SP161117

Suara Pembaruan

24

Kamis, 17 November 2016

[MANCHESTER] Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menilai, Jose Mourinho masih butuh waktu di Manchester United (MU) untuk mengembalikan klub itu meraih prestasi besar. Mourinho berada dalam te- kanan karena gagal memba- waMUbersaing di papan atas klasemen sementara musim 2016-2017. Saat ini, Setan Merah berada di peringkat ke- 6 dan tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen se- mentara Liverpool. Pada akhir pekan men- datang, Sabtu (19/11) ma- lam WIB, MU akan menan- tang Arsenal pada lanjutan Liga Utama Inggris di Old Trafford. MU mengincar ke- menangan guna semakin mengangkat posisi mereka di papan klasemen sekaligus menjaga peluang menjuarai liga pada akhir musim. Mourinho cukup opti- mistis menjelang laga ini. Pasalnya, selama mena- ngani Chelsea dua periode, ia belum pernah terkalah- kan oleh Arsene Wenger pada pertandingan resmi. Satu-satunya kekalahan Mourino dari Wenger ada- lah saat Arsenal menang a t a s C h e l s e a p a d a Community Shield pada awal musim 2015-2016. Tetapi, pelatih Tottenham Hotspur,MauricioPochettino menilai, manajemen MU ha- rus memberi waktu yang cu-

juaraan final super series. I a me n amb a h k a n , “Setiap orang pasti kepikiran habis ditinggal orangtua yang berpulang, tetapi Nitya adalah sosok yang cukup ku- at. Kami harapkan Nitya bisa kembali fokus, saya menger- ti kondisi Nitya, bagaimana- pun hubungan batin dengan orangtua kan dekat. Saya ti- dak akan memaksakan.” Turnamen BWF World Super Series Finals 2016me- rupakan turnamen penutup tahun yang akan dilangsung- kan Desember mendatang. Ditambahkan Eng, saat ini ia memberikan waktu kepada Nitya untuk berkumpul ber- sama keluarganya. “Mungkin Nitya akan kembali latihan setelah acara tujuh harian, saya sekarang memberikan waktu untuk Nitya bersama keluarga. Saya pribadi dan keluarga besar tim ganda putri turut berduka cita atas kepergian ayahanda Nitya, semoga Nitya dan ke- luarga diberikan ketabahan, semoga ini yang terbaik un- tuk ayahnya Nitya,” ucapnya. [Badmi n t on i ndones i a . org/A-21] jatuh bangun. Ia juga me- miliki mental yang luar bi- asa dan talenta yang spesial sehingga bisa memimpin klub selama 26 tahun. Sama ha l nya dengan Arsene Wenger. Terlepas dari ia adalah rival kami di London Utara, melatih Arsenal selama 20 tahun menunjukkan bahwa ia memiliki talenta yang spe- sial. Tanpa itu, mustahil,” papar Pochettino lebih lan- jut. [ESPN/A-21] musim panas 2016 lalu. Ada pun Pochettino di- yakini bisa menjadi seorang pelatih seperti Ferguson di Tottenham Hotspur. “Saya ingin memiliki kesempatan kedua untuk makan malam bersama Sir Alex Ferguson karena ia sangat sulit di- mengerti, khususnya karena Bahasa Inggris saya,” cerita Pochettino tentang perte- muannya dengan Ferguson sambil terbahak. I a m e l a n j u t k a n , “Makan malam selama dua jam itu adalah waktu yang sangat berharga selain ka- rena siapa dia juga karena ia mengalirkan energi, per- sonalitas, dan karakternya. Hal-hal seperti pula yang saya lihat ketika ia berdiri di pinggir lapangan atau di ruang jumpa pers. Bagi sa- ya, bertemu dengannya adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.” “Untuk sukses, ia harus

[JAKARTA] Lifter angkat berat putri, Sri Hartati me- raih 2 medali emas pada ke- juaraan dunia angkat berat y a ng b e r l a ng s ung d i Orlando, Amerika Serikat (AS). Atlet asal Lampung ini turun di kelas 57 kilo- gram jenis angkatan bench press dan total angkatan. Di jenis angkatan bench press , Sri membuat angkat- an terbaik 146 kg. Perak dan perunggu masing-masing diraih Rowena Lopez 137,5 kg dan Ellie Steel dari Inggris 135 kg. Untuk jenis angkatan ini, atlet Indonesia sukses memecahkan rekor dunia, sementara di jenis angkatan squat 205kg dan deadlift 192,5 kg dengan total angkatan 543,5 kg. Baginya, keberhasilan menjadi juara dunia adalah untuk ketiga kalinya setelah di Norwegia tahun 2013 dan Luksemburg 2015 lalu. Satu emas lainnya dipersembah- kan Sri di jenis total angkatan yang membuat total angkatan Satlak Prima Susun Program Latihan Para pengurus cabor olahraga bela diri bersama Satlak Prima sepakat me- nyusun program latihan ber- sama guna meningkatkan perfoma dan prestasi atlet sekaligus memenuhi standar VO2 Max yang ditetapkan terhadap atlet-atlet pelatnas. Perwakilan enam cabang be- ladiri itu adalah wushu (PB WI), tinju (PP Pertina), judo (PB PJSI), karate-do (PB Forki), taekwondo (PB TI), dan pencak silat (PB IPSI). “Kami dari Satlak Prima mengapresiasi setiap ca- bang bela diri yang mau be- kerja sama dengan Satlak untuk membuat program la- tihan. Apalagi melihat dari hasil tes fisik di stadion Rawamangun, pekan lalu di- temukan banyak kondisi fisik atlet yang tidak memenuhi standar yang diinginkan,” ka- ta Direktur Performa Tinggi Tanding 1 Satlak Prima Jafar Jantang di Kantor Kempora, Jakarta, Rabu (16/11). Menurutnya, rata-rata VO2 Max para atlet baru men- capai 75 persen dari standar yang ditentukan Satlak Prima, yaitu Vo2 Max yang harus mencapai 65. Untuk itu dalam waktu dekat ini, tim Strength and Conditioning Prima akan segera rapat dengan lima in- duk organisasi tersebut untuk menyusun program latihan fi- sik. [H-15]

Mourinho Butuh Waktu di MU

AP/Dave Thompson

Jose Mourinho

[FUZHOU] Langkah Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi tak bisa menjejak lebih jauh lagi di China Open Super Series Premier 2016. Mereka harus kalah di babak pertama dari pasangan baru Tiongkok, Lu Kai/Zheng Siwei, dalam dua gim 19-21 dan 14-21, Rabu (16/11). Pertandingan sempat berlangsung ketat di gim per- tama. Namun pada akhirnya Angga/Ricky tak bisa me- nguasai pertandingan lebih jauh lagi. Mereka akhirnya kalah 19-21. Masuk ke gim dua, keadaan justru semakin sulit buat Angga/Ricky. Mereka tertinggal 0-6 di awal, dan terus ditekan la- wan dengan 1-9, 9-15 hingga akhirnya menyerah 14-21. “ Game pertama sebe- narnya sempat ketat. Tapi pas di akhir-akhir kami ma- lah error sendiri. Pas di ga- me kedua, kami telat star- t- nya. Terus mau ngejar- nya lagi juga sudah terlalu jauh jaraknya,” kata Angga. “ Game kedua lawan sema- kin percaya diri, jadi lang- sung unggul. Sementara sa- kup bagi Mourinho di Old Trafford. “Jelas sekali bahwa ketika kita berada di klub be- sar, sama seperti saya di Tottenham, selalu ada tekan- an besar. Dan, selalu ada kri- tik ketika hasilnya tidak sesu- ai yang diharapkan banyak orang,” kata Pochetinno ke- pada ESPN Argentina . Ia melanjutkan, “Setiap proyek baru selalu butuh waktu. Sekalipun Jose ada- lah salah seorang pelatih

terbaik di dunia, ia tetap butuh waktu supaya gagas- an-gagasannya benar-benar dijalankan dengan baik dan tim bisa berjalan sesuai y a n g d i i n g i n k a n n y a . Terlalu pagi menilai seseo- rang hanya berdasarkan apa yang dilihat saat ini.”

Ferguson pada musim pa- nas 2013 setelah melatih klub itu selama 26 tahun. Sebelumnya, MU meng- angka t Dav i d Moye s menggantikan Ferguson, tapi pelatih asal Skotlandia ini gagal dan dipecat sete- lah bekerja hanya 10 bulan. Tugasnya diteruskan oleh Ryan Giggs. Ia kemudian digantikan oleh Louis van Gaal pada musim panas 2014 yang dipecat pada

Ketiga

Mourinho adalah pela- tih ketiga MU sejak peng- unduran diri Sir Alex

Angga/Ricky Pulang Lebih Cepat dari Tiongkok

Angkat Berat Sri Hartati Sabet 2 Emas di AS

tertinggi 543,5 kg. Perak dira- ih Ryzhkova Anna dari Rusia dengan total angkatan 535 kg dan perunggu juga diraih atlet asal Rusia, Karlysheva Victoria degan total angkatan 527,5 kg. Sedangkan 1 meda- li perak dipersembahkan Eka Komalasari yang turun di ke- las 47 kg dari jenis angkatan deadlift sedangkan total angkatan berada di peringkat ke-4. Ketua Bidang Angkat Berat PB PABBSI, Yanto Arifin mengatakan, keber- hasilan merebut 2 emas mengantar Sri lolos ke ajang World Games di Polandia 2017. “Indonesia masih menyisakan dua lifter lagi yang akan turun di Kejuaraan Dunia di Orlando ini. Lifter putri Noviana Sari di kelas 63 kg baru akan turun Kamis (17/11) ini dan Sri Rahayu di kelas 84 kg turun pada Jumat (18/11),” kata Yanto dalam keterangannya, Rabu (16/11). [H-15]

Badmintonindonesia.org

Pasangan Angga Pramata/Ricky Karanda Suwardi

ya masih meraba-raba di la- pangan,” tambah Ricky. Kekalahan yang sama juga harus ditelan dua wa- kil tunggal putra. Sony Dwi Kuncoro kalah dari Wong Wing Ki Vincent, 15-21 dan 8-21. Sementara Tommy Sugiarto memu- tuskan mundur di tengah pertandingan karena sakit leher yang ia alami sebe- lum bertanding. Posisi saat itu, Tommy tertinggal 5-17 dari Chen Long, Tiongkok. Sementara itu pemain ganda putri Nitya Krishinda Maheswari mengundurkan diri dari ajang ini karena ha- Nitya Mundur

rus kembali ke Indonesia se- telah anyanya, Panus Korwa yang merupakan mantan pe- sepakbola nasional era 90-an meninggal dunia karena menderita penyakit ginjal. “Sudah dipastikan Nitya dan Greysia mundur dari turnamen China Open dan Hong Kong Open, karena secara psikologis tidak akan fokus. Namun Nitya dan Greysia akan tetap dipro- gramkan untuk ke final su- per series di Dubai akhir ta- hun ini, kami akan menung- gu kondisi Nitya setelah pu- lang dari rumah,” kata Eng sambil menjelaskan bahwa rangking Nitya dan Greysia dipastikan aman jelang ke-

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online