ID170110

selasa 10 januari 2017

24

Investor Daily/David Gita Roza.

Semarang. Presiden Joko Widodo tengah meminta pihak perbankan untukmen- urunkan suku bunga KUR tersebut. Dengan begitu, jelas dia, diharapkan akan semakin banyak UMKM yang dapat mengakses KUR. “Presiden melihat keberhasilan Bank Jateng dengan produk Mitra 02 dan 25 yang ternyata dapat membantu sektor UKM untuk berkembang. Diharapkan KUR dapat mengikuti ini,” kata dia. Kredit Mitra 25 diperuntukkan bagi pelaku usaha yang sudahmenjalankan usahanya minimal enambulan. Pelaku usaha yang mengambil kredit ini berhak atas bunga 7% dengan waktu pengembalian selama tiga tahun. Sedangkan untuk produk Mitra 02 diperuntukkan bagi yang inginmemu- lai usaha denganmodal maksimal Rp 2 juta. Jangka waktunya satu tahun dan bunga hanya 2%. Produk kredit dengan bunga murah ini tanpa harus menggunakan agunan dan dibebaskan dari biaya adminis- trasi. Meski demikian, calon pelaku usaha harus sudah memiliki rencana atau tempat usahanya. “Sejauh ini Jawa Tengah dianggap sebagai pilot project kredit bunga murah dan ternyata ter- implementasi dengan baik,” jelas dia. Sementara itu, mengenai plafon KUR pada tahun ini, pihaknya be- lum dapat memberikan kepastian karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah. “Kalau tahun lalu plafonnya Rp 15 triliun dan realisasi penyerapannya hingga akhir tahun sebesar Rp 19,14 triliun. Kalau untuk tahun ini kami belum tahu,” kata Sondhy. Terkait dengan lembaga keuangan yang ditunjuk oleh pemerintah seba- gai penyalur, pihaknya juga belum dapat memastikan. “Kalau tahun 2016 ada bank dan koperasi, kalau tahun ini kami belum tahu apakah hanya bank atau juga bisa lembaga keuangan nonbank,” jelas dia. (th) untuk pengembangan rumah masih cukup luas,” kata dia seperti dilansir Antara . Sementara itu, untuk target tahun 2017, Yodi mengaku belum mendapat target perusahaan yang tercantum pada rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) dari BTN di kantor pusat. “Namun, yang jelas proyeksi kredit perumahan di Jambi mempunyai potensi pasar yang bagus, dan tahun ini ada potensi 3.200 unit rumah yang siap dibangun oleh 10 pengembang perumahan,” kata dia. Pada 2017, segmen pasar rumah subsidi pemerintah dipatok dengan harga Rp 123 juta dari harga se- belumnya Rp 116 juta. Yodi menam- bahkan, saat ini BTN Jambi bermitra dengan 100 pengembang perumahan aktif yang tergabung dari beberapa wadah pengembang per umahan, misalnya dengan Real Estate Indone- sia (REI) dan Asosiasi Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi). (th)

SEMARANG – Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Prov- insi Jawa Tengah (Jateng) selama tahun 2016 mencapai Rp 19,14 triliun atau berkontribusi 17,25% secara nasional. “Untuk penyaluran KUR secara nasional pada periode yang sama men- capai Rp 110,981 triliun,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Tengah Ema Rachmawati di Semarang, Senin (9/1). Realisasi penyaluran KUR di Jawa Tengah tersebut melampaui target awal yang sebesar Rp 15 triliun. Seba- gai rincian, untuk KUR yang diserap oleh sektor mikro sebesar Rp 14,09 triliun, KUR Ritel Rp 5,004 triliun, dan KUR TKI Rp 0,046 triliun. Sebagai perbandingan, secara nasional KUR untuk sektor mikro sebesar Rp 76,51 triliun, KUR ritel Rp 34,34 triliun, dan KUR TKI Rp 0,131 triliun. Sementara itu, jumlah debitor KUR mikro sebanyak 992.981 debitor, sek- tor ritel sebanyak 41.892 debitor, dan khusus TKI sebanyak 3.084 debitor. “Total debitor yang menyerap KUR tahun 2016 sebanyak 1.037.957 deb- itor,” kata dia seperti dilansir Antara . Jika pada awalnya lembaga keuan- gan penyalur KUR di Jawa Tengah hanya ada BRI, BNI, dan Bank Mandiri, saat ini jumlahnya sudah mencapai 10 lembaga keuangan. Selain ketiga bank milik negara terse- but, lembaga keuangan lain yang telah ditunjuk secara resmi oleh pemerintah sebagai penyalur KUR adalah BCA, Bank Arta Graha, BPD Jateng, BTPN, Adira Finance, Mega Central Finance, dan Kospin Jasa Sementara itu, suku bunga KUR tahun 2017 diharapkan bisa turun menjadi 7% dari saat ini 9%. “Kalau pada 2016 kan masih 9%, diharapkan tahun ini turun menjadi 7%,” kata Ke- pala Bidang Pemberdayaan Koperasi Simpan Pinjam Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Sondhy Purwoko di JAMBI – PTBank TabunganNegara (Persero) Tbk (BTN) Cabang Jambi menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) senilai Rp 440 miliar selama tahun 2016, tumbuh 20% dibandingkan tahun 2015. “Penyaluran KPR di Jambi pada 2016 realisasinya mencapai 101,65% dan ini sudah melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 433 miliar,” kata Kepala Unit Pinjaman Konsumen BTN Cabang Jambi Yodi Natharja di Jambi, Kamis (5/1). Dia menjelaskan, total realisasi penyaluran tersebut terdiri atas KPR subsidi dengannilai penyaluran sebesar Rp 326,7 miliar dan jumlah unit rumah yang terjual sebanyak 3.311 unit. Sedangkan untuk KPR nonsubsidi atau perumahan komersial, nilai penyalurannya sebesar Rp 113,7 miliar lebih dengan jumlah rumah yang telah terjual sebanyak 429 unit. “Untuk di Jambi pasar KPR subsidi cukup bagus, karena memang cakupan luas lahan

Pengaman Uang Baru Sejumlah masyarakat menunjukkan uang baru usai menukarkan uang di kas keliling, kawasan Pasar Baru, Jakarta, belum lama ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowar- dojo mengatakan, uang rupiah baru yang dirilis BI masuk uang teraman di dunia. Uang baru yang dikeluarkan paling tidak memiliki 9-12 tipe pengaman, ada yang bisa diketahui oleh masyarakat awam namun ada pula yang hanya bisa diketahui spesialis.

kami terhadap realisasi transaksi kartu kredit. Misalnya transaksi over- sease kartu kredit yang sebelumnya single digit akhirnya naik sampai 20% (yoy),” ungkap dia. Untukmenjaga pertumbuhan bisnis kartu kredit pada 2017, Bank UOB In- donesia berencana meluncurkan dua jenis kartu baru. Lalu, pada akhir Feb- ruari mendatang perseroan juga akan melakukan re-branding ladies card . “Selain mengganti desain ladies card , kami juga akan memberikan program baru. Kemudian untuk meningkatkan bisnis secara berkelanjutan, perseroan berniat fokus untuk mendorong tran- saksi kartu kredit untuk dining dan traveling ,” papar dia. Terkait kartu kredit, baru-baru ini Direktur Perencana dan Operasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Bob Ananta menuturkan, pihaknya belum dapat memprediksi sejauh mana penurunan bunga kartu kredit dapat berdampak kepada pendapatan bunga bank. Namun, dia mengakui, penurunan pendapatan di bisnis tersebut dapat mendorong bank melakukan efisiensi dari aspek pemberian benefit kepada pemegang credit card. Berdasarkan data publikasi Bank Indonesia (BI), sampai November 2016 tercatat jumlah kartu kredit yang beredar sebanyak 17.351.826 keping kartu, dan nominal transaksi tercatat mencapai Rp 23,74 triliun. BI juga mencatat, volume transaksi dari kartu kredit yang beredar tersebut mencapai 26.342.250 transaksi hingga November tahun lalu. Investor Daily , Minggu (8/1). Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, nantinya setiapbantuandiharap- kan dapat disalurkan melalui satu kartu. Itu tidak hanya berlaku untuk program bantuan sosial PKH, melainkan juga untuk penerima manfaat Kartu Tani dan Kartu Nelayan. “Dengan demikian, warga miskin tidak semakin banyakmemegang kartu. Kami ber- syukur penerima bantuan sosial ditingkatkan dari 2,5 juta menjadi 6 juta,” kata dia. Pada kesempatan tersebut, Presiden membagikan secara simbolis Kartu Kelu- arga Sejahtera (KKS) antara lain kepada tiga penyandang disabilitas. Penyaluran bantuan sosial secara digital melalui KKS ini telah memenuhi amanat Presiden, yang menghendaki agar bantuan sosial dapat dilakukan menggunakan satu kartu dan langsung diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Salah satu kelengkapan yang ditunjukan pada acara tersebut adalah adanya booth yang menjadi prototipe e-Warong KUBE yang dikembangkan BNI. Pada hari yang sama memang sudah disiapkan Peluncuran e-Warong KUBE terbaru yang dibuka atas kerja sama Kementerian Sosial, BNI, dan Bulog yaitu e-Warong KUBE PKH Berkah Sentosa yang diketuai Ibu Sa’diyah. (th)

Sementara itu, Executive Director Cards and Payments Personal Fin- ancial Services PT Bank UOB In- donesia Dessy Masri mengatakan, pemangkasan biaya promo kepada nasabah kartu kredit merupakan salah satu opsi efisiensi. Sebab, efisiensi dari aspek tersebut lebih cepat diband- ingkan bank memilih memangkas biaya operasional. Namun, Bank UOB Indonesia masih berupaya mencari bentuk efisiensi yang terbaik bagi kedua pihak. “Kami masih mengkaji, tapi perseroan tentu akan berupaya untuk meminimalkan pemangkasan dari sisi promo atau benefit kepada nasabah agar tidak terlalu drastis. Pasalnya, kami ingin memberikan situasi yang win-win solution bagi bank dan kon- sumen,” tegas dia. Dessy juga menjelaskan, salah satu daya tarik dari kartu kredit adalah promo atau benefit yang berkaitan dengan gaya hidup ( lifestyle ). Hal itulah yang juga menjadi pembeda layanan kartu kredit bank diband- ingkan layanan transfer atau bisnis yang perusahaan financial technology (fintech) jalankan. Sampai akhir 2016, Bank UOB Indonesia membukukan kenaikan transaksi kartu kredit dalam rentang double digit . Menurut Dessy, kenaikan transaksi mulai terlihat sejak kuartal III-2016 dan kenaikan bisnis yang perseroan raih itu merupakan hasil dari Travelling Year End Programwith UOB Credit Card. “Program yang akan berakhir pada Februari 2017 itu cukup membantu

Oleh Devie Kania

JAKARTA – Sejumlah bank mengkaji bentuk efisiensi yang optimal untuk mengantisipasi potensi menurunnya pendapatan bunga kartu kredit. Hal ini seiring terbitnya Surat Edaran (SE) Bank Indonesia (BI) Nomor 18/33/DKSP atas perubahan SE Nomor 11/10/DASP, mengenai batas maksimum suku bunga kartu kredit dari semula 2,95%menjadi 2,25% per bulan.

menurut Lani, berhasil membukan kenaikan transaksi kartu kredit di atas 15% secara year on year (yoy). Senada, pada 2017 bank dengan total kartu kredit yang sekitar 2,5 juta keping ini melihat prospek bisnis kar tu kredit di Indonesia masih baik. Oleh karena itu, perseroan masih mengincar kenaikan volume transaksi yang tinggi untuk meng- gantikan penghasilan bunga yang menurun sebagai dampak dari penye- suaian suku bunga kartu kredit. “Dengan fokus ke grocery shopping, dining , serta online shopping itu saya rasa transaksi kartu kredit di Bank CIMB Niaga masih bisa berkembang di atas 10% (yoy). Intinya, income dari fee bisnis kartu kredit harus berkembang agar dapat menggantikan penghasilan bunga dengan cara men- ingkatkan volume transaksi untuk meraih interchange fee ,” jelas dia.

Dir ektur Consumer Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan mengatakan, penurunan bunga kartu kredit pasti berpengaruh terhadap total penghasilan bunga yang bank peroleh. Sejalan dengan hal tersebut, Bank CIMB Niaga sedang mengkaji bentuk efisiensi biaya untuk mengantisipasi penurunan pendapatan dari bunga kartu kredit. Berdasarkan kajian yang ada, papar dia, perseroan berniat mengarahkan promo bisnis credit card melalui melalui media digital. “Itu untuk promo yang lebih efis- ien dan efektif. Dengan begitu, kami tidak perlu memotong biaya yang memang perseroan butuhkan untuk peningkatan customer experience atau layanan kepada nasabah,” ujar dia kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (9/1). Pada akhir tahun lalu perseroan,

Investor Daily/ANTARA FOTO/Anis Efizudin/ama/17

gan (OJK) Muliaman D Hadad, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni dan Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto yang juga menjadi Koordinator Penyaluran Bantuan Sosial Nontunai Bank-bank Milik Negara (Himbara), Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Banking BNI Adi Sulistyowati. Selain itu, sejumlah jajaran direksi bank-bank Himbara. Presiden JokoWidodomenegaskan, salah satu bantuan yang penting adalah Kartu Pintar untuk siswa sekolah berstatus yatim piatu dengan besar bantuan untuk level SD sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, dan untuk SMA/SMK Rp 1 juta. Saat ini, pener- ima Kartu Pintar yatim piatu mencapai ham- pir 900 ribu orang. Kartu itu harus digunakan untuk kebutuhan sekolah, misalnyamembeli sepatu, seragam, atau buku, dan dilarang digunakan untuk keperluan lain, seperti membeli pulsa telepon genggam. “Begitu juga untuk penerima PKH harus menggunakan bantuan sosialnya untuk ke- butuhan yang paling penting, misalkan yang kepentingan sekolah, makanan bergizi. Apabila ketahuan penggunaannya untuk hak lain seperti membeli pulsa atau rokok, sanksinya kartu akan dicabut,” terang Presiden dalam siaran pers yang diterima

JAKARTA – Kementerian Sosial (Ke- mensos) Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperdalam daya jangkau bantuan sosial (bansos) secara nontunai, melalui Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik (e-Warong KUBE) Pro- gram Keluarga Harapan (PKH). Pendala- man yang dilakukan kali ini adalah dengan menambahkan fitur bansos untuk anak-anak yang kurang beruntung karena disabilitas. Sebagai bank penyedia sarana penyaluran bantuan sosial tersebut, BNI menambahkan ruang dalam fasilitas Wallet Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak hanya untuk bantuan sosial PKH, subsidi Sembako, dan subsidi LPG, namun diperkaya dengan Wallet ban- tuan Disabilitas. Penyaluran bansos yang telah diperkaya tersebut dilaksanakan di Lapangan Rumah Sakit Junaidi, Jalan Pelita, Kelurahan Prin- grejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Jawa Tengah, pada 8 Januari 2017. Presiden RI JokoWidodo menyaksikan secara langsung acara tersebut didampingi olehmenteri-men- teri terkait antara lainMenteri Sosial Khofifah Indar Parawansa serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuan-

Peresmian Museum BPK Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari (kiri) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kedua kiri) melihat salah satu alat simulasi pada peresmian Museum BPK di komplek Bakorwil Magelang, Jawa Tengah, Senin (9/1). Museum BPK diharapkan selain menjadi salah satu media menumbuhkan kesadaran masyarakat atas arti penting tanggungjawab pengelolaan keuangan negara juga menjadi tujuan wisata sejarah dan edukasi bagi anak-anak.

Made with FlippingBook flipbook maker