SP171108

Suara Pembaruan

28

Rabu, 8 November 2017

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bekasi

[ B EKA S I ] A n g g o t a D e t a s e m e n K h u s u s (Densus) 88 Antiteror me- nangkap pria bernama Riski Anggara alias RA (25) di rumah kontrakan, Jalan Yamin RT 01/RW 06, Ke l u r ahan Cimun i ng , Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Senin (6/11) dini hari. RA dibekuk atas dugaan terkait terorisme de- ngan kelompok ISIS. Menurut keterangan warga sekitar, terduga tero- ris RA dibawa anggota Densus 88 sekitar pukul 04.00 WIB, sebelum azan subuh. RA mengontrak di ru- mah kon t r akan mi l i k Junaedi. Saat penangkapan, pemilik kontrakan diberita- hu untuk memasuki rumah kontrakan RA. "Kami diberitahu sebe- lum subuh (saat penangkap- an), tidak ada barang yang dibawa," ujar Junaedi, pe- milik kontrakan rumah RA, Rabu (8/11). Di dalam kontrakan, RA tinggal bersama istri dan dua anaknya yang masih bocah. Menurutnya, RA ba- ru menempati rumah kon- trakan tersebut selama se- [JAKARTA] Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa meminta seluruh jajaran polisi lalu lintas (Polantas) dari Polda, Polres dari berbagai fungsi untuk tidak melakukan in- tervensi aturan. Hal itu disampaikannya saat workshop Modernisasi P o l a n t a s S e b a g a i Imp l eme n t a s i Ta h u n Keselamatan&Kemanusiaan wujud menuju polantas yang Promoter di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara pada Rabu (8/11). Royke menga t akan meski tingkat kepuasan m a s y a r a k a t k e p a d a Polantas ada peningkatan namun pihaknya masih ha- rus berbenah diri. "Jangan ada nembak STNK, SIM itu wajib ujian, Tidak boleh di intervensi oleh kerabat dan keluarga semua harus mematuhi prosedur yang berlaku,” ujar Royke. Dikatakan, masih ada tiga masalah utama dalam institusi Polantas saat ini

KTP

jang (bujangan) pernah be- kerja di rumah Jari, orang- tua kiai Madrais," tutur- nya. Orangtua Madrais, kata dia, asli warga Buni Bakti, Babelan. "Sudah turun-te- murun, tinggal di sini," ka- tanya. Keluarga ini, dikenal warga sekitar sebagai tuan tanah, memiliki tanah dan sawah yang luas. "Bangunan masjid dan pondok pesantren, berada di tanah keluarga pak kiai (Madrais), ada satu lagi pondok pesantren yang lo- kasinya agak jauh dari ru- mah Pak Kiai," ungkap- nya. Pondok pesantren ini berjarak sekitar satu kilo- meter dari kediaman KH Madrais. Lokasinya yang tertutup pintu gerbang, ti- dak semua orang bisa ma- suk ke tempat ini. [160]

Carmin yang juga Ketua RT 14 mengatakan, keluar- ga KH Madrais Hajar tidak pernah membuat surat ke- pengurusan administrasi kependudukan melalui RT. "Biasanya, langsung ke ke- camatan tanpa melalui RT, RW," imbuhnya. Pernah satu ketika, dia diminta petugas Kecamatan Babelan, untuk menyerah- kan KTP elektronik milik KH Madrais Hajar. Padahal, pengurusan KTP tersebut tidak melalui tahapan dari RT dan RW. "Kayaknya langsung ke kecama t an (mengu r us KTP-nya)," ucapnya. Meski begitu, dia tidak kecewa dengan sikap kelu- arga Madrais ini karena per- nah memiliki hubungan kerja dengan orangtua Madrais yang bernama Jari. "Dulu, saya masih la-

ANTARA/RISKY ANDRIANTO Personel Pus Labfor Polresta Bekasi mengevakuasi pelaku teror yang berhasil dilumpuhkan saat simulasi penanganan teror di kawasan Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

pekan dan mengaku sebagai pedagang asinan keliling. Berdasarkan informasi yang diterima, RA merupa- kan warga Kebumen, Jawa Tengah. Kapo l r es t ro Bekas i Kota Kombes Pol Hero Bachtiar membenarkan pe- n a n g k a p a n t e r s e b u t . Namun, ia enggan meme- rinci lebih lanjut perihal pe- nangkapan tersebut. "Iya a d a p e n a n g k a p a n d i Mustikajaya," ujarnya ke- pada wartawan.

Sebelumnya di Bekasi juga, warga dihebohkan de- ngan penangkapan istri gembong teroris Filipina Omarkhayam Maute yang bernama Minhati Madrais. Keluarga Minhati tinggal di Buni Bakti, Kecamatan B a b e l a n , K a b u p a t e n Be k a s i , J awa Ba r a t . Omarkhayam merupakan petinggi ISIS di Marawi, Filipina yang tewas sejak pertengahan Oktober lalu setelah terjadi serangan mi- liter dari pasukan Filipina. perlu ditingkatkan Polri adalah peningkatan kiner- ja, perbaikan kultur, dan manajemen media konven- sional maupun sosial. "Kita kumpul untuk berdiskusi diberikan arahan dan mate- ri tentang isu-isu penting yang kita perlukan mem- perbaiki kinerja Polri. Kita juga akan launching mobi- le Samsat dan contact cen- ter agar masyarakat terla- yani dengan cepat di bi- dang kelalulintasan,” tutur Royke. Sebanyak 1.504 orang jajaran Kasatlantas dari se- luruh wilayah Indonesia ha- dir dalam kegiatan ini. Workshop hari melibatkan narasumber eksternal mulai dari pakar transportasi, tek- nologi informasi, dan mana- jemen serta narasumber in- ternal Dirgakum, Dirkamsel, Kabagrenmin, Kabagops, Kabag TIK. Kapo l r i Jenderal Tito Karnavian ju- ga direncanakan akan mela- unching mobile samsat pada Kamis (9/11) besok. [C-7]

Seperti diberitakan SP, Selasa (7/11), tak ada akti- vitas di kediaman rumah orangtua Minhati Madrais, KH Madrais Hajar, yang beralamat di RT 14/RW 08, Desa Buni Bakti, Babelan.

Kakorlantas Minta Polantas Tidak Intervensi Aturan

SP/CARLOS ROY FAJARTA BARUS

Royke Lumowa

yang masih perlu perbaik- an fundamental yakni tin- dakan koruptif, penyelesai- an perkara laka lantas, dan quick respons time . "Peningkatan pelayan- an publik, profesionalisme gakkum (penegakkan hu- k u m ) , m a n t a p k a n Harkamtibmas (laka, lang- gar, macet). Minimalisir perilaku koruptif, hilang- kan arogansi kekuasaan, hilangkan kekerasan ekse- sif," tuturnya. Tiga hal utama yang

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online