusia 40 tahun ini. Saat menginjak kelas dua SMP, dia mulai mencoret-coret buku untuk membuat komik. Saat itu, dia kerap menonton filmBiomen di televisi, sehingga komik­ nya terinspirasi oleh tokoh tersebut. “Komik itu saya edarkan ke teman- teman sekolah. Nggak disangka, ba­ nyak teman yang suka komik buatan saya,” katanya.

Pada Juli 2013, diluncur­ kanlah buku komik kompi­ lasi per tama re:On yang memuat tiga cerita. “Saya bi­ kin kompilasi supaya karya komik teman-teman bisa cepat diterbitkan. Awalnya saya ragu, model buku kompilasi ini disukai atau gak. Tapi ternyata, res­ ponnya sangat bagus, se­ hingga kini sudah terbit

JAKARTA – Ismaya Life & Soundrhythm mempersembahkan One Direction “On The Road Again Tour 2015” di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Konser ini akan diadakan pada Rabu, 25 Maret 2015. One Direction telah menjadi topik pem­ bicaraan utama selama beberapa tahun ke belakangan. Karier yang kian menjulang menjadikan mereka sebagai boyband terbe­ sar di dunia. Harry Styles, ZaynMalik, Liam Payne, Niall Horan, dan Louis Tomlinson di­ pastikan akan menjadi perhatian utama para Directioners yang sudah berbondong-bon­ dong membeli tiket sejak Mei 2014. Kabar baik untuk para Directioners , bahwa tiket masih tersedia dan dapat dibeli secara online melalui www.1dindo.com. Sedangkan secara offline, tiket bisa didapatkan di semua outlet Pizza E Birra. Untuk kawasan Jakarta, tiket bisa dibeli di outlet Gandaria City, Central Park, Puri In­ dah Mall, Plaza Indonesia, dan Setiabudi. Di kota Bandung, tiket bisa didapatkan di outlet Paris Van Java, dan Kitchenette Beachwalk untuk calon penonton di Bali. “Penting untuk diingatkan bahwa pem­ belian tiket hanya tersedia di outlet- outlet resmi yang terdaftar www.1dindo.com. Calon JAKARTA – Pulau Bali kembali mendapat penghargaan sebagai The Best Destination . Penghargaan kali ini diberikan oleh C-Trip, sebuah online marketing tourism yang ber­ pengaruh di Tiongkok (RRT). Setiap tahun, C-Tripmenggelar event Top 10 Best Tourism Destination Network Selection and Award Ceremony. Pada acara pemberian penghargaan untuk tahun 2014, C-Trip memberikan dua penghargaan kepada Bali, yakni sebagai Best Island Tourist Destination dan sebagai Best Overseas TourismCity. “Kita harapkan penghargaan ini akan mendorong semakin banyak wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari Tiongkok ke Indonesia pada tahun ini dan mendatang,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/10). Acara pemberian penghargaan ber­ langsung di Kota Lijiang, Provinsi Yunnan pada Senin lalu (10/1), yang dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah RRT, pelaku bisnis pariwisata, serta media. Penghargaan C-Trip memberikan pengaruh cukup besar karena perusahaan tersebut menguasai 55,9% pangsa pasar pariwisata online . Menpar punmemberikan perhatian serius dalam terobosan promosi menggunakan jal­ ur digital ( on-line ). Berbagai kegiatan seperti mobile apps, digital campaign, interactive campaign, viral marketing ( facebook, twitter, youtube, blogg ) akan digencarkan. Promosi digital mempunyai pengaruh yang kuat, jangkauannya luas, serta cepat, sehingga dapat direalisasikan dengan anggaran yang relatif murah.

Made with FlippingBook Online newsletter