SP170412

Suara Pembaruan

28

Rabu, 12 April 2017

Suket PilgubDilayani hingga Kamis Malam Dukcapil DKI: Mustahil Ada Pengerahan Massa

[ J AKA RTA ] D i n a s K e p e n d u d u k a n d a n Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemprov DKI Jakarta akan melayani penerbitan Surat Keterangan (Suket) untuk kepentingan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 hingga Kamis (13/4) malam. Hingga saat ini sudah ada 49.981 suket yang di- terbitkan Dukcapil DKI se- jak 16 Februari hingga 4 April 2017 dan cenderung menurun. K e p a l a D i n a s Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Jakarta Edison Sianturi mengata- kan, pihaknya sudah mem- berikan instruksi kepada setiap jajaran Kasudin di Kota Administrasi dan Kabupaten hingga Kasatpel di tingkat Kelurahan. "Suket putaran pertama diterbitkan sebanyak 84.591 lembar dan itu seharusnya sudah masuk dalam DPT, se- dangkan untuk putaran ke- dua sampai 9 April ada seba- nyak 49.981 suket yang su- dah diterbitkan," ujar Edison kepada SP saat meninjau pe- layanan di Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Rabu (12/4) pagi. Ia mengungkapkan, dari total 17 jenis Suket yang dikeluarkan Dukcapil, ada dua jenis suket yang terkait Pilgub DKI 2017 yakni ber- dasarkan Surat Kemdagri [BEKASI] Banjir meren- dam empat perumahan di Bekasi, sejak semalam hingga Rabu (12/4) pagi. Berdasarkan pantauan SP, Kompleks Dosen IKIP masih terendam banjir de- ngan ketinggian air menca- pai 1,5 meter. Akibatnya, aktivitas warga dari ratusan rumah di RW 2 (tujuh RT), Kelurahan Jatikramaat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, lumpuh. "Sedikitnya ada 350 ke- luarga dari tujuh RT yang masih terendam banjir. Saat ini, ketinggian air masih mencapai 1,5 meter," ujar Babinsa Jatikramat, Serma Suparno, Rabu (12/4) pagi. Dia menjelaskan, hujan yang terjadi sejak Selasa petang mengakibatkan ban- jir sejak kemarin malam de-

yang ada foto dan barcode. Adapula surat formulir bu- atan Dukcapil melihat di database kependudukan tanpa barcode dan foto. "Kita akan melayani hingga detik-detik terakhir sampai jam 23.59, hari Kamis itu. Saya minta selu- ruh petugas di Kelurahan untuk melayani, Kasudin berkoodinasi dengan Camat dan Lurah, serta disampai- kan lagi ke RT dan RW, na- mun memang kecenderung- annya jumlah masyarakat yang mendaftarkan Suket semakin sedikit," katanya. Apabila sudah melewati 13 April, yakni 14-18 April pihak Dukcapil di 5 Kota Admi n i s t r a s i s e r t a 1 Kabupaten sudah tidak akan melayani penerbitan Suket untuk kepentingan Pilgub DKI 2017 putaran kedua. "Warga yang belum mengurusi Suket untuk Pilkada, itu tidak akan dila- yani setelah tanggal 13 April, kita juga berkoordi- n a s i d e n g a n PPS d i Kelurahan untuk pemberian bimtek membedakan for- mat suket yang sah itu me- miliki kop surat dan ditanda tangani pejabat berwe- nang," tambah Edison. Pihaknya juga akan memberlakukan piket bagi operator Dukcapil yang ti- dak ber-KTP di DKI untuk piket dan stand by selama proses waktu pencoblosan

Jakarta Utara bahwa besok adalah hari terakhir pengu- rusan Suket," kata Erik.

Data dalam DPT yang telah diverifikasi itu kemu- dian akan diserahkan kepa- da panitia pemungutan sua- ra (PPS) kelurahan dan ke- lompok penyelenggara pe- mungutan suara (KPPS). Tujuannya agar PPS dan KPPS mengetahui nama -nama yang tidak memenu- hi syarat, namun masih ter- cantum di dalam DPT. Terkait dengan pihak paslon tiga menyebutkan masih ada 153.000 data yang diduga tidak tepat da- lam DPT, Sidik menjelas- kan, pihaknya telah bersa- ma-sama memperbaiki data yang diduga invalid terse- but. Menurutnya sudah ada kesepahaman antar paslon 2 dan paslon 3, Bawaslu, dan KPU terkait masalah itu. “Kami sudah duduk ba- reng dan dibuka duduk per- solannya termasuk saya ki- ra data-data yang diduga invalid itu. Awalnya ada dugaan invalid karena pengkodean tidak sesuai. Namun, kami sudah bikin kesepahaman bahwa sa- ma-sama di lapangan kita kawal bisa membuktikan KTP,” katanya. Saat ini, lanjut Sidik, jumlah DPT putaran kedua Pilgub DKI mencapai seki- tar 7,2 juta. DPT itu bertam- bah 109.000 dari jumlah DPT putaran pertama 15 Februari lalu. [C-7/H-14] Dae r ah (BPBD) Ko t a Bekasi yang sejak semalam bersiaga di lokasi. "Personel BPBD Kota Bekasi mengerahkan lima perahu karet dan lebih dari 25 personel, anggota TNI, Kepolisian, Tangana, dan BNPB Jawa Barat serta Basarnas masih bersiaga di lokasi," katanya. Berdasarkan pantauan di lokasi, Tim SAR masuk ke sejumlah gang dengan membawa perahu karet. Me r eka be ru l ang ka l i mengevakuasi sejumlah anak sekolah dan beberapa warga yang hendak menja- lankan kegiatannya. Namun, banyak pula, warga yang meliburkan di- ri, tidak masuk kerja, kare- na akses jalan yang tak kun- jung surut. [160]

Tinggal 15.000

Komisioner KPU DKI B i d a n g Pemutakhiran Data Pemilih M Sidik mengatakan, saat ini tinggal sekitar 15.000 pemilih dalam daftar pemi- lih tetap (DPT) putaran ke- dua Pilkada DKI 2017 yang identitasnya tidak tercan- tum dalam basis data ke- pendudukan DKI. Data itu diperoleh setelah ada verifi- kasi ulang oleh Dinas Dukcapil dari yang sebe- lumnya tercatat sekitar 33.000 pemilih. “Jadi Dukcapil sudah selesai verifikasi dan kini tinggal 15.000 pemilih yang tidak memiliki data base k e p e n d u d u d u k a n d i Dukcapil. Kami sudah beri keterangan dan dibagikan C6 (pemberitahuan memi- lih) ke KPPS karena tidak ada di database di Dukcapil DKI,” ujar Sidik kepada SP di Jakarta, Rabu (12/4). Menurut Sidik, KPUD dan Dukcapil sudah mela- kukan berbagai upaya un- t uk memva l i das i da t a 15.000 tersebut. Untuk mengantisipasinya dilaku- kan dengan membagikan C6 ke setiap TPS dan akan dipantau terus masing-ma- sing tim paslon, KPU dan Bawaslu. J a k a r t a Bumi Nasio Indah, permu- kiman warga di Kampung Salak, dan Perumahan Cahaya Kemang Permai (CKP). "Dua perumahan yang terdampak banjir tinggi yakni di Kompleks Dosen IKIP dan Perumahan Bumi Nasio Indah, dengan ke- tinggian air hingga dua me- ter," imbuhnya. Menurutnya, banjir di- sebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Bekasi dan Bogor sehingga ber- dampak terhadap debit Kali Cakung yang tinggi dan meluap. Air luapan Kali Cakung merendam permu- kiman warga. Pagi ini, tampak anggo- ta Basarnas turun ke lokasi membantu personel Badan Penanggulangan Bencana

SP/CARLOS ROY FAJARTA BARUS Kepala Dinas Dukcapil Pemprov DKI Jakarta Edison Sianturi (kanan) meninjau proses pelayanan pemberian Suket untuk Pilgub DKI Jakarta 2017 di Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Utara, Rabu (12/4).

pada Rabu (19/4) dari Pukul 07.00 WIB hingga sore hari saat penghitungan suara. "Suket tidak sesuai spe- sifikasi, itu bisa dibedakan. Jadi jangan menyalahkan Dukcapil. Verifikasi suket itu mengandalkan petugas piket yang kita sebarkan nomor Whats App operator- nya kepada petugas PPS se- tempat,” tutupnya. Edison menambahkan, warga DKI yang belum me- lakukan perekaman e-KTP ataupun sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan Suket, dimin- ta segera membawa syarat kependudukan terkait ke kantor pelayanan kependu- dukan di tingkat kelurahan Membawa Syarat

setempat.

Dikatakan, pembatasan penerbitan Suket bagi war- ga DKI yang ditetapkan KPU DKI adalah H-5 atau Kamis (13/4). "Masih ada 57.442 sisa warga DKI yang belum me- lakukan perekaman e-KTP dengan proporsi paling ba- nyak adalah kota Jakarta Selatan," jelasnya. Sementara itu, Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim Sinurat menyebut- kan, pihaknya sudah mener- bitkan 10.965 suket dari 16 Februari hingga 9 April ba- gi warga Ibukota yang be- lum melakukan perekaman. "Kita terus sosialisasi- kan ke pengurus RT dan RW 31 Kelurahan dan 6 Kecamatan yang ada di

Empat Perumahan Jatiasih Masih Terendam Banjir

SP/MIKAEL NIMAN Personel BPBD Kota Bekasi berulang kali mengevakuasi korban banjir di Kompleks Dosen IKIP Jatiasih, Rabu (12/4) pagi.

ngan ketinggian air menca- pai 2 meter. "Ini banjir yang paling tinggi sejak adanya pem- bangunan jembatan di Jl Raya Jatibening, depan

pintu masuk kompleks. Air menutupi jembatan yang posisinya sudah tinggi ," katanya. D i t a m b a h k a n , d i Kecamatan Jatiasih sedi-

kitnya ada empat perumah- an yang terdampak banjir parah. Perumahan yang te- rendam banjir itu, selain Kompleks Dosen IKIP, di a n t a r a ny a Pe r uma h a n

Made with FlippingBook Annual report