ID161010

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL 21 >>

24 >>

13 >>

markets & corporate

profile

macro economics

CM

CM

CM

ALOKASI ASET YANG DINAMIS

MY

MY

MY

CY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

MY

CMY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

indonesia

senin 10 OKTOBER 2016

MEDIA HOLDINGS

16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

C

M

Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN

Setelah menggulirkan 14 paket kebijakan ekonomi, kata Lukita, pemerintah pada tahap berikutnya mulai fokus mendorong deregulasi di daerah. “Sebab, banyak hal yang sudah diputuskan di pemerintah pusat tidak berjalan maksimal, kar­ ena lokasi investasi ada di daerah,” ujarnya. Secara terpisah, Depar tment Head Macroeconomic and Financial Market Research Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan, per­ tumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini diperkirakan hanya 5%, pada 2017 sekitar 5,1-5,2%, dan pada 2018 di level 5,5%. Sedangkan inflasi tahun ini akan tembus 3,3%, tahun 2017 di level 4,2%, dan tahun 2018 sekitar 4,5-5%. Andry juga memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tahun ini dan tahun depan mencapai Rp 13.100, sedangkan pada 2018 di kisaran Rp 13.000-13.300. Tahun depan, kata dia, pertum­ buhan ekonomi akan ditopang be­ lanja pemerintah. Investasi swasta juga akan lebih baik. Ditambah lagi dampak program amnesti pajak baru terasa tahun depan, terutama dari dana-dana repatriasi. “Dana- dana repatriasi dapat meningkatkan likuiditas di pasar uang. Harga CPO dan batubara memang naik, tapi belum rebound ,” kata dia.

menggunakan uang sendiri yang sudah dideklarasi. Jadi, mereka bisa menghitung lebih cermat,” ujar Mirza di Jakarta, Jumat (7/10). Saat ini, menurut dia, harga ko­ moditas, seperti kelapa sawit, karet, dan batubaramulai membaik, terlihat pada perbaikan ekonomi di wilayah Sumatera maupun Kalimantan yang ekonominya berbasis komoditas. “Kondisi bisnis seharusnya lebih baik tahun depan karena ada ke­ pastian mengenai tax amnesty dan sisi permintaan,” ujar Mirza. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung menuturkan, dana repatriasi amnesti pajak hingga September 2016 mencapai Rp 137 triliun. Jika hingga akhir tahun ber­ tambah menjadi Rp 180-200 triliun, hal itu akan menaikkan rasio dana pihak ketiga (DPK) perbankan ter­ hadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 1,7-2%. Dana itu pun bersifat lebih permanen dibandingkan hot money aliran dana asing yang banyak masuk ke portofolio. Sukses amnesti pajak yang menaikkan basis pajak juga akan memberikan ruang fiskal yang lebih baik pada tahun depan. Sedangkan Sekretaris Menko Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo menjelaskan, pihaknya terus mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas fiskal dan moneter. Dengan demikian, eko­ nomi diharapkan dapat terus men­ ingkat pada 2017 dan 2018, ditopang oleh amnesti pajak dan investasi.

Y

Oleh Yosi Winosa dan Agustiyanti

CM

JAKARTA – Perekonomian Indonesia tahun depan lebih menjanjikan dan membaik. Sukses program amnesti pajak ( tax amnesty) telah menumbuhkan kepercayaan investor dan dunia usaha. Keberhasilan amnesti pajak juga akan memberikan ruang fiskal yang lebih baik, sehingga belanja infrastruktur bakal lebih agresif.

MY

CY

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

INFRASTRUCTURE

ist

Indonesia versi Bank Dunia tahun ini lebih rendah dari asumsi makro APBN-P 2016 sebesar 5,2%. Namun, proyeksi Bank Dunia tahun depan lebih tinggi dari ancar-ancar pemer­ intah. Dalam asumsi makro RAPBN 2017, asumsi pertumbuhan ekonomi dipatok 5,1%. Perbaikan Ekonomi Deputi Guber nur Senior BI Mirza Adityaswara menyebut tahun 2017 sebagai periode berlanjut­ nya perbaikan ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi dan bisnis akan lebih optimistis dan menjanjikan. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,1-5,5%. “Faktor utamanya adalah con- fidence dunia usaha dan investor. Kami yakin sekarang lebih baik setelah ada tax amnesty . Dunia usaha bisa mendesain perencanaan lebih baik, apakah mau ambil kredit atau

Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo, Department Head Macroe- conomic and Financial Market Research Bank Mandiri Andry As­ moro, ekonom BRI Akbar Suwardi, ekonom Kenta Institute Eric Sug­ andhi, analis Asjaya Indosur ya Securities William Surya Wijaya, dan analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee. Mereka dimintai pan­ dangan secara terpisah, di Jakarta, akhir pekan lalu, tentang gambaran perekonomian tahun ini, tahun de­ pan, dan pada 2018. Berdasarkan proyeksi BankDunia, perekonomian Indonesia pada 2016, 2017, dan 2018 akan tumbuh mas­ ing-masing 5,1%, 5,3%, dan 5,5%, lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan emerging economies sebesar 3,5%, 4,4%, dan 4,7%. Sedangkan ekonomi global diproyeksikan tumbuh 2,4%, 2,8%, dan 3%. (lihat tabel) Proyeksi pertumbuhan ekonomi

JAKARTA – Pelaku pasar saham akan mencermati laporan keuan­ gan emiten kuartal III-2016 pada perdagangan pekan ini, di samping rencana kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS ( Fed funds rate ). Indeks harga sahamgabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan dapat menem­ bus level 5.500, apabila rilis laporan keuangan emiten di atas ekspektasi investor. “Pelaku pasar masih menunggu rilis laporan keuangan emiten kuartal III-2016 untuk mulai ak­ tif kembali di pasar saham. Per­ gerakan IHSG pekan ini hingga level 5.500, jika rilis laporan keuangan emiten di atas ekspektasi investor. Dari faktor eksternal, investor juga masih menunggu hasil pemi­ lihan presiden Amerika Serikat,” kata analis Reliance Securities Kiswoyo Adie Joe di Jakarta, akhir pekan lalu. Ia menuturkan, fundamental eko­ nomi Indonesia cukup bagus, dengan Ekspor diprediksi lebih baik dari tahun ini karena bangkitnya harga komoditas. Konsumsi masyarakat membaik dan tetap menjadi motor pertumbuhan. Dampak paket ke­ bijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah akan terasa pada tahun depan yang bakal mendongkrak investasi. Kurs rupiah dan laju inflasi untuk tahun 2017 dan 2018 bakal tetap terkendali seperti level tahun ini. Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal terus men­ ingkat seiring kenaikan laba para emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan tetap derasnya aliran modal masuk ( capital inflow ). Demikian rangkuman pandan­ gan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara, Direktur Eksekutif Depar temen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung, Sekretaris Menko Oleh Rausyan Fikry

n Elvyn G Masassya

Pelindo II akan Batasi Penumpukan Barang di Priok PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II berencana membatasi waktu penumpukan ( long stay ) barang atau petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menjadi hanya satu hari dari yang saat ini tiga hari. Hal itu dalam upaya percepatan dwelling time di pelabuhan paling sibuk di Indonesia itu men­ jadi rata-rata 2,5 hari. >> 6

Bersambung ke hal 2

sentimen-sentimen global yang bernuansa negatif. “Dua di antara sentimen tersebut adalah rencana The Federal Re­ serve (The Fed) menaikkan suku bunganya tahun ini. Apabila The Fed jadi menaikkan suku bunga AS, pasar saham Indonesia bisa tertekan. Ada pula sentimen kasus Deutsche Bank yang belum tuntas,” ujar David di Jakarta, akhir pekan lalu. Rekomendasi Saham Untuk saham unggulan yang bisa dikoleksi investor pekan ini, dia merekomendasikan sahamUnilever Indonesia (UNVR), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA), dan Nippon Indosari Corpindo (ROTI). “Sektor barang konsumsi sebagai sektor yang defensif cenderung bakal men­ catatkan kinerja yang lebih bagus.

energy

Ekspor Mineral Mentah Tak Langgar UU Minerba Pemerintah mengklaim tak melanggar Undang-Undang No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara

tingkat inflasi hingga September lalu masih sangat rendah, tren suku bunga menurun, dan cadangan de­ visa (cadev) meningkat. PadaSeptember lalu, BPSmencatat, inflasi masih terkendali sebesar 0,22%, sehingga inflasi Januari-September 2016 hanya 1,97% dan inflasi year on year (yoy) sebesar 3,07%. Sementara itu, pemerintah menargetkan inflasi 4% dalam APBN-P 2016. “Oleh karena itulah, apabila rilis laporan keuangan emiten di atas ek­ spektasi pasar, IHSG berpotensi me­ nembus level 5.500. Ini merupakan level tertinggi yang dapat dicapai IHSG hingga akhir tahun. Namun, apabila kinerja emiten kuartal III-

dengan mengizinkan tiga jenis mineral mentah untuk kembali di ekspor.

>> 9

2016 di bawah ekspektasi, indeks berpotensi turun,” ujar dia. Pada Jumat lalu (7/10), IHSG turun 0,59% ke level 5.377,15, dengan asing mencatatkan net sell (penju­ alan bersih) saham Rp 760,3 miliar. Namun demikian, dari awal Janu­ ari 2016 hingga Jumat lalu, asing masih mencatatkan net buy (pem­ belian bersih) Rp 33,9 triliun. Pada Jumat lalu, indeks saham bursa-bursa lain di Asia juga mer­ osot. Indeks Nikkei Jepang, mis­ alnya, turun 0,23% ke 16.860,09.

MARKETS & CORPORATE

Sementara itu, analis First Asia Capital David Setyanto mem­ perkirakan, pergerakan IHSG pekan ini masih akan tertekan. Dia memprediksi indeks bergerak pada kisaran 5.300-5.480. Menurut David, saat ini belum ada sentimen kuat yang bisa mengerek IHSG, meski ekonomi dalam negeri cukup positif. Hal itu dikarenakan pelaku pasar masih mengamati

Kontrak Baru Waskita Precast Dekati Target PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 7,45 triliun sampai dengan 30 September 2016. Jumlah tersebut setara 94,3% dari

Bersambung ke hal 2

target NKB hingga akhir Desember tahun ini yang sebesar Rp 7,9 triliun.

>> 14

money & banking

Transmisi Penurunan Bunga Kredit Hingga Akhir 2017 Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) sebanyak empat kali mencapai 100 basis poin (bps) sepanjang semester I-2016, diperkirakan akan tertransmisi penuh pada akhir 2017. Suku bunga deposito telah turun 100 bps

NonotyangjugamantanKomisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menegaskan, tam­ bahanpungutan1,75%dari pendapatan kotor bagi lembaga penyiaran berba­ yar karena dianggap bundling dari layanan telekomunikasi jelas mem­ beratkan penyelenggara jasa layanan triple pay . Hal itu akan berimbas pada beban yang ditanggung konsumen, dengan membayar biaya langganan lebih mahal. Menurut dia, pendapatan yang diperoleh Kemkominfo seharusnya hanya berdasarkan izin yang dimiliki penyelenggara telekomunikasi ber­ dasarkan lisensinya. Artinya, karena ada dua izin dari layanan triple play , BHP bagi lembaga penyelenggara siaran TV hanya ditarik tarif PNBP berdasarkan zonasi saja. Satunya lagi, tarif PNBP dari BHP penyeleng­ gara layanan telekomunikasi dan data, dikenai berdasarkan persentase (1,75%) dari pendapatan kotor.

Indihome, dan Myrepublic. Chairman Mastel Institute Nonot Harsono mengungkapkan, Permen Kominfo 19/2012 se­ harusnya hanya mengatur BHP telekomunikasi, sehingga pungutan hanya berkaitan dengan penyeleng­ garaan telekomunikasi. Sedangkan layanan TV berbayar tidak bisa dikenai pungutan berdasarkan per­ men tersebut. Soalnya, ketentuan mengenai penyiaran TV berbayar sudah diatur Undang-Undang (UU) Penyiaran dan PP 80/2015, yang dikenakan berdasarkan zonasi. “Permen 19/2012 hanya mengatur penyelenggaraan telekomunikasi. Jadi, tidak termasuk penyiaran, kar­ ena penyiaran itu sudah diatur UU Penyiaran. Kalau pun masuk juga ke ranah penyiaran, itu mestinya tidak bisa disebut bundling , karena ranahnya berbeda. Jadi, Kemkom­ info harus memilah itu, sehingga tidak membebani penyelenggara telekomunikasi,” kata Nonot Har­ sono kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (7/10).

atas BHP telekomunikasi 0,5% dan iuran kewajiban pelayanan universal ( universal service obligation /USO) 1,25%. Namun, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Per­ men Kominfo) No 19 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif atas PNBP dari Pungutan BHP Telekomunikasi, juga men­ etapkan adanya ketentuan bund- ling (Pasal 7 Ayat 2). Pemerintah menganggap layanan siaran TV oleh penyelenggara layanan triple pay merupakan bundling dari layanan data (telekomunikasi). Alhasil, mereka dikenai dua kali tarif, yakni tarif berdasarkan zonasi untuk siaran TV, ditambah 1,75% dari pendapatan kotornya. Akibatnya, berdasarkan PP yang sama, penyelenggara triple pay harus membayar sebanyak tiga pungutan hanya untuk dua objek layanan. Rinciannya, BHP siaran TV ditarik dua pungutan tarif PNBP, yakni berdasarkan zonasi siaran TV dan persentase 1,75% dari pendapatan

Oleh Emanuel Kure

JAKARTA – Penyelenggaraan industri telekomunikasi di Tanah Air sedang menuju babak baru berupa peningkatan tiga layanan sekaligus dalam satu paket ( triple play) , meli­ puti televisi (TV) kabel, telepon, dan akses internet. Ironisnya, industri layanan model ini justru mulai ter­ ancam di tengah pertumbuhannya karena pemerintah memberlakukan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP) berganda. Peraturan Pemerintah (PP) No 80 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Kementerian Komunikasi dan In­ formatika (Kemkominfo) menyebut­ kan, tarif PNBP dari biaya hak penyelenggaraan (BHP) bagi lem­ baga penyelenggara siaranTVditarik berdasarkan zonasi. Sedangkan tarif PNBP dari BHP penyelenggaraan layanan telekomunikasi (dan data) dikenakan berdasarkan persentase (1,75%) dari pendapatan kotor, terdiri

selama Januari-Agustus 2016, sedangkan suku bunga kredit baru turun 52 bps.

>> 23

n Nonot Harsono

kotornya. Satu tarif PNBP lagi juga ditarik pemerintah dari BHP layanan telekomunikasi (dan data) berdasarkan persentase 1,75% dari pendapatan kotornya. Di Indonesia, pemain triple play terdiri atas First Media (Link Net), Biznet, MNC Play,

Bersambung ke hal 11

>> Investor Daily EDISI 2016 No. 4451

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.id

Made with FlippingBook flipbook maker