ID160420

16 >>

23 >>

13 >>

MONEY & BANKING

LIFESTYLE & SPORTS

MARKETS & CORPORATE

INDONESIA

RABU 20 APRIL 2016

MEDIA HOLDINGS

BeritaSatu Photo/UTHAN A RACHIM

PENGUSAHA TUNTUT KEPASTIAN

MACRO ECONOMICS

IST

n Darmin Nasution

Paket Kebijakan Ekonomi XII Diumumkan Pekan Depan Pemerintah akan merilis Paket Kebija- kan Ekonomi XII sepulangnya Presiden Joko Widodo dari lawatan ke Eropa, pekan depan. Paket kebijakan ekonomi ini akan

Oleh Margye Waisapy JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Ke- menterian Keuangan (Kemenkeu) menjamin data wajib pajak (WP) yang mengajukan permohonan pengampunan pajak tidak akan digunakan sebagai bukti awal tindak pidana lainnya. Dengan demiki- an, pemerintah menjamin bahwa tax amnesty merupakan kebijakan yang aman bagi orang Indo- nesia yang menyimpan dana di luar negeri.

Groundbreaking Menara BNI Menteri BUMN Rini M Soemarno (kanan), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (ketiga kanan), Direktur Utama PP Bambang Tri (kiri), Komisaris Utama BNI Hartadi, Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede (ketiga kiri), Anggota 5 BPK RI Moermahadi S, Wakil Ketua BPK RI Sapto Amaldamandari, Anggota 7 BPK RI Achsanul Qosasi (kedua kanan) menekan tombol bersama saat Ground Breaking Menara BNI di Jakarta, Selasa (19/4/2016). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bersama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PP) melakukan Ground Breaking Menara BNI yang merupakan ikon baru di kawasan Jakarta. Menara BNI nantinya akan menjadi ikon baru di landscape kota Jakarta karena desain gedung yang distinctive dan lokasinya yang strategis di pusat kota. Gedung ini akan menempati lahan seluas 14.817 meter persegi (m2) dengan total konstruksi seluas 64.061 m2 yang terdiri atas 1 basement, 1 semi basement, 1 ground floor, 30 lantai, 1 roof dan 1 parapet roof.

berfokus pada upaya revital- isasi tabungan Pos Indonesia dan mempermudah perizinan bagi pelaku usaha.

>> 21

PRESIDEN: REFORMASI EKONOMI AKAN TERUS BERGULIR

INFRASTRUCTURE

Pembangunan Tanggul Laut Jakarta Terancam Berhenti Pembangunan tanggul laut Jakarta (giant sea wall) terancam terhenti, menyusul adanya moratorium reklamasi laut Jakarta oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Infrastruktur penahan banjir untuk wilayah Ibu Kota negara tersebut merupakan bagian dari proyek Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara atau

Sementara itu, kalangan pengu- saha menuntut adanya kepastian tentang amnesti pajak agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Jangan sampai permohonan pengampunan pajak ditolak setelah pengusaha telanjur membuka semua data kekayaannya di luar negeri. Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi menyatakan, data-data yang dibeber- kan pengusaha terkait permohonan amnesti pajak tidak boleh digunakan untuk penyelidikan, penyidikan, dan tuntutan tindak pidana lainnya. Namun, Ken tidak dapat menjamin bahwa data tersebut tidak diberikan kepada lembaga lain. Khususnya apabila hakim telah memutuskan

dan meminta DJP untuk membuka data saat proses peradilan terhadap WP yang bersangkutan. “Artinya, data itu aman. Tapi ka- lau ditemukan di luar itu, misalnya teman-teman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polisi, Kejaksaan menyelidiki orang yang bersangku- tan, kemudian di pengadilan hakim memutuskan bahwa data boleh dili- hat, ya silakan,” ungkap Ken dalam diskusi publik RUU Tax Amnesty dengan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/4). Ken menjelaskan, kebijakan am- nesti pajak bukan semata-mata ber- tujuan untuk memenuhi penerimaan pajak. Namun, yang terpenting, aset-aset yang selama ini diparkir di luar Indonesia bisa kembali danmen- ciptakan investasi baru sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi. Penguatan pertumbuhan ekonomi tersebut dapat mendorong penyera- pan tenaga kerja baru dan akhirnya meningkatkan daya beli masyarakat. “Investasi yang bertambah tentu bisa menciptakan objek pajak baru sehingga otomatis ekstensifikasi bisa terjadi,” ujarnya.

MoU bisnis dengan pengusaha In- ggris maupun Jerman merupakan pencapaian yang sangat penting bagi pemerintah dan para pengusaha nasional. MoU tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan. “Ini merupakan kunjungan per- tama Presiden Jokowi ke Eropa, sehingga menjadi pencapaian yang sangat penting bagi hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa (UE),” kata dia dalam keterangan pers yang diterima Investor Daily di Jakarta, Selasa (19/4).

Oleh Novy Lumanauw

JAKARTA-Para pengusaha Indone- sia dijadwalkan menandatangani 11 nota kesepahaman ( memorandum of understanding /MoU) senilai US$ 10 miliar denganpengusaha Inggris pada Business Forum di Mandarin Oriental Hotel Hyde Park, London, Inggris, hari ini (Rabu, 21/4).MoUyang bakal ditekenkeduapihakmencakupbidang energi, telekomunikasi, produk kon- sumer, agribisnis, dan industri. Penandatanganan MoU antara pengusaha RI dan Inggris akan me- lengkapi MoU sebelumnya senilai US$ 875 juta antara perusahaan-pe- rusahaan RI dan perusahaan Jerman yang disaksikan Presiden Jokowi

National Capital Integrat- ed Coastal Development (NCICD) fase A.

>> 6

ENERGY

Harga Listrik Panas Bumi Tak Bisa Dinego PLN Pemerintah bakal merevisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 17 Tahun 2014 soal harga listrik panas bumi. Ke depan, harga listrik panas bumi ini tidak bisa dinego oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). >> 9

Bersambung ke hal 2

dan Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Jerman, Senin (18/4). Menurut Ketua Umum Indonesia Rosan P Roeslani, penandatanganan

KUARTAL I MASIH MELAMBAT

Bersambung ke hal 11

3

INACRAFT 2016

Pendanaan pariwisata lewat pasar Musim bagi dividen tiba

3.665 triliun. Bersamaan dengan itu, penghim- punan dana pihak ketiga (DPK) per Februari 2016 mencapai Rp 4.437 triliun, tumbuh 6,88% dibandingkan Februari 2015 sebesar Rp 4.151 tri- liun. Adapun total aset bank umum naik 7,67% dari Rp 5.683 triliun men- jadi Rp 6.119 triliun.

perekonomian nasional. Berdasarkan data Statistik Per- bankan Indonesia periode Feb- ruari 2016 yang dipublikasi OJK, Senin (18/4), laba bersih bank umum mencapai Rp 17,95 triliun, tur un 0,66% dari periode sama tahun lalu Rp 18,07 triliun. Sedang- kan Outstanding penyaluran kredit mencapai Rp 3.967 triliun, tumbuh 8,24% dibandingkan Februari 2015 ( year on year /yoy) sebesar Rp

Oleh Agustiyanti dan Gita Rossiana

JAKARTA – Penyaluran kred- it industri perbankan diperkira- kan masih melambat pada kuartal I-2016. Meski demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kalangan bankir tetap optimistis penyaluran kredit tahun ini tumbuh 12-14%, lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 10,5%, sejalan dengan membaiknya

Bersambung ke hal 11

Kemendesa dan BNI

Sinergi Kembangkan Akses Ekonomi Pedesaan

potensi bisnis dan pendapatan tambahan bagi agen yangmenjalankan. Saat ini BNI telah memiliki lebih dari 5.700 Agen BNI46 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan jumlahnya akan terus bertambah. Keberadaan Agen BNI46 tersebut akan memperkuat jaringan layanan BNI yang saat ini didukung oleh lebih dari 1.800 outlet serta lebih dari 16.000 ATM. Pada saat yang sama, BNImenegaskan komitmennya untuk mengalokasikan sebagian anggaran Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk mempercepat kemajuan dan kemandirian desa. Salah satu programnya adalah dengan membangun 7 Jembatan dan 70 sarana air bersih di desa tertinggal. Jumlah jembatan dan sarana air yang ditetapkan sebanyak 70 lokasi tersebut sebagai bagian dari rangkaian program Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-70 tahun BNI yang akan jatuh pada 5 Juli 2016.

kedua pihak ini pun dapat mempercepat upaya untuk menumbuhkan tingkat literasi keuangan ke pedesaan karena layanan perbankan yang semakin dekat dengan masyarakat desa, salah satunya adalah dengan menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) menjadi agen Laku Pandai BNI. Pembukaan Agen Laku Pandai merupakan salah satu program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat peningkatan literasi keuangan di daerah yang selama ini sulit dijangkau oleh perbankan. BNI menamai Agen Laku Pandainya dengan Agen BNI46. Beberapa transaksi perbankan yang dapat dilayani melalui Agen BNI46 antara lain: Pembukaan Rekening, Setoran Tunai, Tarik Tunai dan Berbagai macam transaksi pembelian pulsa dan pembayaran tagihan. Kerja sama Agen BNI46 tersebut selain ditujukan sebagai perpanjangan tangan dari BNI dalam melayani masyarakat dan Nasabah yang jauh dari Cabang BNI, juga sebagai

dan Kemendesa. Melalui kerja sama ini, BNI menyiapkan layanan perbankan untuk menyalurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/ atau bantuan kepada Satuan Kerja (Satker), serta menyalurkan dana bantuan pemerintah ke pedesaan. BNI juga telah menyiapkan fasilitas Integrated Cash Management untuk menyimpan dan mengelola dana seperti BNI Direct, Virtual Account, dan BNI e-tax. Kemendesa juga dapat memanfaatkan BNI untuk menyalurkan pembayaran gaji pegawai (Payroll), tunjangan kinerja pegawai, serta Pembayaran Pensiun Pegawai. Untuk memudahkan aktivitas pegawai Kemendesa, BNI memiliki fasilitas Kredit Konsumen yang diberikan melalui Corporate Card dan Travelling Card. Kerja sama dengan Kemendesa RI akan memudahkan bagi BNI untuk memberikan fasilitasKredit Usaha Rakyat (KUR) bagi masyarakat desa. MoU

BN I memp e r l u a s l a y a n a n perbankannya ke pedesaan secara lebih lengkap melalui kerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI (Kemendesa). BNI dipersiapkan menjadi salah satu bank yang akan memberikan one stop services untuk segala kebutuhan transaksi keuangan di Kemendesa. Kerja sama ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto dan Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi di Jakarta, Selasa (19/4/2016). Suprajarto mengungkapkan, kerja sama Kemendesa dan BNI ini akan mensinergikan aktivitas kedua belah pihak dalam mewujudkan penyediaan dan penggunaan layanan jasa perbankan yang lengkap. Kerja sama ini pun akan memberikan dukungan program dalam rangka percepatan kemandirian desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi yang menunjang tugas pokok dan fungsi BNI

Kiri-Kanan Wakil Direktur Utama BNI, Suprajarto dan Sekjen Kemendesa PDTT Anwar Sanusi menandatangani MOU untuk penyediaan segala kebutuhan transaksi keuangan di Kemendesa PDTT.

>> INVESTOR DAILY EDISI 2016 NO. 4315

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.CO.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online