ID190816

jumat 16 agustus 2019 2 INTERNATIONAL

Manjunath Kiran / AFP

sebesar Rp 33,8 triliun. Tetapi alokasi dana riset di tahun 2019 terbagi dalam 45 Kementerian/Lembaga (K/L). Ia mengatakan, dalam Undang-un- dang sudah ditetapkan bahwa alokasi dana untuk pendidikan berasal dari 20% anggaran belanja dalam APBN. Menkeu menjelaskan, produktivi- tas merupakan kemampuan untuk menciptakan nilai tambah dengan input yang sama. Namun, kontribusi produktivitas pada pertumbuhan Indo- nesiamasih sangat kecil. Produktivitas bisa muncul dengan adanya teknologi dan inovasi yang sangat erat kaitan- nya dengan ekosistem suatu negara. Penelitian tidak terlepas dari tingkat kualitas pendidikan. Ia meyakini bahwa pendidikan tidak hanya akan menghasilkan ma- nusia kompeten tetapi juga mencipta- kan peradaban. “Masyarakat bisa mengembangkan critical thinking da- tangnya dari keluarga dan pendidikan. Masyarakat harus bisa memikirkan solusi atas masalah melalui cara-cara yang ilmiah,” ucapnya. Adapun 43,7% dari total anggaran untuk riset tersebut digunakan untuk penelitian, sedangkan 56,3% sisanya untuk belanja operasional, jasa Iptek, belanja modal, serta pendidikan dan pelatihan. “Alokasi yang dipakai be- nar untuk penelitian saja lebih kecil dari aktivitas pendukung, itu harus diteliti dan dikaji apa ada yang salah,” katanya. Sri Mulyani mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebuda- yaan untuk menata alokasi pendidikan dan riset di Indonesia sehingga sektor penelitian bisa lebih baik. Pemerintah juga mendorong peran swasta dalam pengembangan riset. Sebab peran pihak swasta yang hanya 10% dalam pendanaan kegiatan riset di Indonesia. “Dari total belanja penelitian di Indo- nesia, itu 66% berasal dari pemerintah, sedangkan peranan swasta hanya 10%,”ucap Sri Mulyani. Hal ini jauh berbeda dengan berbagai negara yang tergabung dalam Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) karena 70% pendanaan riset diberikan oleh pihak swasta. “Ini menunjukkan adanya perbedaan, dominasi pemer- intah atau kurangnya par tisipasi swasta pasti ada penyebabnya,” ucap Sri Mulyani. Ia menilai rendahnya kontribusi pi- hak swasta adalah kurang menariknya insentif yang diberikan oleh pemerin- tah sehingga swasta tidak mengopti- malkan kebijakan keringanan pajak yang diberikan. Saat ini pemerintah berupaya mendorong insentif fiskal melalui superdeductable tax untuk perusahaan yang bersedia melakukan latan termasuk dua korban kerja paksa berbaris di pusat kota Seoul dalam hujan lebat, mendesak permintaan maaf tulus dari Jepang. “Adalah keinginan saya untuk mendengar permintaan maaf dari Abe sebelum saya mati,” tutur Yang Geum- Deuk, sekarang berusia 90-an. Unifikasi 2045 Perselisihan ini telah menimbul- kan kekhawatiran atas kerja sama keamanan sekutu AS tersebut, dalam menghadapi serangkaian uji coba Korea Utara rudal dalam beberapa minggu terakhir. Pemerintah Korea Utara dan pemerintah AS terlibat dalam proses diplomatik jangka pan- jang terkait program nuklir dan rudal Korea Utara. Setelah tiga pertemuan, sedikit kemajuan telah dibuat pada rencana denuklirisasi. Moon mengecilkan uji coba senjata oleh pemerintah Korea Utara baru-baru ini, mengikuti contoh Presiden AS Donald Trump. Ia meyakinkan pemerintah Korea Selatan memiliki kemampuan perta- hanan yang lebih kuat dan bekerja untuk mencegah meningkatnya ket- egangan diplomatik. “Tujuan utama dari tindakan ini adalah dialog, bukan konfrontasi,” tambahnya. Moon berjanji pada Kamis, dirinya akan memperkuat fondasi dengan tujuan mencapai perdamaian dan penyatuan pada 2045, meskipun masa jabatan tunggal lima tahunnya bera- khir pada 2022. Tetapi analis Shin Beom-Chul dari Asan Institute for Policy Studies menyebut klaim Moon tidak berarti. Menurutnya, akan sulit menghasilkan konsensus, mengingat iklim hubun- gan antar-Korea saat ini. Pemerintah Korea Utara baru-baru ini menolak Korea Selatan, mengata- kan pembicaraan nuklir akan berlang- sung ketat antara Korea Utara dan AS. Pihaknya juga menolak mengadakan dialog terpisah dengan Korea Selatan. Moon yang telah lama mendukung dialog dengan Korea Utara telah mendengungkan kerja sama ekonomi lintas batas sebagai insentif. Namun proyek yang diusulkan tersebut di- blokir di bawah sejumlah sanksi atas program senjata Korea Utara. (afp)

Oleh Grace Eldora  SEOUL – Presiden Korea Selatan Moon Jae-In menawarkan rekonsiliasi kepada pemerintah Jepang pada Kamis (15/8). Moon mengatakan siap bekerja sama jika pemerintah Jepang memilih langkah dialog.

Ia mencontohkan, saat ini ada atlet Lalu Muhammad Zohri yang berprestasi sampai ke tingkat inter- nasional. Namun, mereka bisa ber- prestasi karena upaya mereka sendiri bukan karena upaya negara. “Sekarang negara hadir untuk memfasilitasi, mengidentifikasi, dan memberikan pendidikan dan pengem- bangan diri bagi talenta talenta terse- but,” ucap Yanuar. Ia mengatakan, dalam penyusunan rancangan ini nantinya KSP dan Bappenas juga bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga terkait. Misal- nya untuk pengembangan ASN akan bekerja dengan Kementerian PAN-RB sedangkan untuk riset bekerjasama dengan Kemenristekdikti. “ Deadline grand design ini harus selesai bulan September,” ucap Yanuar. Ia mengatakan, Presiden Joko Widodo berencana meningkatkan alokasi dana di sektor pendidikan secara bertahap dalam lima tahun ke depan. Dana abadi pendidikan ini LPDP dinaikkan dari Rp 60 triliun ke Rp 100 triliun. Dana abadi riset dinaik- kan dari Rp 1 triliun ke Rp 50 triliun. Dana abadi kebudayaan dalam lima tahun ke depan akan dinaikan dari Rp 2 triliunmenjadi Rp 50 triliun. Presiden sudahmemerintahkan agar perguruan tinggi dapat dana abadi. Jumlahnya Rp 5 triliun dalam lima tahun menjadi Rp 50 triliun. “Fungsi dana abadi ini agar pergu- ruan tinggi kita mampu masuk ke 500 besar ranking. Saat ini hanya Universi- tas Indonesia, Intitut Teknologi Band- ung dan Universitas Gadjah Mada. Perguruan tinggi yang berpotensi untuk didorong masuk ke sana yaitu Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Intitut Teknologi 10 No- vember dan Universitas Airlangga,” jelas Yanuar. Terkait permasalahan stunting , Yanuar mengatakan, pemerintah dalam lima tahun terakhir telah menurunkan angka stunting dari 37% ke 30%. Namun target ini belum memuaskan. Sebab jika merujuk pada Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), negara yang cukup sehat adalah angka stunting tidak boleh lebih dari 20%. Permasalahan ini menjadi permasala- han jangka panjang. “ Stunting ini persoalan yang men- jadi salah satu prioritas. Sebab terjadi sejak anak dalam kandungan. Jadi target kampanye stunting har us dari ibu. Bagi pemerintah stunting ini diarusutamakan. Ini sudah di- masukan dalam alokasi dana desa,” ucap Yanuar. Kedua negara negara demokrasi dan ekonomi pasar tersebut jatuh dalam perselisihan lama tentang penggunaan kerja paksa oleh pemerintah Jepang di abad ke-20. Kedua negara berte- tangga tersebut terlibat dalam perang dagang yangmembuat keduanya saling mencoret dari daftar mitra dagang, sehingga meningkatkan kekhawatiran tentang rantai pasokan global. Itu terjadi setelah pemerintah Jepang memberlakukan pembatasan ekspor yang penting bagi raksasa teknologi seperti Samsung. Langkah ini mengikuti serangkaian putusan pengadilan Korea Selatan, yang me- merintahkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk membayar tenaga kerja pada masa perang. Tetapi Moon berusahamenurunkan ketegangan pada Kamis, dengan men- gatakan pemerintahannya bersedia bekerja sama dengan pemerintah Jepang untuk mengamankan perda- gangan yang adil dan kerja sama di wilayah tersebut. “Jika Jepang memilih jalur dialog dan kerja sama, kami dengan senang hati akan bergandengan tangan,” kata Moon, Kamis (15/8). Ini disampaikannya dalam pidato peringatan pembebasan Korea dari pemerintahan Jepang antara 1910-1945. Moonmengenakan pakaian tradisional Korea hanbok biru abu-abu pucat. Awal bulan ini ia sempat berjanji, negaranya tidak pernah dikalahkan lagi oleh Jepang dan bersikeras menyatakan Korea Selatan belum meninggalkan masa lalu. “Kami berharap Jepang akan me- mainkan peran utama bersama dalam memfasilitasi perdamaian dan kemak- muran di Asia Timur. Sementara itu merenungkan masa lalu yang mem- bawa kemalangan bagi negara-negara tetangganya,” lanjutnya.  Sambungan dari hal 1

India Rayakan Hari Kemerdekaan Seorang pria membonceng empat orang anaknya yang memegang balon dengan warna warni bendera India saat melintas dengan skuter di jalanan Vidhana Soudha di Bangalore, India, Kamis (15/8/2019).India merayakan hari kemerdekaannya yang ke 73 sejak memperoleh kemerdekaan dari Inggris 15 Agustus 1947.

tersebut, bangsa Indonesia harus dapat menyiapkan SDM unggul yang kompeten, profesional dan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi guna mengembangkan berbagai inovasi teknologi yang dapat menghasilkan berbagai produk dan teknologi yang memiliki daya saing tinggi di pasar global” ujarnya saat di- hubungi Investor Daily, Senin (12/8). Dia mengatakan, untukmendukung kemajuan bangsa dan negara, paling tidak terdapat tiga pilar utama pem- bangunan yang dapat dijadikan pon- dasi yaitu SDM unggul, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sumberdaya alam yang dapat diman- faatkan secara berkelanjutan. “Apabila SDM kita mampu men- guasai Iptek serta mampu mengelola dan memanfaatkan sumberdaya alam semaksimal mungkin secara berkelan- jutan, bukan mustahil Indonesia akan menjadi raksasa kekuatan ekonomi dunia, karena tidak banyak negara yang memiliki sumberdaya alam sekaya Indonesia” jelas dia. Dia mengatakan, ada beberapa tan- tangan yang dihadapi Indonesia untuk mengembangkan SDM terkait dengan persaingan ekonomi global. Pertama, pertumbuhan ekonomi global yang belum kuat dan stabil. Hal ini ditandai dengan semakin menurunnya harga komoditas dunia yang berkelanjutan dan belum terpenuhinya kebutuhan energi bahan bakar nasional terutama energi alternatif. Kedua, upaya untuk memperkuat daya saing industri, maritim dan pari- wisata yang dapat menyerap banyak lapangan kerja, peningkatan pereko- nomian dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Dia menilai industri Indonesia masih didominasi komoditas ekstraktif yang bernilai ekonomi rendah. Semen- tara untuk keunggulan komparatif Indonesia terutama produk dengan muatan teknologi tinggi dan menen- gah mengalami penurunan. “Sektor maritim belum termanfaatkan secara optimal karena keterbatasan kemam- puan teknologi pemanfaatannya,” jelasnya. Di sektor pariwisata, lanjut dia, juga masih terkendala adanya keter- batasan infrastruktur yang masih kalah daya saing dengan negara lain. Lalu, investasi juga diperlukan, untuk memperluas tingkat partisifasi masyarakat dalam pembangunan nasional untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya untuk peningkatan kesejahteraan bangsa dan negara guna mencapai target Visi Indonesia Emas 2045. Hal ini juga sebagai langkah un- tuk mewunjudkan Indonesia menjadi negara maju dengan PDB tertinggi di dunia. rencana untuk memungkinkan ek- stradisi ke daratan Tiongkok. Tetapi sejak itu berubah menjadi pang- gilan yang lebih luas dan terkadang panggilan keras, terhadap hak-hak demokratis. Gerakan ini merupakan tantangan terbesar bagi otoritas Tiongkok, sejak Hong Kong dikembalikan oleh pemerintah Inggris pada 1997. Pengembalian kedaulatan tersebut berada di bawah kesepakatan, me- mungkinkan terjaganya kebebasan yang banyak orang Hong Kong rasa- kan sedang terkikis. Saat ini, para aktivis tengah meren- canakan serangkaian aksi massa akhir pekan ini, dalam upaya menunjukkan perjuangan mereka masih mendapat dukungan publik secara luas. Terlepas dari adegan kekerasan yang terjadi selama aksi mengganggu aktivitas bandar udara. Pada Selasa (13/8), kekacauan me- letus di salah satu pusat transportasi tersibuk di dunia ketika para pemrotes secara fisik menghambat wisatawan menaiki pesawat. Pemrotes memeran- gi polisi anti huru hara danmenyerang dua pria yang mereka tuduh sebagai penyusup Tiongkok. (afp/eld)

magang. Tidak bisa pola sekarang, dengan sendirinya, beradaptasi den- gan Industri 4.0. Tetap harus ada terobosan signifikan. “Dibutuhkan pemikiran yang analitis, inovatif, dan strategi pembelajaran yang berbeda. Sekarang makin banyak blended teach- ing , tidak hanya tatap muka tetapi juga diselingi video conference ,” kata dia. Dia menambahkan, pembelajaran harus lebih aktif, bukan teacher centre, t api lebih pada learning creative . “Ini bersifat lebih aktif. harus kreatif oris- inil. Berbicara ekonomi kreatif bukan hanya seni, budaya tetapi kreaitifitas. bisakah kreatifitas penduduk Indo- nesi unggul terutama dair pelakunya sendiri,” ucap Bambang. Menurut dia, untuk ke depannya sekolah saja tidak cukup untuk buat SDM menjadi kompetitif. Kombinasi hard skill dan soft skill mau tidak mau menjadi keharusan. Itulah sebabnya pemerintah mendorong kebijakan keterampilan tenaga kerja. Misalnya magang harus jadi sarana untukmeny- iapkan siswa agar terserap di lapangan kerja. Selain itu, kebijakan yang men- dorong peningkatan proporsi tenaga kerja tersertifikasi kompetensi. “Sertifikat kompetensi itu penting untuk menunjukkan apa kebisaan si tenaga kerja. Dengan sertifikat kom- petensi, yang bersangkutan juga lebih mudah di-hire. Dengan sertifikat juga, upah juga lebih baik,” ucap Bambang Kebijakan lain, yaitu peningkatan retraining internal perusahaan. Hal ini akan menjadi lebih baik jika inisi- atifnya berasal dari perusahaan. Dan yang terakhir adalah kebijakan yang mendorong tenaga kerja yang siap beradaptasi dengan kemajuan digital. “Kursus-kursus menjadi penting, khususnya di bidang pengetahuan dig- ital. Coding jadi sumber kemampuan manusian beradaptasi dengan dunia Kepala BPPTHammamRizamenga- takan, untuk mendorong SDMunggul dan keluar dari negara berpenghasilan menengah, maka Indonesia harus bisa menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2036 dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar ketujuh pada 2045 dan mendorong perekonomian Indonesia tumbuh rata-rata 5,7% per tahun. Untuk mencapainya, Indonesia harus segera menyiapkan SDM ung- gul yang diharapkan dapat membawa Indonesia menjadi negara maju, sejahtera dan mandiri. Hammam menuturkan pengembangan SDM unggul bertujuan untuk mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi (Iptek) . “Dalam rangka mencapai tujuan digital,” tutur Bambang. Tingkatkan Pendapatan terakhir. Pemerintah AS menjadi semakin waspada oleh pasukan keamanan Tiongkok yang berkumpul di dekat perbatasan dengan Hong Kong. Se- mentara protes tidak menunjukkan tanda-tanda mereda dan pemerintah Tiongkok mengintensifkan intimidasi terhadap gerakan mendorong refor- masi demokratis. “Jutaan lapangan kerja hilang di Tiongkok ke negara-negara non-tarif lain. Ribuan perusahaan pergi. Tentu saja Tiongkok ingin membuat kesepa- katan. Biarkan mereka bekerja secara manusiawi dengan Hong Kong terle- bih dahulu!” tulis Trump via Twitter, Kamis (15/8). Ia menyampaikan saat terlihat indikasi awal kesepakatan perdagan- gan dapat terancam oleh bagaimana pemerintah Tiongkok bereaksi ter- hadap aksi protes. “Saya memiliki nol keraguan, jika Presiden Tiongkok Xi Jinping ingin dengan cepat dan manusiawi menyelesaikan masalah Hong Kong, dia dapat melakukannya,” lanjutnya. Ia menyarankan pertemuan prib- adi dengan Xi. Adapun protes Hong Kong dipicu oleh oposisi terhadap

suatu riset atau penelitian. Selain itu, perusahaan swasta tersebut juga akan mendapatkan pendidikan serta pelatihan vokasi dengan harapan pihak swasta bisa lebih aktif untuk men- dukung pendanaan riset di Indonesia. “Hal itu dilakukan agar menyeim- bangkan kontribusi dan peran dari pendanaan riset karena riset dari swasta biasanya muncul suatu insting wiraswasta atau problem solving yang nyata,” ucap Mantan Direktur Pelak- sana Bank Dunia ini. Tingkatkan Produktivitas Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi maka pemerintah harus meningkatkan kualitas SDM. “Manu- sia sebagai input dari proses produksi. Kalau manusia menjadi faktor pro- duksi, maka yang harus ditingkatkan adalah kualitas dari manusianya sendiri. Seperti apa SDM yang dihara- pkan agar perekonomian bisa berjalan lancar dan produksi benar benar maksimal,” ucap Bambang Brodjone- goro pada Forum Merdeka Barat di Kantor Bappenas, Rabu (14/8). Ia mengatakan, berdasarkan data Bank Dunia, Human Capital Index (HCI) Indonesia masih berada di angka 0,53 atau berada di peringkat ke-87 dari 157 negara. Angka itu menunjukkan posisi Indonesia lebih tinggi dibandingkan rerata negara lower middle income . Lebih rendah dibanding rerata negara upper middle income . Angka ini masih berada di bawah Singapura, yang sudah 0,88 dan Vietnam yang sudah mencapai 0,67. “Dengan melihat kondisi hari ini, maka manusia Vietman akan lebih produktif ketimbang Indonesia. Jika Indonesia dan Vietnammenghasilkan produk yang sama, maka kita kalah bersaing karena produktivitasnya lebih rendah,”ucap Bambang. Jika melihat data HCI , capaian pendidikan dan status kesehatan anak-anak Indonesia yang lahir saat ini diperkirakan 18 tahun kemudian hanya dapat mencapai 53% dari potensi produktivitas maksimum. Pemerintah berharap angkatan kerja Indonesia bisa kian dimaksimalkan produktivi- tasnya. “Kita harus menyiapkan sekarang supaya HCI ini harus naik sehingga anak yang lahir tahun depan punya kemampuan untuk mengoptimalkan produkitivitas lebih tinggi. Upaya yang dilakukan saat ini dampaknya ada yang langsung dan ada yang jangka menengah panjang,” ucap Bambang. Ia mengatakan, upaya pengemban- gan SDMdilakukanmelalui kolaborasi dalam dunia pendidikan untuk peny- usunan kurikulum dan penyediaan HONG KONG – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trumpmendesak pemerintah Tiongkok untuk menyele- saikan konflik kekerasan dengan pem- rotes demokrasi di Hong Kong secara manusiawi. Di tengah berkembangnya kekhawatiran bahwa pemerintah Tiongkok sedangmempertimbangkan intervensi langsung guna mengatasi krisis tersebut. Gambar yang diambil oleh AFP pada Kamis (15/8) menunjukkan ribuan personel militer Tiongkok melambai- kan bendera merah dan berparade di sebuah stadion olahraga di Shenzhen, kota yang tepat di seberang perbatasan Hong Kong. Puluhan pengangkut personel lapis baja dan truk pasokan juga di- parkir di dekatnya. Media pemerintah Tiongkok melaporkan pada pekan ini, unsur-unsur Polisi Bersenjata Rakyat (PAP) yang berada di bawah komando Komisi Militer Pusat sedang berkumpul di Shenzhen. Trump mengaitkan kemungkinan kesepakatan perdagangan bersama pemerintah Tiongkok untuk resolusi perdamaian, dengan kerusuhan politik yang telah mengguncang kota semi- otonom Tiongkok selama 10 minggu

“Kami berharap Jepang akan memainkan peran utama bersama dalam memfasilitasi perdamaian dan kemakmuran di Asia Timur.”

Moon Jae-In Presiden Korea Selatan

Menurutnya, ratusan ribu warga Korea yang dipaksa menjadi pekerja paksa oleh Jepang selama 35 tahun pendudukannya. Masalah ini menurut pemerintah Jepang telah diselesaikan berdasarkan perjanjian 1965, yang mendirikan kembali hubungan diplo- matik keduanya. Pada Kamis, ribuan warga Korea Se-

Makna SDM Unggul Kepala Staf KepresidenanMoeldoko menjelaskan makna SDM Unggul, IndonesianMaju yaitu Indonesia yang tidak ada satu pun rakyatnya tertinggal untuk meraih cita-citanya. Indonesia yang demokratis, yang hasilnya dinik- mati oleh seluruh rakyat. “Indonesia yang setiap warga nega- ranya memiliki hak yang sama di de- pan hukum. Indonesia yang mengua- sai ilmu pengetahuan dan teknologi kelas dunia, dan Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa dan negara dalam dunia yang semakin kompetitif,” ucap Moeldoko. Posisi Indonesia dalam indeks di tingkat internasional untuk menuju Indonesia Maju, menurut Moeldoko, memang masih jauh. Untuk itu harus dilakukan sejumlah program untuk mempersempit ketertingalan. “Korea Selatan memiliki SDA (sum- ber daya alam) terbatas karena negara empat musim, luas negara hanya 100.210 km², unggul karena mampu mengembangkan teknologi, menca- pai peringkat ke-15 (dari 144 negara) dalam Global Competitiveness Index ,” jelas Moeldoko. Ia mengatakan, fokus kerja Pe- merintahan Jokowi adalah peletakan pondasi pembangunan infrastruktur, percepatan pembangunan infrastruk- tur, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan ekonomi, dan pemban- gunanmanusia untuk IndonesiaMaju. “Untuk itu, diperlukan persprektif yang holistik dalam mempersiapkan SDM Unggul, Indonesia Maju. Dari KebijakanHulu, yang harus dilakukan, pertama, memastikan ketersediaan in- frastruktur. Kedua, perbaikan layanan kesehatan dan gizi. Ketiga, perbaikan kualitas pendidikan dan keterampilan. Keempat, link and match kompetensi SDM dengan kebutuhan industri,” ucap Moeldoko. Tingkatkan Anggaran Riset Secara terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan un- tuk meningkatkan anggaran riset. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM. Apalagi hal tersebut juga menjadi prioritas pembangunan dalam lima tahun kedepan. “Pemerintah sedang membentuk kultur masyarakat yang berpikiran kritis, salah satunya melalui pendidi- kan dan riset. Dana penelitian sudah dialokasikan pemerintah pada APBN 2019 dan diharapkan akan meningkat lebih banyak,” ucap Sri Mulyani, di Jakarta belum lama ini. Dalam APBN 2019, pemerintah su- dah meningkatkan alokasi dana riset menjadi Rp 35,7 triliun dari tahun 2018

Made with FlippingBook Online newsletter