ID180621

KAMIS 21 juni 2018

24

Ist

JAKARTA – PT Bank OCBC NISP Tbk memperkuat bisnis trade finance melalui kerja sama dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN). Kerja sama terse- but dengan memberikan fasilitas pembiayaan sebesar Rp 100 miliar. Direktur Bank OCBC NISP Martin Widjaja mengatakan, kerja sama pemberian fasilitas pembiayaan tersebut sebagai solusi perdagan- gan nasabah dalam mengembangkan bisnis. "Sebagai bank yang memiliki fasilitas trade finance terlengkap meliputi ekspor, impor, garansi, dan supply chain , kami membuktikan komitmen untuk senantiasa memberikan solusi perdagangan nasabah dalam mengem- bangkan bisnis," ungkap Martin dalam ket- erangan resmi yang diterima Investor Daily , Rabu (20/6). Bank OCBC NISP mendukung pengem- bangan usaha KPBN dengan memberikan direct loan dengan limit pembiayaan buyer financing sebesar Rp 100 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu pembeli teh mendapatkan fasilitas pembiyaan dengan jangka waktu yang lebih panjang, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan volume penjualan komoditas teh. Martin menambahkan, kerja sama terse- but juga diharapkan dapat menjadi tonggak awal relasi bisnis antarkedua perusahaan. Ke depannya kerja sama diharapkan tidak hanya terbatas pada skema pembiayaan kepada pembeli untuk komoditas teh saja, tapi juga untuk komoditas lain. "Seperti komoditas ber- orientasi ekspor seperti crude palm oil (CPO), karet, dan kopi," lanjut dia. KPBN merupakan anak perusahaan dari badan usaha milik negara (BUMN) PTPN I-XIV yang telah diberikan mandat sebagai agen penjualan dan pemasaran komoditas per- tanian nasional, yang terdiri dari kelapa sawit, karet, gula, sirup gula, teh, kopi, dan cokelat. Adapun kawasan perkebunan yang berada di bawah naungan PTPN tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Papua. KPBN memberikan kontribusi yang signifikan kepada negara dalammelaksanakan perdagangan hasil pertanian di Indonesia. Sebelumnya, Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatatakan, bisnis cash management dan trade finance juga men- jadi kontributor yang cukup signifikan dalam mengerek pendapatan perseroan. "Perkem- bangan dan kontribusinya cukup baik pada 2017, dan kami berharap akan terus berlanjut pada 2018," kata Parwati. Dia menambahkan, dalam memacu lini bis­ nis tersebut, pihaknya tidak hanya sekadar me­ ngandalkan sisi pricing sebagai strategi yang utama. Menurut dia, nilai lebih yang perlu dise- diakan perbankan justru lebih ke aspek fitur produk, kemampuan, dan kualitas pelayanan. "Hal ini termasuk dengan terus meningkatkan kemudahan nasabah dan nilai tambah yang kami bisa berikan, termasuk penyajian laporan untuk nasabah," kata dia. (nid)

Agen46 Terapung Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati (tengah) melayani langsung nasabah BNI di Ojek Kapal yang telah bergabung menjadi Agen46 Terapung di area Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (20/6). Agen46 Tera- pung memberikan Layanan Laku Pandai yang meliputi pembukaan rekening, set- oran dan tarikan tunai serta Layanan Keuangan Digital dan Layanan E-Payment. Di- harapkan, kehadiran Agen46 terapung dapat memper- cepat literasi keuangan khususnya di kalangan masyarakat kepulauan.

pada saat registrasi ulang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk pemudik bis pada 8 Juni 2018 dan pemudik kereta pada 12 Juni 2018. Dengan demikian, BNI telah men- jalankan literasi produk perbankan termutakhir terhadap ribuan peserta BNI Digimudik 2018. Pada mudik kereta kali ini, para pemudik diangkut menggunakan beberapa rangkaian kereta yaitu Kereta Taksaka dengan tujuan akhir Yogyakarta, Kereta Argo Lawu dengan tujuan akhir Solo, dan Kereta Argo Anggrek dengan tujuan akhir Sura- baya. Pengenalan BNI yap! merupakan salah satu wujud penerapan sistem digital pada program mudik gratis bersama BNI tahun ini, terutama digitalisasi transaksi para pemudik di Pasar Murah Yap. Digitalisasi mudik juga diterapkan dalam bentuk pendaf- taran calon pemudik yang hanya dapat dilaksanakan secara online. Selain itu, info program promo BNI selama Le- baran juga dapat diketahui masyarakat melalui aplikasi BNI Experience. (th) di minimarket sebesar 67%, ATM 25%, dan di cabang sebesar 6%. Sedangkan jumlah ruas tol yang telah terimplementasi pembayaran dengan menggunakan e-Money Mandiri sebanyak 28 ruas tol, ant- ara lain Tol JORR, Ruas Jakarta- Cikampek, Tol Jagorawi, dan Ruas Jakarta-Tangerang. Kerja sama dengan Railink Sebelumnya, Bank Mandiri men- jadi salah satu bank yang bekerja sama dengan PT Railink dalam penerbitan kartu langganan (Perfeq Rider) bagi pengguna kereta bandara Soekarno-Hatta untukmeningkatkan volume pengguna KA Bandara. Kartu langganan tersebut akan disin- ergikan dengan skema co branding Kar tu e-Money, sehingga dapat mendukung elektronifikasi sektor transpor tasi dan meningkatkan efisiensi. Perseroan terus berinovasi dalam memperkuat layanan digital banking untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada nasabah. Untuk itu, perseroan telah melak- ukan sejumlah inisiatif termasuk layanan perbankan berbasis digital seperti Mandiri e-Cash yang saat ini sudah bekerja sama dengan LINE Pay e-cash, Mandiri e-Money, dan Mandiri Mobile yang saat sudah transformasi ke mandiri online. "Railink relatif masih baru, kami belum spesifik membuat target transaksi. Sifatnya baru layanan, memberi kemudahan transaksi un- tuk customer, " kata Thomas. Kerja sama dengan Railink di- harapkan dapat meningkatkan mar- ket share e-money di Indonesia, khususnya meningkatkan brand awareness kartu elektronik Mandiri sebagai kartu pembayaran di sektor transportasi.

mencoba bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran BNI yap! di Pasar Murah yap! yang khusus dibuka bagi peserta BNI Digimudik 2018 di kawasan Stasiun Gambir. Di Pasar Murah yap! tersebut para pemudik dapat memperoleh beragam barang dengan harga khusus dan sangat murah. Barang yang dijual antara lain paket snack , paket sem- bako, dan biskuit. Harganya beragam yaitu Rp 1.946 untuk paket snack , paket sembako, dan biskuit kaleng; Rp 10.000 untuk kaos; serta harga Rp 72 untuk membeli minuman teh kemasan. Harga Rp 1.946 merupakan pilihan harga yang angkanya sama dengan tahun didirikannya BNI. Ada- pun harga Rp 72 disesuaikan dengan usia BNI yang akanmencapai 72 tahun pada 5 Juli 2018. Aplikasi yap! ( Your All Payment ) merupakan aplikasi berbasis QR code scanning yang dananya dapat bersumber dari kar tu debit BNI, kartu kredit BNI, dan uang elektronik BNI (UnikQu). Setiap pemudik mu- lai diperkenalkan dengan BNI yap! bahkan, perseroan tidak fokus pada target penjualan kar tu e-Money Mandiri, namun lebih berkomitmen pada penyediaan kartu dan top up e-money, di samping itu perseroan juga menerbitkan e-Money Mandiri edisi khusus Lebaran. Sementara itu, Thomas menu- turkan, sampai dengan April 2018, perseroanmencatat jumlah e-Money Mandiri yang beredar mencapai 14,4 juta kartu. Dengan volume transaksi sebesar Rp 4,58 triliun secara year to date (ytd) serta dengan frekuensi sebanyak 420 juta transaksi per April tahun ini. Terkait adanya elektronifikasi jalan tol tahun ini, market share e-Money Mandiri tidak sebesar tahun lalu, namun hal tersebut dinilai bagus untuk nasabah se- hingga memiliki pilihan dan men- dukung program nontunai. Namun, jika dibandingkan dengan tahun lalu, transaksi e-Money Mandiri di jalan tol sangat signifikan kar- ena Bank Mandiri mer upakan bank pertama yang membangun infrastruktur. "Tahun lalu sebelum ada elektronifikasi jalan tol, cukup melonjak transaksinya. Tahun ini, setelah ada elektronifikasi, kami antisipasi peningkatan 40-50%," papar Thomas. Selama 2017, e-Money Mandiri menempati market share frekuensi rata-rata transaksi sebesar 70% dan market share nominal transaksi mencapai rata-rata 65%. Hingga saat ini, jumlah merchant yang dapat menerima transaksi kartu e-Money Mandiri sebanyak 946 merchant dengan jumlah lokasi transaksi mencapai 52.826 outlet . Selain itu, dukungan merchant top up dapat dilakukan di 60.097 lokasi yang tersebar di Indonesia. Dengan komposisi top up terbesar dilakukan

Yessy Kurnia menambahkan, kini, para Agen46 juga memiliki kemam- puan untuk melayani transaksi meng- gunakan aplikasi pembayaran terbaru yang disiapkan BNI, yaitu Aplikasi BNI yap!. Ini merupakan aplikasi pembayaran yang memungkinkan penggunanya memiliki tiga sumber pembayaran sekaligus yaitu bersum- ber dari kartu kredit BNI, kartu debit BNI, dan UnikQu. Keuntungan menjadi Agen46 antara lain memberikan pendapatan tamba- han, fee transaksi yang kompetitif, dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. "Khusus untuk liburan Lebaran 2018 ini, selain para Agen46 yang senantiasa beroperasi mem- berikan pelayanan, kami juga tetap mengaktifkan beberapa outlet secara terbatas," ujar dia. Mudik Gunakan yap! Sebe l umny a , BNI membe r - angkatkan 1.000 pemudik menggun- akan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta, pada 12 Juni 2018. Sebelum diberangkatkan, para pemudik diajak Mandiri sekitar 3,2 juta transaksi. Sedangkan rata-rata transaksi pada empat hari libur Lebaran, yakni tanggal 8-11 Juni 2018 mencapai 4,5 juta transaksi. "Khusus tanggal 9 Juni 2018 mencapai 5,6 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp 56 miliar," ungkap Thomas ketika dihubungi Investor Daily , Rabu (20/6). Menurut Thomas, rata-rata ticket size penggunaan e-MoneyMandiri di jalan tol sekitar Rp 10 ribu. Dengan demikian, pada saat harian biasa volume transaksi bisa lebih dari Rp 30 miliar per hari, sedangkan pada saat liburan volume transaksi men- ingkat menjadi sekitar Rp 45 miliar per hari. Artinya, dalamwaktu empat hari saja (8-11 Juni) volume transaksi sebesar Rp 180 miliar. Namun, jika dibandingkan dengan bulan di luar Ramadan dan Idul Fitri, volume transaksi e-Money Mandiri di tol sekitar Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar per bulan. Sebelumnya, Thomas juga menye- butkan, persiapan elektronifikasi di tol sebagai antisipasi yang dilak- ukan Bank Mandiri yakni menyiap- kan Kartu e-Money Mandiri selalu tersedia di outlet-outlet penjualan. Khususnya di cabang, Indomaret, Alfamart, dan penambahan titik-titik penjualan di 20 rest area tol, selain itu pihaknya juga menyiapkanMobil Mandiri. "Kami juga menyiapkan sarana top up di seluruh ATM dan cabang, 60 lokasi top up tunai di gerbang tol, 25 ribu outlet Indomaret dan Alfamar t, ser ta menambah titik lokasi top up di 20 rest area ," papar Thomas. Perseroan juga telah menyiapkan tim yang secara intensif melakukan monitoring system e-payment di merchant atau tol dan di sistem back end e-money . Thomas menam-

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk men- catat penggunaan uang elektronik (e-Money) Mandiri di jalan tol pada libur Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Pada pun- cak arus mudik, volume transaksi menggunakan e-Money Mandiri mencapai Rp 56 miliar dalam satu hari dengan jumlah tertinggi mencapai 5,6 juta transaksi dalam sehari.

Wahyudi mengungkapkan, rata-rata penggunaan harian biasa e-Money

SVP Transaction Banking Re- tail Sales Bank Mandiri Thomas

Investor Daily/David Gita Roza

Dolar Menguat Teller menghitung mata uang dolar di konter bank Mandiri, Jakarta, belum lama ini. Pada penutupan Rabu (20/6), indeks dollar AS berada di posisi 95,21 atau naik 0,48% dari posisi pada hari sebelumnya.

perbankan sebagai kepanjangan tan- gan BNI. "Pada kesempatan kali ini, BNI tidak melupakan pencapaian yang telah diraih oleh Agen46. Penghar- gaan diberikan kepada Agen46 yang berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) dengan nominal tert- inggi serta Agen46 yang melayani transaksi dengan jumlah tertinggi," ujar Tambok dalam siaran pers yang diterima Investor Daily , Rabu (20/6). Layanan Agen46 terbagi menjadi tiga yaitu Layanan Laku Pandai, Lay- anan Keuangan Digital, dan Layanan e-Payment . Layanan Laku Pandai yaitu pembukaan rekening, setoran dan tarikan tunai. Layanan Keuangan Digital memberikan layanan pendaf- taran, setor, dan tarik tunai uang elektronik. Sedangkan, Layanan e-Pay- ment memudahkan nasabah untuk transfer uang, membeli token listrik dan pulsa, dan membayar tagihan. Total jumlah Agen46 di Kepulauan Seribu mencapai 18 Agen46 dan dua Agen46 Terapung. CEO BNI Wilayah Jakarta Kota

dan CEO BNI Wilayah Jakarta Kota Yessy Kurnia di Pulau Pramuka, Ke- pulauan Seribu, Jakarta, Rabu (20/6). Tambokmenuturkan, BNImerekrut dua orang nahkoda ojek kapal untuk bergabungmenjadi Agen46 Terapung. Ojek kapal yang merupakan sarana transportasi umum di area Kepulauan Seribu diharapkan dapat mendekatkan layanan perbankan BNI kepada para nasabah dan calon nasabah. BNI akan memperluas lagi jaringan Agen46 di seluruh area Indonesia. Daya tampung ojek kapal yang cukup tinggi saat mengangkut warga dari satu pulau ke pulau yang lainmen- jadi salah satu alasan pengembangan Agen46 Terapung. Kedekatan para nahkoda dengan para penumpang menjadikan percepatan literasi keuan- gan pada masyarakat kepulauan menjadi jauh lebih efektif. Perekrutan para Agen46 Terapung juga relatif efisien karena tidak membutuhkan ongkos mahal. Para Nahkoda cukup mengunduh aplikasi Agen46 pada tele- pon genggamnya, maka selanjutnya dia sudah siap memberikan layanan

JAKARTA – Pimpinan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengunjungi Agen46 di Pu- lau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakar ta. Kunjungan tersebut merupakan ajang silahturahmi dan pemberian penghargaan kepada agen-agen terbaik di daerah tersebut. Agen46 adalah Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalamRangka Keuangan Inklusif) BNI yangmemungkinkan BNI melebarkan jangkauan layanan perbankannya ke- pada masyarakat di daerah. Salah satu keunikan keagenan yang dikembangkan BNI adalah adanya Agen46 Terapung. Pada tahap awal, BNI mengajak para nahkoda ojek ka­ pal sebagai Agen46 BNI yangmelayani masyarakat di Kepulauan Seribu untuk mendapatkan pelayanan perbankan. Agen46 Terapung ini yang dikunjungi direksi BNI, sekaligus mengunjungi beberapa Agen46 di Kepulauan Seribu. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati, General Manager Divisi e-Banking (EBK) BNI Anang Fauzi,

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online