SP200715-P

Rabu, 15 Juli 2020

20

Suara Pembaruan

Autopsi Jenazah Pelaku Pelecehan 305 Anak Perempuan Rampung

dan M.

[JAKARTA] Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah menyelesai- kan autopsi jenazah warga negara asing (WNA) yang diduga tewas akibat bunuh diri di sel tahanan Polda Metro Jaya.

“Saksi NJ yang merupa- kan orang tua korban menda- pat laporan dari anaknya (kor- ban). Bahwa korban diajak untuk mengantar pelaku pipis d i gang menu j u PAUD Anggrek Hijau, mendengar hal tersebut saksi langsung mengejar pelaku,” kata Kanit Re s k r im Po l s e k Me t r o Menteng Kompol Gozali Luhulima, Selasa (14/7). Orang tua korban dibantu seorang warga sekitar berna- ma Adi menangkap DS di Jalan Raya Menteng Jaya. Selanjutnya, orang tua korban membawa DS menuju Polsek Metro Menteng guna pemeriksaan lebih lanjut ter- kait tuduhan kekerasan seksu- al terhadap anak di bawah usia. “Berdasarkan keterangan korban, sebelumnya korban sudah pernah diajak pelaku melakukan hal tersebut pada Kamis, 9 Juli 2020 pukul 16.30 WIB,” kata Gozali men- jelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan Polisi terha- dap korban. Lebih lanjut, kasus ini di- limpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dan ditangani o l e h U n i t P e l a y a n a n Perempuan dan Anak (PPA). [Ant/BAM/W-11]

"Proses autopsi jenazah sudah selesai tadi malam, Senin (13/7)," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti, di Jakarta, Selasa (14/7). Proses autopsi jenazah WNA Prancis, Francois Abello Camille alias FAC ali- as Frans alias Mister (65), di- lakukan melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia. Tim forensik mengumpul- kan data pendukung untuk pe- nyelidikan polisi pada bagian luar jasad Francois. Namun, hasil pemeriksaan jenazah pelaku pelecehan sek- sual terhadap 305 korban dari kalangan anak-anak tersebut akan diumumkan langsung oleh tim penyidik. "Hasil pemeriksaannya ki- ta tunggu kabar dari pimpin- an, tetapi nanti hasilnya akan diumumkan oleh penyidik," ujarnya. Tersangka Mister, pelaku kasus dugaan eksploitasi dan pelecehan seksual terhadap [ J A K A R TA ] D i n a s Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menyebutkan masih ada kursi sekolah yang tersisa bagi siswa seusai proses pene- rimaan peserta didik baru (PPDB) 2020. "Pada penutupan PPDB dan tahun ajaran sekolah sudah di- mulai, ada kursi yang tidak teri- si," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dalam rapat di Komisi E di Gedung Baru DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/7). Nahdiana dalam paparan- nya menyampaikan, untuk tingkat sekolah dasar dari da-

305 anak perempuan tidak menunjukkan gelagat atau pe- rilaku aneh sebelum bunuh diri. Ia melilit kabel ke leher- nya, di ruang tahanan Polda Metro Jaya. "Tidak ada yang aneh, ti- dak ada," ujar Wakil Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Ervin, Selasa (14/7). Dikatakan, petugas juga tidak mendengar adanya suara berisik atau teriakan dari da- lam sel. "Tidak ada (suara be- risik)," ungkapnya. Sebelumnya, Francois di- jerat Pasal 81 juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak atas per- buatan itu. Dia ditemukan petugas pi- ket sel tahanan Mapolda Metro Jaya dalam kondisi le- her terjerat kabel pada Kamis (9/7) dalam keadaan hidup. Petugas berupaya meno- long nyawanya dengan mem- bawanya ke RS Polri Kramat Jati. Setelah tiga hari menja- lani perawatan, tim medis me- ya tampung 99.392 terisi 92.726, tercatat 6.666 kursi kosong atau 6,71%. Tingkat sekolah mene- ngah pertama (SMP), dari da- ya tampung 79.075, terisi 78.453 dan terdapat kursi ko- song sebanyak 622 kursi atau sebesar 0,79%. Kemudian tingkat seko- lah menengah atas (SMA), dari daya tampung 31.964 te- risi 31.739, tercatat ada kursi kosong 225 atau 0,07%. Adapun untuk jenjang se- kolah menengah kejuruan (SMK) dari daya tampung 19.233 terisi 18.988, ada 245

ANTARA/Adam Bariq Kapolda Metro Jaya Nana Sujana (tengah) bersama Menteri Sosial Juliari Batubara (kedua kiri) menunjukkan barang bukti kasus eksploitasi sek- sual terhadap anak yang dilakukan tersangka Francois Abello Camille di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). Selain menangkap ter- sangka yang merupakan WNA asal Prancis, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kamera dan hasil video rekaman gambar korban yang diduga sebanyak 305 anak.

nyatakan Francois tewas pada Minggu (12/7) pukul 20.00 WIB. Kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dan menahan tersangka lantaran diduga mengeksploitasi dan melaku- kan kekerasan seksual terha- dap anak di bawah umur, di

sejumlah hotel, di bilangan Jakarta Barat. Pelaku Pedofilia Sementara itu,anggota Polsek Metro Menteng meng-

amankan pria berinisial DS (30). Ia ditangkap oleh warga di Jalan Menteng Raya karena diduga terlibat kekerasan sek- sual terhadap dua anak beru- sia tujuh tahun, yakni JNS

Dua Pekan Lagi, Tak Bermasker di Bogor Didenda Rp 150.000

PPDB 2020 Disdik DKI: Masih Ada Kursi Tersisa

kursi kosong atau 1,27%. Nahdiana mengatakan, kursi kosong tersebut tidak terdapat di semua sekolah, te- tapi di beberapa sekolah di kawasan-kawasan yang dekat perkantoran dan di Kepulauan Seribu. "Terutama untuk jenjang sekolah dasar karena sudah ti- dak banyak yang berusia itu, masuk SD di kawasan itu," katanya. Nahdiana mengatakan, kursi kosong tersebut nanti- nya akan dimanfaatkan untuk siswa yang ingin mutasi seko- lah pada pergantian semester

tahun ajaran. Karena itu dia menyatakan tidak mempubli- kasikan hal itu saat ini. "Kami nanti publikasi pa- da semester berikutnya," ujar- nya. Kekosongan kursi itu sen- diri dipertanyakan oleh Ketua Komisi E Iman Satria lantaran banyaknya siswa yang terken- dala masuk sekolah karena proses PPDB itu. "Ini kenapa ada kursi ko- song, sedangkan kemarin kita lihat banyak siswa yang bere- but untuk bisa mendaftar," ujar Iman menambahkan. [Ant/W-11] Sambil menyusun berkas perkara, polisi juga masih memburu delapan orang ke- lompok John Kei yang masih buron atau masuk daftar pen- carian orang (DPO). "Masih dikejar. Masih kita lakukan pengejaran," katanya. Sebelumnya diketahui, kelompok John Kei melaku- kan penyerangan dan peru- sakan di rumah pamannya Nus Kei, di Cluster Australia, Minggu (21/6). Seusai meru- sak, pelaku keluar sambil me- nabrak gerbang perumahan dan melepaskan tujuh kali tembakan. Selain menyerang kedi- aman Nus Kei, kelompok John Kei juga melakukan penganiayaan terhadap anak buah Nus Kei, di Jalan Kresek Ra y a , Du r i Ko s amb i , Cengkareng, Jakarta Barat. Korban Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin me- ninggal dunia, sementara re- kannya Angky mengalami lu- ka-luka akibat sabetan senjata tajam. [BAM/W-11]

Polisi Susun Berkas Perkara Kelompok John Kei 8 Orang Masih Belum Berhasil Ditangkap

[JAKARTA] Penyidik Polda Metro Jaya tengah menyusun berkas perkara tersangka John Kei dan kawan-kawan, terkait kasus penyerangan di kediam- an Nus Kei, di Perumahan Green Lake, Cipondoh, Kota Tangerang dan penganiaayan,

di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. "Iya sambil berjalan sam- bil melengkapi (berkas perka- ra) semuanya," ujar Kepala B i d a n g H u b u n g a n Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri

Yunus, Selasa (14/7). Dikatakan, penyidik su- dah cukup melakukan peme- riksaan terhadap saksi-saksi, dan tinggal menyelesaikan pemberkasan. "Iya sudah cu- kuplah. Sudah rekonstruksi juga," ungkapnya.

SP/Joanito De Saojoao Polisi memeriksa pengendara kendaraan dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di perbatasan Jakarta Timur dengan Cimanggis Depok, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Jumat (10/4). Petugas mengimbau agar pengendara memakai masker dan juga menerapkan aturan membawa pe- numpang dalam berkendara dalam pelaksanaan PBB di DKI Jakarta.

[BOGOR] Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor akan menerapkan san- ksi Rp 150.000 bagi warga yang tak mengenakan masker di tempat umum. Wakil Wakil Kota Bogor Dedie A Rachim saat dikon- firmasi mengatakan, sanksi tersebut akan mulai diterakan pada 27 Juli 2020. "Seperti yang disampai- kan Pemprov Jawa Barat, denda Rp 100.000 hingga Rp 150.000 bagi yang tidak ber- masker di tempat umum. Denda ini akan diberlakukan mulai 27 Juli 2020 di seluruh wilayah Jawa Barat," kata Dedie, Selasa (14/7). Dedie yang juga Ketua GTPP Covid-19 Kota Bogor menyebutkan, sanksi tersebut akan dilakukan petugas ga-

bungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI-Polri, atas nama Gugus Tugas. "Namun, sanksi ini tak akan diterapkan atau penge- cualian bagi masyarakat yang sedang pidato, makan mi- num, olahraga kardio tinggi, dan sesi foto sesaat," kata- nya. Dikatakan, Pemkot Bogor menunggu aturan tetap mela- lui peraturan gubernur dari Pemprov Jabar. Dedie mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transi- si sampai masa pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat ini, sebanyak 90% masyara- kat Kota Bogor sudah me- ngenakan masker dalam ke- sehariannya. Terkait dengan penerapan

sanksi tersebut, Dedie meng- ungkapkan akan melibatkan banyak elemen, di antaranya Satpol-PP, TNI, dan kepolisi- an. Monitoring penerapan sanksi kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker tidak memerlukan pos khusus seperti saat pene- rapan PSBB. "Jadi di mana pun petu- gas berada, mereka bisa me- nindak, tanpa adanya pos pun bisalah," ungkapnya. Terkait dengan ke mana mengalirnya uang denda ter- sebut nantinya, Dedie me- ngatakan, itu bukan merupa- kan hal yang perlu dikhawa- tirkan. Sebab, mengacu kepa- da pergub, maka sudah jelas uang denda akan masuk ke dalam kas daerah. [VEN/W-11]

ANTARA/Fakhri Hermansyah John Kei (tengah) memperagakan reka ulang perencanaan penyerangan di Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7). Pada rekonstruksi tersebut John Kei bersama anak buahnya memperagakan delapan adegan di 2 lokasi.

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online