ID171123

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

ALOKASI ASET YANG DINAMIS 13 >> 5 >> Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL 16 >> 16 >>

6 >> 23 >>

money & banking infrastructure

markets & corporate telecommunication

lifestyle & sports lifestyle & sports

M

CM

CM

CM

Y

MY

MY

MY

Y

CY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

Investasi dalam reksa dana mengandung r membaca dan memahami isi prospektu untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kin merupakan indikasidarikinerjamasayang PTCiptadanaAssetManagementterdaftardan +62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

CMY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

K

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

indonesia PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM indonesia PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM MEDIA HOLDINGS MEDIA HOLDINGS

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017 kamis 23 november 2017

PF_SquareAds

Investor Daily/ist

C

C C M M Y Y

Reksa Dana CIPTA Presiden Saksikan Penyaluran KUR BRI Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Supr j rto (dua dari k nan) berfoto bersama tiga penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BRI di hadapan Presiden Joko Widodo, Duta Bes r Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana dan Konjen RI untuk Kuching J har Gultom di Stadium Perpaduan, Kuching, BRI menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 71,2 Triliun, sementara Oktober 2017 lalu realisasinya telah mencapai 84,7%. Berita di halaman 24. C M Y MY CY CMY K

C

C

Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY Reksa Dana CIPTA BOND

M

Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN R CIPTA DANA CASH KEAMANA DAN LIKUIDITAS

M

M

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa dana mengandun membaca dan memahami isi prospek untuk berinvestasi dalam reksa dana. merupakan indikasidarikinerjamasayan PTCiptadanaAssetManagementterdaftard +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing. Malaysia, Rabu (22/11). Hingga akhir 2017, Bank

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, Mochtar yakinekonomi Indone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

CM

CM CM MY MY CY CY

Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM

MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA ELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO

MY

www.ciptadana.com www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

CY

CY

+62 21 2557 4883 +62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883 +62 21 2557 4883

www.ciptadana.com www.ciptadana.com

MY

CMY CMY

+62 21 2557 4883

MY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan Inv stasi dalam reksa dana mengandung ri iko.Calon pemodal wajib membaca dan mem ha i isi prospektus sebelum mem tus untuk beri vestasi lam r ksa dana. Kinerja m sa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan Investasi dal m reksa d na mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum em tus unt k berinvest i lam reksa d na.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

K K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

macro economics

IST

Bersambung ke hal 11

n Mochtar Riady

Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

C

C

Oleh Yosi Winosa

Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY

M

M

Investor Daily/David Gita Roza

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. Oleh Hari Gunarto dan Rangg Prakoso JAKARTA – Holding BUMN pertambangan di bawah PT (Persero) Indonesia Asahan Alumunium (Inalu ) membidik pendapatan minimal sebesar US$ 22 miliar pada 2025 atau 16 kali lipat dari posisi saat ini sebesar US$ 1,41 miliar. Pemerintah juga berambisi membawa holding ini masuk dalam jajaran Fortune 500 Global. merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak +62 21 2557 4883 Y CM MY CY CMY K

Y

CM

INdUSTRIeS n Agus DW Martowardojo MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA

MY

CY

Harga IPO Rp 290, Wika Gedung Raup Dana Rp 832,8 Miliar PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk meraup dana sebesar Rp 832,8 miliar dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Perseroan PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal eNeRGy sudah merampungkan masa bookbuilding dan menetap- kan harga IPO sebesar Rp 290 per saham. Pembiayaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 44 triliun atau sekitar US$ 3,3 miliar. Jaga Profitabilitas, Bank Harus Selektif Ekspansi Bisnis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bertindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, untuk pemban- gunan proyek Jaringan Serat mONey & BaNKING mencatat, dalam lima tahun terakhir kinerja perbankan cenderungmelambat baik dari sisi penghimpunan dana maupun kredit. Di sisi lain, persaingan yang ketat menyebabkan profitab- ilitas bank juga ikut menurun. Oleh karena itu, untukmenjaga profitabilitas, perbankan harus selektif dalam ekspansi bisnis. Optik Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. money & banking >> 13 >> 24 >> >> 9 BI: Pemulihan Ekonomi Berlanjut dan Lebih Merata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengatakan, meski tidak sekuat yang diperkirakan, pemulihan eko- nomi Indonesia dalam tiga tahun ini terus Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 trili n). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farmasi nasional sebesar US$ 5,5 mili r. “Penggunaa obat generik terus meningkat setiap t hunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftarda diawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com berlanjut dan berlangsung secara lebih merata. Hal ini dinilai positif bagi pertum- buhan ekonomi pada tahun mendatang. Intern tional Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 21 >> 8 markets & corporate

CMY

Investor Daily/PRIMUS DORIMULU

Demikian rangkuman wawan- cara Investor Daily dengan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo, Research Analyst Danareksa Lucky Bayu Purnomo, serta Head of Industry and Regional Research Department Office of Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dendi Ramdani di Jakarta, Rabu (22/11). Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berba ding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pa a harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. Bersambung ke hal 11 (masing-masing 65%) serta men- guasai seluruh saham seri A di tiga BUMN tersebut. Hal tersebut mengacu pada PP No 72 Tahun 2016. Dalam PP ini juga disebut bahwa Inalummendapatkan kebijakan khusus negara atau pe- merintah, termasuk dalam hal pen- gelolaan sumber daya alam dengan perlakuan tertentu sebagaimana diberlakukan bagi BUMN (persero). Sedangkan terkait perubahan kepemilikan, berdasarkan peraturan Bapepam-LK No IX.H.1, PT Inalum tidak perlu melakukan tender offer terhadap PT Antam, PTBA, dan PT Timah karena p nge dalian masih dipegang pemerintah sebagai ulti- mate shareholder. Budi Sadikin mengungkapkan pula perbed an perusahaa negara dan BUMN. Menurut dia, BUMN pasti perus ha n negara, sedangkan perusahaan negara belum tentu BUMN. Dalam kasus Inalum ini, sebelum holding , tiga emiten BUMN dikuasai langsung oleh pemerintah. Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 9

K

Martabe, Sumatera Utara, dengan estimasi nilai transaksi US$ 1,5 miliar. Tiga perusahaan itu mengikuti langkah pemain nikel Tiongkok yang berbondong-bondong masuk Indonesia sejak 2014, seiring ber- lakunya larangan ekspor mineral mentah. Kebijakan itu membuat industri nikel Tiongkok kesulitan bahan baku. Hingga kini, berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), total investasi Tiongkok di industri smelter nikel mencapai US$ 18 miliar dan bakal membengkak menjadi US$ 23 miliar, menyusul langkah beberapa perusahaan membangun pabrik baja tahan karat ( stainless steel ), produk hilir nikel. Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandar mengatakan, industri logam nasional sangat menarik di mata investor asing, terutama Tiongkok. Industri ini sangat po- Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21 Sedangkan manfaat bagi pemerin- tah, kata Budi Sadikin, BUMN dapat dikendalikan secara efektif dengan span of control yang tidak terlalu panjang. Negara juga akan memper- oleh kenaikan pemasukan melalui dividen, pajak, dan royalti. “Selain itu, tercipta optimalisasi pengeloaan SDA Indonesia oleh perusahaan BUMN dan peningkatan nilai tam- bah komoditas melalui pelaksanaan hilirisasi,” kata dia. Bagi masyarakat, pembentukan holding akan mendorong ekspansi usaha agar menciptakan lapangan WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang itas,” kata Budi, yang juga mantan Dirut PT Bank Mandiri Tbk ini.

JAKARTA – Tiga perusahaan Tiongkok berencana investasi senilai US$ 2,5 miliar di industri logam Indonesia. Mereka adalah Nanshan Aluminium, Shandong Gold Group, dan China Nonfer- rous Metal Industr y’s Foreign Engineering and Construction Co (NFC). Nanshan berencana membangun pabrik pemurnian dan pengolahan ( smelter ) bauksit menjadi alumina di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, dengan invetasi US$ 859 juta. Se- mentara itu, NFC berniat membeli 51% saham PT Dairi Prima Mineral, anak usaha PTBumi ResourcesMin- erals Tbk (BRMS) yang menggarap bisnis pertambangan seng, senilai US$ 200 juta, di Dairi, Sumatera Utara. Selanjutya, Shandong Gold Group membidik saham EMR Capital, pemilik tambang emas di “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Oleh Rahaje g Kusumo dan Ridho Syukra Budi Sadikin menyatakan, ada sejumlah manfaat dari pembentukan holding pertambangan. Bagi Inalum selaku holding , langkah ini akan mendorong efisiensi biaya, men- ingkatkan kapasitas finansial dan akses pendanaan, serta terciptanya skala bisnis untuk bersaing di re- gional dan internasional. “Tujuan lain adalahdiversifikasi produk agarmem- buat perusahaan lebih kuat dalam menghadapi volatilitas harga komod- Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. Hal itu diungkapkan oleh Direk- tur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin dalam pertemuan dengan Forum Pemred di Jakarta, Selasa (21/11) malam.

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24. Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin (dua dari kanan) bersama Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, Direktur Utama PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) Tbk Arviyan Arifin, CEO PT Aneka Tambang (Persero) Tbk Arie Prabowo Ariotedjo.

JAKARTA – Laju inflasi tahunan yang ideal bagi Indonesia untuk jangka menengah dan panjang sebesar 3%. Level tersebut telah memper timbangkan str uktur perekonomian saat ini serta tren nilai tukar rupiah dan suku bunga. Level inflasi ideal adalah yang mencerminkan permintaan yang tanpa terdistorsi oleh permasalahan dari sisi penawaran, seperti biaya transpor tasi dan logistik yang tinggi serta struktur pasar yang oligopolistik dan monopolistik. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingka periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% enjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untu kan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). Oleh Hari Gunarto realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. PT Antam Tbk sebesar 65%, PTBA sebesar 65,02%, dan 65% saham PT Timah. Setelah pembentukan holding , saham seri B milik pemer- intah di tiga emiten itu dialihkan kepada PT Inalumsebagai tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau inbreng. Artinya, setelah terbentuk hold- ing , pemerintah melalui Inalum menguasai saham seri B di tiga emiten tersebut sesuai persentase

KOnTRaK baRu beRLiMPaH kerja baru, di samping mendukung danmencipt k indust i k cil baru. Manfaat lain adalah mendorong efisiensi harga produk. “ Holding juga berfungsi untuk mendorong pembangunan, pendapatan, dan tata kelola pembangunan daerahmelalui pengembangan industri pertamban- gan,” kata Budi.

Sebelum pembentukan holding , pemerintah menguasai saham seri B di tiga emiten BUMN, yakni di

Oleh Rausyan Fikry

tensial, karena ditopang stok bahan baku yang melimpah. Menurut dia, Tiongkok membu- tuhkan bahan baku logam untuk keperluan industri. Pelarangan ek- spor mineral mentah yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir mendorong investor Tiongkok masuk Indonesia. “Investor menilai potensi industri logam nasional besar sekali, karena mereka juga butuh bahan baku. Ap- alagi, sekarang sulit mendapatkan bahan baku, mengingat sejumlah negara juga sudah melarang ek- spor mineral mentah. Di sisi lain, kita punya bahan baku dan pasar,” kata Haris kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini. Saat ini, menurut Haris, keban- yakan investor asing masih masuk di sektor pengolahan hulu. Mereka belumbanyakmasuk industri antara dan hilir. JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga perteng han Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meni gkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada ku rtal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukuka kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realis si per khir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realis si sep njang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Re lisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 ri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 2

>> Investor Daily EDISI 2017 No. 4774 I e IsI n . 588 I

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812 t l D sI: (021) 29957500, Ikla : (021) 29 5750 , sIrkulasI: (021) 8280 , layanan pelang an: (021) 29 5 75 , fax. (021) 520 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan) > harga eceran rp 6.50 (berlang anan rp 120. /bulan)

www.investorindonesia.co.id w .InvestorInDonesIa.co.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online