SP191230

Senin, 30 Desember 2019

Edi tor ial

2

Suara Pembaruan

Upah Per Jam... sambungan dari hal 1

Penerapan...

sambungan dari hal 1

Pemimpin Umum: Sinyo H Sarundajang (Nonaktif) Wakil Pemimpin Umum: Randolph Latumahina Direktur Pemberitaan: Primus Dorimulu Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: ME Aditya Laksmana Yudha Editor at Large: John Riady

SP

“Skema gaji per bulan) tidak berlaku untuk buruh dan ASN. Skema ini lebih ditujukan untuk sektor jasa, seperti para profesio­ nal, konsultan, dan pekerja paruh waktu,” jelas Susiwijono kepada SP, Minggu (29/12). Secara terpisah, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengkhawatirkan upah minimum akan hilang jika sistem upah per jam diterapkan. Penerapan upah per jam juga dapat menyebabkan pengurangan upah yang bakal me­ rugikan pekerja. “Berapa jam sih buruh dapat bekerja dalam seminggu itu tidak dijelaskan dalam omnibus law, se­ hingga upah minimum akan tere­ duksi dengan sendirinya. Kita me­ nolak upah kerja per jam karena tidak mau upah minimum dihi­ langkan,” kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers di “Ini adalah momen sejarah yang sangat penting. Indonesia bisa sukses menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2023. Saya kira, apabila pemerintah memiliki komitmen untuk me­ nyelenggarakan event tersebut, mulai sekarang disiapkan in­ frastruktur, aksesibilitas, serta pengembangan Labuan Bajo, baik dari sisi kunjungan wisa­ tawan serta keamanan peserta,” jelasnya. Penerbangan Lebih jauh dikatakan, kes­ iapan penerbangan menjadi hal penting yang harus diperhati­ kan pemerintah, sehingga tamu yang datang dari berbagai neg­ ara tidak mengalami keterlam­ batan, dan mendapatkan pelay­ anan yang sama. Begitu tiba di Labuan Bajo, akses darat serta keamanan peserta juga tidak boleh luput dari perhatian. Pasalnya, setiap negara memiliki ketentuan dan standar keamanan sendiri yang harus dipenuhi oleh tuan rumah. Hal lain yang juga penting adalah ketersediaan hotel ber­ bintang dan convention hall berstandar internasional yang biasanya telah disebut dalam perjanjian host country agree- ments.  Apabila semua itu bisa di­ siapkan dengan baik, bukan mustahil Labuan Bajo akan mengikuti jejak Bali sebagai salah satu wilayah di Indonesia Pada malam pergantian ta­ hun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meng­ gelar berbagai acara. Pada Rabu (31/12), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan hadir di Bundaran HI, pusat perayaan pergantian tahun di Jakarta. Acara dimulai pukul 19.00 WIB. Berbagai pertun­ jukan akan digelar di Bundaran HI. Artis-artis yang akan tam­ pil, antara lain Joy Tobing, Pantura Angels, Erie Suzan, Wali Jigo, Boys Dut, serta Rhoma Irama dan Soneta Group. Selain itu, akan tampil Labuan Bajo...

kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Sabtu (28/12). Dalam rancangan Omnibus Law klaster ketenagakerjaan itu, menurut Said tidak disebutkan jumlah jam buruh atau karyawan atau pegawai dapat bekerja dalam seminggu sementara di negara lain seperti Jepang, hal tersebut dijelas­ kan dalam peraturan mereka. Menurutnya, sistem upah mi­ nimum merupakan jaring penga­ man agar buruh tidak miskin seba­ gaimana yang terkandung dalam Konvensi Organisasi Buruh Internasional dan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagaker­ jaan. Dengan upah minimum, pe­ kerja yang tidak bekerja karena cuti atau sakit, tetap menerima upah. Penerapan sistem upah per jam dapat membuat buruh meneri­ ma upah bulanan di bawah nilai upah minimum.

“Dengan skema upah per jam, buruh yang menjalankan hak cuti atau tidak bekerja sementara karena sakit tidak mendapat upah sehingga berpengaruh pada kualitas hidup dan daya beli mereka,” katanya. Peneliti dari Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nawawi berpendapat tidak semua pekerjaan dapat menggunakan skema upah kerja per jam. Di ne­ gara maju, skema upah kerja per jam diberlakukan, tetapi tidak un­ tuk semua jenis pekerjaan. Skema ini juga menyasar pekerja paruh waktu. Skema upah kerja per jam, lan­ jutnya, tidak menyasar pekerja pe­ nuh waktu karena akan mengu­ rangi pendapatan mereka, tetapi menyasar pekerja yang bekerja di bawah 35 jam kerja per minggu. [HER/Ant/A-16]

Mata uang internasional menjadi ukuran mata uang berdasarkan nilai dolar Amerika Serikat pada 2009. Upah minimum Malaysia adalah jumlah teren­ dah yang dapat dibayarkan kepada seorang pekerja untuk pekerjaannya. Sebagian besar negara memi­ liki upah minimum nasional yang harus dibayar kepada pekerja. Pekerja Malaysia mendapat RM1.000 (Rp 3,39 juta) per bulan atau RM 4,81 (Rp 16.305) per jam di wilayah semenanjung, dan RM 920 (Rp 3,11 juta) per bulan atau RM 4,42 (Rp 14,9 juta) per jam untuk negara bagian Sabah, Sarawak, dan Labuan. Upah minimumMalaysia terakhir kali diubah pada 1 Juli 2016. Di wilayah Asia lain, ada juga upah per jam yang tergolong cukup rendah. Upah di India berva­ riasi dari 150 rupee (Rp 29.309) per hari di Bihar hingga 361 rupee (Rp 70.538) per hari di Delhi. Sementara upah minimum di Tiongkok ditetap- kan secara lokal masing-masing kota/provinsi, mu­ lai dari 8 renminbi (Rp 15.912) di Heilongijang hingga 18,7 renminbi (Rp37.194) di Beijing. [Berbagai sumber /U-5]

Memihak Kebenaran

Tajuk Rencana Merawat Keindonesiaan P ada penutup tahun ini bangsa Indonesia patut bersyukur karena berhasil melalui pesta demokrasi berupa pemilih- an presiden dan anggota legislatif secara serentak. Meski diwarnai jatuhnya korban jiwa, hajatan yang melibatkan 190,9 juta pemilih tersebut berjalan lancar. Buahnya adalah terpilihnya pemerintahan yang sah. Tidak ada gejolak politik dalam proses pembentukan kabinet maupun pemilihan pimpinan DPR dan MPR. Meski demikian, bangsa Indonesia tidak bisa menutup mata pada kenyataan bahwa dua kali pelaksanaan pemilu menyebab- kan keterbelahan di tataran akar rumput. Polarisasi bukan saja karena beda sosok kandidat yang didukung melainkan karena suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Politik identitas pada pilpres cukup memberi andil mengikis rasa persatuan dan kesatuan sebagai satu bangsa. Kelompok-kelompok intoleran mendapatkan panggung menyuarakan kepentingannya dengan mendompleng kampanye pemilu. Menarik dicermati fenomena di setiap penutup tahun yang terjadi belakangan ini. Pertama, warna intoleransi yang merusak keindonesiaan masih saja muncul ke permukaan. Lebih mem- prihatinkan ketika lembaga resmi, seperti organisasi kemasya- rakatan, ikut-ikutan memberi jalan bagi tumbuh suburnya sikap yang tidak beriringan dengan toleransi. Pemerintah bukan tidak tahu soal ini. Presiden Jokowi meminta Kapolri Jenderal Idham Azis menindak tegas pelaku sweeping selama Natal dan tahun baru. Sedangkan soal larangan memberikan ucapan selamat hari raya keagamaan kepada umat lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan keterangan tegas bahwa pihaknya ti- dak pernah mengeluarkan fatwa larangan mengucapkan sela- mat Natal kepada umat Nasrani. Wakil Ketua Umum MUI yang juga Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, sebagian ulama ada yang melarang dan sebagiannya lagi mem- bolehkan. MUI Pusat belum pernah mengeluarkan ketetapan fatwa tentang hukum ucapan selamat Natal. MUI mengembali- kan masalah ini kepada umat Islam untuk mengikuti pendapat ulama yang sudah ada sesuai dengan keyakinannya masing -masing. Pernyataan seperti ini menyejukkan. Sikap toleran antarumat sejatinya sudah terbangun lama. Satu umat membantu dalam mempersiapkan perayaan keaga- maan umat lain adalah hal biasa. Namun demikian, anasir peru- sak toleransi semakin hari tampaknya semakin berani menam- pakan diri. Tak mengherankan Presiden Jokowi memunculkan istilah “manipulator agama” yang kita artikan sebagai kelompok yang memanfaatkan agama untuk mencapai kepentingan sendi- ri atau kelompoknya. Kelompok seperti inilah yang merusak to- leransi antarumat yang selama ini sudah terjalin. Pada acara Perayaan Natal Nasional, Presiden menegas- kan Indonesia harus merawat kerukunan, harmoni, dan menja- uhi hal-hal yang bisa merusak persaudaraan, seperti halnya ujaran kebencian, berita bohong dan sikap intoleransi. Jokowi tidak ingin nilai-nilai silaturrahmi yang telah terbangun ratusan tahun lamanya rusak hanya karena adanya provokasi yang bisa memecah belah sebagai saudara sebangsa. Fenomena kedua adalah sejumlah larangan saat meraya- kan malam pergantian tahun. Sejumlah daerah malah sudah memberikan surat edaran larangan pesta kembang api dan pe- tasan. Salah satu contoh adalah surat edaran Bupati Bogor Ade Yasin agar warganya tidak menyalakan kembang api, petasan, dan meniup terompet pada malam tahun baru. Surat edaran itu dikirim ke kepala perangkat daerah, pimpinan Badan Usaha Milik Daerah, camat, dan kepala desa atau lurah. Kita mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang ingin menciptakan suasana kondusif, tertib dan aman. Namun, batas- an yang diberikan tak perlu berlebihan apalagi bila dasar dari pembatasan itu tidak masuk akal. Akal sehat kurang bisa memahami mengapa terompet dila- rang ditiup pada pergantian tahun dan kembang api dinyalakan menyambut tahun baru. Masih masuk akal adanya larangan menyulut petasan dan minuman beralkohol. Ledakan mercon cukup membahayakan dan tidak ada keindahan, seperti halnya nyala kembang api. Larangan-larangan seperti itu bersamaan dengan munculnya seruan untuk tidak merayakan pergantian tahun hanya karena perhitungan penanggalan berdasarkan ka- lender masehi. Ganti tahun berarti hitungan berdasarkan pere- daran bumi mengelilingi matahari sampai pada hitungan ke-365 hari. Hemat kita, merayakan pergantian tahun adalah hak setiap orang. Bagi yang ingin merayakan dipersilakan sejauh tidak mengganggu ketertiban dan melanggar hukum. Bagi yang tidak ingin pun tidak perlu dipaksa merayakan dan tidak perlu me- maksa orang lain untuk tidak merayakan. Yang menjadi masalah adalah bila pemerintah ikut-ikutan melarang perayaan. Di sejumlah kota di negara-negara lain, perayaan tahun baru masehi justru menjadi wahana menarik wisatawan mancanegara, termasuk di antaranya pesta kem- bang api.

sambungan dari hal 1

ja sama pemerintah badan usa­ ha (KPBU). Konsorsium ini mencakup Changi Airports International Pte Ltd, sebagai perusahaan investasi yang me­ miliki anak usaha Changi Airports MENAPte Ltd. Pene­ tapan ini mengukuhkan persia­ pan Bandara Komodo menjadi bandara internasional dan akan segera melayani kemudahan penerbangan langsung menuju Labuan Bajo, sekaligus men­ jadi gerbang pariwisata NTT lainnya, mulai dari Sumba, Ro­ te, Sabu, Timor, dan lainnya. Tahun depan, lanjutnya, pemerintah akan fokus menye­ lesaikan penataan kawasan Kota Labuan Bajo, termasuk waterfront city, view point Puncak Waringin, Kawasan Batu Cermin, penyelesaian grand design wisata premium dan integrated tourism master- plan untuk kawasan DPP Labuan Bajo Flores, serta persiapan pembangunan di Kawasan Otorita BOP Labuan Bajo Flores. Pegiat pariwisata Indo­ nesia, Taufan Rahmadi menu­ turkan event global tersebut harus ditangkap dengan baik oleh pemerintah sebagai pelu­ ang meningkatkan devisa pada industri pariwisata dan ekono­ mi kreatif. Ia memberi apresiasi atas keputusan pemerintah yang menetapkan konsorsium CAS sebagai pengelola Bandara Komodo. [DFA/A-16] kan kantong parkir, antara lain di Plaza Indonesia, Wisma Nu­ santara dan Hotel Pullman, WismaAntara, Jakarta Theatre, Gedung Jaya, IRTI Monas, Kompleks Gedung MidPlaza, Plaza Permata, Wisma Man­ diri, Plaza BII, Menara Su­ dirman, Gedung Artaloka, Wisma BNI 46, Menara BDN, UOB Plaza, GajahMada Plaza, Monas Stasiun Gambir, Duta Merline Plaza, dan Perpusta­ kaan Nasional. [FAR/W-11] roh, band kkustikBangMadidi, dan gambus Aruminia. Pemprov DKI menyedia­

SP/PRIMUS DORIMULU

Bandara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Optimistis

yang mampu menjadi desti- nasi  meeting, incentive, con- ference, and exhibition (MICE) yang baik. Salah satu alasan Bali disesaki turis man­ canegara dan domestik adalah daya pikat dan citra baik yang telah dirasakan oleh para tamu kehormatan negara-negara di dunia. Bali berhasil menjadi tuan rumah beberapa event global, seperti Konferensi Interna­ sional Perubahan Iklim United Nations Framework Conven­ tion on Climate Change pada 2007, Konferensi Tingkat Tinggi APEC (2013), dan Annual Meeting IMF dan Bank Dunia (2018). Bali, lanjut Iqbal, telah berhasil membuktikan bah- wa event wisata global dapat pula lima penyanyi dari Dang­ dut Academy. Acara tersebut dipandu Indra Bekti, Chika Jesssica, dan Jirayut. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Lupito, mengatakan, kegiatan pergan- tian tahun dipusatkan di Bundaran HI. “Kegiatan ini melibatkan 500 personel gabungan dari ja­ jaran Sudin Perhubungan lima wilayah kota,” kata Syafrin, Senin (30/12). Selain di Bundaran HI, Pemprov DKI juga menggelar acara di pintu barat daya

berkontribusi dalam mening­ katkan jumlah wisatawan dan juga devisa. Oleh karena itu, ia me­ nyarankan Kemparekraf segera mengemas paket perjalanan wisata yang menarik untuk pa­ ra peserta, sehingga dalam waktu bersamaan mereka bisa memanfaatkan kesempatan untuk menikmati keindahan destinasi superprioritas milik Indonesia. “Biasanya setelah para pet­ inggi negara datang, jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat, karena mereka yang sudah datang merasa puas dan menceritakan pengalaman­ nya kepada orang lain. Ini kes­ empatan yang sangat bagus untuk promosi Labuan Bajo,” katanya. Monas. Penyanyi yang akan tampil, antara lain Irma Darmawangsa, Band Red Wine, Musik Melayu Seroja, dan Rasjiman Reggae. Pentas juga akan digelar di Jalan Wahid Hasyim, tepatnya di depan Gedung Jaya. Mereka yang akan pentas di sini, antara lain Gambang Kromong dan orkes melayu, serta Metro Percussion. Car free night akan digelar di sepanjang Jalan MH Thamrin-Spot Budaya Dukuh Atas pada pukul 17.00-24.00. Di area ini, akan digelar pula

Secara terpisah, person in charge (PIC) Pokja 10 Des­ tinasi Prioritas Kemparekraf Pariwisata Labuan Ba­ jo, Shana Fatina mengatakan pihaknya optimistis pada 2023 Labuan Bajo siap menjadi tuan rumah hajatan besar KTT APEC yang dicanangkan pemerintah. Saat ini Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) bersa­ ma pemerintah pusat dan dae­ rah sedang menyiapkan infra­ struktur, serta berbagai sarana dan prasarana pendukung. Salah satunya melalui penetapan konsorsium yang dipimpin PT Cardig Aero Service Tbk (CAS) sebagai pengelola Bandara Komodo di Labuan Bajo dalam skema ker­ berbagai penampilan, seperti Mega Mustika, Pesona Lenong Bang Burhan, dan Gambus Zakiya. Selain itu, acara-acara lain akan digelar di Spot Budaya Terowongan Kendal, trotoar Halte Menara UOB, trotoar se­ kitar Gedung Bawaslu, trotoar depan Pertamina Lubricant, dan Wisma Mandiri Syariah. Pemprov DKI juga meng­ gelar nikah massal dan itsbat nikah di halaman Balai Kota pada pukul 17.00 WIB. Acara di Balai Kota akan dimeriah­ kan marawis dan rebana bad­

Polisi Fokus Amankan Tahun Baru...

sambungan dari hal 1

Tulisan opini panjang 900 kata disertai riwayat hidup singkat, foto kopi NPWP, foto diri penulis dikirim ke opini@suarapembaruan.com. Bila setelah dua minggu tidak ada pemberitahuan dari redaksi, penulis berhak mengirim ke media lain.

Harian Umum Sore Suara Pembaruan Mulai terbit 4 Februari 1987 sebagai kelanjutan dari harian umum sore SINAR HARAPAN yang terbit pertama 27 April 1961.

Penerbit: PT Media Interaksi Utama SK Menpen RI Nomor 224/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1987 Presiden Direktur: Theo L Sambuaga, Direktur: Randolph Latumahina, Drs Lukman Djaja MBA Alamat Redaksi: BeritaSatu Plaza, lantai 11 Jl Jend Gatot Subroto Kav 35-36 Jakarta-12950, Telepon (021) 2995 7500, Fax (021) 5277 981 BERITA SATU MEDIA HOLDINGS: Executive Chairman: Tito Sulistio, Chief Executive Officer: Nicky Hogan, Chief Operating Officer: Anthony Wonsono, News Director: Primus Dorimulu, Finance Director: Lukman Djaja, Editor at Large: John Riady.

Dewan Redaksi: Theo L Sambuaga (Ketua), Markus Parmadi, Sinyo H Sarundajang, Baktinendra Prawiro MSc, Ir Jonathan L Parapak MSc, Didik J Rachbini, Samuel Tahir, Penasihat Senior: Samuel Tahir, Redaktur Pelaksana: Dwi Argo Santosa, Asisten Redaktur Pelaksana: Anselmus Bata, Asni Ovier Dengen Paluin, Redaktur: Alexander Madji, BernadusWijayaka, Irawati Diah Astuti, Syafrul Mardhy Pasaribu, Surya Lesmana, Unggul Wirawan,Willy Masaharu Indracahya, Asisten Redaktur: Elvira Anna Siahaan, Siprianus Edi Hardum, Heri S Soba, Jeis Montesori, Jeany AAipassa,Yuliantino Situmorang, Staf Redaksi: Advento Chistian Saudale, Ari Supriyanti Rikin, Bayu Marhaenjati, Carlos KY Paath, Carlos Roy Fajarta, Chairul Fikri, Dina Fitri Anisa, Dina Manafe, Erwin C Sihombing, Fana FS Putra, Farouk Arnaz, Gardi Gazarin, Hendro D Situmorang, Herman, Hotman Siregar, Joanito De Saojoao, Lenny Tristia Tambun, Lona Olavia, Maria Fatima Bona, Markus Junianto Sihaloho, Natasia Christy Wahyuni, Robertus Wardi, Ruht Semiono, Yeremia Sukoyo, Yustinus Paat, Adi Marsiela (Bandung), Fuska Sani Evani (Yogyakarta), I Nyoman Mardika (Denpasar), Laurensius Dami (Serang), Arnold H Sianturi (Medan),John Dafril Lory (Palu),Mikael Niman (Bekasi),Radesman Saragih (Jambi),Robert IsidorusVanwi (Papua),StefyThenu (Semarang),Usmin (Bengkulu), Kepala Sekretariat Redaksi: Rully Satriadi, Koordinator Tata Letak: Rommy Likumahwa, Koordinator Grafis : Antonius Budi Nurcahyo.

Advertising: General Manager: Djemmy Piether, Senior Manager: Benediktus Utoro, Arlan Darmawan, Marcomm & Event Management: General Manager: Sari Oetomo, Manager: Herry Wardiyanto, Event Officer: Budiman Mulyadi, Circulation: Amson Nainggolan, Finance: Anna Gertruida, Alamat Iklan: BeritaSatu Plaza, lantai 9, Jl Jend Gatot Subroto Kav 35-36 Jakarta-12950, Rekening: Bank Mandiri Cabang Jakarta Kota, Rek Giro: A/C.115.008600.2559, BCA Cabang Plaza Sentral Rek. Giro No. 441.30.40.755 (iklan), BCA Cabang Plaza Sentral Rek. Giro No. 441.30.40.747 (Sirkulasi), Harga Langganan: Rp 75.000/ bulan, Terbit 6 kali seminggu. Luar Kota Per Pos minimum langganan 3 bulan bayar di muka ditambah ongkos kirim. Alamat Sirkulasi: Hotel Aryaduta Semanggi, Tower A First Floor, Jl Garnisun Dalam No. 8 Karet Semanggi, Jakarta 12930, Telp : 29957555 - 29957500 ext 3206 Percetakan: PT Gramedia

http://www.suarapembaruan.com e-mail: koransp@suarapembaruan.com

Wartawan Suara Pembaruan dilengkapi dengan identitas diri. Wartawan Suara Pembaruan tidak diperkenankan menerima pemberian dalam bentuk apa pun dalam hubungan pemberitaan.

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker